cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 260 Documents
PEMBERDAYAAN KELUARGA SEHAT BERANTING (BERANTAS PERNIKAHAN DINI DAN STUNTING) PADA SUKU BADUY Ritanti, Ritanti; Siregar, Tatiana; Permatasari, Indah; Utari, Dyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.2109

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kekurangan gizi yang masih tetap menjadi prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia. Data survei status gizi balita tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia sudah mengalami penurunan menjadi 21,7%. Namun penurunan tersebut belum mencapai target WHO yaitu 20%.  Suku Baduy Desa Kanekes merupakan wilayah Kabupaten Lebak Banten dengan prevalensi stunting  masih tinggi yaitu berjumlah 27,30%, dan jumlah  perempuan menikah muda pada usia 19 tahun sebanyak 50,38%, Kurangnya informasi terkait stunting dan dampak dari pernikahan dini,  belum terprogram kegiatan edukasi, pendampingan serta pelayanan kesehatan berbasis keluarga. Pemberdayaan Keluarga sehat beranting (Berantas  pernikahan dini dan stunting) ini merupakan program inovasi dan memberikan solusi terhadap masalah mitra.  Tujuan PKM ini meningkatkan pelayanan kesehatan  ibu dan balita  dalam upaya mencegah penikahan dini dan mengatasi masalah stunting pada suku Baduy.  Kegiatan PKM ini dimulai pada  bulan April sampai dengan bulan bulan Juli 2024  dengan metode pelaksanaan yang meliputi 6 tahap kegiatan yaitu 1) Musyawarah masyarakat; 2) penyusunan media dan buku pedoman keluarga beranting; 3) Komunikasi, informasi dan pendidikan kesehatan  (KIE) ;  5) Supervisi dan kunjungan keluarga; 6) evaluasi kegiatan dan pengalihan tugas kepada Puskesmas. Hasil penilaian kuantitatif dengan analisa uji T  terdapat peningkatan  pengetahuan 87,5%, sikap 90 %  dan perilaku  92,5 %  dengan P value 0,000 < 0,005 (95% CI). Kesimpulan program PKM keluarga beranting efektif dilaksanakan dalam upaya mencegah pernikahan dini dan stunting pada suku Baduy. Tim PKM merekomendasikan perlu adanya pelayanan kesehatan ibu dan balita berbasis keluarga serta adanya peran aktif Puskesmas dalam kegiatan monitoring dan evaluasi program secara kontinyu dan berkesinambungan. 
PENYULUHAN TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DAN UPAYA PENCEGAHANNYA PADA KADER POSYANDU DI DESA DILEM, KEPANJEN KABUPATEN MALANG: COUNSELING ABOUT SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS (STI) AND ITS PREVENTION EFFORTS TO POSYANDU CADRES IN DILEM VILLAGE, KEPANJEN, MALANG DISTRICT Ovi Lestari, Shelvi; Mayasari, Dian
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1839

Abstract

IMS dapat berdampak negatif pada penurunan pada kesehatan masyarakat serta konsekuensi lain yang lebih besar yang mempengaruhi kapasitas produktif, mengakibatkan hilangnya impian hidup, dan berdampak pada kelangsungan generasi. Selain itu, diketahui luas wilayah seperti tempat tinggal serta aspek sikap seperti perilaku seksual berisiko dan usia awal melakukan hubungan seksual (Marlinda & Azinar, 2017). Kejadian IMS dalam enam bulan terakhir, Januari-Juni 2022 lalu, dinas kesehatan Kabupaten Malang mencatat sebanyak 239 kasus. Rinciannya, 77 penderita urethritis gonore, 47 penyakit servitis, dan sisanya 42 penderita penyakit sifilis dini. Jumlah penderita penyakit kelamin ini meningkat jika dibanding periode yang sama pada tahun lalu yaitu bulan Januari-Juni 2021 lalu (Dinkes Kabupaten Malang, 2023). Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan sosialisasi pengetahuan tentang IMS (Infeksi Menular Seksual) dan pencegahnnya dengan jumlah 32 orang. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan masyarakat tentang IMS dan pencegahannya pada kader posyandu sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi di Desa Dilem. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini terdapat peningkatan pengetahuan remaja saat diberikan pretest dan posttest dengan hasil pretes yaitu Hasil pre test dari 28 orang yaitu yang pengetahuan baik sebanyak 6 orang (21%), cukup 12 orang (43%), kurang 10 orang (36%), hasil post test dari 28 orang yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dengan jumlah yang pengetahuan baik sebanyak 16 orang (77%), cukup 8 orang (29%), kurang 4 orang (14%). Melalui kegiatan penyuluhan ini merupakan pencegahan preventif terhadap kejadian IMS dan pencegahannya pada kader posyandu serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat saat dilakukan pretest dan posttest.
LOMBA KREASI DIVERSIFIKASI OLAHAN PAKIS (Sthenochlaena Palustris) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN PENCEGAHAN STUNTING DI TINGKAT RUMAH TANGGA: CREATION COMPETITION FOR DIVERSIFICATION OF PROCESSED FERNS (Sthenochlaena Palustris) AS AN ANTIOXIDANT FOR STUNTING PREVENTION AT THE HOUSEHOLD LEVEL Gambir, Jurianto; Jaladri, Iman; Mulyanita, Mulyanita; Indah Puspasari, Risa
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1873

Abstract

Pakis (S. palustris) sering dianggap sebagai tanaman hutan dan hama pertanian, padahal merupakan sumber antioksidan yang potensial dan mudah ditemukan di Kalimantan Barat. Untuk mengatasi stunting, perlu keseimbangan radikal bebas dalam tubuh, yang bisa dibantu oleh antioksidan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat pakis sebagai sumber antioksidan, yang dapat diolah menjadi berbagai produk pangan untuk diversifikasi makanan dan meningkatkan nilai ekonomis pakis.Kegiatan dimulai dengan pemaparan kandungan gizi, senyawa kimia, dan manfaat pakis untuk kesehatan. Tim pengabdi juga menggali kreativitas ibu-ibu dalam mengolah pakis menjadi produk menarik yang bernilai jual. Tiga jenis olahan pakis dipersiapkan dan diuji cita rasanya oleh kader dan ibu PKK sebagai panelis. Penilaian dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian hedonik yang mencakup rasa, warna, aroma, tekstur, kreativitas, dan kelayakan jual. Hasil kegiatan menunjukkan 20 jenis olahan pakis yang dikreasikan oleh kader dan ibu PKK, dengan 10 di antaranya dinilai sangat baik dan berpotensi dijual. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan diharapkan dapat diulang di masa depan. Disarankan untuk melakukan pendampingan bagi ibu-ibu agar produk yang dihasilkan bisa dijadikan oleh-oleh khas desa dan mendukung pengembangan ekonomi lokal.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA USIA REMAJA DI SMA N 1 LOHBENER KECAMATAN LOHBENER KABUPATEN INDRAMAYU: HEALTH EDUCATION ABOUT PREVENTION OF TRANSMISSION SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS IN TEENAGERS AT SMA N 1 LOHBENER, LOHBENER DISTRICT INDRAMAYU DISTRICT Sholihah, Amalia Rizqi; Kenanga Purbasary, Eleni; Dwi Irmawati, Novi; Kunto Prabowo, Ridho
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1920

Abstract

Remaja yang pernah melakukan perilaku seksual berisiko secara tidak aman dan bukan dengan pasangan yang tetap sangat berisiko terkena berbagai masalah kesehatan, diantaranya terjadi kehamilan yang tidak diinginkan dan terkena Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan Infeksi Menular Seksual (IMS). Metode yang dilakukan dengan pengisian pre test, pemberian materi dan post test. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Agustus. Sebelum diberikan edukasi kesehatan, rata-rata nilai pre test responden adalah 7,7 dan setelah diberikan edukasi kesehatan terjadi peningkatan pada nilai pos test yaitu sekitar 9,11. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar infeksi menular seksual pada remaja tidak terjadi.
EDUKASI CARA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: EDUCATION ON HOW TO PREVENT ANEMIA IN TEENAGE GIRLS IN BOARDING SCHOOL Elok Mardliyana, Nova; Anifah, Fulatul; Nuzula, Firdausi; Aryunani, Aryunani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1934

Abstract

Anemia merupakan kondisi kesehatan yang umum terjadi pada kalangan remaja putri dan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan asupan zat besi, menstruasi yang berat, infeksi parasit, serta pola makan yang kurang seimbang, atau kondisi kesehatan lainnya. Remaja putri di pondok pesantren mungkin memiliki risiko anemia yang lebih tinggi karena faktor-faktor seperti pola makan yang kurang seimbang, kurangnya asupan makanan kaya zat besi, dan kurangnya edukasi gizi. Pondok pesantren maskumambang Dukun Gresik merupakan salah satu pusat pendidikan islam yang cukup terkenal di wilayah Jawa Timur. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi cara pencegahan anemia pada remaja putri dengan media audiovisual video. Kegiatan ini diikuti oleh 120 santri tingkat Madrasah Aliyah pada bulan Agustus 2024. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santriwati menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia yang dibuktikan dengan hasil skor post test santri yang berpengetahuan baik sebanyak 73 % dibandingkan dengan hasil pre-test santri yang berpengetahuan baik hanya sebesar 10%.  Selain itu, santriwati menjadi lebih termotivasi untuk menjaga pola makan dan pola hidup sehat. Kegiatan edukasi cara pencegahan anemia di Pondok Pesantren ini mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan yaitu adanya peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia pada remaja. Santriwati juga mulai akan mengubah pola makan dan pola hidup sehat dengan memanfaatkan bahan yang telah tersedia dilingkungan sekitar.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA KELOMPOK PKK DESA GONILAN, KARTASURA, JAWA TENGAH : DENGUE HEMORRHAGIC FEVER KNOWLEDGE IMPROVEMENT OF PKK GROUP GONILAN VILLAGE, KARTASURA, CENTRAL JAVA Aisyah, Riandini; Wahyu Jatmiko, Safari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2029

Abstract

Kasus demam berdarah dengue (DBD) atau Infeksi Virus Dengue (IVD) masih dilaporkan tinggi bahkan terus meningkat dan memberikan dampak beban perawatan pasien DBD. Gejala DBD bervariasi dari gejala ringan hingga berat berisiko menyebabkan kematian. Terapi suportif masih menjadi pilihan dan diterapkan untuk mengurangi gejala serta mencegah komplikasi. Upaya pencegahan menghindari gigitan nyamuk dan pengendalian vektor masih menjadi prioritas untuk menghindari risiko IVD. Kasus DBD sebesar 3% yang dilaporkan terjadi di wilayah RW 12 Desa Gonilan Kecamatan Kartasura merepresentasikan angka kejadian yang cukup tinggi di suatu lingkup kecil wilayah sehingga perlu upaya konkrit untuk mencegah angka kejadian lebih besar lagi. Salah satu upaya pencegahan tersebut adalah dengan memberikan edukasi IVD kepada masyarakat setempat. Peran seorang ibu dalam keluarga sangatlah vital dalam mengaja kesehatan keluarga karena keluarga merupakan ujung tombak menuju masyarakat yang sehat dan berpengetahuan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya pengetahuan tentang DBD serta peran anggota keluarga dan masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan penularannya. Metode pada kegiatan ini berupa edukasi kesehatan tentang serba-serbi DBD kepada kelompok PKK RT 03 RW 012 Desa Gonilan dalam bentuk penyuluhan dan diskusi interaktif serta pemberian soal pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan rata-rata peningkatan pengetahuan peserta tentang DBD sebesar 14,3% dengan hasil yang berbeda bermakna antara sebelum dan setelah mendapatkan edukasi (p=0,015). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang demam berdarah dengue.
OPTIMALISASI PROLANIS SEBAGAI SUPPORT GROUP DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2: OPTIMIZATION OF PROLANIS AS A SUPPORTGROUP INEFFORTS TO EMPOWER TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS Rosyida, Ratna Wirawati; Sari, Febriana Sartika
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2037

Abstract

Prolanis merupakan program yang beranggotakan pasien di Puskesmas dengan penyakit kronis. Prolanis berperan sebagai supportkelompok sebaya untuk memberdayakan pasien DM tipe 2 dalam menerapkan manajemen diabetes secara efektif. Pasien DM perlu memiliki pemberdaaan diri (self-empowerment) dan literasi diabetes yang memadai untuk mendukung manajemen diabetes secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan prolanis sebagai upaya memberdayakan pasien DM di Puskesmas.Kegiatan dilakukan dengan membentuk kelompok supportsebaya bagi pasien DM tipe 2 dan memberikan edukasi kepada kelompok supportsebaya terkait manajemen DM. Setelah itu, akan dilakukan evaluasi terhadap literasi kesehatan dan pemberdayaan diri pasien DM. Kegiatan terlaksana dengan baik, kelompok support group DM tipe 2 terbentuk. Peserta mengikuti kegiatan edukasi dan diskusi bersama kelompok support group. Hasil pre-test dan post-test menunjukan terjadi peningkatan literasi kesehatan mengenai DM dari skor 50,2 menjadi 53,4 dan terdapat peningkatan pemberdayaan diri pasien DM dari skor 29,9 menjadi 31,2. Dari uji statistik menggunakan Wilcoxon didapatkan nilai p <0,001 untuk literasi dan pemberdayaan diri.Diabetes merupakan penyakit yang perlu dikontrol seumur hidup, dan support group bermanfaat dalam memberikan suatu sistem dukungan bagi pasien DM untuk mengoptimalkan pemberdayaan diri. Support group memfasilitasi pasien DM untuk dapat saling bercerita pengalaman dan menemukan solusi perawatan DM yang ditemui.Prolanis dapat dimanfaatkan untuk membentuk support group pada pasien diabetes dan bermanfaat untuk meningkatkan literasi kesehatan dan pemberdayaan diri pasien DM tipe 2.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN TUKMUDAL DALAM PENCEGAHAN MALNUTRISI MELALUI PROGRAM “GEMA NUTRISI LANSIA”: EMPOWERMENT OF THE TUKMUDAL VILLAGE COMMUNITY IN MALNUTRITION PREVENTION THROUGH THE "SENIOR NUTRITION ECHO" PROGRAM Al Sas, Oktafirani; Alkhowarizmi, Annas
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2054

Abstract

Seseorang yang telah berusia 60 tahun atau lebih disebut sebagai lansia.  Proses penuaan dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang diperoleh tubuh. Lansia sering mengalami masalah kesehatan yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi, seperti penurunan produksi air liur, kesulitan menelan, dan perlambatan proses pencernaan. Kondisi ini membuat lansia rentan terhadap kekurangan gizi karena makanan tidak terserap oleh tubuh dengan baik. Malnutrisi merupakan kondisi yang dapat diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan atau gangguan pada proses penyerapan, pencernaan, dan pemanfaatan zat gizi dalam tubuh. Kondisi ini dapat muncul baik akibat kekurangan maupun kelebihan nutrisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran lansia tentang pentingnya gizi seimbang melalui pelatihan dan pemberdayaan, sebagai langkah awal identifikasi status gizi mereka, dan juga ikut serta dalam program PUSKESOS di Kelurahan Tukmudal Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat sebanyak 15 orang lansia melalui program gema nutrisi lansia. Kegiatan dilakukan dmulai dengani makan bersama, penyuluhan, dan berkebun.  Hasil kegiatan pemeriksaan IMT terakhir di bulan Agustus 2024 terhadap 15 orang lansia dengan keadaan gizi baik (non malnutrisi) . Kesimpulan kegiatan ini terdapat peningkatan non malnutrisi yang signifikan dibandingkan dengan pemeriksaan bulan Mei yang menemukan 5 orang lansia dengan keadaan malnutrisi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI KADER POSYANDU SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI STUNTING: IMPROVING THE ANTHROPOMETRIC MEASUREMENT SKILLS OF POSYANDU CADRES, AS AN EFFORT TO DETECT EARLY STUNTING Fitrianingsih, Asti Dewi Rahayu; Rizkika , Marsha Ayu; Musyaropah, Nashilah; Anggrahini, Sabrina Gani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2062

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu atau posyandu adalah salah satu Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang pengelolaannya dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat sebagai wujud pelayanan kesehatan. Tenaga utama pelaksana posyandu adalah kader yang berperan untuk memantau status gizi balita dengan melakukan pengukuran antropometri setiap bulan. Salah satu tujuan pengukuran antropometri adalah sebagai bentuk upaya pencegahan permasalahan stunting. Data hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan angka stunting di Kabupaten Bandung mencapai 29,2%. Berdasarkan hasil survei dengan kader posyandu di Desa Arjasari mengenai masalah-masalah pada saat pengukuran antropometri, didapatkan informasi bahwa terdapat banyak kader posyandu yang belum pernah memperoleh pelatihan pengukuran antropometri sama sekali. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu Desa Arjasari dalam melaksanakan pengukuran antropometri dengan baik dan benar sesuai standar Kementerian Kesehatan sehingga kualitas pelayanan posyandu dapat meningkat. Pengabdian dilakukan dengan metode edukasi materi dan pelatihan antropometri secara langsung di Kantor Desa Arjasari dan dihadiri oleh 47 kader posyandu. Didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader terkait pengukuran antropometri. Adanya evaluasi lanjutan dalam bentuk pendampingan rutin oleh pihak puskesmas untuk memastikan keberlanjutan keterampilan yang telah diperoleh kader.
PEMANTAUAN KESEHATAN BALITA MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI “BECAT BELEQ” DALAM PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: MONITORING THE HEALTH OF TODDLER THROUGH THE USE OF THE 'BECAT BELEQ' APPLICATION IN THE COMMUNITY SERVICE PROGRAM Anggit, Yudha; Zaetun, Siti; Resnhaleksmana, Ersandhi; Suhaema, Suhaema
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2064

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada tinggi badan anak balita yang tidak sesuai usia. Selama ini, pencatatan data kesehatan ibu dan balita dilakukan secara manual, sehingga kurang responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Inovasi digital berupa aplikasi Becat Beleq dikembangkan untuk mempermudah pencatatan dan pemantauan tumbuh kembang balita serta deteksi dini risiko stunting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Prapen, Praya, Lombok Barat selama Mei–Juli 2024, dengan kegiatan utama meliputi pelatihan kader kesehatan dalam penggunaan aplikasi Android, pemeriksaan kesehatan ibu hamil (Hb dan LILA), edukasi serta bantuan makanan bagi ibu hamil anemia, dan pendampingan kader selama dua bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam menggunakan aplikasi serta perbaikan kondisi kesehatan ibu hamil dan balita. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan kualitas pemantauan pertumbuhan anak, serta mendukung upaya penurunan prevalensi stunting di tingkat komunitas