cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Implementasi Aspek 4C’s di Kelas V SD Adelia Nur Aini; Muchtar Muchtar; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of teachers in overcoming student learning difficulties in aspects of 4C's (critical thinking, creativity, communication, collaboration) at SDN Ringinrejo 1 Kediri Regency. This study uses the qualitative descriptive method. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. This study was conducted at SDN Ringinrejo 1 Kediri district, consisting of 19 students and 1 class teacher. Based on the results of the analysis, there are 7 Roles of teachers in learning, namely demonstrators, facilitators, managers, mentors, motivators, and evaluators in learning. The role of the teacher arises when there are students who have difficulty in applying aspects of 4C's during learning activities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar yang terjadi pada siswa dalam aspek 4C’s (critical thinking, creativity, communication, collaboration) di SDN Ringinrejo 1 Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik dalam pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di SDN Ringinrejo 1 Kabupaten Kediri yang terdiri dari 19 siswa dan 1 guru kelas. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil terdapat 7 peran guru dalam pembelajaran yaitu sebagai fasilitator, demonstrator, motivator, evaluator, pengelola dan pembimbing. Peran guru tersebut muncul ketika terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menerapkan aspek 4C’s pada saat kegiatan pembelajaran.
Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan pada Hasil Karangan Siswa Kelas II Sekolah Dasar Niky Putri Pratama; Sutansi Sutansi; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe the form of spelling errors and the causes of these errors. The focus of the research was on errors in the use of capital letters and periods. The form of spelling errors was analyzed from the results of an essay made by class II students of the Education Unit of SDN Karangsari 1 Blitar City. This research used qualitative research with descriptive method. Based on research on 26 students, it was found that the forms of spelling errors which include: errors in the use of capital letters as many as 390 items and errors in the use of periods as many as 110 items. The forms of errors in the use of capital letters found were: (1) on the first letter of the title element of the essay, (2) on the first letter of the beginning of the sentence, (3) on the first letter of the person's name element, (4) on the first letter of the day's name, (4) in the middle of the sentence. The forms of errors in the use of periods found were: (1) in the middle of the sentence, (2) at the end of the title of the essay, and (3) not used at the end of the statement sentence. The causes of these errors were: (1) lack of understanding of students regarding the use of spelling correctly, (2) lack of accuracy of students in writing essays, (3) less accustomed to writing using correct spelling, and (4) traditional learning methods. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan ejaan beserta penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Fokus penelitian dilakukan pada kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda titik. Bentuk kesalahan penggunaan ejaan tersebut dianalisis dari hasil karangan siswa kelas II UPT Satuan Pendidikan SDN Karangsari 1 Kota Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 26 siswa, ditemukan sebanyak 390 butir kesalahan penggunaan huruf kapital dan sebanyak 110 butir kesalahan penggunaan tanda titik. Bentuk kesalahan penggunaan huruf kapital yang ditemukan yaitu: (1) pada huruf pertama unsur-unsur judul karangan, (2) pada huruf pertama awal kalimat, (3) pada huruf pertama unsur nama orang, (4) pada huruf pertama nama hari, (4) pada tengah-tengah kalimat. Bentuk kesalahan penggunaan tanda titik yang ditemukan yaitu: (1) pada tengah kalimat, (2) di akhir judul karangan, dan (3) tidak digunakan di akhir kalimat pernyataan. Penyebab kesalahan tersebut adalah: (1) kurangnya pemahaman siswa mengenai penggunaan ejaan dengan benar, (2) kurangnya ketelitian siswa dalam menulis karangan, (3) kurang dibiasakan menulis dengan menggunakan ejaan yang benar, dan (4) metode pembelajaran yang masih tradisional.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web pada Muatan PKn Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 1 Kelas V SD Abdilla Putri Asri; Arda Purnama Putra; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This experiment aims to realize the application of web intermediary tools in subjects of Civics Theme 6 Subtheme 1 Learning 1 which are valid according to media experts, material experts, practical according to users (teachers) and interesting according to users (students). The research was carried out in February-March at the Laboratory Elementary School, State University of Malang, class V. This experimental and improvement model utilizes the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) steps. The research instruments used were interviews, observations, and questionnaires. Analysis of the materials used in the experiment and improvement of this media, namely, quantitative fact analysis and qualitative fact analysis. The validity test was carried out with validators who were good at media, good at material, consumers to understand the effectiveness of media products according to users (teachers) and to find out the attractiveness of products according to users (students) totaling 31 people. The results of data analysis prove that media products get a value of 95 percent on the validity test by media experts, and get a score of 89 percent on the validity test by material experts. In the practicality test the product gets a value of 96 percent and small-scale trials get a score of 87 percent while large-scale trials get a value of 90 percent. Based on the results after being explained, it was concluded that the advanced intermediary products had correct, practical, and interesting categories to be used during Civics learning activities theme 6 sub-theme 1 learning 1 class V. Abstrak: Percobaan ini bertujuan agar mewujudkan penerapan alat perantara web pada mata pelajaran Pkn Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 1 yang valid menurut ahli media, ahli materi, praktis menurut pengguna (guru) dan menarik menurut pengguna (siswa). Penelitian mewujudkan turut bulan Februari-Maret di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang kelas V. Model percobaan dan peningkatan ini memanfaatkan langkah-langkah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket. Analisis bahan yang dipakai dalam percobaan dan peningkatan media ini yakni, analisis fakta kuantitatif dan analisis fakta kualitatif. Uji validitas dilakukan dengan validator pandai media, pandai materi, konsumen bagi memahami efektif produk media menurut pengguna (guru) serta untuk mengetahui kemenarikan produk menurut pengguna (siswa) yang berjumlah 31 orang. Hasil analisis data membuktikan produk media mendapatkan nilai 95 persen pada uji validitas oleh ahli media, dan mendapatkan nilai 89 persen pada uji validitas oleh ahli materi. Pada uji kepraktisan produk mendapatkan nilai 96 persen serta uji coba skala kecil mendapatkan nilai 87 persen sedangkan uji coba skala besar mendapatkan nilai 90 persen. Berdasarkan dari hasil usai dijelaskan, peroleh kesimpulan maka produk perantara yang memajukan memiliki kategori valid, praktis, dan menarik untuk digunakan saat kegiatan pembelajaran muatan PKn tema 6 subtema 1 pembelajaran 1 kelas V.
Analisis Manajemen Sarana dan Prasarana di Sekolah Dasar Citra Anugrahwati; Dini Rosyada Mahmud; Erwin Simon Paulus Olak Wuwur
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The sarpras component is part of the school system and part of school accreditation. The existence of infrastructure management can support learning in schools to be effective and efficient. The type of research used is descriptive qualitative with the aim of exploring information data related to the benefits and maintenance of infrastructure facilities in elementary schools. The subjects used in this research were school principals, infrastructure managers, educators, and students. As for data collection techniques obtained by observation, in-depth interviews, and documentation. In addition, researchers analyze data using steps such as reducing data, displaying data, and drawing conclusions. From the needs analysis and self-assessment conducted at SD Harapan Bangsa Trilingual Elementary School, there are facilities such as: Adequate shelves/storage cabinets. books, textbooks, and props. As well as the process of analysis and evaluation of facilities and infrastructure that has been carefully thought out so that the facilities and infrastructure at the SD are good. All school members must carry out maintenance work to keep the facilities and infrastructure in good condition so that they can be used by teachers and students. Abstrak: Komponen sarpras yaitu bagian dari sistem di sekolah dan bagian dari akreditasi sekolah. Adanya manajemen sarpras dapat menunjang pembelajaran di sekolah menjadi efektif dan efisien. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif memiliki tujuan untuk menggali data informasi terkait manfaat dan perawatan sarpras pada sekolah dasar. Subjek yang digunakan penelitian yaitu kepala sekolah, pengelola sarpras, pendidik, peserta didik. Adapun teknik pengumpulan data diperoleh observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Selain itu, peneliti menganalisis data menggunakan langkah-langkah seperti merreduksi data, mendisplay data, serta menarik kesimpulan. Dari analisis kebutuhan dan penilaian diri SD Harapan Bangsa Tribahasa yang dilakukan terdapat fasilitas seperti: Rak/lemari penyimpanan yang memadai. buku, buku teks, dan alat peraga. Serta adanya proses analisis dan evaluasi sarana dan prasarana telah dipikirkan dengan matang sehingga sarana dan prasana di SD tersebut telah baik. Semua warga sekolah harus melakukan pekerjaan pemeliharaan untuk menjaga sarana dan prasarana dalam kondisi baik agar dapat digunakan untuk guru dan siswa.
Identifikasi Miskonsepsi Materi Upaya Pelestarian dan Keseimbangan Alam Kelas V SDN Bendogerit 1 Sholiahtuzumna Putri Permadani; Jihan Dewi Nur Aini; M Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Misconception is one of the cause of low score for the students’ subject or lessons. Then, the teacher is one of the factor of students’ misconception. The aims of the research is to describe the misconception among the students of the Fifth Class SDN Bendogeerit 1, particularly the their misconception of sciences relating to effort in preservation and natural balance. The participants of research are 9 men and 10 girls in the fifth grade at SDN Bendogerit 1. The methode used in the research was descriptive quantitative. The data was gained through multiple choice test that using the answering sheet certainty of respone index (CRI) and the sample was 19 students. The result of research was: 1) misconception was occuring among the fifth grade students; 2) misconception was not influenced by the difficulties of questions level (misconception was occurred in any difficulties levels); 3) cognitif levell that mostly appeared the misconception was C2 (understanding); 4) the students which the abilities in low categories mostly having the misconception. Some advices of researcher, such as: the teachers must be change their low qualities of style and method learning upgrading the learning process (meaningful learning) through the constructive process in the form of active learning using the available media. Abstrak: Miskonsepsi merupakan salah satu penyebab rendahnya nilai pada suatu mata pelajaran pada siswa. Salah satu faktor miskonsepsi pada siswa adalah guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas V SDN Bendogeerit 1, khususnya pada mata pelajaran IPA tentang upaya pelestarian dan keseimbangan alam. Partisipan pada penelitian kali ini terdiri dari siswa 9 laki-laki dan 10 perempuan kelas V SDN Bendogerit 1.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui tes pilihan ganda dengan lembar jawaban certainty of respone index (CRI) dengan sampel berjumlah 19 siswa. Temuan dari penelitian ini : 1) Miskonsepsi telah terjadi pada siswa SD kelas 5 di beberapa konsep yang diteliti; 2) Miskonsepsi, tidak bergantung pada tingkat kesukaran soal (miskonsepsi bisa terjadi tingkat kesukaran apa saja); 3) Jenjang kognitif yang banyak menimbulkan miskonsepsi adalah C2 (pemahaman); 4) Siswa dengan kemampuan kategori rendah paling banyak mengalami miskonsepsi. Beberapa saran dari peneliti, diantaranya : Guru diharapkan dapat merubah pola dan gaya mengajar berkualitas rendah ke pembelajaran yang bermakna (meaningful learning) melalui proses-proses yang konstruktif melalui bingkai pembelajaran aktif yang dibantu penggunaan media yang baik.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Jawa pada Lingkungan Keluarga terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SDN Nadia Melin Ashari; Sri Murdiyah; Sutansi Sutansi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to determine whether there is an impact between the use of Javanese language in the family environment on Indonesian language learning especially in students’ speaking skill in fourth grade students of Bangkok 2 elementary school. The type of this research is a survey research using causal relationship analysis (cause and effect) and a quantitative approach. The results of hypothesis testing in this study gained a Sig. 0.871 which means 0.871 greater than 0.05, it can be concluded that the data is not correlated and the correlation value obtained is -0.032 which means that it does not meet the criteria for the product moment correlation coefficient, so Ho is accepted and Ha is rejected. Based on the results of the research, it can be concluded that the use of Javanese in the family environment does not affect Indonesian language learning. The absence of a significant effect is because although the use of the Javanese language of students is in the criteria that are very often used and often used, the results of the students' speaking skills test also show good criteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara penggunaan bahasa Jawa pada lingkungan keluarga terhadap pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada keterampilan berbicara di kelas IV SDN Bangkok 2. Penelitian ini berjenis penelitian survey dengan menggunakan analisis hubungan kausal (sebab akibat) dan pendekatan kuantitatif. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini mendapat nilai Sig. 0,871 yang artinya 0,871 greater than 0,05,dapat disimpulkan bahwa data tidak berkorelasi dan nilai korelasi yang didapatkan adalah -0,032 yang berarti tidak memenuhi kriteria koefisien korelasi product moment yang ditetapkan, sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa Jawa pada lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Tidak adanya pengaruh yang signifikan tersebut disebabkan karena meskipun penggunaan bahasa Jawa peserta didik berada dalam kriteria sangat sering digunakan dan sering digunakan namun hasil dari tes keterampilan berbicara peserta didik juga menunjukan pada kriteria yang baik.
Pengembangan LKPD Melalui Video Interaktif Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi dengan Penguatan Karakter Semangat Kebangsaan Kelas V SDN Riza Rizky; M. Zainuddin; Sri Murdiyah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: LKPD is one type of teaching material that has an important role in learning, the LKPD function is that it can facilitate students in understanding the material and increase learning activities, both done individually and in groups. This research development aims to test the feasibility of LKPD through interactive videos in terms of validity and practicality. The research method used is Dick and Carey which includes 10 stages: 1) analyzing the needs to identify learning objectives, 2) analyzing learning, 3) analyzing learners and their context, 4) writing performance objectives, 5) developing assessment instruments, 6) developing assessment instruments, learning strategies, 7) developing and selecting learning materials, 8) designing and implementing formative evaluations, 9) revising learning, and 10) designing and implementing summative evaluations. The results of the research and development of LKPD through interactive video showed the validity level of the material expert validation was 96.8 percent, the media expert validation was 96.8 percent, the user/teacher validation was 100 percent, so the LKPD through interactive video included teaching materials in the very valid category. The results of trials in the field show that the practicality of the students is 97.5 percent with a very practical category and can be used in learning in the fifth grade of elementary school, coupled with the appearance of LKPD and interesting videos that make students' learning interest increase. Abstrak: LKPD merupakan salah satu jenis bahan ajar yang mempunyai peran penting dalam pembelajaran. Fungsi LKPD yaitu dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi dan meningkatkan aktivitas belajar, baik dilakukan secara individu maupun kelompok. Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan untuk menguji kelayakan LKPD melalui video interaktif dari segi kevalidan dan kepraktisan. Metode penelitian yang digunakan adalah Dick dan Carey yang meliputi 10 tahap yaitu 1) menganalisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan pembelajaran, 2) menganalisis pembelajaran, 3) menganalisis pebelajar dan konteksnya, 4) menuliskan tujuan unjuk kerja, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merevisi pembelajaran, dan 10) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif. Hasil penelitian dan pengembangan LKPD melalui video interaktif menunjukkan tingkat kevalidan dari validasi ahli materi sebesar 96,8 persen, validasi ahli media sebesar 96,8 persen, validasi pengguna/ guru sebesar 100 persen, sehingga LKPD melalui video ineraktif termasuk bahan ajar dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba produk di lapangan menunjukkan tingkat kepraktisan dari peserta didik sebesar 97,5 persen dengan kategori sangat praktis dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas V SD, ditambah dengan tampilan LKPD dan video yang menarik membuat minat belajar peserta didik meningkat.
Pengembangan Media Puzzle Berbasis Audio Visual dengan Penguatan Karakter Toleransi pada Subtema “Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku” di Kelas IV SDN Eko Anis Setyorini; Lilik Bintartik; Sumanto Sumanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research and development is to produce a puzzle media based on audio-visual material on the sub-theme "Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku" in class IV SDN Kauman 1 Blitar City that is valid, practical, and interesting. This study uses a research and development model or research and development. The results of audio visual based puzzle media validation obtained a value of 93.3 percent, a very valid category by material experts, media experts and users. For practicality and attractiveness audio visual based media is obtained based on the results of student responses during product trials and field trials. The attractiveness of the media scored 97.3 percent in the very interesting category. Practicality of the media scored 84.4 percent in the category of very practical. So it can be concluded that the audio visual media based puzzle is very worthy used in the learning process in the sub-theme "Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku". Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini yaitu menghasilkan media puzzle berbasis audio visual materi pada subtema “Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku” di kelas IV SDN Kauman 1 Kota Blitar yang valid, praktis, dan menarik. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan atau research and development. Hasil validasi media puzzle berbasis audio visual memperoleh nilai 93,3% kategori sangat valid oleh ahli materi, ahli media dan pengguna. Untuk kepraktisan dan kemenarikan media puzzle berbasis audio visual diperoleh berdasarkan hasil dari respon siswa pada saat uji coba produk dan uji coba lapangan. Kemenarikan media memperoleh nilai 97,3% kategori sangat menarik. Kepraktisan media memperoleh nilai 84,4% kategori sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media puzzle berbasis audio visual sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran pada subtema “Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku”.
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Melalui Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) untuk Menumbuhkan Sikap Kreatif pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Gandes Pracika Mutiara; Alif Murdiono; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This classroom action research aims to enhance the learning process of writing poetry of 4th-grade students in SDN Karang Tengah 4 Blitar to manage the class, to create an interactive classroom, and to boost an interesting classroom environment as well as to improve students’ ability to write poetry using Think-Pair-Share method. The first stage is planning by doing an observation, documentation and interview as well as designing a lesson plan with teacher and advisor guidance. This research was implemented in grade 4 students on theme 6, sub-theme 3 about Pursuing Dreams. The reflection stage is done after the learning and teaching process with the teacher. A creative attitude is shown by students during the writing poetry process with the presence of media in the form of decorative cards, which improves at every meeting so that students want to show their work confidently in front of the class. The result shows that the percentage of students who meet the minimum competence criteria for writing poetry is 83,75 percent. The percentage of students who meet the indicator of success surpassed the minimum criteria of success that is 80 percent. Therefore, the research is done in cycle 2 and considered success. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran menulis puisi kelas IV di SDN Karangtengah 4 Kota Blitar sehingga guru dapat mengelola kelas, membuat suasana yang interaktif, dan dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model pembelajaran think pair share. Penelitian ini diawali dengan perencanaan berupa observasi, dokumentasi dan juga wawancara serta penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan masukan dari guru kelas serta dosen pembimbing. Dengan tiga langkah yaitu berfikir, berkelompok, dan berbagi. Penelitian ini diterapkan di kelas IV pada tema 6 sub tema 3 berusaha meraih cita-cita. Refleksi dilakukan setelah kegiatan pembelajaran bersama guru kelas. Sikap kreatif juga ditunjukan siswa dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi dengan adanya media berupa kartu hiasan, yang mengalami peningkatan kreatifitas disetiap pertemuan sehingga siswa mau menunjukan hasil karyanya dan ingin membacakan hasil karyanya dengan percaya diri didepan kelas. Hasil dari penelitian ini siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal menulis puisi adalah sebesar 83,75 persen. Hasil tersebut juga sudah memenuhi salah satu indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebesar 80 persen atau lebih. Maka dari itu, penelitian ini berhenti pada siklus II dan tidak dilanjutkan pada siklus berikutnya atau dikatakan berhasil.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SDN pada Materi Kegiatan Ekonomi Delta Prima Putri Nastiti; Puri Selfi Cholifah; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness and effect of applying a problem-based learning model using PowerPoint interactive media on the critical thinking skills of students at SDN Bandulan 4 Malang grade 5 on the material of economic activities. A quantitative approach was used in this research design using the Pre-Experimental Design and One Group Pretest-Posttest Design methods as the type of research design. The sample size for this study was 29 students using the saturated sampling technique. Data collection methods used include observation, interviews, tests and documentation. The Wilcoxon nonparametric statistical test was used as a data analysis method. The results of data analysis were obtained using the Wilcoxon test with sig. 0.000 less than 0.05. This means that the interactive media PowerPoint to assist the application of problem-based learning models have a significant effect on the critical thinking skills of 5th graders at SDN Bandulan 4 Malang on the material of economic activities. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keefektifan serta pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan media interaktif PowerPoint pada kemampuan berpikir kritis siswa SDN Bandulan 4 Malang kelas 5 pada materi kegiatan ekonomi. Pendekatan kuantitatif digunakan pada rancangan penelitian ini dengan menggunakan metode Pre-Experimental Design dan One Group Pretest-Posttest Design sebagai jenis desain penelitian. Besar sampel untuk penelitian ini adalah 29 siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Uji statistik nonparametrik Wilcoxon digunakan sebagai metode analisis data. Hasil analisis data diperoleh dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan sig. 0,000 kurang dari 0,05. Artinya dengan adanya media interaktif PowerPoint untuk membantu penerapan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SDN Bandulan 4 Malang pada materi kegiatan ekonomi.