Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Solidaritas: Jurnal Pengabdian adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat yang terbuka untuk umum yang memposisikan Islam sebagai spirit, landasan, dan paradigma dalam pelaksanaannya. Solidaritas: Jurnal Pengabdian membuka kesempatan kepada dosen dan peneliti untuk mempublikasikan kegiatan pengabdiannya di masyarakat yang meliputi pengabdian kepada masyarakat Muslim, pengabdian dalam perspektif keislaman,pengembangan komunitas Muslim, pengembangan institusi Islam, tema lain yang terkait dengan pendidikan dan tema-tema lain yang terkait dengan pengembangan keislaman. Solidaritas: Jurnal Pengabdian dapat diakses secara terbuka (open source) melalui sistem Open Journal System versi 3.0. Solidaritas: Jurnal Pengabdian diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu Bulan Juni dan Bulan Desember.
Articles
94 Documents
Pendampingan Pengelolaan Emosi Diri dalam Pertumbuhan Anak-Anak Usia Dini Melalui Kegiatan TPQ Al Barokah dan Bimbingan Belajar
Pangestuti, Ciptandi Dwi;
Utami, Pangestika Rizki
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2022): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v2i2.5316
Kecerdasan sebuah pengelolaan emosi sangat di butuhkan dalam dunia anak-anak, karena emosi diri merupakan bagian dari sebuah kematangan perkembang tumbuhan anak yang sangat di perlukan, karena anak-anak akan menjadi generasi berikutnya yang harus kita jaga baik dalam pola berfikir, tingkah laku, dan dalam pengelolaan emosi. dalam sistem pendidikan yang di lakukan dengan melakukan kegiatan TPQ (keagamaan) dan bimbel(umum), untuk memberikan pendidikan yang lengkap dan seimbang agar terbentuk jiwa emosi yang stabil. Sebelum kegiatan ini di lakukan kegiatan TPQ dan bimbel di liburkan, sehingga kegiatan anak-anak dalam mendapatkan pendidikan agama tertunda, dan sekarang berjalan dengan baik yang di ikuti oleh anak-anak meski terbatas. Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa Dalam kegiatan TPQ dan bimbel ini telah memaksimalkan yang di lakukan, untuk memberikan kegiatan pembelajaran kepada anak-anak di desa Bancarkembar, yang efektif dan tergeraknya kegiatan yang di selenggarakan dalam mengatur, memantau dan mengarahkan anak-anak untuk bisa mengelolah emosi dan tingkah laku yang di perankan oleh orang tua dan guru di sekitar agar stabil dalam kehidupannya yang bisa memberikan gambaran keseluruhan kehidupan.
Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Sebagai Upaya Dalam Membentuk Karakter Religius Pada Anak
Widianti, Lutfiah Aris
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.5355
Dengan adanya kecanggihan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi perilaku anak termasuk pada karakter. Dengan era globalisasi yang tinggi sangat penting sekali bagi setiap individu mendapatkan pendidikan karakter. Adanya lembaga pendidikan formal dan non formal seharusnya dapat menjadi solusi untuk memperbaiki karakter anak bangsa. Salah satu pendidikan non formal yang ada dilingkungan masyarakat adalah TPQ. Ada beberapa TPQ yang ada di desa Bodas Karangjati salah satunya TPQ Mushola Al-Muttaqin. TPQ Mushola Al-Muttaqin merupakan TPQ yang menyelenggarakan pendidikan Al-Qur’an sebagai upaya dalam membentuk karakter religius pada anak. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program dalam penanaman karakter religius, hambatan dalam pelaksanaan program serta cara mengatasi masalah dalam pelaksanaan program. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ditemukan dalam penelitian ini bahwa, dalam pelaksanaan program TPQ Mushola Al-Muttaqin dalam upaya membentuk karakter yang religius adalah dengan pengajaran Al-Qur’an secara mendalam, penghafalan doa sehari-hari, serta penghafalan surat-surat dalam juz ‘amma. Penelitian ini juga menemukan bahwa hambatan dalam pelaksanaan program di TPQ Mushola Al-Muttaqin adalah banyaknya peserta didik sehingga keadaan ramai dan terkadang asyik bermain sendiri. Lokasi tempat yang strategis membuat para pedagang berhenti di sekitar TPQ sehingga anak-anak tidak fokus dalam pembelajaran. Serta ketidakhadiran beberapa guru membuat keadaan tidak kondusif karena apabila hanya satu guru yang hadir maka keadaan akan sangat tidak kondusif dan guru akan kewalahan menghadapi anak-anak. Dengan hal tersebut ditemukan cara mengatasi hambatan yang ada, adalah dengan membiarkan anak belajar sambil bermain, ketegasan, teguran serta pemberian hukuman ringan pada anak-anak yang sampai mengganggu yang lain. Pendidikan Al-Qur’an seharusnya diberikan pada anak sejak dini. Pendidikan Al-Qur’an adalah pendidikan yang sangat penting dalam membentuk karakter yang religius pada anak. Dengan mengajarkan pendidikan yang baik sejak dini pada anak akan menjadikan anak memiliki karakter yang baik. Dengan ilmu agama yang terpenuhi sejak dini akan menjadikan anak menerapkan ilmu agama sampai dewasa. Sehingga sangat penting bagi orang tua dalam memperhatikan ilmu agama pada anak.
Pelatihan Membaca Al-Qur’an dengan Metode Tartili di Desa Cindaga Kecamatan Kebasen
Putri, Ainun Nadza;
Hidayat, Arif
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.5362
Wahyu Allah Swt. yang paling sempurna dan suci ialah Al-Qur’an. Setiap muslim dituntut untuk dapat memahami dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya. Anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa harus memiliki ilmu pengetahuan, khususnya Al-Qur’an denganbaik, supaya kelak mereka dapat menjadi insan yang berakhlakul karimah. Terdapat beragammetode yang populer dan sering dipergunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an, salah satunyaialah metode Tartili. Metode ini menurut saya metode yang cocok diterapkan pada pembelajaranAl-Qur’an khususnya anak-anak, karena setiap jilid dikemas dengan ringkas dan lengkap dengantajwid. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi ilmu baca dan tulis Al-Qur’an kepada anakanak di Desa Cindaga Kecamatan Kebasen. Observasi, wawancara dan dokumentasi merupakanmetode yang digunakan. Hasil penelitian ini yaitu dengan adanya pelatihan membaca Al Qur’ankhususnya pada materi huruf Hijaiah peserta didik bisa membaca huruf Hijaiah sesuai denganmakhārij al-ḥurūf. Peneliti juga menyelipkan beberapa kegiatan-kegiatan pendukung yang membuat kegiatan ini membosankan dan tidak menarik sehingga tujuan dari pelatihan ini dapat tercapai secara maksimal.
Peningkatan Literasi Akuntansi Sederhana Melalui Pelatihan Sistem Akuntansi Berbasis Android pada Toko Mahligai Buah
Latifatunnida, Fina
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.5633
Masalah besar yang dihadapi kebanyakan UMKM adalah pembagian tugas dimana seseorang merangkap menjadi pemilik sekaligus pengelola keuangan. Dari keadaan tersebut, laporan keuangan tidak dianggap penting dan seringkali diabaikan. Dalam rangka membantu salah satu tujuan Otoritas Jasa Keuangan adalah untuk meningkatkan perekonomian sektor perdagangan di pedesaan. Peningkatan literasi keuangan melalui pelatihan akuntansi sederhana dibutuhkan guna memperbaiki sistem pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan secara efektif dan efisien. Pengabdian ini menggunakan metode Partisipatory Action Reasearch (PAR) yang secara langsung melibatkan pemilik toko sebagai subjek pengabdian. Tahapan pengabdian dimulai dari analisis dan pengumpulan data, pelatihan aplikasi akuntansi berbasis android, dan terakhir pen-dampingan serta evalusi. Hasilnya adalah dengan penerapan sistem akuntansi berbasis aplikasi android yang terotomatisasi, sehingga mempermudah pemilik Toko Mahligai Buah dalam proses pengelolaan keuangan dan pertimbangan pengambilan keputusan. Pengabdian ini untuk meni-lik pada penggunaan sistem dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan serta menguta-makan faktor kemudahan dan efisiensi atau manfaatnya. Selain itu, dari pengabdian ini ditemu-kan bahwa kebutuhan UMKM bukanlah sistem akuntansi yang rumit dan memakan banyak waktu akan tetapi yang dibutuhkan adalah akuntansi yang sederhana dan efisien.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Melalui Metode Mendongeng di SD Karanggedang Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga
Irma Hayati, Surya;
Kusmawati, Dela;
Azzahra, Sevia Ajeng;
Kumala, Fitria Zana
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.6868
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang dilakukan salah satunya demonstrasi mengenaipencegahan adanya COVID-19 dengan cara mencuci yang baik dan benar, sesuai dengan langkah-langkah yang dianjurkan oleh pemerintah. Pelaksanaan pengabdian masyarakat pada DesaKaranggedang Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini berlangsung di 2 Sekolah Dasar dan 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI),yaitu SD N 1 Karanggedang, SD N 3 Karanggedang danMI Ma’arif NU Karanggadang 2. Di SD N 1 Karanggedang berlangsung pada tanggal 25 Agustus2022 , Sd N 3 Karanggedang, dan di MI Ma’arif NU Karanggedang 2 pada tanggal 6 Agustus 2022.Dengan adanya penyuluhan pola hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan di air mengalir yangdiberikan kepada para siswa atau murid kelas 1 SD atau MI ini merupakan suatu upaya dalammemberikan pengetahuan dan informasi kepada para siswa atau murid betapa pentingnya mencuci tangan. Metode yang dilakukan adalah dengan cara teknik mendongeng agar siswa lebih tertarik dan tidak merasa bosan ketika sedang dilakukannya sosialisasi cara mencuci tangan ini.Pemberian informasi atau pengetahuan tentang pola hidup bersih dan sehat melalui cuci tangandi air mengalir menggunakan sabun adalah suatu proses yang sangat bermanfaat untuk menciptakan kepribadian baru yang sehat dan baik.
Pemberdayaan Masyarakat Lansia Desa Pandak Kecamatan Baturraden Melalui Literasi Al-Qur'an
Wiwaha, Kurnia Sari;
Waliko
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.7136
Al-Qur’an sebagai pegangan utama umat Islam memiliki segudang makna dan nilai yang perlu terus dipelajari dan diamalkan. Untuk mencapai hal itu tahap pertama yang perlu dilakukan adalah kemampuan untuk membacany,. Akan tetapi, yang terjadi sampai hari ini masih banyak dari umat Islam yang sudah mencapai usia dewasa bahkan sudah menginjak usia lanjut tidak dapat membaca kitab suci ini. Maka kegiatan ini bermaksud untuk memberikan kesempatan bagi para lansia untuk bisa belajar al-Qur’an. Lansia dijadikan sebagai objek pengabdian ini dikarenakan minimnya sarana, prasarana serta sumber daya manusia khususnya di desa Pandak Kecamatan Baturraden yang dapat membantu para lansia mendalami literasi al-Qur’an. Dalam pelaksanaan pembinaan atau pendampingan literasi Al-Qur’an ini, tim pengabdi menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode ini dipilih dengan asumsi bahwa pengabdian ini harus dihubungkan dengan agenda pemberdayaan masyrakat. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwasanya metode PAR dibantu dengan meotde pembelajaran al-Barqy sangat efektif untuk mengajarkan al-Qur’an dengan waktu yang singkat. Dengan adanya kegiaan mengaji ini tingkat religiusitas masyarakat juga semakin bertambah. Hal ini dilihat bagaiamana musholla kembali ramai didatangi untuk sholat berjama’ah dan semangat masyarakatnya untuk terus mendalami ilmu agama ini..
Implementasi IT dalam Kesiapan Sekolah Menghadapi Akreditasi Sekolah
Ayu Monia, Fenny;
Elin Yuspita, Yulifda
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i1.9378
Artikel ini berusaha menjelaskan pentingnya Teknologi dan Informasi (TI) dalam persiapan menghadapi Akreditasi sekolah. Akreditasi sendiri merupakan bagian penting dalam Pendidikan yangberupaya memberi evaluasi dan menjamin mutu Pendidikan yang diselenggarakan di satuanLembaga, sekolah. Bahkan Akreditasi ini memiliki beberapa tujuan penting yang muaranya padaupaya perbaikan sekolah yang dilakukan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode analisis kritis dan metode kepustakaan. Dengan meteode tersebut penulius menemukan hasil diskusi bahwa bahwa TI memiliki peran penting dalam kesiapan sekolahmenghadapi akreditasi. TI memberikan kesiapan dokumen administrasi yang rapi, secap efisiendan transparan yang tidak bisa dilakukan melalui cara-cara konvensional. Sekalipun demikian,tidak semua sekola memiliki infrastruktur TI yang memadai yang menjadikan hambatan dalamproses persiapan akrediatasi sekolah.
Pendampingan Sertifikasi Halal Kepada Pelaku UMKM Gropak di Desa Karangdadap
Chusniati, Ais;
Lu'lu Ul Baeti Rohmatul Hikmah;
Annisa Nadhifah Salsabila;
Nurrotul Fi'liya;
Elsa Dwi Pramita;
Siti Nurlaeli;
Rindha Widyaningsih
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i2.9551
Sertifikat halal menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi para pelaku usaha untuk menarik konsumen. Terlebih mayoritas masyarakat Indonesia yang beragama Islam, menjadikan produk halal lebih diminati. Produk halal yang telah bersertifikat juga dinilai lebih terjamin dalam proses pembuatan, bahan yang digunakan, sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun, disisi lain banyak juga produk tanpa label halal yang beredar di pasaran. Seperti halnya di Desa Karangdadap yang masih terdapat pelaku usaha Gropak belum mendaftarkan sertifikasi halal untuk produknya. Padahal jika dilihat dari komposisi bahan baku, alat yang digunakan, serta proses pembuatan sudah bisa dikatakan halal. Hal ini didasarkan pada riset secara sederhana menggunakan metode pengabdian berbasis Asset Based Community Development (ABCD), menunjukkan bahwa kesadaran pelaku usaha di Desa Karangdadap terhadap jaminan produk halal masih kurang. Oleh karena itu, program pendampingan sertifikasi halal dinilai cocok diterapkan dengan sasaran pelaku usaha Gropak di Desa Karangdadap. Tujuan diadakannya pendampingan sertifikasi halal adalah untuk menambah wawasan masyarakat mengenai produk halal, meningkatkan kesadaran melalui pendampingan sertifikasi halal, serta memperluas pasar bagi para pelaku usaha. Adapun hasil dari pengabdian melalui pendampingan sertifikasi halal adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terutama pelaku usaha terhadap jeminan produk halal dan terbitnya sertifikat halal bagi pelaku usaha gropak sebagai bukti kehalalan produk mereka.
Meningkatkan Karakter Mandiri Siswa Melalui Penerapan Gerakan Literasi Sekolah Disajikan Untuk Pengabdian Pada Masyarakat di SDN 2 Sumampir
Kariadi, Mustasyfa Thabib;
Riyanton, Muhammad;
Andini, Novita Pri;
Sulistio, Prayogo Hadi;
Cakrawati, Laxmi Mustika
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i2.9601
Literasi adalah salah satu aspek penting dalam menyerap dan menambah pengetahuan dan informasi dari berbagai sumber. Literasi sendiri menjadi hal yang dikembangkan di era sekarang ini. Hal ini terkait dengan pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang mengarah pada kemandirian. Sedangkan kemandirian adalah tuntutan seiring dengan terus berkembangnya sains dan teknologi yang harus dikuasai. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan motivasi bagi guru dan siswa, khususnya di SD Negeri 2 Sumampir, Purwokerto untuk meningkatkan literasi secara mandiri melalui berbagai kegiatan literasi baik berbasis konvensional maupun digital. Ketersediaan referensi merupakan elemen penting dalam memotivasi guru dan siswa untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan literasi mereka baik melalui media cetak maupun media digital. Kegiatan ini menggunakan metode Forum Grup Discussion di mana para guru dan siswa dikelompokkan berdasarkan minat dan bakat dalam berliterasi, antara lain melalui penulisan puisi, cerita pendek, diari, dll. Setelah dikelompokkan para guru dan siswa melakukan sesi diskusi yang bertujuan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan literasi. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan literasi.
Pendampingan Penanganan Stunting di Kelurahan Marang Bawah, Palangka Raya:
Sulistyowati, Sulistyowati;
Alfisah, Alfisah;
Ridha, Muhamad Rasyid;
Rezki, Fitria Ayu Indah Tri;
Jakariya, Jakariya;
Rafikah, Husna;
Syafitri, Aulia Azzahra Nur;
Mursyida, Aisyah Nurhalisha;
Hamidah, Aulia Nida;
Hasanah, Hasanah
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2023): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/sjp.v3i2.9647
Sebagai kelurahan yang bergelar Marang Tatau sebagai kelurahan penghasil perkebunan dan Marang Berezeki sebagai kelurahan penghasil ternak tidak cukup untuk menjamin masyarakat Marang selamat dari ancaman stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab dan risiko terjadinya stunting di masyarakat Marang Bawah. Metodepenelitian melibatkan pengamatan langsung dan wawancara kalangan dengan pihak terkait. Data yang terkumpul mencakup data primer dan sekunder. Penulisan ini didasarkan pada tinjauan literatur dari berbagai sumber, terutama diakses melalui mesin pencari Google Scholar. Sumber-sumber yang dicari utamanya berasal dari lima tahun terakhir dan berfokus pada riset yang telah dilakukan pada populasi yang relevan. Hasil identifikasi dan tinjauan terhadap sumber-sumber tersebut mengindikasikan adanya sejumlah faktor risiko terkait stunting di Kelurahan Marang Bawah. Hasil analisiskemudian dijelaskan secara deskriptif. Berdasarkan temuan penelitian, ada penurunan kasus stunting di Kelurahan Marang pada tahun 2023. Namun demikian, masih terdapat jumlah anak-anak yang mengalami masalah gizi buruk atau kurang gizi di kelurahan ini.