cover
Contact Name
Ridi Arif
Contact Email
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622093
Journal Mail Official
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM-IPB), Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 5, Kampus IPB Darmaga-Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2721897X     DOI : -
Core Subject : Social,
Artikel yang dimuat pada Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (JPIM) berhubungan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi deskripsi inovasi, praktik, dan perubahan kondisi masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa karya ilmiah yang berisi penerapan hasil penelitian dan atau pengembangan IPTEKS (inovasi). Klasifikasi hasil penelitian yang dapat diterapkan langsung dan dibutuhkan oleh masyarakat pengguna, berupa: 1) Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka memberdayakan masyarakat; 2) Teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat; 3)Model penyelesaian masalah, rekayasa sosial, dan/atau rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat, dunia usaha, industri, dan/atau Pemerintah; atau 4) Hak kekayaan intelektual (HKI) yang berorientasi pada pengembangan komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
The Pembuatan Es Krim Mangrove sebagai Upaya Pengembangan Ide Inovasi Pangan UMKM Desa Kaliwlingi Rohmah, Annisa Nur; Sabam; Astandifiyah, Raihani Hasna; Winanda, Syuhaira Asyva; Fathullah, Fathurrahman Bin Muhammad; Azzahra, Fatimah; Fitri, Dita Amalia; Fitri, Selma Destiana; Mustamu, Edwina Gabriela Tesalonika; Yani, Ahmad; Alindra, Putri Sausan Azzahra
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.202-209

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak 2020 memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di masyarakat. Desa Wisata Mangrove Pandansari Kaliwlingi juga menghadapi dampak penurunan pendapatan yang sangat drastis akibat terdampak pandemi. Jumlah wisatawan yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat menurun sehingga pendapatan ekonomi masyarakat menurun. Kegiatan sosialisasi pembuatan es krim mangrove diadakan dengan kerjasama antara mahasiswa KKN-T IPB dengan Kelompok PKK Desa Kaliwlingi yang merupakan kelompok yang aktif bergerak dalam pengembangan UMKM desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, pada 27 Juli 2022 dan dihadiri oleh 21 orang ibu-ibu anggota PKK. Kegiatan dimulai dengan pengenalan daun mangrove api-api yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan es krim mangrove dan dilanjut dengan demonstrasi pembuatan es krim dan uji kesukaan dengan metode uji hedonik terhadap hasil es krim mangrove yang telah dibuat. Kegiatan ini menghasilkan ide untuk anggota PKK mengenai produk inovasi pangan es krim mangrove dan pemahaman terhadap pembuatannya. Uji kesukaan terhadap es krim mangrove menghasilkan data sebanyak 61,9% peserta suka dengan es krim mangrove, 23,8% sangat suka, dan 14,3% agak suka. Hasil pengamatan dengan pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa masyarakat dapat memahami cara penggunaan daun mangrove dalam pembuatan es krim mangrove yang disampaikan dalam materi sosialisasi. Selain itu, es krim mangrove menjadi ide inovasi pangan untuk dikembangkan oleh UMKM Desa Kaliwlingi.
Pemanfaatan Peta Sosial Sebagai Basis Data untuk Pengembangan Masyarakat Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Destaniel, Indra; Zain, Aufa Muhammad Zaki; Sinaga, Gayus Candro; Syahirah, Aliyah; Prasetyo, Ageng; Fergiana, Safira; Islami, Gilang Bagaskara; Prameswari, Annisa; Miftahulilmi, Annisa; Aditia, Edit Lesa; Ningrum, Dwi Setya
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.226-239

Abstract

Desa Sumberejo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Desa Sumberejo memiliki kondisi geografis berupa perbukitan dan dekat dengan beberapa gunung. Sebagian besar masyarakat Desa Sumberejo bermata pencaharian sebagai petani dengan komoditas utama yaitu kentang. Selain kondisi geografis, terdapat pula kondisi sosial masyarakat yang penting untuk diperhatikan karena menyangkut kehidupan masyarakat. Kondisi sosial masyarakat Desa Sumberejo mengalami perubahan seiring berjalannya waktu mulai dari pekerjaan, pendidikan, kepemilikan lahan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan sosial mengenai kondisi sosial masyarakat di Desa Sumberejo. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan data terbaru yang dapat digunakan sebagai basis data desa guna melakukan kebijakan ke depannya. Pemetaan sosial ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan di Desa Sumberejo karena pemetaan sosial dapat memberikan gambaran secara utuh dan menyeluruh mengenai kondisi suatu wilayah. Pemetaan dilakukan menggunakan sampel wilayah, yaitu wilayah Dusun Simbar khususnya RT 01 yang mencakup sekitar 78 rumah tangga. Sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan program dilaksanakan sosialisasi dan tutorial pemetaan sosial kepada pemuda masing-masing dusun di Desa Sumberejo. Selain itu, juga diberikan buku panduan mengenai penggunaan website Google My Maps.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Photosynthetic Bacteria (PSB) sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Argapura, Bogor Laupa, Muhammad Fajar Arsyad; Risma, Lintang Cinta Aninia; Ekaputri, Dhea; Da'inawari, Kamilah; Saragi, Lewina Blesmira; Rahman, Kanaya Aulia; Apriastika, Intan Nurul; Rizqi, Muzaki Alfa
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.218-225

Abstract

Petani membutuhkan pupuk baik organik maupun anorganik yang dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertaniannya. Begitupun dengan masyarakat Desa Argapura yang terletak di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, yang masih banyak beraktivitas sebagai petani dan pekebun. Namun, sebagian besar petani di desa tersebut masih mengandalkan pupuk anorganik yang dapat berdampak buruk bagi ekosistem di sekitarnya dan cenderung membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan pupuk organik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penyuluhan mengenai pembuatan pupuk organik photosynthetic bacteria (PSB). Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya petani hingga mampu membuat pupuk PSB secara mandiri dan menggunakannya sebagai pupuk pendukung yang dapat memaksimalkan produktivitas pertanian serta mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Pelaksanaan penyuluhan diawali dengan mengukur pengetahuan para petani mengenai pupuk PSB, kemudian pemberian materi pupuk PSB, demonstrasi pembuatan pupuk PSB, dan terakhir memberikan motivasi kepada petani bahwa produk pupuk PSB yang dihasilkan dapat menjadi peluang usaha. Sebelum didemonstrasikan secara langsung kepada para petani, pupuk PSB telah melalui eksperimen dan uji coba terhadap tanaman cabai terlebih dahulu serta dilakukan pengemasan dan pelabelan pada produk pupuk PSB yang sudah jadi. Hasil dari penyuluhan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan para petani tentang pupuk alternatif yaitu pupuk PSB dan cara pembuatannya serta tumbuhnya jiwa kewirausahaan para petani. Hasil lainnya yaitu terciptanya produk dan video edukasi pupuk PSB.
Sosialisasi Ekoenzim Penyubur Tanaman dan Pelatihan Pupuk Organik Cair di Desa Sukaharja, Kabupaten Bogor Putri, Citra Permata; Rakhman, Rosnawati; Amal, Muhammad Ihsanul; Aisah, Siti; Sari, Radinka Nabiilah; Hondo, Hana Ankrissa; Sofianti; Satibi, Muhammad; Shulhan, Muhammad Bunayya Hanif; Hardiati, Aprilia; Aulia, Karina
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.210-217

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang dialami oleh Desa Sukaharja. Permasalahan ini menunjukkan perlunya dilakukan kegiatan edukasi kepada ibu rumah tangga dan penggerak lingkungan hidup (PLH) tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Cara-cara pengolahan sampah yang dapat dilakukan adalah ekoenzim dan pupuk organik cair (POC). Adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk kesadaran masyarakat Desa Sukaharja tentang pengelolaan sampah yang optimal. Tim KKN-T Inovasi IPB terlibat dalam pemanfaatan limbah organik di Desa Sukaharja dengan menerapkan pendekatan teknik pengembangan masyarakat (community development). Pendekatan ini melibatkan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan, difusi iptek, dan pendampingan. Seluruh kegiatan tersebut dibagi dalam tahap persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan survei dan identifikasi masalah, menentukan masyarakat sasaran, menyusun materi edukasi, serta mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Setelah persiapan selesai, tim melanjutkan dengan tahap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pelaksanaan mencakup sosialisasi dengan membagikan brosur dan memberikan materi tentang ekoenzim, senam sehat, dan pelatihan pembuatan POC sampai pada tahap pemanenan. Pembuatan ekoenzim dapat membantu mengurangi limbah atau sampah organik dari rumah tangga sehingga mengurangi beban sampah di tempat pembuangan sampah (TPS). Pelatihan pembuatan POC dapat merubah kebiasaan warga yang umumnya menggunakan pupuk berbahan kimia menjadi pupuk organik cair yang mudah dibuat dan ramah lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, tim KKN-T Inovasi IPB berharap dapat memberdayakan masyarakat Desa Sukaharja dalam mengelola sampah dengan lebih baik. Kesadaran dan pengetahuan yang diberikan melalui kegiatan edukasi diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan sampah di Desa Sukaharja menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Surveilans Stunting dan Gizi Buruk pada Balita serta Edukasi Ibu Mengenai Pentingnya Gizi Anak sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Jeporo, Wonogiri Arasy, Fauzan Tiko; Ath-Thifa, Balqis Naila; Salsabila, Nisrina Hasna; Rizkyana, Afini; Sandy, Reza Alfreda Rahma; Saragih, Nadya Azzahra Salsabilla; Silalahi, Valentino; Anjumi, Putri Dewi; Budiono, Novericko Ginger
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.11-21

Abstract

Stunting dan gizi buruk merupakan masalah pada kondisi perkembangan dan pertumbuhan balita yang diakibatkan kurangnya asupan gizi dan nutrisi selama masa pertumbuhan awal hidup, terutama pada dua tahun pertama kehidupan anak. Kegiatan ini bertujuan membantu mencegah dan menurunkan angka kejadian stunting di Desa Jeporo dengan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya asupan gizi. Kegiatan ini dilakukan melalui aktivitas pendampingan penentuan status stunting dan gizi berdasarkan antropometri, serta sosialisasi peserta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) balita dalam rangkaian kegiatan KKNT-Inovasi IPB. Indikator keberhasilan diambil dengan cara melakukan tes acak kepada peserta posyandu pada setiap dusun yang ada di Desa Jeporo. Indikator keberhasilan didapatkan dengan pemberian pre-test dan post-test pada peserta posyandu. Hasil kegiatan antropometri pada Posyandu balita menunjukkan bahwa dari 7 dusun di Desa Jeporo terdapat balita yang terindikasi mengalami stunting (4 anak sangat pendek/severely stunded, dan 32 anak pendek/stunted). Status gizi kurang ada sebanyak 4 anak, dan 10 anak gizi lebih, dengan 3 anak obesitas. Kegiatan sosialisasi mempengaruhi tingkat pemahaman peserta sosialisasi (yang terdiri atas kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan balita di 7 Dusun di Desa Jeporo) terkait pencegahan stunting dengan meningkatnya rata-rata nilai dari 77,75 saat sebelum menjadi 90 saat sesudah kegiatan. Penulis berharap kegiatan ini terus berlanjut agar Desa Jeporo terbebas dari stunting dan masyarakat dapat mengimplementasi cara penanganan dan pencegahannya.
Program OKE LUR! Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Karangtengah, Kabupaten Wonogiri Nabilah, Amelya Qois; Azizah, Farras Hanifah; Arnof, Naufal; Halim, Christin; Saputra, Eka Adi; Ranggabulawan, Gita Christy Ananda; Hananti, Shabira Fahria; Matondang, Harita Julie Zefanya; Alleluia, Rianti; Rizki, Akbar
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.2.240-250

Abstract

Desa Karangtengah terletak di sebelah tenggara Kabupaten Wonogiri yang mempunyai luas wilayah 18.087,90 ha. Desa ini mempunyai sumber daya manusia produktif yang sangat tinggi tetapi mempunyai angka pernikahan dini yang tinggi. Program pencegahan pernikahan dini (OKE LUR: Ojo Kesusu Rabi Lur!) bertujuan untuk mengetahui penyebab tingginya angka pernikahan dini dan mengedukasi tentang pernikahan dini serta memotivasi untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Program ‘OKE LUR!’ bekerjasama dengan puskesmas Kecamatan Karangtengah dan SMPN 1 Karangtengah. Pelaksanaan program dilakukan untuk seluruh siswa di SMPN 1 Karangtengah. Pengambilan data dilakukan dengan pre-test, post-test, dan wawancara. Materi yang disampaikan terkait dengan dampak dan bahaya pernikahan dini, cara pencegahan pernikahan dini, serta bahaya stunting. Latar belakang dari banyaknya kejadian pernikahan dini adalah kondisi perekonomian dan tingkat pendidikan orang tua, serta budaya yang ada di daerah ini. Berdasarkan hasil post-test, program ‘OKE LUR: Ojo Kesusu Rabi Lur!’ memberikan dampak positif terhadap siswa dan siswi SMPN 1 Karangtengah seperti bertambahnya pengetahuan terkait pernikahan dini dan bahayanya serta semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Budidaya Ikan Nila pada Saluran Irigasi sebagai Pemberdayaan Masyarakat Desa Purwasari dalam Industri Perikanan Slait, Mercy; Komala, Siffa Anastasya; Malahayati, Mutia; Manurung, Kevin Pinondang Parulian; Nugraha, Dwi; Fedrik, Fedya; Saparilla, Dirgam Dapa Haidar; Nadhira, Mira; Nisrina, Dhiya Fatin; Rahma, Kinanti Dwi; Adiati, Rima Fitria
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.22-27

Abstract

Desa Purwasari berada di daerah Gunung Salak memiliki sumber air yang melimpah dengan potensi perikanan yang besar. Potensi tersebut dikembangkan lebih dalam dengan membuat program budidaya ikan nila bekerja sama dengan berbagai pihak yaitu pemerintah Desa Purwasari, Kelompok Tani “Mekar Sari”, dan masyarakat RW 06 Situ Uncal. Program budidaya ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Purwasari untuk mencapai SDGs guna meningkatkan pendapatan masyarakat, penurunan angka kelaparan, serta kemiskinan. Program budidaya ikan nila terdiri dari pembuatan tiga sekat sebagai kolam budidaya ikan nila di saluran irigasi Situ Uncal, dengan 200 benih ikan nila panjang 10‒15 cm yang disebarkan pada kolam-kolam tersebut, dan pembuatan satu sekat lainnya untuk meninggikan debit serta aliran air di kolam budidaya. Program budidaya ikan nila pada saluran irigasi mendapatkan antusias besar dari masyarakat Desa Purwasari sebagai langkah meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar serta sarana edukasi kepada anak-anak Desa Purwasari pada sektor budidaya perikanan. Kolam-kolam tersebut dikelola oleh beberapa kelompok warga seperti kelompok pemuda RW 06, Kelompok tani “Mekar Sari”, dan kelompok bapak-bapak RW 06. Program budidaya nila ini menjadi langkah pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki Desa Purwasari.
Optimalisasi Pertanian melalui Pemanfaatan Lahan Sempit dan Pengolahan Sampah Organik di Kampung Cicere, Cigudeg Rahmadhini, Fiona; Rohman, Afif Miftahur; Ulya, Azzahratul; Ramadhini, Fiona
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.53-61

Abstract

Desa Kampung Cicere di Kabupaten Bogor menghadapi masalah lingkungan akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan dan pembakaran sampah. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan merusak kualitas tanah, sementara pembakaran sampah menghasilkan polutan berbahaya. Untuk mengatasi masalah ini, Kampung Cicere menjadi desa percontohan program SI-LEISA (System Integration-Low External Input Sustainable Agriculture), yang mencakup sosialisasi berkebun di pekarangan, pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan vertikultur. Program ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi langsung kepada warga Kampung Cicere. Sosialisasi berkebun melibatkan partisipan dan berfokus pada pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan vertikultur. Pemilahan sampah dilakukan door to door, menghasilkan sampah organik yang diolah menjadi kompos. Pembuatan kompos berhasil, dengan kompos yang dihasilkan memenuhi indikator keberhasilan. Program vertikultur berhasil diterapkan, dengan tanaman yang tumbuh dengan baik meskipun ukuran sedikit lebih kecil dibandingkan dengan metode konvensional. Implementasi program SI-LEISA mendapat respon positif dari masyarakat. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayur mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan yang mudah meningkatkan potensi keberlanjutan program ini.
Diseminasi Booster Rumpon kepada Masyarakat Nelayan dalam Kegiatan PPK-Ormawa di Desa Sangrawayang Rasyid, Rivaldi Abdul; Mulyana, Agus; Muhammad, Amri Adil; Raharjo, Prafio Tazanesda; Damayanti, Rosita; Sukmana, Muhamad Zildan; Laksono, Aryo; Budiman, Syarif; Sihotang, Martien Andrew; Zulkarnain; Fasha, Dyaskila; Taufiqulhakim, Raden Naufal; Pulungan, Sinta Amelia; Yuwinda, Dita; Rahayu, Anisa Tri; Aulia, Zahra
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.1-10

Abstract

Desa Sangrawayang merupakan wilayah yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan. Kondisi tersebut menjadikan masayarakat di Desa Sangrawayang banyak melakukan aktivitas yang memanfaatkan sumberdaya perairan laut, seperti kegiatan penangkapan ikan. Alat tangkap yang banyak digunakan yakni bagan apung dan bagan tancap. Selain itu ada juga bagan khusus yang digunakan untuk wisata pancing. Hasil tangkapan nelayan yang mengalami penurunan dan stagnan di Desa Sangrawayang membutuhkan inovasi alat bantu untuk meningkatkan hasil tangkapan yang dapat berdampak pada kesejahteraan nelayan. Atraktor rumpon protein hewani (booster rumpon) menjadi salah satu alat yang dapat digunakan guna membantu peningkatan hasil tangkapan nelayan bagan di Desa Sangrawayang. Masyarakat nelayan membutuhkan edukasi dalam pembuatan booster rumpon untuk mengoptimlkan pemahaman nelayan dalam membuat alat bantu tersebut sehingga dapat berkelanjutan dan masyarakat nelayan dapat melakukan pembuatan alat bantu secara mandiri. Penggunaan booster rumpon yang digunakan di Desa Sangrawayang menunjukkan perbedaan hasil tangkapan yang cukup signifikan, yakni sebesar 88% jika dibandingkan dengan hasil tangkapan bagan yang tidak menggunakan booster rumpon. Peningkatan hasil tangkapan menjadikan pendapatan nelayan juga ikut meningkat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan di Desa Sangrawayang.
Pengenalan Inovasi Teknologi Rumpon Booster Protein Hewani pada Perikanan Payang di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu Wahju, Ronny Irawan; Purwangka, Fis; Mawardi, Wazir; Maulana, Firman; Kasma, Ende; Budiman, Muhammad Syarif; Zulkarnain
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.28-39

Abstract

Pemberdayaan masyarakat nelayan payang di Palabuhanratu sangat dibutuhkan untuk mendapatkan solusi permasalahan terhadap produktivitas alat tangkap payang yang semakin rendah, terutama saat musim paceklik dan musim ikan sedang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi nelayan payang, mengukur faktor teknis perikanan payang dan memberikan rekomendasi strategi pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan dengan melakukan FGD, sosialisasi aspek IPTEKs dan uji coba penggunaan inovasi teknologi rumpon booster protein hewani pada kapal payang. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November – Desember 2023 dengan teknik wawancara terhadap 20 nelayan pemilik kapal dan 20 nelayan ABK. Uji coba penangkapan ikan dilakukan sebanyak 10 trip dengan kapal payang perlakuan dan kontrol di Teluk Palabuhanratu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai skor faktor teknis yang diperoleh nelayan pemilik kapal sebesar 1,60 dan nelayan ABK sebesar 1,33 dengan rata-rata sebesar 1,50. Atribut yang paling rentan bagi nelayan pemilik kapal adalah alat bantu penangkapan sebesar 1,00. Hasil tangkapan ikan pelajis banyak diperoleh pada kapal payang perlakuan, karena pengaruh dari penggunaan rumpon booster protein hewani yang menyebabkan ikan-ikan berlimpah di permukaan air. Kapal-kapal payang kontrol bila tidak mendapatkan kemunculan ikan di permukaan air, maka kapal payang akan di arahkan ke perairan yang lebih dangkal untuk mendapatkan jenis ikan demersal, seperti eteman dan ikan layur. Pola berburu ikan pada operasi siang hari akan mengakibatkan penggunaan BBM yang cukup besar karena tidak ada kemunculan ikan di permukaan. Dengan demikian, penggunaan alat bantu penangkapan ikan yang disebut dengan rumpon booster protein hewani dibutuhkan oleh kapal payang operasi siang hari.