cover
Contact Name
Winda Azmi Meisari
Contact Email
empowerment@aiska-university.ac.id
Phone
+6285250290989
Journal Mail Official
empowerment@aiska-university.ac.id
Editorial Address
Jalan Gilang Raya No.8B Kel.Baturetno Kec.Banguntapan, Kab.Bantul Prov.DI Yogyakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Empowerment Journal
ISSN : -     EISSN : 28082478     DOI : -
Empowerment Journal : jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang keilmuan multidisiplin, yaitu pendidikan, teknik informasi, sosial humaniora, manajemen, dan kesehatan. Empowerment Journal diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan hasil kolaborasi dalam penerapan keilmuan dan inovasi ilmiah di bidang multidisiplin kepada para praktisi dan akademisi. Empowerment Journal : jurnal pengabdian kepada masyarakat empowerment diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Pusat Pengabdian kepada masyarakat di Universitas Aisyiyah Surakarta. Redaksi mengundang para pemerhati bidang multidisiplin untuk menuangkan ide dan gagasannya tentang hasil pengabdian masyarakat dalam rangka meningkatkan profesional diri dan tanggung jawab terhadap pendidikan dan karya bangsa. Jurnal ini terbit pertama pada tahun 2021 dan sudah ber-ISSN. Scope : Kesehatan Pendidikan Manajemen Teknik Informasi Sosial Humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN BRANDING DAN PEMBUATAN KONTEN VISUAL BAGI UMKM DI KEBUN JERUK JAKARTA BARAT Astri Rumondang Banjarnahor; Endang Hariningsih
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1698

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding dan pembuatan konten kreatif bagi pelaku UMKM. Melalui pelatihan branding dan teknik pembuatan konten visual (fotografi dan videografi produk), peserta diajarkan untuk membangun identitas merek yang kuat dan memaksimalkan pemasaran digital. Mitra pengabdian ini adalah UMKM di wilayah Sukabumi Selatan, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah pelatihan intensif dan pendampingan praktis. Evaluasi melalui survei menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, di mana tingkat pemahaman branding meningkat dari 40% menjadi 85%, dan kemampuan pembuatan konten visual meningkat dari 30% menjadi 80%. Hasil ini menunjukkan dampak positif yang signifikan, di mana mitra mampu menciptakan identitas merek yang lebih kuat dan menghasilkan konten kreatif untuk produk-produk UMKM mereka. Dengan peningkatan keterampilan ini, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk, memperluas jangkauan pasar, dan menjadi lebih kompetitif di era digital
PENGUATAN BRAND AWARENESS DESA WISATA BOROBUDUR MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN TAYANG EDUKASI BERBASIS MEDIA SOSIAL Susanti, Anis; Oktarina, Nina; Permana, Dian Fithra; Gustine, Gendis Putri; 'Aeni, Nanda Zahrotul; Kholqiyah, Dewi Azizatul
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1716

Abstract

Desa Wisata Borobudur, sebagai salah satu destinasi super prioritas, memiliki peran penting dalam menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Untuk mendukung pengelolaan desa wisata, penting dilakukan upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan. Salah satunya adalah penguatan brand awareness desa wisata melalui pembuatan bahan tayang edukasi berbasis media sosial menggunakan aplikasi edit video CapCut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelola desa wisata dalam rangka menguatkan Brand Awareness melalui pembuatan bahan tayang edukasi berupa video pendek berbasis media sosial dengan pemanfaatan aplikasi CapCut. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah pendampingan yang diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari pemilik usaha kuliner, kerajinan, dan penyewaan volkswagen di Desa Wisata Borobudur. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta mampu meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat bahan tayang edukasi video pendek untuk diunggah di Instagram, yang  lebih lanjut dapat meningkatkan Brand Awareness Desa Wisata Borobudur secara luas melalui media sosial dan mendukung promosi secara online guna memperluas jangkauan yang pada akhirnya meningkatkan jumlah kunjungan ke desa wisata
MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA DI SEKOLAH MELALUI PELATIHAN SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB) Mulyaningsih; Eska Dwi Prajayanti
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1814

Abstract

Bencana adalah suatu fenomena yang mengancam kualitas hidup masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam, dan faktor manusia. Ini menyebabkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan efek psikologis. Sekolah berada di lokasi yang rawan bencana dan sering mengalami kerusakan. Pemerintah harus memberikan perhatian khusus pada fasilitas publik penting ini karena kerusakan dapat berdampak pada siswa. Pendidikan kebencanaan sangat penting dilakukan dalam komunitas, terutama di sekolah. Sekolah adalah tempat di mana pendidikan kebencanaan dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Ini dapat dicapai melalui sosialisasi, pelatihan, dan pengintegrasian materi pendidikan kebencanaan ke dalam mata pelajaran yang mungkin diintegrasikan. Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bagi guru TK ABA Surakarta. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 yang diikuti 63 guru.  Hasil kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan guru dari nilai rata-rata 94,59 menjadi 96,79 sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana di sekolah
KOLABORASI KREATIF: PEMBINAAN KELOMPOK WANITA PROGRAM KELUARGA HARAPAN Sari, Yolanda; Winarni, Etik; Mustika; Putra, Iwan Eka; Mainita
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1902

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemberian bantuan sosial bersyarat. Dalam program ini, pemberdayaan wanita menjadi fokus utama, mengingat peran sentral wanita dalam keluarga dan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembinaan wanita dalam PKH dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha kecil, dan pemanfaatan bantuan sosial melalui platform daring Zoom Meeting yang melibatkan 30 wanita dari berbagai kalangan sebagai peserta yang dilakukan pada 02 Desember 2024. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa 84% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka mengenai peran wanita dalam PKH, dan 72% merasa lebih terbuka untuk berbagi pengalaman dalam komunitas daring yang terbentuk. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses internet dan kesulitan dalam membagi waktu, umpan balik peserta umumnya positif, dengan rata-rata nilai 4,4 dari 5 untuk kualitas penyampaian materi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga menciptakan wadah kolaborasi kreatif yang berkelanjutan. Untuk kegiatan selanjutnya, disarankan untuk memperluas jangkauan peserta melalui sesi tatap muka dan memperkuat forum diskusi daring sebagai platform untuk berbagi informasi dan pengalaman. Dengan dukungan yang tepat, PKH dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan wanita dan peningkatan kesejahteraan keluarga
EDUKASI GIZI IBU: UPAYA PREVENTIF MENEKAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN SUKOHARJO JAWA TENGAH Nurinasari, Hafi; Anisya Nur Widya; Soetrisno; Selfia Bintariningtyas
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1904

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi isu prioritas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, dengan prevalensi sebesar 19,8%, melebihi target nasional 14%. Edukasi gizi bagi ibu hamil dan ibu dengan balita menjadi strategi utama dalam pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi dalam meningkatkan pemahaman ibu terkait gizi seimbang dan pencegahan stunting dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test yang diolah menggunakan Orange Data Mining dan SPSS 22. Data dikumpulkan dari 37 peserta seminar penyuluhan gizi di Kecamatan Kartasura. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test 58,37 meningkat menjadi 74,05 pada post-test (p<0,05). Hasil ini membuktikan bahwa edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif, efektif dalam meningkatkan literasi gizi ibu. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi gizi yang berkelanjutan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan balita
MANFAAT PROGRAM PHYTY DM (PHYSICAL ACTIVITY DIABETES MELITUS) UNTUK PENANGANAN KEGAWATAN PHYSICAL ACTIVITY PADA LANSIA DIABETES MELITUS Juwariyah, Siti; Resa Nirmala Jona; Maya Cobalt Angio Septianingtyas; Vivi Sovianti; Danny Putri Sulistyaningrum
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1907

Abstract

Sebagian besar penderita diabetes pada lansia mengalami kerusakan saraf yaitu dengan gejala neuropati perifer, yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, kelemahan sampai nyeri pada tangan dan kaki. Kegawatan dari gejala neuropati perifer tersebut mengakibatkan efek samping lebih berat pada lansia contohnya resiko jatuh. Pemberian terapi dengan obat-obatan digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, tapi apabila pemberian secara berlebihan akan berdampak pada kondisi kesehatan lansia. Sehingga terapi non farmakologi dapat digunakan untuk mengatasi salah satu gejala neuropati tersebut. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap permasalahan yang terjadi pada lansia dengan diabetes melitus khususnya mengenai kegawatan physical activity dengan program PHYTY DM. Metode pengabdian masyarakat ini melalui bebarapa tahapan untuk memastikan efektifitas program PHYTY DM dalam meningkatkan aktifitas fisik dan mencegah kegawatan padan lansia dengan diabetes melitus, tahapannya adalah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini bahwa nilai pengetahuan lansia dengan diabetes melitus  sebelum dilaksanakan pengetahuan di dapatkan bahwa kategori pengetahuan dengan nilai kurang ada 15 lansia, cukup 45 lansia dan baik 9 lansia. Sedangkan setelah dilaksanakan penyuluhan program PHYTY DM kategori pengetahuan dengan nilai kurang ada 7 lansia, cukup 23 lansia dan baik 13 lansia. Dari hasil tersebut dibuktikan bahwa ada peningkatan pengetahuan lansia dengan diabetes melitus  tentang program PHYTY DM. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan lansia dengan diabetes melitus tentang program PHYTY DM. Rencana tindak lanjut untuk kegiatan ini adalah melaksanakn kerjasama dengan kader kesehatan untuk melakukan pembinaan, bimbingan dan pemantauan kepada lansia dengan diabetes melitus tentang program PHYTY DM
PELATIHAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK DILAKUKAN OLEH REMAJA Anggarani, Anastasia Putu Martha; Wanda Sinawang, Gabriel; Suadnyani, Ni Ketut
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.1908

Abstract

The importance of physical activity for health is a major concern in efforts to improve the quality of life of the community, including among adolescents. However, students' level of awareness and understanding regarding the benefits of physical activity still needs to be improved. This community service activity aims to provide health training to high school students to enhance their understanding of the importance of physical activity. The method used is health training, which includes education, interactive discussions, and pre- and post-tests to assess changes in students' knowledge levels. Evaluation results showed a significant increase in students' understanding after participating in the training, with the percentage of students possessing good knowledge about physical activity rising from 40% to 52%. This indicates that the health training had a positive impact on increasing students' awareness and understanding of the importance of physical activity. Therefore, such training can be an effective strategy to instill healthy lifestyle habits from an early age, under the supervision of the school’s adolescent health team
SOSIALISASI EKSPLORASI PUSTAKA DIGITAL BAGI KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) KULON PROGO Almuntaha, Eska; Susanti, Erma; Sutanta, Edhy
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.1921

Abstract

Improving the quality of telecommunications networks has the potential to increase public Internet access. In addition to facilitating human work, advances in information technology can produce social difficulties and have negative impacts. The Kulon Progo Community Information Group (KIM) is frequently faced with daily challenges connected to the usage of electronic gadgets, social media, digital fraud, and ambigous information dilemmas. The necessity for socialization in order to raise awareness and create creativity in order to strengthen local village potential through features of information disclosure and digital literacy is being addressed through community service collaboration between KIM and institutions. The implementation of this activity intends to assist in the resolution of numerous problems related to the dynamics of information technology use as well as enhance public awareness. The evaluation results show that 90% of respondents stated that the training activity increased their knowledge. Dissemination of digital library exploration with search engines and wise social media is performed in the form of lectures, discussions, and practice. Practical knowledge gained from the results of activities can be utilized by the community to facilitate accurate searches for digital information and use social media to support life activities
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DAN KADER DALAM RANGKA PENURUNAN ANGKA STUNTING MEWUJUDKAN INDONESIA SEHAT DI PADUKUHAN PONGGOK Mustofa, Moh Makfi; Syalim, Aizan; Ardiansyah, Evan; Khoiriyah, Niswatun; Salsabila, Nayla Rahma; Annisa, Nanda; Febriyani; Rohmah, Fatimatur; Susilawati, Sepfitri Eka; Saputri, Sindy; Nurinda, Eva
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.1944

Abstract

In the modern era, stunting is still one of the issues that need attention in the health sector in Indonesia. The stunting rate in Indonesia from 2022 to 2023 is still at the same figure, which is around 21%. From SKI data, it is also known that the prevalence of stunting in the DIY region increased from 2022, namely 16.4% to 18% in 2023. In the process of child growth and development, mothers have a fairly important role. The aim of this activity is to increase public awareness, especially pregnant women and mothers of toddlers, about the importance of preventing stunting to improve the health quality of future generations. Through counseling and demonstrations, the public is given an understanding of cheap, nutritious, and easily available local foods, and several supplements that are good for fulfilling the micronutrients of pregnant women. Evaluation through questionnaires showed an increase in participant understanding, where the understanding score increased from 82.36 to 90.28. This shows that this activity is effective in increasing public knowledge and health cadres in Dukuh Ponggok, Sidomulyo Village, Bambanglipuro District. This counseling is expected to have a positive impact in reducing stunting rates through increasing awareness and implementing healthy eating patterns in families
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI FOOT MASSAGE DAN AROMATERAPI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KELETIHAN PADA PASIEN YANG SEDANG MENJALANI HEMODIALISIS Mandahimas Khoirul Ummah; Dyah Rivani; Agus Rismanta
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.1950

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a condition in which the kidneys are damaged and unable to filter blood effectively. One of the common treatment options for managing CKD is hemodialysis. However, long-term hemodialysis can lead to a decreased quality of life, with fatigue being a frequently reported complaint among patients. To address this fatigue, complementary therapies such as foot massage and aromatherapy can be administered. This study aims to examine the effect of a combination of foot massage and aromatherapy on reducing fatigue levels in patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis. The study employed a case study design using the Functional Assessment of Chronic Illness Therapy (FACIT) as the measurement instrument. The intervention was conducted over 8 days, with each session lasting 15 minutes, and took place during hemodialysis either in the hospital or at home with support from family members. Evaluations were conducted on days 1, 5, and 8. The results showed a reduction in fatigue levels, with an initial score of 11 (severe category), increasing to 15 (still severe) on day 5, and 20 (moderate category) on day 8. These findings indicate that the combination of foot massage and aromatherapy can effectively reduce fatigue in patients undergoing hemodialysis. This intervention may be considered by nurses as a non-pharmacological approach to enhance patient comfort