cover
Contact Name
Parwito
Contact Email
parwitougm@gmail.com
Phone
+6281328676033
Journal Mail Official
sengkunijournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kebun Veteran No 12, Kel. Nusa Indah Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies)
ISSN : 27235238     EISSN : 27235246     DOI : https://doi.org/10.37638/sengkuni.1.2
SENGKUNI JOURNAL publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 132 Documents
NEGOSIASI ANTARBUDAYA DALAM KOMUNIKASI PEMERINTAH DAN KOMUNIKASI ETNIS DI MEDAN Ratulangi, Dinda; Marzuki, Marzuki
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.%p

Abstract

This study aims to analyze the practice of intercultural negotiation in communication between the government and multi-ethnic communities in the city of Medan. As the largest metropolitan city outside Java Island, Medan is home to a highly diverse population, including Batak, Malay, Javanese, Chinese, Minangkabau, and Karo ethnic groups, which presents significant challenges in the delivery of public policies. A qualitative descriptive approach was employed, using in-depth interviews, participatory observation, and document analysis as data collection techniques. The findings reveal that intercultural communication between the government and ethnic communities takes place through various channels, such as social media, face-to-face meetings, and the involvement of community leaders as cultural mediators. The main challenges identified in the communication process include language and dialect differences, cultural stereotypes, and unequal access to information. To address these challenges, the government has implemented strategies such as two-way communication, intercultural communication training for public officials, and the active involvement of community figures. Public perception of government communication varies; some ethnic groups feel adequately included, while others believe their cultural diversity is not fully accommodated. In conclusion, although efforts have been made to foster inclusive and culturally sensitive communication, further improvements are necessary to bridge cultural differences and strengthen harmonious relationships among ethnic groups in Medan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DALAM MEWUJUDKAN BUKTI SAH KEPEMILIKAN TANAH DI KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jayadi, Hapipi
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.%p

Abstract

The acceleration of development today has led to a situation where the need for land is increasing. The large amount of land in Indonesia that does not yet have legal certainty over land has triggered disputes and feuds. Since the start of the Complete Systematic Land Registration Program (PTSL) in 2017, around 30 million plots of land have been registered throughout Indonesia, bringing the total number of registered plots to 82 million plots of land. Considering that currently, especially in Batukliang Utara District, Central Lombok Regency, there are still many people who do not have land certificates, with this PTSL program, it is hoped that they will obtain certainty of rights and legal certainty over land and ensure that no problems or disputes arise over land, therefore the community hopes that the government can implement the rules in accordance with the provisions set by the government. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The approach with a descriptive method is based on philosophical principles and explores phenomena owned by groups or individuals. Data collection is done through observation, interviews, and document review. The results of the study concluded that the PTSL program counseling was held in February 2023, which was the initial step to provide an understanding to the community about the benefits and objectives of land certificates. The Complete Systematic Land Registration Policy (PTSL) in Batukliang Utara District, Central Lombok Regency, in 2024 which had been completed as many as 2,400 spread across Karang Sidemen Village as many as 1,000 plots, Aik Berik Village as many as 750 plots, and Setiling Village as many as 650 plots. Community support for the Complete Systematic Land Registration Program (PTSL) in the form of financing so as to facilitate its implementation. A simple division of potential in implementing the policy of forming an Adjudication Committee guided by the Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency.
Implementasi Komunikasi Efektif Berbasis Gender dalam Interaksi Layanan Publik di Kantor Camat Kabupaten Solok Selatan J, Syamsu; Mandasari, Mellati; Efendi, Yurismen; Jusari, Daniel
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.1-10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi efektif berbasis gender dalam interaksi layanan publik di Kantor Camat Solok Selatan. Layanan publik yang responsif terhadap kesetaraan gender menjadi elemen penting dalam mewujudkan pelayanan yang adil, inklusif, dan berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aparatur telah menunjukkan sikap ramah dan sopan dalam berinteraksi dengan masyarakat, penerapan komunikasi yang sensitif gender masih belum optimal. Perbedaan pendekatan komunikasi terhadap pengguna layanan laki-laki dan perempuan masih ditemukan, yang mencerminkan adanya bias tidak sadar. Selain itu, belum tersedianya pelatihan formal dan pedoman teknis mengenai komunikasi berbasis gender menjadi kendala utama. Temuan ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan komunikasi inklusif, penyusunan SOP berbasis gender, serta evaluasi layanan yang mempertimbangkan pengalaman dan kebutuhan pengguna dari perspektif gender.
PELAYANAN PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DIKOTA PAGAR ALAM Hariani, Wita; Susanto, Yohanes; Kasman, Kasman
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.29-34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dan mengevaluasi kualiras pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di kota Pagar Alam pelayanan publik yang inklusif merupakan aspek penting ybtuk menjamin hak-hak penyandang disabilitas yang diatur dalam Undang-Undang nomor  8 tahun 2016 tentang penyandang Disabiltas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif  dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, Observasi dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari Penyandang Disabiliras, Petugas Pelayanan Publik, serta perwakilan dari organisasi disabilitas kota Pagar Alam. Fasil Penelitian ini menunjukkan upaya Pemerintah Kota Pagar Alam dalam menyediakan fasilitas  dan aksebilitas, Seperti Jalur landai dan loket khusus, akan tetapi implementasi dilapangan masih menghadapi kendala dilapangan  termasuk kurang perhatiannya petugas, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya pemahaman terhadap kebutuhan disabilitas. Oleh sebab itu perlu adanyamy penguatan regulasi lokal, peningkatan kapasitas  petugas layanan dan kolobarasi antara pemerintah dengan komunitas untuk menciftakan pelayanan publik yang benar-benar iklusif dan adil bagi penyandang disabilitas.  
LITERATURE REVIEW: FLOURISHING PADA KARYAWAN Aridho, Himatul Jannah; Izzati, Umi Anugerah
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.%p

Abstract

Karyawan berperan penting untuk perkembangannya suatu perusahaan dalam mencapai tujuan tertentu. Agar karyawan lebih optimal dalam pekerjaan,  berkembang   menjadi penting untuk dimiliki karyawan. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka untuk mengidentifikasi, menganalisis, menganalisis dan menafsirkan penelitian-penelitian yang relevan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi  perkembangan karyawan. Penelitian ini fokus pada strategi dalam pencarian artikel yang komprehensif dari berbagai sumber, yaitu Google Scholar, ScienceDirect dan Publish or Perish. Hasil dari penelitian ini menemukan tujuh artikel internasional dan enam artikel nasional yang memuat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan karyawan. Faktor tersebut adalah faktor individu (kepuasan hidup, jangka panjang kerja, pertunangan, keterlibatan kerja, alpha perempuan, status pernikahan, kasih sayang diri, kepuasan kerja, modal psikologis, manajemen batas, berkembang di tempat kerja , dan memberi profesional) dan faktor organisasi (budaya organisasi).
IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI PLN MOBILE DI PT.PLN (PERSERO) ULP CURUP Sania, Sania; Indarti, Sri; Darmi, Titi; adriadi, Rekho
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.%p

Abstract

Penelitian ini menggali implementasi aplikasi PLN Mobile di PT. PLN (Persero) ULP Curup sebagai upaya inovatif untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan implementasi model David C. Korten, penelitian ini memunculkan tiga elemen kunci. Elemen program menunjukkan bahwa aplikasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan fitur-fitur seperti pembayaran tagihan dan pelaporan gangguan. Elemen pelaksana menyetujui kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia di PLN ULP Curup. Namun, elemen sasaran mengungkapkan tantangan yang signifikan: rendahnya literasi digital dan pemahaman masyarakat terhadap teknologi. Meskipun terdapat dukungan positif, banyak pelanggan yang masih lebih memilih layanan konvensional, mencerminkan kurangnya sosialisasi dan komunikasi yang efektif dari pihak PLN. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi yang lebih humanis, seperti peningkatan literasi digital dan pendekatan sosialisasi yang melibatkan masyarakat secara aktif, agar manfaat digitalisasi ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat dengan cara yang lebih inklusif dan bermakna.
Peran Lembaga Bantuan Hukum Di Minahasa Utara Menurut UU NO. 16 tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum Dalam Mewujudkan Akses Terhadap Keadilan Pelealu, Oktaviani Selyn; Wilhellmus, Krisman; Mataliwutan, Welly
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.19-28

Abstract

This study discusses the implementation of Law No. 16 of 2011 on Legal Aid in North Minahasa, which still faces various structural and technical challenges. Three main issues identified are: the very limited number of advocates, the lack of socialization regarding the right to free legal aid, and the minimal allocation of funds for legal assistance and advocacy activities. The methodology used in this study is a normative juridical approach, examining the legal principles and relevant regulations. The focus of the study is on how legal aid is implemented in accordance with the mandates of the law and to what extent the role of Legal Aid Organizations (LBH) ensures access to justice for underprivileged communities in North Minahasa. In the context of human rights, legal principles play an important role in ensuring that every citizen receives fair legal protection. Therefore, collaboration between the government, LBH, advocacy organizations, academics, and civil society is necessary to make the legal aid system more inclusive, transparent, and sustainable. If these challenges can be systematically addressed, the principle of access to justice can be effectively realized in the practice of the Indonesian legal system.
MEMBEDAH ITIKAD BAIK SEBAGAI SYARAT MUTLAK IMUNITAS PROFESI BAGI ADVOKAT DALAM PERSPEKTIF KLASIFIKASI NORMA Sugiarto, Edy; Syelvita, Rema; Putra, Ricky Pratama
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.%p

Abstract

Penelitian ini bersumber dari berbagai literatur yang berkaitan dengan Hak imunitas diberikan kepada Advokat sehubungan dengan peran dan tugas advokat sebagai penegak hukum. Dalam menjalankan misi mulia tersebut, seorang advokat dijamin kebebasannya, yang diartikan tanpa tekanan, ancaman, hambatan, tanpa rasa takut, atau perlakuan yang merendahkan martabat profesi serta meningkatkan optimalnya peran dan tugas advokat dalam rangka penegakan hukum. Adapun hak imunitas yang dimiliki dan melekat terhadap seorang advokat atau pengacara tersebut dijamin dalam undang-undang, jadi sepanjang advokat tersebut berjalan sesuai dengan koridor yang berlaku maka hak imunitas tersebut melindungi dirinya dalam menjalankan profesi tersebut. Walaupun demikian tentunya hak imunitas tersebut tidaklah belaku secara absolut, dikarenakan tidak ada satu profesi yang kebal hukum, termasuk advokat. Seorang advokat dapat kehilangan hak imunitasnya bilamana dia terbukti menjalankan profesi advokat tersebut dengan tidak didasari adanya itikad baik.
SISTEM PENGETAHUAN EKOLOGI TRADISIONAL MASYARAKAT TOLAKI DALAM KLASIFIKASI DAN PENGELOLAAN HUTAN DI DESA PAMANDATI, KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA Danial, Danial; Jaya, Sarlan Adi; Laxmi, Laxmi; Koodoh, Erens Elvianus; Jalil, Abdul; Zainal, Zainal
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.35-48

Abstract

Pengetahuan ekologi tradisional (PET) masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara mencerminkan sistem pengelolaan hutan yang kompleks yang telah berkembang melalui berabad-abad interaksi langsung dengan ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis sistem klasifikasi hutan tradisional serta praktik pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat Tolaki. Masyarakat Tolaki telah menciptakan sistem klasifikasi hutan yang menyeluruh berdasarkan suksesi umur hutan (o'rawu, ana homa, laliwata, o'sambu, dan inalahi), jenis vegetasi, serta kontur geografis. Pandangan holistik mereka terhadap hutan mengintegrasikan dimensi ekonomi, budaya, dan religius yang mencerminkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Praktik tradisional yang dilakukan mencakup sistem pertanian rotasi, protokol ritual (mo'oli), dan konservasi hutan keramat (kokarama). Sistem PET ini menunjukkan strategi pengelolaan adaptif yang telah berhasil mempertahankan keanekaragaman hayati hutan dan jasa ekosistem selama beberapa generasi, serta memberikan wawasan berharga untuk pendekatan pengelolaan hutan berkelanjutan di era kontemporer.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PADA PERKULIAHAN DARING (Studi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ratu Samban) Susanto, Prio; Astuti, Linda; Indrianti, Henni
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.49–56

Abstract

During the Covid-19 pandemic, Ratu Samban University implemented an online learning system. This research aims to obtain empirical evidence of whether or not there is an influence of interpersonal communication effectiveness on understanding the material in online classes for Communication Science students at Ratu Samban University, North Bengkulu. This research is a quantitative descriptive study with data collection techniques through the distribution of questionnaires. The results of this study indicate that interpersonal communication is effective in understanding the material in online classes, thus the working hypothesis of the research is accepted. The interpersonal communication of Communication Science students at Ratu Samban University shows an effective value, however, in understanding the material in online classes, Communication Science students at Ratu Samban University show a low value.