cover
Contact Name
Ridi Arif
Contact Email
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622093
Journal Mail Official
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM-IPB), Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 5, Kampus IPB Darmaga-Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2721897X     DOI : -
Core Subject : Social,
Artikel yang dimuat pada Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (JPIM) berhubungan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi deskripsi inovasi, praktik, dan perubahan kondisi masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa karya ilmiah yang berisi penerapan hasil penelitian dan atau pengembangan IPTEKS (inovasi). Klasifikasi hasil penelitian yang dapat diterapkan langsung dan dibutuhkan oleh masyarakat pengguna, berupa: 1) Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka memberdayakan masyarakat; 2) Teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat; 3)Model penyelesaian masalah, rekayasa sosial, dan/atau rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat, dunia usaha, industri, dan/atau Pemerintah; atau 4) Hak kekayaan intelektual (HKI) yang berorientasi pada pengembangan komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
Pemanfaatan Potensi Lokal Desa Simo Melalui Pengembangan Pariwisata Desa Iswatun Annas; Deden Saprudin
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.77-88

Abstract

Desa Simo merupakan salah satu desa di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi lokal yaitu pertanian, peternakan, kehutanan, industri mebel, UMKM dan pariwisata. Potensi pariwisata di Desa Simo dapat dikembangkan karena memiliki potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Kegiatan pengembangan pariwisata bertujuan untuk menumbuhkan usaha pariwisata berbasis potensi lokal di Desa Simo, menumbuhkan kreativitas masyarakat, dan meningkatkan sumber perekonomian masyarakat. Pengembangan pariwisata dilaksanakan melalui dua program yaitu pemanfaatan Pulau Pongol di tengah Waduk Simo yang awalnya terbengkalai menjadi objek wisata Pongol Island dan pembangunan Pasar Kuliner Digdaya dengan memanfaatkan hutan jati dan limbah kayu. Pelaksanaan program melibatkan peran aktif Pemerintah Desa Simo, badan usaha milik desa (BUMDES), kelompok sadar wisata (pokdarwis), pemuda dan ibu rumah tangga pelaku UMKM di Desa Simo. Pengembangan Objek Wisata Pongol Island telah mampu menarik wisatawan untuk berkunjung hingga Desa Simo berhasil ditetapkan menjadi salah satu desa wisata di Kabupaten Grobogan. Pembangunan Pasar Kuliner Digdaya menjadi wadah berkreasi bagi pelaku UMKM kuliner dan seni budaya tradisional sehingga mampu menambah sumber perekonomian masyarakat Desa Simo. Namun perlu adanya upaya keberlanjutan melalui peningkatan sarana prasarana wisata, peningkatan SDM pengelola wisata dan peningkatan publikasi, promosi dan branding wisata sehingga Desa Simo terus berkembang sebagai desa wisata di Kabupaten Grobogan.
Edukasi PHBS dan Budaya 5R Pada Santri Putra di Pondok Pesantren Thoyyibah Al Islami Bogor Fany Apriliani; Henny Endah Anggraeni; Ika Resmeiliana; Yudith Vega Paramitadevi
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.89-101

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang mendidik para santri berdasarkan ilmu keagamaan dan pendidikan umum. Para santri tinggal bersama di asrama (pondok) dibawah bimbingan para guru dan kyai. Permasalahan yang sering dihadapi di pondok pesantren meliputi permasalahan kesehatan, lingkungan, dan perilaku/kebiasaan para santri. Kondisi lingkungan pondok yang kurang bersih dan terawat, serta kasus penularan penyakit antar santri merupakan permasalahan yang perlu segera ditanggulangi secara tepat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan edukasi kepada para santri agar membiasakan diri menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta budaya 5R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin). Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi PHBS dan budaya 5R di Pondok Pesantren Putra Thoyyibah Al Islami Bogor dan mengetahui sejauh mana penerapan PHBS dan budaya 5R di kalangan santri putra. Metode pelaksanaan adalah pelatihan PHBS dan budaya 5R, menggunakan kuesioner, evaluasi, serta membuat media pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukan seluruh santri mengetahui teori tentang PHBS. Pengetahuan santri terhadap budaya 5R meningkat 59,1%. Sebanyak 80% santri pernah menderita scabies. Pembiasaan 5R yang perlu ditingkatkan adalah memisahkan barang yang masih dibutuhkan dan tidak dibutuhkan lagi, meletakan barang sesuai tempatnya dan memberi identitas kepemilikan barang, dan menjaga kebersihan lingkungan. Praktik PHBS yang perlu ditingkatkan terutama pada penyediaan air bersih dan makanan bernutrisi seimbang, pengelolaan sampah, tata cara mencuci tangan yang tepat, dan upaya memberantas jentik nyamuk. Kegiatan untuk menjamin keberlangsungan budaya 5R dan PHBS antara lain pelatihan secara berkala serta pendampingan untuk mengevaluasi budaya 5R dan PHBS menggunakan instrumen audit 5R dan indikator penilaian PHBS.
Pemanfaatan Metode Survei sebagai Strategi Evaluasi Kegiatan Asistensi Mengajar dalam Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sri Rahmawati; Irhamni Irhamni; Nurlaili Nurlaili; Suhendrayatna Suhendrayatna; Syaiful Huzni; Marwan Marwan; Aman Yaman; Muhammad Syukri; Sarika Zuhri
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.102-115

Abstract

Pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2022 telah dilakukan pada bulan Agustus semester ganjil tahun 2022-2023. Peserta yang mengikuti program ini sebanyak 241 mahasiswa skema MBKM ISS dan 2.318 mahasiswa skema MBKM USK Unggul yang merupakan salah satu inovasi yang dikemas oleh USK dalam meningkatkan keikutsertaan mahasiswa MBKM. Pelaksanaan MBKM ini melibatkan 116 mitra skema ISS dan 486 mitra skema USK Unggul. Khususnya pada kegiatan MBKM Asistensi Mengajar diikuti oleh 1.252 mahasiswa, sehingga survey pada kegiatan ini dilakukan secara bertahap oleh tim universitas. Adapun tujuan pemanfaatan metode survei sebagai strategi evaluasi kegiatan ini adalah untuk dapat memastikan bahwa kegiatan asistensi mengajar di lapangan berjalan sesuai panduan MBKM USK tahun 2020. Metode survei dilakukan melalui pengamatan secara langsung kepada mitra kegiatan asistensi mengajar yaitu melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada responden menggunakan google forms. Strategi evaluasi kegiatan dilakukan kepada semua yang terlibat, yaitu peserta didik, dosen pembimbing lapangan (DPL) dan sekolah sebagai mitra. Hasil pemanfaatan metode ini secara umum menjelaskan bahwa kegiatan asistensi mengajar telah berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Mahasiswa mejalankan tugas dan kegiatan secara terstruktur didampingi oleh pembimbing lapangan serta dosen. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kasus minor (kecil) yang terjadi di beberapa lokasi tertentu dan dapat ditanggulangi segera pada saat pelaksanaan kegiatan. Kasus-kasus minor yang tidak dominan dan tidak terjadi di seluruh lokasi tersebut dipelajari dan diperbaiki oleh semua pemangku kepentingan termasuk pimpinan universitas sehingga kendala pada pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar saat ini, menjadi pembelajaran perbaikan lebih baik untuk kegiatan ke depan.
Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Desa Muncanglarang, Kabupaten Tegal Ninuk Purnaningsih; Dea Lu'lu' Raniah; Diffa Fadhil Sriyanto; Fikri Fatimah Azzahra; Bara Taufik Pribadi; Annisa Tisania; Izumi Rizma Ayuka; Zahra Cahyani
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.128-136

Abstract

Stunting saat ini menjadi salah satu permasalahan yang ada di dunia termasuk Indonesia. Menurut WHO (2017), Indonesia termasuk negara ketiga dengan permasalahan stunting tertinggi di wilayah Asia Tenggara. Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki permasalahan stunting, khususnya di Desa Muncanglarang yang memiliki beragam potensi sumberdaya. Potensi di Desa Muncanglarang dapat dijadikan olahan seperti pemberian makanan tambahan (PMT) dari bahan yang mudah didapatkan di desa seperti jagung agar memudahkan orang tua dalam memberikan makanan tambahan balita dengan harga terjangkau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan demonstrasi, validasi, wawancara, pengukuran, dan pemetaan lokasi balita stunting. Hasil dari kegiatan ini adalah 20 ibu hamil menjadi tahu tentang stunting dan cara pencegahannya, ibu yang memiliki balita mengetahui pentingnya PMT dan dapat melakukan pengolahan jagung menjadi PMT. Pada kegiatan ini telah dilakukan pemutakhiran data stunting di puskesmas untuk membantu pemerintah dalam mendata status kesehatan masyarakat. Validasi juga dilakukan bersamaan dengan pemetaan digital untuk menggambarkan lokasi rumah anak terduga stunting menggunakan Google My Maps. Kegiatan telah mencapai tujuan pencegahan dan penanggulangan stunting, melalui pemberian informasi kepada ibu hamil, pemutakhiran dan valiadsi data serta pemberian makanan tambahan.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Komunal Berbasis Model Apartemen di Desa Lingkar Kampus IPB Nindyantoro; Novindra; Arifin, Muhammad; Sudradjat, Dandi Rivaldi; Sapanli, Kastana
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.137-149

Abstract

Indonesia menjadi negara penghasil sampah makanan terbanyak kedua di dunia. Sektor rumah tangga merupakan penyumbang sampah makanan dalam jumlah yang cukup besar. Salah satu upaya untuk mengelola sampah makanan dengan menerapkan prinsip circular economy. Sebagai solusi dilakukan pelatihan pemilahan sampah dan budidaya maggot BSF lalu menguji coba menjadi pakan ternak. Sebagai lokasi kegiatan dipilih daerah lingkar kampus yaitu Kelurahan Balumbang Jaya yang penduduknya berjumlah 9.455 jiwa terdiri atas 4.943 laki-laki dan 4.512 perempuan. Pada pelatihan peserta mempraktikkan budidaya maggot mulai dari pemerangkapan telur lalat BSF, penyiapan media pakan untuk maggot yang berasal dari limbah organik rumah tangga, memelihara maggot, dan cara pemanenan maggot pada kandang yang sudah disiapkan. Masyarakat diibatkan dengan memberikan ember sebagai wadah sampah organik dan mengumpulkan secara terorganisasi dan terjadwal. Usaha budidaya maggot layak dijalankan secara finansial dan menguntungkan pelaku usahanya. Selain itu diketahui bahwa usaha budidaya maggot merupakan solusi sampah organik rumah tangga dan mengurangi pencemaran lingkungan.
Pendampingan Pemasaran UMKM Camilan di Kampung Jamuju Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Cahyani, Rianti; Sulastri, Yeni; Gita, Tarisa Wirahma; Amanda, Raina Afiana; Kosasih, Usep
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.150-158

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kecil di wilayah Indonesia. Kegiatan kewirausahaan dapat berwujud produk atau layanan jasa melalui suatu usaha yang kreatif. Berwirausaha merupakan solusi yang tepat untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat desa. Program keterampilan kewirausahaan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Islam Nusantara di Kampung Jamuju, Desa Sindulang, Kabupaten Sumedang, bertujuan melakukan kegiatan pendampingan UMKM Camilan khas Jawa Barat yang difokuskan pada pengemasan produk dan pembekalan keterampilan digital marketing. Produk camilan UMKM diantaranya basreng (bakso goreng), makaroni, keripik kaca, opak singkong, dan kerupuk seblak. Metode pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui survei lokasi dan pelatihan. Kegiatan pendampingan diawali dengan peninjauan lokasi guna mengetahui permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM. Permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM yaitu kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pemasaran produk. Pelaku UMKM melakukan pemasaran produk dengan cara menitipkan ke warung. oleh karena itu dilakukan inovasi teknik pemasaran UMKM. Kegiatan dilanjutkan dengan merencanakan inovasi kegiatan pendampingan dan pelatihan digital marketing bersama pelaku UMKM. Kegiatan pendampingan produk meliputi pembaruan logo kemasan yang lebih menarik serta melakukan pelatihan keterampilan digital marketing berupa pemilihan sarana media pemasaran secara online (melalui Shopee), membuat akun, dan mempromosikan produk pada akun Shopee. Kegiatan pendampingan UMKM berlangsung selama 15 hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan serta marketing dan produktivitas UMKM Camilan.
Aplikasi Ekoenzim untuk Peningkatan Pertumbuhan Tanaman pada Sistem Agroforestri Jati di Desa Sugihwaras, Magetan, Jawa Timur Istomo; Rahaju, Sri; Hartoyo, Adisti Permatasari Putri
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.168-182

Abstract

Tingginya jumlah populasi penduduk Indonesia menyebabkan meningkatnya limbah/sampah organik rumah tangga. Limbah organik tersebut mempunyai potensi untuk diolah menjadi ekoenzim yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Saat ini sejumlah petani di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur memiliki keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pupuk anorganik (NPK) untuk tanaman mereka. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan ekoenzim, menganalisis perubahan pengetahuan mitra tentang pembuatan ekoenzim, serta menganalisis pengaruh aplikasi ekoenzim untuk peningkatan pertumbuhan tanaman pada sistem agroforestri jati (Tectona grandis). Kegiatan ini dilakukan pada Kelompok Tani Subur di Desa Sugihwaras, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada tahun 2022. Metode yang digunakan adalah demonstrasi pembuatan ekoenzim, pemberian pre-test dan post-test kepada 20 anggota kelompok tani, serta pengukuran secara langsung pertumbuhan diameter tanaman jati dan tinggi tanaman rumput gajah. Pelatihan pembuatan ekoenzim pada sistem agroforestri jati mampu meningkatkan pengetahuan Kelompok Tani Subur. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai rata-rata pre-test adalah 45,1 sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 90,5. Berdasarkan evaluasi penilaian kegiatan pelatihan, sebanyak 74,3% anggota kelompok tani menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan pembuatan ekoenzim sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani. Berdasarkan evaluasi program, pelatihan pembuatan ekoenzim termasuk pada kategori sangat layak untuk diimplementasikan dengan nilai 94%. Pelatihan pembuatan ekoenzim kepada Kelompok Tani Subur terbukti mampu meningkatkan pengetahuan mitra, meningkatkan pertumbuhan diameter tanaman jati dan tinggi tanaman rumput gajah, serta berpotensi dalam peningkatan pendapatan masyarakat Desa Sugihwaras, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair dalam Kegiatan KKN-T di Kampung Rarahan, Cimacan, Cipanas Alexandi, Muhammad Findi; Firdaus, Ibrahim Dhiaulhaq; Widyarahman, Shaummiracle; Apriliani, Khairunnisa; Rahmawati, Anindya Intan; Setia, Muhammad Fuadi; Nuraisha, Asila Shafa; Ginting, Nurrul Auliannisa; Damayanti, Aprillia; Aisyah, Nabilla
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.159-167

Abstract

Kampung Rarahan merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Salah satu permasalahan umum yang ada di Desa Cimacan khususnya di dusun ini yaitu pengelolaan sampah yang masih belum baik. Program sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat Dusun Rarahan terkait dengan pemilahan sampah organik maupun anorganik, serta memberikan inovasi tepat guna berupa pembuatan pupuk organik cair dari limbah organik rumah tangga. Pupuk organik cair ini mudah untuk dipraktikkan serta bernilai ekonomis. Program sosialisasi ini diharapkan mampu untuk mengatasi permasalahan sampah di Kampung Rarahan. Kegiatan yang dilakukan di Dusun Rarahan meliputi pemberian materi, sesi diskusi, dilanjutkan dengan demonstrasi langsung pembuatan pupuk organik bersama perwakilan petani dan ibu rumah tangga. Hasil pembuatan pupuk organik cair dari limbah organik rumah tangga dengan bantuan bioaktivator effective microorganism 4 (EM4) menunjukkan kualitas yang baik, dilihat dari warna kuning kecoklatan memiliki aroma yang asam khas fermentasi. Pada permukaan pupuk terdapat lapisan putih yang merupakan jenis jamur yang tumbuh setelah terbentuknya pupuk.
Edukasi Gizi Seimbang dan Cara Membaca Label Pangan bagi Masyarakat Di Desa Cibanteng, Kabupaten Bogor Mauludyani, Anna Vipta Resti; Rahmawati, Laeli; Farhan, Muhammad; Napitupulu, Princilya Anggraeni; Azzahra, Devita Fatimah; Anggini, Awanda Wira; Raditya, Vincentius Yolanda Angger; Tobing, Yolanda Dheva Lumban; Anastasya, Setia; Evafroditus, Yuniarta
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.196-201

Abstract

In Indonesia, the number of people suffering from non-communicable diseases is on the rise. The leading cause is unbalanced nutrition. People must be able to choose healthy meals by reading food labels due to the growing quantity of packaged foods on the market. This Serving Lecturer is designed to teach the public about balanced nutrition and how to read nutritional information on food labels to make healthier food choices. On July 31, 2021, the community in Cibanteng Village, Ciampea District, Bogor Regency, received online balanced nutrition and food labelling education. A pre-test and post-test were used to assess public understanding of food labels. As a result, participants gained a better understanding of the principles of a balanced diet, nutritional values, and healthier choices because of this activity. Participants could also choose healthier goods based on the nutritional value information given on the packaging during the practice session. Balanced nutrition and food label education activities can help people eat healthier foods and stay healthy, active, and productive while avoiding disease.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Desa Kroya, Indramayu Lutfi, Andhar; Achrodi, Slamet; Hardian; Firmansyah, Adi
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.183-195

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan utama desa-desa di Indonesia, termasuk di Desa Kroya, Indramayu. Volume sampah yang dihasilkan masyarakat di desa ini adalah sekitar 3,5 ton per hari. Permasalahan sampah ini juga terkait dengan rendahnya kesadaran dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field melalui Program CSR berinisiatif untuk melaksanakan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kroya. Tujuan pendampingan ini adalah: 1) Meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat Desa Kroya dalam pegelolaan sampah; 2) Meningkatkan dampak dari pengelolaan sampah berbasis Bank Sampah baik aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Kegiatan Pendampingan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah 1) Melakukan identifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat; 2) Melakukan pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat; 3) Memperkuat kelembagaan Bank Sampah; dan 3) Meningkatkan sarana dan prasarana Bank Sampah. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat Desa Kroya dalam pengelolaan sampah. Selain itu, hasil dari kegiatan ini adanya dampak postif pendampingan program pengelolaan sampah, baik aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.