cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Implementasi 10 T dalam Pencegahan Komplikasi Kehamilan dan Persalinan di Puskesmas Ampenan. Nia Supiana
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.119 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.873

Abstract

Indikator keberhasilan pelayanan kesehatan pada ibu hamil di lihat dari keberhasilan penurunan AKI dan AKB dapat terlihat dari akses ibu dalam mendapatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas. Standar 10 T dalam pelaksanaan ANC merupakan salah satu upaya pencegah komplikasi-komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan dan persalinan yang dilakukan oleh bidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi standar 10 T dalam pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan di puskesmas Ampenan. Metode penelitian adalah deskriptif kuatitatif dengan rancangan cross sectional, menggunakan data primer dan skunder dari buku registrasi dan tabel kohort, dengan random sampling pada 30 data kunjungan ANC dan menggunakan alat bantu ceklist dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 ibu yang ANC bidan melakukan timbang berat badan dan ukur tinggi badan sebanyak 25 orang (83,33 %) dan bidan tidak melakukan sebanyak 5 orang (16,67%), bidan melakukan pemeriksaan tekanan darah sebanyak 28 orang (93,33%), dan bidan tidak melakukan pemeriksaan sebanyak 2 orang (6,67%), bidan melakukan pemeriksaan status gizi sebanyak 20 orang (66,67%), dan bidan tidak melakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang (33,33%), pemeriksaan tinggi fundus uteri sebanyak 20 orang (66,67%), dan bidan tidak melakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang (33,33%), bidan melakukan pemeriksaan presentasi dan DJJ sebanyak 27 orang (90%), dan bidan tidak melakukan pemeriksaan sebanyak 3 orang (10%), bidan memberikan imunisasi TT sebanyak 23 orang (76,667%), dan bidan tidak memberikan sebanyak 7 orang (23,33%), bidan memberikan tablet penambah darah (Fe) sebanyak 28 orang (93,33%), dan bidan tidak membrikan sebanyak 2 orang (6,67%), bidan melakukan pemeriksaan laboratorium sebanyak 22 orang (73,33%), dan bidan tidak melakukan pemeriksaan sebanyak 8 orang (26,67%), bidan menjelaskan tatalaksana sebanyak 18 (60%), dan bidan tidak menjelaskan sebanyak 12 orang (40%), bidan menjelaskan temu wicara sebanyak 19 (63,33%), dan bidan tidak menjelaskan sebanyak 11 (36,67%).Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bidan yang berada di Puskesmas Ampenan telah mengimplementasikan 10 T dalam ANC namun masih ada sebgaian kecil asuhan 10 T yang tidak dilakukan karena tidak semua responden melakukan kunjungan yang sama (K1-K4).
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Anatomi dan Fisiologis yang Terjadi Selama Kehamilan di Puskesmas Cakranegara Mataram. Shohipatul Mawaddah; Asri Daniyati
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.444 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.874

Abstract

Ibu hamil mengalami perubahan anatomi dan fisiologis yang signifikan selama kehamilan dalam rangka memelihara dan mengakomodasi janin yang sedang berkembang. Perubahan ini dimulai setelah pembuahan dan mempengaruhi setiap sistem organ dalam tubuh. Bagi sebagian besar ibu yang mengalami kehamilan tanpa komplikasi, perubahan ini hilang setelah kehamilan dengan efek residual yang minimal. Penting untuk memahami perubahan fisiologis normal yang terjadi pada kehamilan karena ini akan membantu membedakan dari adaptasi yang abnormal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana gambaran pengetahuan ibu hamil tentang perubahan anatomi dan fisiologi kehamilan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitic dengan 30 sampel dari 351 populasi yang terpilih secara acidental sampling. Prosedur analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis dengan nilai signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat Chi square pengetahuan dalam katagori baik (46,7%), umur responden terbanyak ada pada rentang usia 20-35 tahun (96,7%), status tidak bekerja (96,7%) dan paling banyak responden adalah dengan paritas primigravida (66,7%). Uji statistik chi square menunjukkan bahwa hanya tingkat pendidikan yang memiliki nilai p value = 0,012 < α =0,05 yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan tingkat pengetahuannya. Sementara untuk umur, pekerjaan dan paritas memiliki nilai p value > α =0,05 masing-masing p=0,554; p=0,183; dan p=0,227 yang artinya bahwa umur, pekerjaan dan paritas tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuannya tentang perubahan anatomi dan fisiologi kehamilan. Dari hasil penelitian diharapkan agar informasi atau sosialisasi terkait perubahan anatomi dan fisiologi ibu hamil selalu diinformasikan kepada ibu hamil agar ibu hamil bisa lebih awal mengenali tanda gejala serta bisa mengatasi ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh perubahan tersebut.
Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Banyumulek. Ziadatul Munawarah; Nurul Hidayati
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.932 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.875

Abstract

Berdasarkan pengamatan sementara bahwa peneliti telah melakukan pengamatan di puskesmas banyumulek. Dari 10 ibu hamil yang memeriksa kehamilannya hanya 4 orang yang mengetahui tanda-tanda bahaya kehamilan, peneliti menyimpulkan bahwa masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui tanda-tanda bahaya kehamilan sehingga peneliti tertarik untuk meneliti tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamila. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelas ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Banyumulek Tahun 2018. Desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan rancangan bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Banyumulek pada bulan Januari sampai bulan Mei 2018 yaitu sebanyak 200 orang ibu hamil.Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang pernah mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas banyumulek sebanyak 67 responden. Alat bantu yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi ɑ 0,05. Hasil penelitian berdasarkan Tingkat pengetahuan menunjukkan bahwa 46 responden berada pada kategori tingkat pengetahuan baik (68,7%), sebanyak 17 responden berada pada tingkat pengetahuan cukup (25,4%) dan sebanyak 4 responden berada pada tingkat pengetahuan kurang (6,0%).Dari hasil analisis statistic dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh hasil nilai p = 0,000 (p<0,05) artinya Ho ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapa dibuat kesimpulan bahwa kelas ibu hamil berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan.
Uji Efektivitas Sediaan Gel Ekstrak Biji Kelengkeng (Euphoria Longan) Terhadap Luka Bakar Pada Punggung Kelinci Putih Jantan. Ade Irma Fitria Ningsih; Hardiono Adisaputra; Novia Aqsa
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.469 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.877

Abstract

Pengobatan tradisional merupakan salah satu cara yang aman untuk mengobati luka bakar. Salah satu tanaman yang digunakan untuk pengobatan luka bakar yaitu biji kelengkeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak biji kelengkeng terhadap luka bakar pada kulit punggung kelinci putih jantan dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15% dan sediaan tanpa ekstrak (control negatif). Sediaan gel yang diperoleh di uji efektivitasnya dalam penutupan diameter luka bakar pada kulit punggung kelinci putih jantan. Data yang diperoleh ditentukan nilai AUC kemudian dianalisis statistic dengan SPSS versi 16 menggunakan ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penutupan diameter luka bakar yang paling cepat yaitu gel ekstrak 10%. Berdasarkan hasil statistik perlakuan gel ekstrak 10% berbeda bermakna dengan control negatif (p<0,05) dan tidak berbeda bermakna dengan perlakuan control positif bioplacenton (p>0,05).
Hubungan Tingkat Pengetahuan PasienTuberculosis (TB) Dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas Gunung Sari. Nur Radiah; Tony Fernan Diansa; Lale Syifaun Nufus
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.952 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.879

Abstract

Di puskesmas Gunungsari, prevelensi penyakit Tuberculosis cukup tinggi. Dimana Tuberculosis menempati posisi kedua tertinggi dalam sepuluh penyakit terbanyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tuberculosis dengan kepatuhan minum obat di puskesmas gunungsari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dan crossectional study yaitu data yang menyangkut variabel dependen dan independen akan dikumpulkan secara bersamaan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 192 pasien dengan sampel yang didapatkan sebanyak 130 pasien, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah porpusive sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan pasien tentang Tuberculosis sebagian besar kategori kurang dengan frekuensi 52 orang (40%) dan kepatuhan minum obat sebagian besar kategori tidak patuh dengan frekuensi 71 orang (54,6%). Analisis data yang digunakan adalah uji chi square, Hasil uji statistik yang didapatkan adalah Nilai Signifikansi = 0,000 ( > 0,05) yang berarti Ha diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Gunungsari.
Profil Penggunaan Obat Antibiotik di Puskesmas Cakranegara Periode Januari – Juni 2021. Nur Oktaviani; Anisatun Ramadhan
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.185 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.880

Abstract

Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antibiotik di Puskesmas Cakranegara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2021 yang berlokasi di Puskesmas Cakranegara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif berarti data yang telah di dapatkan di deskripsikan secara objektif dengan memaparkan fenomena dengan bantuan tabel atau gambar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa jumlah antibiotik yang digunakan di Puskesmas Cakranegara periode Januari – Juni 2021 sebanyak 56.785. Dan dengan Penggunaan Antibiotik meliputi Amoxicillin tablet sebanyak 47.209, Kotrimoxazole tablet sebanyak 4.161, Ciprofloxacin sebanyak 2.695, Amoxicillin sirup kering sebanyak 850, Metronidazole sebanyak 515, Kotrimoxazole sirup sebanyak 436, Kloramfenikol kapsul sebanyak 325, Oxytetrasiklin sebanyak 269, Gentamisin Sk sebanyak 142, Kloramfenikol tetes telinga sebanyak 106, Ampicillin sebanyak 80 dan Azitromicin sebanyak 14. Dengan penggunaan antibiotik terbanyak yaitu Amoxicillin tablet sebanyak 47.209.
Pengaruh Pemberian Dekokta Kayu Bajakah Tampala (Spatholobus Littoralis Hassk) Terhadap Penurunan Udem Kaki Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan Yang Dinduksi Karagenin. Dahlia Andayani; Faridiniyati Hidayaturrohimah; Khairil Pahmi
JIKF Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.475 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v9i2.881

Abstract

Udem merupakan suatu respon protektif normal terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia, maupun zat mikrobiologi. Tumbuhan bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk) yang mempunyai kandungan flavonoid diharapkan dapat dijadikan sebagai obat dalam pengobatan udem. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek decocta kayu Bajakah pada volume udem kaki tikus yang diinduksi karagenin. Penelitian ini menggunakan rancangan pre post test control group design. Hewan uji 24 ekor tikus jantan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok, setiap kelompok terdiri dari 6 hewan uji, yakni kontrol negatif (CMC )kontrol positif (Natrium diklofenak )perlakuan 1 (dekokta kayu bajakah dosis 20g/100 ml selama 3 hari dan perlakuan 2 (dekokta kayu bajakah dosis 20g/100 ml sekali sehari. . Semua perlakuan diberikan secar oral dan caragenin diberikan secara subcutan pada telapak kaki tikus. Volume udem diukur dengan alat pletismometer pada selang waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan AUC Volume udem kontrol negatif sebesar 0,10833, kontrol positif sebesar 0,02816, perlakuan 1 sebesar 0,03133, dan perlakuan 2 sebesar 0,04683. Persen daya anti inflamasi (%DAI) yaitu kontrol positif 74,04%, perlakuan 1 71,08%, dan perlakuan 2 56,77%. Nilai signikansi lebih kecil dari 0,05 menunjukkan ada pengaruh yang bermakna dari pemberian dekokta kayu bajakah terhadap penurunan Volume Udem tikus. hasil uji Mann-Whitney antara kontrol positif dengan perlakuan 1 menghasilkan signifikansi 0,394 (>0,05) berarti tidak terdapat perbedaan secara bermakna atau dengan kata lain memiliki efek yang sama dengan natrium diklofenac.
Penerapan Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Pasien Pneumonia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram Musniati Musniati; Muhammad Badrin
JIKF Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.143 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v8i1.952

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyakit peradangan akut parenkim paru yang biasanya dari suatu infeksi saluran pernafasan bawah akut oleh bakteri streptococcus atau pneumokokus dan aspirasi substansi asing. Akibatnya akan menggangu ventilasi jalan napas karena sputum yang kental, sputum (dahak) merupakan bahan yang dikeluarkan dari paru dan trakea melalui mulut biasanya juga disebut dengan ecpectoratorian, sehingga perlu dilakukan tindakan keperawatan dengan cara fisioterapi dada, dimana merupakan cara mengembalikan dan memelihara fungsi otot-otot pernafasan dan membantu membersikan secret/sputum dari bronkus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pemberian tehnik fisioterapi dada terhadap pengeluaran sputum pada pasien pneumonia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan pra-eksperimental dengan mengunakan rancangan one group pra-post test desing dan analisa data uji Wilcoxon signed ranks test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi SOP dan sputum. Jumlah sampel 9 orang dengan tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian: didapatkan nilai p value = 0.014 di mana nilai p lebih kecil dari 0,05 jadi Ha di terima artinya ada hubungan antara penerapan pemberian fisioterapi dada terhadap pengeluaran sputum pada pasien pneumonia.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Bahaya Persalinan Dengan Pemilihan Tempat Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lendang Nangka-Lombok Timur Tahun 2020 Nurul Auliya Kamila; Ziadatul Munawarah; Aulia Rahmasari
JIKF Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.172 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekapitulasi laporan di Puskesmas Lendang Nangka Lombok Timur, jumlah Ibu hamil pada bulan Januari – Oktober 2019 berjumlah 429 jiwa. Dimana desa yang termasuk wilayah kerja Puskesmas Lendang Nangka sebanyak 5 wilayah yaitu desa Lendang Nangka jumlah ibu hamil 98 jiwa, Desa Lendang Nangka Utara 83 jiwa, Desa Danger 123 jiwa, Desa Kumbang 57 jiwa, Desa Kesik 68 jiwa. Adapun kasus persalinan Nakes berjumlah 841 jiwa (92,5%). Gambaran pengetahuan ibu atau ibu hamil yang sudah memasuki trimester III mengenai tanda-tanda bahaya persalinan dan dalam pemilihan tempat persalinan pada tahun 2012 masih saja ada yang melahirkan di non fasillitas kesehatan, sehingga dalam kasus ini jumlah persalinan non Nakes di Puskesmas Lendang Nangka sebesar 13 jiwa ( 1,4% ) Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya persalinan dengan pemilihan tempat persalinan di wilayah kerja Puskesmas Lendang Nangka-Lombok Timur tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang datang ke Puskesmas dan tinggal menetap di Wilayah Kerja Puskesmas Lendang Nangka Januari - Oktober 2019 sebanyak 1.071 ibu hamil. Sampel yang dianggap mewakili dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebagian besar responden berumur 20-35 tahun sebanyak 23 orang (76,7%) primigravida sebanyak 19 orang (63,3%) berpendidikan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 10 orang (33,3%) bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 21 orang (70,0%). Sebagian besar tingkat pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya persalinan dengan pemilihan tempat persalinan adalah baik sebanyak 23 responden (76,7%). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya persalinan dengan pemilihan tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Lendang Nangka Tahun 2019 (p = 0,034). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu dengan cara memberikan penyuluhan dan dianjurkan kepada ibu untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin di tempat pelayanan kesehatan.
Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pelecehan Seksual di MTs NW Mataram Nia Supiana; Musrifa Musrifa; Nurul Hidayati
JIKF Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesahatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v10i1.1083

Abstract

Kasus pelecehan Seksual yang dialami remaja semakin meningkat dengan pengetahuan para remaja yg sangat minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Remaja Terhadap Pelecehan Seksual di MTs NW Mataram Tahun 2018. Pelecehan Seksual adalah perilaku atau tindakan yang menjengkelkan dilakukan seseorang terhadap pihak lain, yang berkaitan dengan jenis kelamin.dan dirasakan menurunkan martabat dan harkat diri yang di ganggunya. (Suryati,2009).Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriftif. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII yang sekarang menjadi kelas VIII dan IX sebanyak 72 orang yang ada di MTs NW Mataram. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel jenuh sehingga semua populasi di jadikan sampel sebanyak 72 orang . alat bantu yang digunakan adalah kueisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 72 orang yang ada di Mts.NW Mataram menunjukan bahwa sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang cukup tentang pelecehan seksual sebanyak 39 orang (54,2 %) kurang 19 orang (26,4%) dan yang baik 14 orang (19,4%). Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa dari 72 remaja yang diteliti di MTs NW Mataram sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 39 orang (54,2%) Disarankan kepada pihak sekolah yang ada di MTs NW Mataram, agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi yang lebih banyak tentang pelecehan seksual kepada siswa dan siswi untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi tentang pelecehan seksual dengan melakukan kerja sama dengan petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan agar penyampaiannya lebih jelas serta dianjurkan untuk mengadakan program penyuluhan kesehatan reproduksi dan menyediakan kurikulum tentang kesehatan reproduksi.

Page 9 of 20 | Total Record : 191