Articles
86 Documents
PENGARUH ORGANISASI TERHADAP PSIKOLINGUISTIK MAHASISWA
Supatmawati, Anik
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v6i1.438
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh organisasi kampus terhadap psikolinguistik mahasiswa, dengan fokus pada keterampilan komunikasi, pembentukan identitas sosial, dan kesejahteraan emosional. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, penelitian ini melibatkan 50 mahasiswa aktif organisasi kampus yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam organisasi kampus memperkuat keterampilan komunikasi mahasiswa, menciptakan pola bahasa yang sesuai dengan budaya organisasi, serta mendukung pembentukan identitas sosial mereka. Namun, dinamika organisasi juga dapat meningkatkan tekanan yang memengaruhi kesejahteraan emosional mahasiswa. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan organisasi yang seimbang untuk mendukung pengembangan linguistik dan kognitif mahasiswa, sambil menjaga kesejahteraan akademik dan emosional mereka.
Hubungan Status Gizi dengan Kemampuan Baca Tulis Siswa SD Kelas 1 di Desa Mbawi Kabupaten Dompu
Andriani, Mardian;
Yanti, Sri
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v6i1.664
Kemampuan baca tulis merupakan pondasi utama dalam pembelajaran awal di sekolah dasar. Faktor status gizi diduga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan keterampilan literasi anak. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kemampuan baca tulis pada siswa kelas 1 SD di Desa Mbawi, Kabupaten Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian Sebanyak 60 siswa dan sampel sebanyak 38 siswa kelas yang dipilih secara stratified random sampling. Data status gizi diukur melalui antropometri (BB/TB), sedangkan kemampuan baca tulis dinilai menggunakan tes dasar membaca dan menulis yang disusun berdasarkan indikator capaian literasi awal. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara status gizi dan kemampuan baca tulis (p = 0,027). Anak dengan status gizi buruk cenderung memiliki kemampuan baca tulis yang rendah. Hasil ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap status gizi dalam mendukung perkembangan akademik anak di fase awal pendidikan dasar.
REPRESENTASI NILAI BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT BIMA: KAJIAN STRUKTURAL DAN SEMIOTIK
Fadli, Bagus Muhammad;
Ikra, Ikra;
Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 01 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v5i01.706
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Bima dengan pendekatan struktural dan semiotik. Kajian dilakukan untuk mengungkap struktur naratif cerita serta tanda-tanda budaya yang merefleksikan nilai lokal masyarakat Bima. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks cerita rakyat Bima yang diperoleh melalui dokumentasi tertulis dan wawancara dengan tokoh budaya. Analisis struktural digunakan untuk menelaah unsur intrinsik seperti tokoh, alur, dan tema, sedangkan analisis semiotik difokuskan pada simbol-simbol budaya yang muncul dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Bima sarat dengan nilai budaya seperti kejujuran, solidaritas sosial, rasa malu, dan penghormatan terhadap adat. Simbol-simbol budaya dalam teks juga merefleksikan pandangan hidup masyarakat Bima yang menjunjung tinggi keharmonisan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pelestarian budaya lokal serta memberikan dasar teoritis untuk integrasi cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa dan sastra.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL KONEKTIVISME
Diana, Jumiati
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.697
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model konektivisme sebagai paradigma baru di era digital. Konektivisme menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam diri individu, tetapi juga melalui jejaring digital yang menghubungkan berbagai sumber informasi. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan partisipan mahasiswa dan dosen yang telah menerapkan platform digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model konektivisme meningkatkan kolaborasi, keterampilan literasi digital, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih dinamis karena mahasiswa dapat mengakses, mengolah, dan berbagi pengetahuan melalui berbagai kanal digital. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa konektivisme relevan sebagai landasan pedagogis untuk memperkuat literasi dan kreativitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
ANALISIS INTERFERENSI BAHASA DAERAH TERHADAP STRUKTUR SINTAKSIS BAHASA INDONESIA MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI
Hadi, Kahiril;
Putra, Harjuli Surya
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 01 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v5i01.701
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan faktor penyebab interferensi bahasa daerah terhadap struktur sintaksis bahasa Indonesia mahasiswa di perguruan tinggi. Interferensi yang terjadi dalam ranah akademik sering kali memengaruhi kualitas berbahasa mahasiswa, baik secara lisan maupun tulisan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang bahasa daerah sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui tes menulis dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan teori interferensi linguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk interferensi yang paling dominan muncul dalam struktur frasa dan klausa, seperti penggunaan pola sintaksis bahasa daerah yang terbawa ke dalam konstruksi bahasa Indonesia. Faktor utama penyebab interferensi adalah dominasi penggunaan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari dan keterbatasan penguasaan tata bahasa Indonesia formal. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan kompetensi linguistik mahasiswa.
FENOMENA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA KOMUNIKASI REMAJA DI MEDIA SOSIAL
Hilmiyatun, Hilmiyatun;
Zahara, Laxmi
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 01 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v5i01.704
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena alih kode dan campur kode yang terjadi dalam komunikasi remaja di media sosial. Fenomena kebahasaan ini semakin sering ditemukan karena media sosial menjadi ruang interaksi utama remaja di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data berupa percakapan teks dari aplikasi WhatsApp, Instagram, dan TikTok. Data dikumpulkan melalui tangkapan layar percakapan remaja serta wawancara untuk mengetahui faktor penyebab alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dominan terjadi antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sedangkan campur kode banyak ditemukan dalam bentuk penyisipan kata atau frasa asing dalam percakapan sehari-hari. Faktor penyebabnya antara lain pengaruh globalisasi, identitas kelompok, dan gaya bahasa remaja yang cenderung dinamis. Penelitian ini memberikan implikasi pada kajian sosiolinguistik serta pembelajaran bahasa Indonesia dengan memperhatikan fenomena kebahasaan digital.
ANALISIS STILISTIKA PUISI INDONESIA MODERN: CITRAAN DAN DIKSI
Ermawati, Ermawati
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.695
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek stilistika dalam puisi Indonesia modern, khususnya pada penggunaan citraan dan diksi. Kajian stilistika penting dilakukan karena puisi merupakan karya sastra yang menonjolkan pemilihan kata dan kekuatan imaji untuk membangun makna. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan objek analisis berupa 10 puisi karya penyair Indonesia modern yang terbit dalam antologi puisi satu dekade terakhir. Analisis difokuskan pada identifikasi bentuk citraan seperti visual, auditif, dan kinestetik serta pemilihan diksi yang menekankan makna emosional dan estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citraan visual lebih dominan digunakan untuk membangun imaji konkret, sementara citraan auditif dan kinestetik mendukung suasana emosional puisi. Pemilihan diksi yang variatif memperkuat nuansa simbolik dan estetis, sehingga setiap puisi mampu memberikan pengalaman estetika yang berbeda kepada pembaca. Penelitian ini berkontribusi pada kajian linguistik stilistika sekaligus memberikan rekomendasi untuk pembelajaran apresiasi sastra di pendidikan tinggi.
PRAGMATIK KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI DOSEN DAN MAHASISWA DI KELAS VIRTUAL
Wadi, Hairil;
Junaidi, Eka
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 01 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v5i01.705
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan berbahasa dalam interaksi dosen dan mahasiswa pada kelas virtual di perguruan tinggi. Fokus penelitian diarahkan pada strategi pragmatik yang digunakan untuk menjaga hubungan interpersonal serta efektivitas komunikasi dalam konteks daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan sejumlah kelas virtual dari program studi bahasa dan pendidikan. Data diperoleh melalui rekaman percakapan di platform pembelajaran daring serta wawancara dengan dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kesantunan positif lebih dominan digunakan mahasiswa untuk menunjukkan rasa hormat, sedangkan dosen cenderung menggunakan strategi kesantunan negatif untuk menjaga jarak profesional. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pelatihan komunikasi berbasis pragmatik dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan efektivitas interaksi akademik.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SASTRA: ANALISIS EFEKTIVITAS PLATFORM INTERAKTIF
Utami, Wiwik Surya
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.696
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan media digital dalam pembelajaran sastra, khususnya melalui platform interaktif. Dalam era digital, pembelajaran sastra dituntut untuk lebih inovatif agar mampu menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap mahasiswa yang mengikuti pembelajaran sastra berbasis digital. Analisis difokuskan pada sejauh mana media digital dapat meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan apresiasi siswa terhadap karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform interaktif seperti Google Classroom, Padlet, dan aplikasi literasi digital lainnya mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Selain itu, pembelajaran berbasis digital juga memperkaya metode apresiasi sastra melalui kolaborasi, diskusi daring, dan pemanfaatan multimedia. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi media digital dalam pembelajaran sastra sebagai upaya meningkatkan literasi dan minat baca generasi muda.
PENGEMBANGAN MODEL LITERASI SASTRA BERBASIS BUDAYA LOKAL DI ERA DIGITAL
Juliansyah, Roni;
Rahmatika, Alwiyah
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v6i2.777
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model literasi sastra berbasis budaya lokal di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara mahasiswa dan generasi muda berinteraksi dengan teks sastra, sehingga diperlukan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Budaya lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas bangsa mulai terpinggirkan karena dominasi budaya populer global. Oleh karena itu, literasi sastra berbasis budaya lokal perlu diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan memanfaatkan media digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (RD) dengan mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sastra lokal ke dalam platform digital mampu meningkatkan minat baca, apresiasi sastra, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara literasi digital, literasi sastra, dan pelestarian budaya lokal dalam pendidikan. Dengan demikian, model ini diharapkan menjadi strategi efektif untuk memperkuat literasi sastra berbasis budaya lokal di era digital.