cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 233 Documents
PEMANFAATAN BOOKLET CARA MENYIKAT GIGI DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR: UTILIZATION OF BOOKLET ON HOW TO BRUSH TEETH IN INCREASING KNOWLEDGE OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Eldarita, Eldarita; Yuniarly, Etty; Purwati, Dwi Eni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.33 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1070

Abstract

Pengetahuan tentang kesehatan gigi yang dimiliki oleh anak mencerminkan kesadaran anak akan pentingnya kesehatan gigi,   ketika anak  memiliki  tingkat  pengetahuan  yang baik maka perhatian untuk  menjaga kesehatan giginya menjadi sangat baik. Program pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan sasaran dalam penyuluhan tentang cara menyikat gigi dan diharapkan meningkatkan pengetahuan y ang berdampak kepada perilaku menyikat gigi sasaran. Media  yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah booklet yaitu suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan dalam bentuk buku.Pelaksanaan kegiatan di SDN Patran Banyuraden Kecamatan Gamping Sleman, dengan peserta terdiri dari 55 orang murid. Tahap kagiatan berupa evaluasi awal pengetahuan menyikat gigi dan status kebersihan gigi, pendidikan kesehatan gigi melalui kegiatan penyuluhan cara menyikat gigi menggunakan media booklet. Selanjutnya menyikat gigi yang dilakukan bersama-sama dan diakhiri dengan pengukuran kembali pengetahuan dan status kebersihan gigi  sasaran setelah penyuluhan dan menyikat gigi bersama. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat pada 55 orang murid kelas I dan II SDN Patran Banyuraden Kecamatan Gamping Sleman bulan September 2022 adalah meningkatnya angka kebersihan gigi dan mulut menjadi kriteria baik pada 55 orang (100%). Meningkatnya pengetahuan cara menyikat gigi yang tepat pada 45 orang murid (82%). Kesimpulan: Pemanfaatan booklet sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan tentang tehnik menyikat gigi serta angka kebersihan gigi dan mulut pada 55 orang murid SDN Patran Banyuraden Kecamatan Gamping Sleman Yogyakarta.
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI PADA MURID TK GLOBAL MANDIRI REGENCY DENGAN PENYULUHAN INTERKATIF DAN VIDEO MENYIKAT GIGI : DENTAL HEALTH EDUCATION FOR KINDERGARTEN STUDENTS GLOBAL MANDIRI REGENCY WITH INTERACTIVE EDUCATION AND VIDEOS TOOTHBRUSH Jusuf Kristianto; Noviani, Nita; Lestari, Syifa Yulia
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.655 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1072

Abstract

Penyuluhan kesehatan gigi sangat diperlukan dalam meningkatkan perilaku masyarakat agar terbebas dari masalah-masalah kesehatan. Keberhasilan seorang penyuluh dalam menyampaikan materi penyuluhan kesehatan gigi ditentukan oleh banyak hal, salah satu diantaranya ialah adanya media dan metode penyuluhan kesehatan gigi yang efektif. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui debris indeks anak TK Global Mandiri Regency sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi tentang menyikat gigi. Metode penelitian yang digunakan ialah metode pra eksperimental dengan pendekatan one group pre and posttest design yang dilakukan pada siswa kelas TK B TK Global Mandiri Regency. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 57 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian ini menggunakan uji analisis statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan gigi tentang cara menyikat gigi yang baik debris indeks awal ialah kategori sedang dan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi tentang cara menyikat gigi yang baik debris indeks akhir ialah kategori baik . Hasil uji analisis statistik  ini menunjukan p=0,001. Hasil analisis ini menunjukan terdapat perbedaan yang bermakna antara debris indeks sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi tentang cara menyikat gigi yang baik pada Murid TK Global Mandiri Regency.
PELATIHAN KADER USAHA KESEHATAN GIGI KELUARGA UNTUK TANGGAP DETEKSI KARIES GIGI DI TK/PAUD, RA DAN MI KECAMATAN BERINGIN KABUPATEN DELI SERDANG: TRAINING FOR FAMILIY DENTAL HEALTH BUSINESS CADRES TO RESPOND TO DENTAL CARIES DETECTION KINDERGATEN/EARLY CHILDOOD, RA AND MI BERINGIN DISTRICT, DELI SERDANG REGENCY Simaremare, Rosdiana Tiurlan; Manta Rosma
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.701 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1074

Abstract

Anak pra sekolah perlu mendapatkan perhatian secara khusus, karena pada usia tersebut anak-anak belum mampu untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara mandiri. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu sebagai orang terdekat dari anaknya di dalam keluarga untuk tanggap deteksi karies gigi sehingga kelak dapat menjadi kader usaha kesehatan gigi keluarga. Lokasi kegiatan PkM ini adalah di TK/Paud Yapen. RA.Nurul Fatihah Kecamatan Beringin Kabupaten Deli serdang. Responden adalah ibu dan anak sebanyak 40 orang masing-masing 20 orang ibu dan 20 orang anak. Dalam kegiatan ini dilakukan juga penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dan anak TK/Paud, serta memeriksa  rongga mulut anak meliputi mengetahui indeks plak gigi dan indeks karies giginya. Metode pelaksanaan PkM ini dimulai dari melakukan survey awal, melaksanakan pelatihan kader menggunakan media booklet, poster, leaflet, stiker, alat oral diagnostic, serta media phantom gigi. Diharapkan UKGK kepada ibu-ibu dari TK/Paud, demonstrasi cara menyikat gigi dan cara mendeteksi awal dari karies gigi, serta melakukan pretest dan posttest untuk mengevaluasi keberhasilan dan peningkatan dari kemampuan dan pengetahuan sasaran yaitu ibu-ibu dari anak TK/Paud. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, sikap dan tindakan anak setelah mendapatkan penyuluhan maupun praktek langsung mendeteksi karies gigi di dalam mulut. Selain itu adanya pemberdayaan ibu-ibu ini akan mengubah kebiasaan buruk anak yang sebelumnya dilaporkan  masih banyak anak minum susu botol sambil tidur menjelang tidur malam, serta sering makan makanan yang manis-manis saat di sekolah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN MENYIKAT GIGI DAN MENCUCI TANGAN PADA ANAK USIA DINI DIMASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KEC. CINERE KOTA DEPOK TAHUN 2022: INCREASING PARENTS' KNOWLEDGE AND SKILLS IN TEETH-BRUSHING AND HAND-WASHING ASSISTANCE IN EARLY CHILDREN DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN THE CINERE DISTRICT AREA, DEPOK CITY IN 2022 Ngatemi, Ngatemi; Fadjeri, Indrayati; Widiyastuti, Rini; Pribawanti, Dewi Candra; Purnama, Tedi; Fanan, Muhamad Rifki; Sasongko, Bimo Gigih
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.125 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1085

Abstract

Gigi susu mudah terserang karies karena struktur giginya lebih tipis dan lebih kecil dibandingkan gigi permanen. Apabila gigi geraham susu tanggal sebelum waktunya akibat karies, kemungkinan pertumbuhan gigi permanen akan berjejal karena geraham berfungsi menahan ruangan bagian gigi tetap yang tumbuh. Maka perlu dilakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua yang akan melakukan pendampingan dan bimbingan pada anak usia dini dalam melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan program kemitraan kepada masyarakat melalui berbagai tahap, yaitu tahap persiapan koordinasi, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di 2 sekolah, yaitu KB TK Islam Ar-Rahman Islamic School dan TK Islam AL Khautsar. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan September 2022, dengan sasaran berjumlah 130 orang. Instrumen yang digunakan yaitu media edukasi dan kuesioner. Hasil pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan orang tua dalam pendampingan menyikat gigi dan mencuci tangan sehingga dapat meningkatkan keterampilan anak dalam menyikat gigi dan mencuci tangan.
PERAN PROMOSI KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN SKRINING KESEHATAN DI KEL. HARAPAN BARU, SAMARINDA Bernadetha, Bernadetha; Rahayu, Eka Putri; Tonapa, Emelia
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v3i2.1077

Abstract

Promosi kesehatan tidak terlepas dari kegiatan atau usaha menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Dengan adanya pesan tersebut, maka diharapkan masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik. Penyebab kematian di Indonesia sebanyak 66% adalah penyakit tidak menular. Angka ini terdiri dari penyakit penyakit kardiovaskuler, penyakit kanker, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Tingkat kesadaran akan kesehatan di Indonesia masih rendah dimana jumlah pasien yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita Hipertensi dan diabetes mellitus dan yang tidak minum obat dengan patuh kemungkinan lebih besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan dengan media leaflet dan poster untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit tidak menular terutama penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pre- test terlebih dahulu dengan menggunakan instrumen kuesioner, kemudian diberikan penyuluhan  tentang penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Pada akhir sesi kegiatan dilakukan diskusi tanya jawab dan pengisian post-test kuesioner. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan ini yaitu tingkat pengetahuan sasaran tentang penyakit hipertensi dan diabetes mellitus sebelum diberikan edukasi sebanyak 46 orang berada pada kategori baik (53%) meningkat menjadi 77 orang berada pada kategori baik (86%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan ? value 0,000 yang berarti ? < 0,005. Kesimpulannya edukasi mengenai penyakit hipertensi dan diabetes mellitus dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tidak menular.
EDUKASI DAN WORKSHOP PEMANFAATAN BUNGA TELANG MENJADI TEH ANTIOKSIDAN PADA SISWA SDN PEDURUNGAN KIDUL 04 SEMARANG Kusumawati, Dwi Endah; Putri, Chintia Nindya
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v3i2.1096

Abstract

Salah satu cara menjaga imunitas tubuh adalah mengkonsumsi minuman herbal yang mengandung antioksidan. Anak-anak diketahui lebih rentan terpapar penyakit dibandingkan dengan usia produktif, sehingga pengetahuan terkait kesehatan terutama upaya peningkatan daya tahan tubuh dan pemanfaatan tanaman herbal yang mengandung antioksidan perlu ditanamkan sejak dini. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi terkait pemanfaatan tanaman herbal yaitu bunga telang yang mengandung antioksidan. Kegiatan dimulai dengan pre-test, kemudian dilanjutkan edukasi dan workshop, serta diakhiri dengan post-test. Kegiatan berjalan lancar dan terdapat peningkatan pengetahuan serta keterampilan siswa dalam pemanfaatan bunga telang menjadi teh antioksidan sebesar 93-100%. Artinya, siswa telah memahami pemanfaatan bunga telang menjadi teh antioksidan.
PELATIHAN KADER POSYANDU REMAJA WUJUD PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN REMAJA SECARA HOLISTIK Dhamayanti, Meita; Pandia, Veranita; Arisanti, Nita; Azriani, Devi; Bustami, Lusiana El Sinta; Widyasih, Hesty; Kresnayana, Made Yos
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v3i2.1187

Abstract

Survei Kesehatan Berbasis Sekolah di Indonesia tahun 2015 (GSHS) menunjukkan tingginya faktor risiko kesehatan remaja antara lain 41,8% remaja laki-laki dan 4,1% remaja perempuan mengaku pernah merokok. Data lainnya 124,4% remaja laki-laki dan 5,6% remaja perempuan pernah mengkonsumsi alkohol dan 2,6% remaja laki-laki pernah mengkonsumsi narkoba. Masalah perilaku seksual 8,26% remaja laki-laki dan 4,17% remaja perempuan pernah melakukan hubungan seksual.  Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan peningkatan kesehatan remaja secara holistik melalui literasi kesehatan. Tujuan kegiatan: pemberdayaan remaja untuk meningkatkan kesehatan diri dan teman sebaya melalui posyandu remaja. Metode pelaksanaan: kegiatan pelatihan kader posyandu remaja. Hasil kegiatan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan kader remaja tentang posyandu remaja dari 8.7 menjadi 8.8. Kesimpulan: kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak terhadap peningkatan pengetahuan kader remaja.
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT SINTETIS DAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT DUSUN BARONGAN, SUMBERAGUNG, BANTUL Firdausia, Rizqa Salsabila; Yuni Andriani; Ammar Annafi; Anjar , Devita
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v3i2.1205

Abstract

Obat merupakan suatu senyawa yang dapat berfungsi untuk menyembuhkan, mencegah penyakit maupun meningkatkan kesehatan apabila digunakan sesuai aturan dan fungsinya. Apabila tidak sesuai, maka efek yang didapatkan justru sebaliknya. Fenomena yang terjadi di masyarakat adalah terkadang masyarakat mengkonsumsi obat tidak sesuai aturan dan cara yang benar. Hal ini akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan terapi yang seharusnya. Maka penting adanya pemberian edukasi kepada masyarakat dengan tujuan masyarakat lebih paham berkaitan dengan penggunaan obat sintetis dan bahan alam yang sesuai, agar tercapainya tujuan terapi yang diharapkan dan menghindari efek samping yang merugikan. Kegiatan pengabdian berupa edukasi ini dilakukan di Dusun Barongan, Sumberagung, Bantul yang diikuti oleh 15 orang, terdiri dari kader kesehatan dan perwakilan dari masing-masing RT yang ada di dusun tersebut. Kegiatan terdiri dari pretest, pemberian materi, diskusi serta posttest. Adanya pretest dan posttest ditujukan agar terlihat perbandingan pengetahuan masyarakat terkait topik yang diberikan sebelum dan sesudah diberikan materi. Berdasarkan hasil rekapitulasi didapatkan adanya kenaikan rata-rata skor dari yang semula 46,67 pada pretest menjadi 86,67 pada posttest.  Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi tentang penggunaan obat sintetis dan tradisional bahan alam yang dilakukan di Dusun Barongan, Sumberagung, Bantul dapat meningkatkan pengetahuan para peserta.
SKRINING KELAINAN TELAPAK KAKI, SENSORI KAKI DIABETES, DAN SKOLIOSIS PADA CAR FREE DAY JAKARTA Rahmawati, Rina Fitriana; Supadma, Deby Eka; Triyani, Triyani; Lestari, Tri Riana; Fairuz, Ahmad; Salwa, Nadine
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i1.1209

Abstract

Dukungan dalam upaya pencegahan disabilitas dilaksanakan oleh civitas akademika Poltekkes Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta I dengan cara melaksanakan program kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan disabilitas fisik. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif civitas akademika dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Nasional yang jatuh setiap tanggal 3 Desember. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi disabilitas fisik yang bisa diidap oleh siapa saja serta memberikan edukasi pada masyarakat mengenai pencegahan berbagai macam penyakit yang dapat menyebabkan disabilitas fisik. Kegiatan dilakukan dengan melakukan deteksi dini kelainan skoliosis, deformitas kaki, dan deteksi sensori kulit pada kaki diabetes. Serangkaian tes dengan menggunakan berbagai peralatan digunakan dalam kegiatan. Untuk skoliosis, digunakan metode pemeriksaan dengan Adam’s forward bending tes dan penggunaan skoliometer untuk mendeteksi derajat kemiringan tulang punggung. Harris mat, tinta, dan kertas HVS digunakan untuk melihat foot print dari partisipan untuk deteksi kelainan kaki, lalu monofilament digunakan untuk mendeteksi sensori kulit partisipan. Dari 33 partisipan, didapati 2 partisipan positif skoliosis, 3 partisipan mempunyai deformitas pada kaki yaitu pes planus/kaki datar, pes cavus, dan metatarsus adduktus. Keseluruhan partisipan mempunyai indera sensori kulit yang baik dan mampu merasakan monofilamen yang disentuhkan ke kaki.
PENGGUNAAN POSTER SEBAGAI MEDIA EDUKASI ASUHAN KEBIDANAN PASCA KEGUGURAN Suhartini, Leni; Pardede, Tiarma Uli; Febriyanti, Mutia
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v3i2.1228

Abstract

Keguguran merupakan masalah kesehatan reproduksi pada perempuan yang menimbulkan dampak fisik dan psikologis yang serius. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai penyebab keguguran, hal yang akan dialami ibu setelah keguguran dan KB pasca keguguran. Media yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah poster, yaitu suatu media yang dipasang pada dinding untuk menyampaikan pesan. Metode pengabdian dilakukan dengan langkah-langkah kegiatan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran. Waktu pelaksanaan bulan April-Juli 2023, responden sebanyak 10 pasien. Tempat pelaksanaan di Ruang nifas Lantai 1 Pav Iman Sudjudi RSPAD Gatot Soebroto. Untuk mengetahui efektifitas poster pada saat edukasi dilakukan evaluasi tingkat pemahaman melalui pre test dan post test. Hasil dari pengabdian masyarakat ini karakteristik berdasarkan umur ibu ditemukan terbanyak berumur > 36 tahun yaitu 5 responden (50%), dan paling sedikit berumur 31-35 tahun yaitu 1 responden (10%). Berdasarkan paritas ditemukan 5 responden (50%) primigravida dan 5 responden (50%) multigravida. Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi ada 6 responden (60%) mempunyai pengetahuan baik, 3 respoden (30%) pengetahuan sedang dan 1 responden (10%) pengetahuan buruk. Ada perubahan pengetahuan ibu menjadi baik semua (100%) setelah diberikan edukasi dengan media poster. Kesimpulan poster efektif digunakan sebagai media edukasi asuhan kebidanan pasca keguguran. Saran poster belum membahas aspek psikis ibu, sebaiknya ditambahkan juga.

Page 7 of 24 | Total Record : 233