cover
Contact Name
Khaerul Saleh
Contact Email
khaerulsaleh63@yahoo.co.id
Phone
+628129742414
Journal Mail Official
jppm@erapublikasi.id
Editorial Address
Taman Balaraja blok G 2 no.1 RT 03 RW 08 Desa Parahu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang - Banten 15610
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penyuuhan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM)
ISSN : 28305965     EISSN : 28279557     DOI : 10.59066/jppm
Penyuluhan Pertanian, Komunikasi Pembangunan, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi Pertanian, Manajemen Sumberdaya Manusia, Kepemimpinan dan Kelembagaan Pertanian, Kewirausahaan dan Sistem Inovasi Pertanian, Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Pendidikan dan Media Pembelajaran, Modal Sosial dan Pertanian Berkelanjutan Ketahanan Pertanian dan Pedesaan, Ekologi Manusia Teknologi Komunikasi dan Digital Pertanian
Articles 154 Documents
Dampak Pemberdayaan Masyarakat PT. PLN Indonesia Power UBP Surayala Sapto Nugroho, Kandung; Luthfie Masyhadi, Luthfie; Sjafari, Agus
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1120

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak program pemberdayaan masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT. PLN Indonesia Power UBP Suralaya. Fokus utama penelitian adalah Program Bagendung Esensi, yang terdiri dari berbagai sub-program seperti Budidaya Maggot, Kota Aman, UMKM Camilan Emping, Bahan Bakar Jumputan Padat, dan KWT Tanjung Sekong. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur efektivitas program serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Bagendung Esensi memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat, dengan tingkat efektivitas yang dinilai sangat tinggi oleh responden. Empat sub-program utama (UMKM camilan emping, Budidaya Maggot, KWT Tanjung Sekong, dan Bahan Bakar Jumputan) memiliki tingkat keberlanjutan yang tinggi, bahkan tanpa dukungan langsung dari PT. PLN Indonesia Power UBP Suralaya. Namun, program Kota Aman mendapatkan skor keberlanjutan terendah, menunjukkan perlunya dukungan lebih lanjut. Penelitian ini menegaskan bahwa CSR yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembangunan kapasitas masyarakat lebih efektif dalam menciptakan dampak jangka panjang dibandingkan dengan CSR berbasis filantropi.
Peningkatan Kapasitas dan Pemberdayaan Kelompok Tani Golo Pandan Desa Watu Lanur Nusa Tenggara Timur Sahab, Ali; Siti Aminah; Roikan; Wibisono, Rizky Bangun
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1158

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman dan mentransfer pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan kelompok tani. Metode kegiatan pemberdayaan menggunakan metode peningkatan kapasitas dalam bentuk kegiatan pelatihan teknis dan intervensi kebijakan sebagai praktik simulasi model atas program yang bisa menjadi model pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini menggunakan analisis penelitian partisipasi berdasarkan usaha berbasis komunitas melalui kelompok tani di Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur (NTT). Umumnya masyarakat di Manggarai di NTT memiliki kearifan lokal sebagai warisan leluhur seperti Penti Lodo, Mbaru Niang, Kampung Adat Waerebo dan Tarian Caci. Kondisi kelembagaan kelompok tani yang lemah menyebabkan kelompok tani belum bisa bekerjasama dengan mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas kelompok tani melibatkan berbagai komunitas lokal dalam bentuk sinergi fungsi koordinasi lintas pemangku kebijakan terutama antara pemerintah desa dan Kelompok Tani Golo Pandang Desa Watu Lanur. Penguatan modal sosial dan sinergi lintas lini dapat membangkitkan iklim usaha yang baik pada masyarakat petani tanpa melupakan kearifan lokal yang telah menjadi sistem nilai bermasyarakat secara turun temurun. Kata Kunci: Modal sosial, Pemberdayaan Kelompok Tani, Sinergitas Pemangku Kebijakan, SDGs.
Layanan Informasi: Pengelolaan Strees dalam Keterampilan Parenting Melamita, Anisa; Husna, Ainul; Susiati, Susiati
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1195

Abstract

Menjadi orangtua untuk anak bukanlah hal yang mudah, melainkan dipenuhi dengan tantangan dalam mendidik anak, tak hayal tugas yang diemban tersebut terkadang dapat membuat orang tua mengalami stress sehingga dapat berdampak pada kehidupan rumah tangga yang memburuk bila tidak dikelola dengan baik dan positif. Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini diharapkan dapat membantu para orang tua di Komplek Perumahan Nanggerang Indah Residence Jl. Raya Nanggerang, Kec Tajurhalang, Kab. Bogor memperoleh informasi baru terkait cara mengelola stress dengan baik sehingga para ibu memiliki ketrerampilan parenting yang baik pula nantinya. Metode pelaksanan kegiatan ini dibagi menjadi tiga bagian kegiatan, yaitu: 1) awal kegiatan, seperti observasi langsung, wawancara, studi literatur, sosialisasi. 2) pelaksanaan kegiatan, seperti menyampaikan materi secara luring dengan peralatan yang mendukung, diskusi kelompok dan studi kasus. 3). Pasca pelaksanaan, seperti penilaian dan evaluasi kegiatan. Hasilnya, berdasarkan evaluasi ditemukan bahwa melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini lakukan berjalan lancar dan bisa dikatakan berhasil. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan pemahaman dan wawasan serta pengetahuan para orangtua. Mereka sangat antusias dan tertarik menyimak materi yang di sampaikan. Para orangtua menjadi tahu tentang definisi sres, macam-macam stres, cara mencegah stress dan cara mengelola stress dengan baik.
Optimalisasi Potensi Petani Kopi (Ekonomi Lokal) melalui Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Siponjot, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan Silaban, Putri Sari M.J.
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekonomi petani kopi di Desa Siponjot, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, serta strategi optimalisasi melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 petani kopi aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani memiliki pengalaman dan keterampilan budidaya kopi yang cukup baik, namun menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses modal, teknologi pengolahan, dan pasar. Pengembangan UMKM kopi dipandang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan kemandirian ekonomi desa. Strategi yang diusulkan meliputi pembentukan koperasi produsen, pelatihan terpadu, branding produk lokal, serta integrasi pemasaran digital dan wisata kopi. Penelitian ini merekomendasikan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mendukung transformasi ekonomi lokal berbasis kopi yang berkelanjutan.
Sosialiasasi Pencegahan Stunting di Desa Karyawangi Kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang Ipah Ema Jumiati; Nugroho, Gading; Boventura Ivanno Giras; Ahmad Daerobi; Muhamad Sohib; Belya Nadine Islamiyah Legiana
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1201

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan serius yang masih dihadapi Indonesia, khususnya pada anak usia dini, yang ditandai dengan kondisi tubuh pendek akibat kekurangan gizi kronis. Desa Karyawangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi. Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKM 60 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dilakukan sebagai bentuk upaya untuk menekan angka stunting melalui program edukasi dan pemberian makanan tambahan (PMT). Kegiatan ini diawali dengan observasi dan wawancara terhadap bidan desa dan kader Posyandu 05, dilanjutkan dengan koordinasi bersama Puskesmas Pulosari. Edukasi pencegahan stunting disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi, yang melibatkan ibu hamil serta ibu yang memiliki balita. Sosialisasi dilakukan pada 20 Januari 2025, dengan materi meliputi pengertian stunting, penyebab, dan contoh makanan bergizi seimbang. Setelah kegiatan sosialisasi, dilakukan pembagian PMT berupa susu UHT, telur ayam rebus, dan pisang kepada anak-anak dan ibu hamil yang hadir. Hasil observasi menunjukkan masih banyaknya anak-anak yang mengalami stunting di beberapa kampung di Desa Karyawangi. Hal ini diperkuat oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang, rendahnya tingkat edukasi, serta belum optimalnya peran pemerintah dalam penyediaan PMT secara rutin. Program ini membuktikan bahwa intervensi langsung melalui edukasi dan penyediaan makanan bergizi dapat menjadi solusi awal dalam mengurangi prevalensi stunting di desa tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat khususnya para ibu, memiliki kesadaran dan pengetahuan yang cukup dalam mencegah stunting sejak dini.
Sosialiasi Pendidikan dan Literasi Hukum untuk Gen-Z dan Alpha Miharja, Marjan; Budi, Arrum; Windyastuti, Feny; Yuwafi, Rani; Fakhlur , Fakhlur; Fitryantica, Agnes; Sutrisno, Andri; Kemala, Ratih; Hamka, Vinoti; Prasetiyo, Wahyu
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1202

Abstract

Real Work Lecture (KKN) is a form of implementation of Independent Learning Independent Campus which is a policy of the Minister of Education and Culture, which aims to encourage students to master various sciences that are useful to enter the world of work. The Merdeka Campus provides an opportunity for students to choose the courses they will take. This Independent Learning-Independent Campus Policy is in accordance with PERMENDIKBUD Number 3 of 2020 concerning National Standards for Higher Education. KKN is a form of community service carried out by students in an interdisciplinary, institutional, and partnership manner as a form of Catur Dharma in higher education. KKN is a form of lecture that is carried out through community empowerment programs. The communities targeted by KKN can be rural communities, urban communities, schools, industrial communities, or other community groups that are considered worthy of being targeted by KKN. The approach method used is counseling with powerpoint media with the theme of literacy. The literacy presented was about the laws that exist in society such as the importance of counteracting ITE crimes, hate speech, hoaxes and SARA as well as literacy about the impact of bullying, norms, manners, and ethics in society, especially on parents, bullying, norms, manners, ethics, and the wise use of social media with children and adolescents at SMA Muhammadiyah 4 Jakarta.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Amplang Kelurahan Kalampangan Kota Palangkaraya Sriyana, Sriyana; Suprapti, Wiwik; Lailani Indrayanti, Asro'; Ugang, Yandi; Marrisa , Novaria
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1212

Abstract

Pelatihan keterampilan pembuatan amplang di Kelurahan Kalampangan merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi amplang, camilan khas berbahan dasar ikan, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Metode pelatihan meliputi pemberian teori tentang bahan baku, teknik pengolahan, pengemasan, serta strategi pemasaran produk. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam setiap tahap produksi amplang. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi dalam membangun jiwa kewirausahaan dan memperluas peluang usaha kecil menengah (UKM) di wilayah tersebut. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan usaha amplang dapat berkembang dan menjadi bagian dari ekonomi kreatif lokal yang berdaya saing.
Implementasi Strategi Pemberdayaan Masyarkata Penyandang Disabilitas (Studi Pada Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang) Sebastian, Titis; Sukmana, Oman
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1236

Abstract

Pemberdayaan penyandang disabilitas merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kesetaraan dan inklusi sosial di masyarakat. Sebagai salah satu kota inklusif di Indonesia, Kota Malang telah mengembangkan berbagai program pemberdayaan berbasis komunitas dan kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas di kelurahan Cemorokandang kecamatan Kedungkandang kota Malang, dengan fokus pada efektivitas program, hambatan yang dihadapi, dan kontribusi terhadap kemandirian penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan penyandang disabilitas di Kelurahan Cemorokandang telah menjadi contoh nyata bagaimana inklusi sosial dapat diwujudkan melalui kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat. strategi pemberdayaan yang dilakukan meliputi pelatihan keterampilan, fasilitasi usaha mandiri, dan peningkatan aksesibilitas layanan publik. Namun, terdapat hambatan berupa stigma sosial, keterbatasan anggaran, dan koordinasi antar pihak. Studi ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah untuk memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Outbound POKDARWIS Tirta Lestari Giriasih Gunung Kidul Syarief Zaidan, Aden Wijdan; Dewantoro, M Hajar; Lukman, Lukman
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1247

Abstract

Gunungkidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki perkembangan pariwisata cukup pesat, kuncinya adalah dengan mengembangkan potensi di tingkat kalurahan/ desa. Pemerintah Kalurahan Giriasih mulai mengembangkan pariwisata dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata Tirta Lestari tahun 2019 dan menginisiasi pembentukan Desa Wisata Giriasih (Dewi Asih) tahun 2022, namun keterbatasan pengetahuan dan kapasitas sumber daya manusia tentang kepariwisataan, kolaborasi kedua organisasi tersebut belum dapat mengembangkan program atau paket wisata berbasis potensi lokal yang dimiliki sehingga tidak dapat mengoptimalkan kunjungan wisatawan ke Kalurahan Giriasih. Kondisi tersebut menjadi Latar Belakang program pengabdian masyarakat ini. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan baik berupa tentang pemanduan dan pengelolaan paket wisata outbound agar dapat mendukung pengembangan wisata berkelanjutan di Kalurahan Giriasih.. Adapun Metode Pengabdian yang digunakan adalah Participatory Rural Apraisal melalui tahapan Workshop, Pelatihan, Pendampingan dan Pembuatan paket wisata outbound. Hasil program pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan kemampuan SDM dan pengetahuan serta ketrampilan dasar pemanduan wisata outbound, terbentuk tim fasilitator outbound dan paket wisata berbasis pembelajaran luar ruang, sehingga dapat menjadi langkah maju pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kalurahan Giriasih. 
Penyuluhan Gaya Hidup Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus di Kota Langsa Supriyanti, Supriyanti; Elfida , Elfida; Sulistiany, Eva; Junaida , Erni; Ali, Afnina
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1253

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Kota Langsa mencatat prevalensi DM sebesar 15,86%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Gaya hidup tidak sehat seperti pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, stres, dan kurang tidur menjadi faktor risiko utama yang dapat dicegah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kota Langsa mengenai gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan DM, serta menganalisis hubungan enam faktor gaya hidup terhadap pencegahan DM. Kegiatan dilakukan di lima Puskesmas di Kota Langsa dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 100 responden berusia ≥30 tahun dipilih secara purposive berdasarkan kriteria memiliki risiko atau riwayat DM. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang mencakup enam aspek gaya hidup: pola makan, aktivitas fisik, manajemen berat badan, berhenti merokok, manajemen stres, dan tidur cukup. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden sudah berhenti merokok (70%) dan memiliki waktu tidur cukup (62%). Namun, 52% responden belum mencapai berat badan ideal, 45% kurang aktivitas fisik, dan 50% mengalami stres tanpa manajemen yang baik. Edukasi langsung oleh tim pengabdi berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya enam faktor tersebut. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa perubahan gaya hidup berperan penting dalam pencegahan DM. Intervensi edukatif di tingkat Puskesmas terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan motivasi perubahan perilaku masyarakat.

Page 11 of 16 | Total Record : 154