cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 233 Documents
KAMPUNG SEHAT “SI MELI” MELALUI PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN INSIDEN HIPERTENSI: HEALTHY VILLAGE "SI MELI" THROUGH THE USE OF USED COOKING OIL AS AN EFFORT TO PREVENT THE INCIDENCE OF HYPERTENSION Kristinawati, Erna; Getas, I Wayan; Resnhaleksmana, Ershandi; Laraeni, Yuli
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.631 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1022

Abstract

Hipertensi merupakan  keadaan  meningkatnya tekanan darah  sistolik ? 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ? 90 mmHg pada pemeriksaan yang berulang  Hipertensi tidak langsung menimbulkan efek mematikan pada penderitanya, tetapi hipertensi memicu terjadinya penyakit lain. Hasil survei pendahuluan menunjukkan bahwa pedagang gorengan menggunakan minyak  goreng bekas (jelantah) sehingga radikal bebas dan risiko  terjadinya hipertensi. Perilaku pedagang gorengan membuang limbah minyak jelantah  secara sembarangan bisa berdampak pada kesehatan  lingkungan. Perilaku –perilaku diatas merupakan salah satu faktor penyebab tingginya insiden hipertensi. Solusi yang ditawarkan untuk merubah perilaku-perilaku tersebut antara lain melalui edukasi, pelatihan dan pendampingan serta praktikum secara langsung pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk sabun cuci piring dan lilin aromaterapi untuk menghindari risiko hipertensi dan  memberikan dampak peningkatan ekonomi warga dari hasil penjualan produk yang dihasilkan.
MENGGOSOK GIGI DAN CUCI TANGAN DI PANTI ASUHAN YOS SUDARSO JAKARTA SELATAN: BRUSHING TEETH AND WASHING HANDS AT YOS SUDARSO ORPHANAGE SOUTH JAKARTA Noviani, Nita; Kristianto, Jusuf; Anggreni, Eka
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.415 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1047

Abstract

sisi seni, yakni praktisi atau aplikasi promosi kesehatan, merupakan penunjang bagi program-program kesehatan lain untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya tidak terkecuali kesehatan gigi dan mulut. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di panti Asuhan Yos Sudarso adalah melakukan upaya penyuluhan  dan pemeriksaan  kebersihan gigi rutin dalam upaya meningkatkan kemampuan pengasuh dan anak-anak Panti untuk  menjaga kesehatan gigi dan mulut dan  rajin mencuci tangan pada masa Pandemi Covid 19 secara menyeluruh agar tercipta kesehatan terpadu  bagi semua penghuni Panti Asuhan Yos Sudarso Cilandak Timur Jakarta Selatan. Pada Pengabdian kepada Masyarakat ini terlihat sebanyak 35  Anak Panti Asuhan Yos Sudarso terjadi penurunan Debris Index dari 2,10 turun menjadi 1.13 , ada perbedaan signifikan antara nilai Debris  awal dan akhir , dimana terbukti bermakna dengan p value = 0,0001. Hal ini terbukti berhasil menurunkan Debris  Index dengan rata rata  sebesar 0.97. Dengan melibatkan pengasuh sebagai mitra dan agen perubahan perilaku hidup sehat  memberikan kesimpulan, terlihat keberhasilan pelatihan menggosok gigi  dan mencuci tangan yang baik dan benar demi melindungi diri di masa Pandemi Covid 19 pada anak-anak Panti Asuhan Yos Sudarso Cilandak.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI PRENATAL COUPLE YOGA DI MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN CILANDAK TIMUR: INCREASING KNOWLEDGE ABOUT PRENATAL COUPLE YOGA DURING THE COVID-19 PANDEMIC BY USING VIDEO AT THE WORKING AREA OF THE EAST CILANDAK VILLAGE HEALTH CENTER Masita, Masita; Rasumawati, Rasumawati; Astuti, Yunita Laila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.927 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1049

Abstract

Prenatal couple yoga merupakan salah satu modifikasi dari prenatal yoga. Pada latihan ini dilakukan dengan melibatkan suami. Prenatal couple yoga dapat memperkuat hubungan emosional antara ibu, ayah dan calon bayi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan bagi ibu hamil dan suami untuk meningkatkan pengetahuan tentang Prenatal Couple Yoga di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret-November 2022 pada 30 ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal dengan 2 metode yaitu: 1) ibu hamil dan pasangan diberikan penyuluhan mengenai manfaat Prenatal Couple Yoga dan 2) mengajarkan ibu tentang langkah-langkah dalam melakukan Prenatal Couple Yoga dan dipraktikkan dengan menggunakan media video Prenatal Couple Yoga, menganjurkan ibu hamil dan pasangan untuk aktif mengikuti langkah demi langkah. Hasil evaluasi pengetahuan dengan pre dan posttest ditemukan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Prenatal Couple Yoga mengalami peningkatan lebih baik, yaitu pada pretest 64,33 dan posttest sebesar 80,33. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan video dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Prenatal Couple Yoga. Pelaksanaan Prenatal Couple Yoga ini diharapkan dapat membantu bidan dalam memberikan penyuluhan pada kelas ibu dengan menggunakan media video yang telah dibuat, dan bidan melanjutkan kegiatan ini pada semua ibu hamil yang mengikuti kelas kehamilan, khususnya di Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur.
IMPLEMENTASI SOKMURSA SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR: IMPLEMENTATION OF SOKMURSA AS A PROMOTIVE AND PREVENTIVE EFFORT FOR DENTAL AND ORAL HEALTH IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN Sulistiani, Silvia; Ulliana, Ulliana; Nurwanti, Widi; Budiman, Waras; Purnama, Tedi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.495 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1050

Abstract

Data Riskesdas 2018 menunjukan nilai rata-rata DMF-T diangka 4,5. Faktor perilaku sebagai penyumbang terjadinya masalah sebesar 25-30%. Upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut peran terapis gigi dan mulut diperlukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif tentang pemahanan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan program promotif dan preventif untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal salah satunya dapat dilakukan dengan kegiatan implementasi sokmursa.  Tujuan kegiatan: menciptakan kemampuan pelihara diri di bidang kesehatan gigi dan mulut serta status kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Metode pelaksanaan: kegiatan promotif berupa pelatihan kader (dokter gigi kecil) pada siswa secara edukatif dan kegiatan preventif berupa sikat gigi bersama pada siswa. Hasil kegiatan: menunjukan bahwa nilai rata-rata pengetahuan terjadi peningkatan dari 6,00 menjadi 8,40. Kesimpulan: edukasi tentang cara menggosok gigi yang benar dapat meningkatkan pengetahuan.
PENDAMPINGAN KELUARGA UNTUK PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI RISIKO STUNTING: FAMILY ASSISTANCE FOR STUNTING RISK PREVENTION AND EARLY DETECTION Septiasari, Ratih Mega; Mayasari, Dian; Purwanza, Sena Wahyu; Nissa, Choirun
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.196 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1054

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 sebesar 24,4% sedangkan target prevalensi stunting pada tahun 2024 sebesar 14%.  Salah satu penyebab stunting yaitu kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum, pada masa kehamilan dan setelah melahirkan. Intervensi yang paling menentukan untuk menurunkan prevalensi stunting adalah pada 1000 Hari Pertama Kehidupan  (HPK) dari anak balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pencegahan dan deteksi dini risiko stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan  (HPK). Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan sejak bulan Mei-Juli 2022 di Dusun Wunutsari Desa Tegalgondo Kabupaten Malang. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah keluarga yang didalamnya terdapat calon pengantin perempuan, ibu hamil, ibu nifas, bayi dan bayi bawah dua tahun sebanyak 21 orang. Tahapan pengabdian masyarakat dimulai dari melakukan identifikasi, pemberian penyuluhan/edukasi kesehatan, observasi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini ditemukan 1 orang calon pengantin KEK, 1 ibu hamil KEK dan 1 bayi bawah dua tahun dengan gizi kurang. Hasil kegiatan ini juga didapatkan peningkatan pengetahuan dari sasaran. Pendampingan keluarga pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, bayi dan bayi bawah dua tahun merupakan upaya yang efektif dalam pencegahan dan deteksi dini risiko stunting.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM PELAKSANAAN SENAM HAMIL DALAM MENDUKUNG PROGRAM 1000 HPK DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN DASAN CERMEN: INCREASING THE CAPACITY OF CADRES IN IMPLEMENTING PREGNANT GYMNASTICS IN SUPPORTING THE 1000 HPK PROGRAM AND STUNTING PREVENTIONIN DASAN CERMEN SUB-DISTRICT Wahyuni, I Gusti Ayu Putu Sri; Murni, Ni Nengah Arini; Anggraeni, Ni Putu Dian Ayu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.877 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1058

Abstract

Komplikasi kehamilan dan persalinan juga meningkatkan angka kematian ibu, salah satunya persalinan lama. Risiko lama persalinan mengakibatkan kematian perinatal dua setengah kali lipat dibandingkan dengan kelahiran normal. Selama ini faktor tenaga ibu sudah dapat dikendalikan, yaitu dengan berolahraga selama kehamilan dan energi yang cukup sebelum kelahiran. Senam hamil dapat mempengaruhi proses persalinan apabila dilaksanakan secara teratur yaitu minimal satu kali dalam seminggu dimulai saat umur kehamilan 20 minggu dengan Gerakan-gerakan yang telah disesuaikan untuk kenyamanan dan keamanan ibu hamil. Pada data penelitian pendahuluan gambaran pelaksanaan senam ibu hamil di Puskesmas Babakan menunjukkan rata-rata ibu hamil meakukan senam hamil adalah kurang dari 30%. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kesehatan pada Pelaksanaan Senam hamil dalam Mendukung Program 1000 HPK dan Pencegahan Stunting, dengan melibatkan 30 kader Posyandu di Kelurahan Dasan Cermen wilayah kerja Puskesmas Babakan. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat peningkatan yang signifikan antara pengetahuan dan keterammpilan kader sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan dengan P value =0,000 dan juga terdapat peningkatan cakupan pelaksanaan senam ibu hamil sebelum dan setelah pelatihan kader yaitu 24 orang (100%). Saran untuk pengabdi selanjutnya dan mitra adalah evaluasi rutin kelangsungan fasilitasi  kader kepada ibu hamil dan updating informasi tentang senam hamil secara berkala serta monitoring ibu dalam melakukan senam hamil.
PELATIHAN SADARI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA PADA REMAJA KECAMATAN MEDANG DERAS: SADARI TRAINING AS AN EFFORT TO PREVENT BREAST CANCER IN ADOLESCENTS IN MEDANG DERAS SUB-DISTRICT Hastuty, Yulina Dwi; Kumalasari, Kumalasari; Khodijah, Dodoh; Hasibuan, Yusrawati
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.022 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1059

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit menakutkan bagi kaum wanita. Walaupun kini sudah ada pengobatan terbaik, tetapi perjuangan melawan kanker payudara tidak selalu berhasil. Hal itu karena masih kurangnya atensi dari kaum wanita dalam memahami kanker payudara guna menghindarkan diri dari serangan kanker payudara serta cara melakukan deteksi sejak dini. Saat ini insiden kanker payudara meningkat sesuai bertambahnya usia, sehingga wanita muda pun bisa terserang kanker ini.Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan kepada 134 peserta yang merupakan guru dan siswi di SMA yang ada di Kecamatan Medang Deras. SMA Negeri 1, SMA Swasta Citra dan Aliyah Alwasliyah kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara. Hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang SADARI. Untuk meningkatkan pengetahuan yang lebih baik perlu dilakukan penambahan pengalaman dengan mengikuti berbagai pelatihan dan informasi kesehatan dari tenaga kesehatan, buku juga media, dan remaja putri harus memiliki pedoman dalam hidup bahwa pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan SADARI yang diberikan pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang cara pencegahan dan deteksi dini kanker payudara.
STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN CILANDAK TIMUR: STIMULATION OF INFANT GROWTH DEVELOPMENT DURING THE COVID 19 PANDEMIC AT THE WORKING AREA OF THE CILANDAK TIMUR VILLAGE HEALTH CENTER Nurhayati, Nurhayati; Puspita, Erlin; Yuliani, Vini; Triyani, Triyani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.194 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1060

Abstract

Pada masa keemasan sangat penting dilakukan stimulasi, Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama yang dikenal anak dan juga menjadi sarana pembelajaran pertama di kehidupan anak. Perkembangan keterampilan motorik kasar anak yang kurang dapat mempengaruhi aktivitas kemandirian anak yang berdampak kepada perkembangan anak seperti aktivitas sosial, kemampuan konsentrasi dan kemampuan motorik menjadi kurang baik.  Stimulasi yang bervariasi dalam suasana yang menyenangkan akan memacu berbagai aspek kecerdasan anak, salah satunya dengan gerakan-gerakan senam bayi (baby gym) untuk perkembangan  motorik bayi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai baby gym, sehingga selama pandemi tetap dapat memberikan stimulus yang tepat kepada bayinya di rumah. Adapun peserta kegiatan ini sebanyak 60 ibu yang mempunyai bayi usia 3-12 bulan dan berada di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur. Metode yang digunakan Kegiatan Pengabdian masyarakat dilakukan dalam dua tahap di dua posyandu. pre test untuk mengetahui pengetahuan ibu, pertumbuhan dan perkembangan bayi, lalu penyuluhan dan pelatihan dengan video serta pemberian leaflet, setelah 4 minggu melakukan evaluasi dengan melakukan post test untuk mengetahui pengetahuan ibu, pertumbuhan dan perkembangan bayi responden, Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang dengan nilai p 0,001, pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai pada bayi yang dilakukan baby gym secara teratur dengan grafik pertumbuhan meningkat di KMS. Simpulan yang didapatkan tumbuh kembang bayi yang baik dapat distimulasi dengan baby gym jika dilakukan secara teratur dan terarah karena pengetahuan ibu meningkat tentang stimulasi tumbuh kembang melalui gerakan senam bayi.
EDUKASI PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PENGOLESAN TOOTH MOUSSE UNTUK PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA MURID SD INPRES MALALAYANG II KOTA MANADO: EDUCATION ON MAINTENANCE OF DENTAL AND MOUTH HEALTH AND APPLICATION OF TOOTH MOUSSE FOR PREVENTION OF DENTAL CARIES AT STUDENTS OF SD INPRES MALALAYANG II MANADO CITY Maramis, Jeana Lydia; Adam, Jeana Zavera; Koch, Novarita M.
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.638 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1068

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut bagi setiap orang dapat ditingkatkan melalui pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan yang diajarkan melalui simulasi menyikat gigi yang baik dan benar memungkinkan setiap orang secara mandiri dapat melakukan tindakan menyikat gigi secara teliti, teratur dan terarah. Edukasi kesehatan diperlukan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kesadaran, sikap, dan perbuatan. Edukasi kesehatan gigi adalah usaha terencana dan terarah untuk menciptakan suasana agar seseorang atau kelompok masyarakat mau mengubah perilaku lama yang kurang menguntungkan menjadi lebih menguntungkan dalam kesehatan gigi untuk meningkatkan taraf hidupnya. Penyakit pada gigi dan rongga mulut merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak diderita oleh sebagian besar masyarakat di dunia, terutama pada orang-orang yang memiliki kebersihan rongga mulut yang buruk. Penyakit gigi yang terbanyak adalah karies dan rusaknya jaringan periodontal gigi. Sulawesi Utara untuk anak yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut (gigi rusak, gigi berlubang, ataupun sakit) sebanyak 64,96% untuk anak umur 5–9 tahun dan sebanyak 56,35% untuk anak umur 10–14 tahun. Pelaksanaan: Melakukan pengukuran pengetahuan awal dari murid kelas III yang berjumlah 61 orang, kemudian pemberian edukasi tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut setelah itu dilakukan pengukuran kembali agar dapat diketahui apakah ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan, dan selanjutnya dilakukan pengolesan tooth mousse pada permukaan gigi. Hasil Kegiatan: Awal kegiatan dilakukan perencanaan, kemudian dilakukan penjajakan ke lokasi. Setelah pelaksanaan pengabdian ini, ternyata pengetahuan dari murid-murid kelas III sebelum edukasi kriteria baik hanya 31,1%, setelah edukasi kriteria baik mencapai 96,7%. Pengolesan tooth mousse pada permukaan gigi dari murid-murid berjalan dengan baik. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang cara memelihara kesehatan gigi dari murid-murid kelas III SD Inpres Malalayang II Kota Manado tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut melalui edukasi dan berjalan dengan baik pengolesan tooth mousse pada permukaan gigi.
PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA ANAK MELALUI KEGIATAN SIKAT GIGI DAN FISSURE SEALANT: PREVENTION OF DENTAL CARIES IN CHILDREN THROUGH TOOTHBRUSH AND FISSURE SEALANT ACTIVITIES Eluama, Merniwati Sherly; Pay, Mery Novaria; Pinat, Leny M.A.; Eky, Yansestina Erlince; Ngadilah, Christina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.337 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1069

Abstract

Karies gigi menjadi masalah karena menurut hasil Survei Kesehatan Dasar Indonesia 2018 rata-rata DT/dt di Indonesia adalah 4,5, angka ini menunjukkan bahwa setiap orang rata-rata memiliki 4-5 gigi berlubang yang perlu ditambal, sedangkan  jumlah gigi berkaries yang telah ditumpat hanya mencapai 0,1%. Program yang bisa dilakukan secara efektif untuk mengurangi resiko karies pada permukaan gigi pit dan fissure adalah melalui perawatan pit dan fisura sealant. Metode Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu  edukasi kesehatan gigi, membimbing menyikat gig dan melakukan penumpatan fissure sealant sesuai dengan indikasi. Hasil: tingkat pengetahuan anak tentang cara menyikat gigi meningkat setelah diberi edukasi kesehatan gigi, keterampilan responden setelah dibimbing menyikat gigi adalah sudah menjadi lebih baik karena nilai debris indeks responden telah berubah dari sedang menjadi baik (35.71%) dan dari buruk menjadi sedang (64.29%), Perawatan fissure sealant telah dilakukan pada seluruh anak yang mempunyai fissure dalam (25 anak). Kesimpulan: Edukasi kesehatan gigi tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang cara menyikat gigi, Kegiatan bimbingan sikat gigi kepada responden dapat meningkat status kebersihan gigi dan mulut terutama debris indeksnya. Tindakan perawatan terhadap fissure dalam dengan melakukan perawatan fissure sealant dapat mengurangi resiko karies oklusal pada responden.

Page 6 of 24 | Total Record : 233