cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Pengaruh Penerapan Media Kartu Baca terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SDN Septiana Fira Mawarni; Titis Angga Rini; Muh Arafik
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Beginning reading is an early stage that supports other language skills. Good reading skills can affect student learning success. This research is motivated by the problems that occurred at SDN Cemorokandang 01 Malang City, namely the lack of effective learning due to the pandemic period so that learning has been running for one semester there are still students who still have difficulty in reading the beginning and affect the student learning process, because students read to learn. The purpose of this study was to determine the application and influence of reading card media on the early reading ability of first graders at SDN Cemorokandang 01 Malang City. This study uses a quantitative approach with the Pre-Experimental Design method. The type of design used is One Group Pretest-Posttest Design. The number of samples in this study were 30 students with a total sampling technique. Data collection techniques used are observation, tests, and documentation. The data analysis technique used is the Wilcoxon Signed Rank Test nonparametric statistical test. Observation results show the percentage of 77 percent with the category of students participating in learning using reading card media well. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test obtained a significance of 0.000 less than 0.05, which means that there is a significant difference between the initial reading ability of first-class students at SDN Cemorokandang 1 Malang before and after learning using reading card media. Abstrak: Membaca permulaan merupakan tahap awal yang mendukung kemampuan berbahasa yang lainnya. Kemampuan membaca yang baik dapat berpengaruh dalam kesuksesan belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi di SDN Cemorokandang 01 Kota Malang yaitu kurang efektifnya pembelajaran karena masa pandemi sehingga sudah berjalan pembelajaran selama satu semester masih terdapat siswa yang masih kesulitan dalam membaca permulaan dan mempengaruhi proses belajar siswa, karena siswa membaca untuk belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan pengaruh media kartu baca terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN Cemorokandang 01 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre- Experimental Design. Jenis desain yang digunakan, yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa dengan teknik total sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistika nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil observasi menunjukkan persentase 77 persen dengan kategori siswa mengikuti pembelajaran menggunakan media kartu baca dengan baik. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN Cemorokandang 1 Kota Malang sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media kartu baca.
Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 yang Menggunakan Model PjBL dengan Model Konvensional pada Materi Volume Kubus dan Balok di SD Sintya Permatasari; Suhartono Suhartono; Yulia Linguistika
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Project Based Learning (PjBL) model is able to be one of the options that can be taken for mathematics learning in elementary school, where students design a project and then present it. This study aimed to analyze the differences in mathematics learning outcomes of 5th grade students who used the PjBL model with conventional models on cube and cuboid volume materials at SDN Sananwetan 01 Blitar. This research used a quantitative approach with quasi experimental design forms in grades 5B (experiments) and 5A (control) SDN Sananwetan 01 Blitar. Data collection techniques are carried out through interviews and questionnaires with research instruments in the form of student learning outcome tests (pretest and posttest). The results showed a difference in the results of learning mathematics of 5th grade students who used the PjBL model with conventional models on cube and cuboid volume materials. This is indicated through the value of Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001 less than 0.05 on Mann Whitney U-Test test results and N-Gain Score of experimental class 0.4536 and control class 0.294. Abstrak: Model Project Based Learning (PjBL) mampu menjadi opsi untuk pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, di mana siswa merancang sebuah proyek kemudian mempresentasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas 5 yang menggunakan model PjBL dengan model konvensional pada materi volume kubus dan balok di SDN Sananwetan 01 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi experimental design di kelas 5B (eksperimen) dan 5A (kontrol) SDN Sananwetan 01 Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket dengan instrumen penelitian berupa tes hasil belajar siswa (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas 5 yang menggunakan model PjBL dengan model konvensional pada materi volume kubus dan balok. Hal ini ditunjukkan melalui nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 kurang dari 0,05 pada hasil uji Mann Whitney U-Test dan N-Gain Score kelas eksperimen 0,4536 dan kelas kontrol 0,2949.
Analisis Peran Guru dalam Penanaman Nilai Pendidikan Anti Korupsi pada Siswa Kelas VI SD Widhy Aprilia Rahayu Ningsih; Imam Nawawi; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe the role of teachers in instilling the value of anti-corruption education, the obstacles faced by teachers, and the solutions that have been carried out. The scope of this study is class VI C of SDN Kauman 1 Malang. This research uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. This research instrument uses interview guidelines, observation, and documentation. The results of this study show that teachers have played a very good role in instilling the value of anti-corruption education. Teachers have acted as proofreaders, inspirers, informers, organizers, motivators, initiators, facilitators, supervisors, demonstrators, class managers, mediators, supervisors, and evaluators. The obstacle faced by teachers is that monitoring when online learning is limited and when face-to-face is limited to only some students who take part in learning in class. The solution carried out by teachers is when online learning teachers ask students to send photos or videos of activities that reflect the value of anti-corruption education. When face-to-face learning is limited students studying at home are given assignments through Google Classroom. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam penanaman nilai pendidikan anti korupsi, kendala yang dihadapi guru, dan solusi yang telah dilakukan. Ruang lingkup penelitian ini yaitu kelas VI C SDN Kauman 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah berperan sangat baik dalam penanaman nilai pendidikan anti korupsi. Guru sudah berperan sebagai korektor, inspirator, informator, organisator, motivator, inisiator, fasilitator, pembimbing, demonstrator, pengelola kelas, mediator, supervisor, dan evaluator. Kendala yang dihadapi guru yaitu pemantauan saat pembelajaran daring terbatas dan saat tatap muka terbatas hanya sebagian siswa yang mengikuti pembelajaran di kelas. Solusi yang dilakukan guru yaitu ketika pembelajaran daring guru meminta siswa mengirimkan foto atau video kegiatan yang mencerminkan nilai pendidikan anti korupsi. Saat pembelajaran tatap muka terbatas siswa yang belajar di rumah diberi tugas melalui Google Classroom.
Pengembangan E-Modul Muatan IPS Berbantuan Web Live Worksheet Materi Kegiatan Ekonomi di Lingkungan Sekitar Sampai Provinsi pada Siswa Kelas IV SD Melinda Puspitasari; Puri Selfi Cholifah; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The purpose of this research and development is to produce development products in the form of e-modules assisted by web live worksheets that are valid, practical, and attractive. The e-module development uses a research and development approach. The research and development model used is the ADDIE model which has 5 stages. The research and development subjects included material experts, teaching materials experts, fourth grade students at SDN Karangsari 2 with a total of 28 students. Data collection techniques in research and development are carried out by interviews, observations, questionnaires, and documentation. The results of the e-module product validity test show a level of validity that is very valid with an average validation value of 93.9 percent. The results of the practicality and attractiveness of the e-module product are very practical with an average practicality value of 97.3 percent and very attractive with an average attractiveness value of 100 percent. Thus, the e-module product is feasible to use and is expected to increase students' learning motivation. Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu menghasilkan produk pengembangan berupa e-modul berbantuan web live worksheet yang valid, praktis, dan menarik. Pengembangan e-modul menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang memiliki 5 tahapan. Subjek penelitian dan pengembangan meliputi ahli materi, ahli bahan ajar, siswa kelas IV SDN karangsari 2 dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi.Hasil uji kevalidan produk e-modul menunjukkan tingkat kevalidan yaitu sangat valid dengan rata-rata nilai validasi sebesar 93,9 persen. Hasil uji kepraktisan dan kemenarikan produk e-modul yaitu sangat praktis dengan rata-rata nilai kepraktisan sebesar 97,3 persen dan sangat menarik dengan rata-rata nilai kemenarikan sebesar 100 persen. Dengan demikian, produk e-modul layak digunakan dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengembangan LKPD Model Problem Based Learning (PBL) pada Materi Keberagaman Bangsaku Kelas IV Intan Sukma Cherlianna; Tri Murti; Khusnul Khotimah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Research and development there is a problem that students are saturated and lack of interest in learning activities and the use of LKPD previously in the learning process of the diversity of my nation. So that research and development is carried out to produce LKPD PBL model on the material diversity of my nation Class IV is valid based, material experts, teaching materials experts, and educators (users), as well as interesting and practical use by learners. This research and development uses ADDIE model which consists of 5 stages, namely analyze, design, development, implementation, and evaluation. The results of the validation test LKPD model PBL is very valid and can be used not with improvement with the results of the validation value of material experts at 89.28 percent, teaching materials experts 93.75 percent, and educators (users) 97.72 percent. The results of the LKPD model PBL attractiveness and practicality test is very interesting with a percentage of 100 percent and very practical with a percentage of 96.66 percent. Thus, LKPD model PBL material diversity of my nation Class IV produced worthy of use in the learning process for educators and learners. Students should often practice using LKPD PBL model to be more fluent. Educators are expected to guide students in using LKPD PBL model. Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini terdapat permasalahan yaitu siswa jenuh dan kurang minat pada kegiatan belajar serta penggunaan LKPD sebelumnya pada proses pembelajaran materi keberagaman bangsaku. Sehingga penelitian dan pengembangan dilakukan untuk menghasilkan LKPD model PBL pada materi keberagaman bangsaku kelas IV yang valid berdasarkan, ahli materi, ahli bahan ajar, dan pendidik (pengguna), serta menarik dan praktis digunakan oleh peserta didik. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil uji kevalidan LKPD model PBL yaitu amat absah serta mampu dipergunakan tidak dengan perbaikan dengan hasil nilai validasi ahli materi sebesar 89,28 persen, ahli bahan ajar 93,75 persen, dan pendidik (pengguna) 97,72 persen. Hasil uji kemenarikan dan kepraktisan LKPD model PBL yaitu sangat menarik dengan persentase sebesar 100 persen dan sangat praktis dengan persentase sebesar 96,66 persen. Dengan demikian, LKPD model PBL materi keberagaman bangsaku kelas IV yang dihasilkan layak digunakan pada proses pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik. Peserta didik hendaknya sering berlatih menggunakan LKPD model PBL agar lebih lancar. Pendidik diharapkan membimbing peserta didik dalam menggunakan LKPD model PBL.
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman Teks Narasi pada Peserta Didik Kelas V SD Oktarina Nur Restiani; Muh. Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Difficulty in reading comprehension of narrative texts is the difficulty experienced by students in understanding the contents of narrative texts. The purpose of this study is to determine the fifth grade students' ability to read and understand narrative texts and the difficulties in reading comprehension of narrative texts experienced by fifth grade students at SDN Karangbesuki 1 Malang. The approach in this study uses descriptive qualitative by describing the phenomena encountered in the field and producing descriptive data. Data collection techniques are used in the form of observations, tests, and interviews. The results showed that the students' ability to read and understand narrative texts was low. In addition, it was also found that students had difficulties in determining who, when, and where aspects related to the level of literal understanding; difficulties in determining the main ideas and messages contained in reading texts on interpretive understanding; difficulties in concluding the contents of readings related to critical understanding; and difficulties in retelling the reading text using their own language at the level of creative understanding. Abstrak: Kesulitan membaca pemahaman teks narasi merupakan kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami isi teks narasi. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui kemampuan membaca pemahahaman teks narasi dan kesulitan membaca pemahaman teks narasi yang dialami oleh peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang ditemui di lapangan serta menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca pemahaman teks narasi yang dimiliki peserta didik tergolong rendah. Selain itu juga ditemukan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam menentukan aspek siapa, kapan, dan dimana berkaitan dengan tingkat pemahaman literal, kesulitan menentukan gagasan pokok dan pesan yang terkandung dalam teks bacaan pada pemahaman interpretatif, kesulitan menyimpulkan isi bacaan berhubungan dengan pemahaman kritis, dan kesulitan menceritakan kembali teks bacaan menggunakan bahasa sendiri di tingkat pemahaman kreatif.
Analisis Keterampilan Menulis Cerita Pengalaman pada Peserta Didik Kelas V SD Dimas Ramadhani Bawono; Muh. Arafik; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The skill of writing experiential stories is a skill possessed by students in stories based on personal experience in accordance with written linguistic rules that have been set. This study aims to determine the skill level of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1, Malang City. The approach in this study uses descriptive qualitative by describing the phenomena encountered in the field and producing descriptive data. The data collection technique used in this research is observation, tests, interviews, and documentation. The results showed that the skills of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1 Malang City tended to be low. This is known based on the test results where students experience problems in writing stories based on intrinsic experience and mechanical aspects of writing. The teacher's efforts to help students overcome writing difficulties are also highlighted. Abstrak: Keterampilan menulis cerita pengalaman merupakan sebuah keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik dalam menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang ditemui di lapangan serta menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang cenderung rendah. Hal ini diketahui berdasarkan hasil tes dimana peserta didik mengalami permasalahan dalam menulis cerita pengalaman ditinjau berdasarkan unsur intrinsik dan aspek mekanik dalam menulis. Selain mengetahui tingkat keterampilan dan permasalahan peserta dalam menulis, upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan peserta didik dalam menulis juga turut menjadi fokus penelitian.
Pengembangan Buku Cerita Elektronik dengan Metode Storytelling pada Teks Dongeng Fabel di Kelas 2 SD Irhamillah Azza; Alif Mudiono; Ferril Irham Muzakki
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study has a goal, namely to produce learning media in the form of electronic story books with a valid storytelling method according to experts and practical according to students and teachers. In this study using the ADDIE research model. Product validity testing was carried out by material expers, media experts, and teacher as the next user for large group trials to 26 students of class 2 cut meutia SDN Kepanjenlor 2 Blitar City. Based on the validity test by the material expert, the percentage is 93,75 percent, the media expert is 93,75 percent, and the teacher as the user gets the percentage 96,87 percent. All three fall into the very valid category. The practicality of the product provided is 100 percent by the teacher and 97.2 percent by the students, both of which fall into the “very practical” category. Thus, the electronic storybook learning media proved to be very valid and very practical. It is better if the electronic storybook is not only developed on the text of fabels, but on other stories according to the target. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menghasilkan media pembelajaran berupa buku cerita elektronik dengan metode storytelling yang valid menurut para ahli serta yang praktis menurut peserta didik dan guru. Pada penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE. Pengujian kevalidan produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan guru sebagai pengguna. Selanjutnya untuk uji coba pada kelompok besar akan diujikan kepada 26 peserta didik kelas 2 cut meutia SDN Kepanjenlor 2 Kota Blitar. Berdasarkan uji kevalidan oleh ahli materi mendapatkan persentase 93,75 persen, ahli media mendapatkan persentase 93,75 persen, dan guru sebagai pengguna mendapatkan persentase 96,87. Ketiganya masuk dalam kategori sangat valid. Sedangkan kepraktisan produk mendapat persentase sebesar 100 persen dari guru dan 97,2 persen dari peserta didik serta keduanya termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran buku cerita elektronik terbukti sangat valid dan sangat praktis. Sebaiknya buku cerita elektronik tidak hanya dikembangkan pada teks dongeng fabel, namun pada cerita lain yang sesuai sasaran.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis pada Materi Pecahan Siswa Kelas V SD Samrotul Fikriyah; Yulia Linguistika; Goenawan Roebyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to analyze mathematical literacy skills and the ability of each indicator of mathematical literacy in the fractional material of fifth grade students at SDN Kauman 1 Malang. The research approach used is a combination research approach (mix methods) with descriptive research type. Data collection techniques used tests, documentation, and interviews. The results of this study indicated that of the 74 students studied, the mathematical literacy ability of the fifth grade students of SDN Kauman 1 Malang has a low criterion of 40 percent. Students' abilities on each indicator of mathematical literacy include: (1) The ability to formulate problems mathematically is 48 percent. Students can simplify real problems into the form of things that are known and asked and write problems clearly in the form of mathematical sentences; (2) The ability to use facts, concepts, procedures, and mathematical reasoning is 46 percent. Some students can develop problem solving strategies using facts, concepts, and mathematical reasoning and solve problems using mathematical procedures; (3) The ability to interpret, conclude, and reflect mathematical results is 24 percent. Most students can interpret and conclude the results of solving problems into the context of the real world, but very few students can explain the solutions to get the results of the settlement. Teachers are advised to better train students by giving mathematical literacy type questions that require high reasoning and more emphasis is placed on students to solve problems in a structured manner with complete stages of completion. Instilling the concept of fractional counting operations also needs to be emphasized again to students so that students can solve math problems correctly. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis dan kemampuan pada setiap indikator literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kombinasi (mix methods) dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 74 siswa yang diteliti, kemampuan literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang dalam kriteria rendah yaitu sebesar 40 persen. Kemampuan siswa pada setiap indikator literasi matematis meliputi: (1) Kemampuan memformulasikan masalah secara matematis yaitu sebesar 48 persen. Siswa dapat menyederhanakan permasalahan nyata ke dalam bentuk hal yang diketahui dan ditanyakan serta menuliskan permasalahan secara jelas ke dalam bentuk kalimat matematika; (2) Kemampuan menggunakan fakta, konsep, prosedur, dan penalaran matematika yaitu sebesar 46 persen. Sebagian siswa dapat menyusun strategi penyelesaian masalah menggunakan fakta, konsep, dan penalaran matematika serta menyelesaikan permasalahan dengan prosedur matematika; (3) Kemampuan menginterpretasikan, menyimpulkan, dan merefleksi hasil matematika yaitu sebesar 24 persen. Sebagian besar siswa dapat menginterpretasikan dan menyimpulkan hasil penyelesaian permasalahan ke dalam konteks dunia nyata, namun sangat sedikit sekali siswa yang dapat menjelaskan solusi didapatkannya hasil penyelesaian. Guru disarankan untuk lebih melatih siswa dengan memberikan soal-soal tipe literasi matematis yang memerlukan penalaran tinggi dan lebih ditekankan lagi kepada siswa untuk menyelesaikan soal secara terstruktur dengan tahapan penyelesaian yang lengkap. Penanaman konsep operasi hitung pecahan juga perlu ditekankan lagi kepada siswa agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan tepat.
Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA di SD Dela Diana; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine the use of science learning media, types of learning media used, obstacles faced by teachers and efforts to deal with obstacles in the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang. This type of research is phenomenological research with a qualitative descriptive method. The subjects of this study were the first to sixth grade teachers. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the data reduction stage, data presentation and conclusions. The results showed that (1) the types of science learning media used by the teacher were natural environment media, visual media, audio visual media, physical object media and multimedia media, (2) the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang was still low, four of six teachers still do not use science learning media when teaching, (3) the obstacles faced by teachers in the use of science learning media are the limited facilities owned by the school and the limited ability of the teacher, (4) the efforts made are to improve the teacher's ability by studying with colleagues work, attended training on the use of learning media from the Malang city office. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran IPA, jenis media pembelajaran yang digunakan, kendala yang dihadapi guru serta upaya dalam menghadapi kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas satu sampai kelas enam. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis media pembelajaran IPA yang digunakan guru adalah media lingkungan alam, media visual, media audio visual, media objek fisik dan media multimedia, (2) pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang masih rendah, empat dari enam guru masih belum menggunakan media pembelajaran IPA ketika mengajar, (3) kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA yaitu keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki guru, (4) upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan guru dengan belajar bersama rekan kerja, mengikuti pelatihan penggunaan media pembelajaran dari dinas kota Malang.