cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
PENERAPAN KE-6 ELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA DENGAN METODE SOMATIS, AUDITORY, VISUAL, DAN INTELEKTUAL (SAVI) BERBANTUAN PAPAN GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rahma, Ida Nuri; Lestyanto, Latifah Musthofa; Lestari, Trianingsih Eni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.1

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menerapkan profil pelajar Pancasila dengan menggunakan metode SAVI (Somatis, Auditory, Visual, dan Intelektual) yang dibantu dengan papan games untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 8C SMP Laboratorium UM. Pembelajaran dengan menggunakan metode SAVI melalui 4 tahapan, yakni: a) tahap persiapan; b) tahap penyampaian; c) tahap pelatihan; d) tahap penampilan hasil. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes siklus, observasi aktivitas siswa, dan observasi kegiatan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari hasil soal tes pada siklus I yaitu 69% dan siklus II 78%. Selain itu terdapat peningkatan dari hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yakni 56,25% dan pada siklus II yakni 87,5%. Kemudian, jika dilihat dari hasil observasi kegiatan guru juga terdapat peningkatan yakni pada siklus I mendapatkan skor 79 dan pada siklus II mendapatkan skor 81. Oleh karena itu, pembelajaran menggunakan metode SAVI dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 8C SMP Laboratorium UM.
URGENSI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM MENGHADAPI ERA HUMAN SOCIETY 5.0 Oktavia, Imanda Ayu; Utomo, Dwiyono Hari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.2

Abstract

Era Human Society 5.0 mengindikasikan peralihan ke arah masyarakat yang dipacu oleh teknologi digital, di mana interaksi antara manusia dan teknologi semakin erat. Dalam bidang pendidikan, peran guru semakin signifikan dalam membimbing siswa menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi pada masa ini. Urgensi pengembangan profesionalisme guru dalam menghadapi Era Human Society 5.0 menjadi subjek penelitian ini. Artikel ini melakukan sintesis literatur dan analisis mendalam untuk mengidentifikasi beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di era ini. Pemahaman guru tentang tren dan perkembangan teknologi terkini serta implikasinya dalam konteks pendidikan menunjukkan relevansi yang krusial. Guru harus memahami bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan, pembelajaran berbasis teknologi, dan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran dapat diterapkan secara optimal untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Peran guru sebagai contoh dalam mengajarkan etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi sangat penting dalam Era Human Society 5.0, di mana masalah privasi dan keamanan data menjadi perhatian utama. Guru memiliki tanggung jawab utama dalam membimbing siswa tentang penggunaan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Selain itu, pendekatan pembelajaran profesional yang berkelanjutan dan berbasis kolaboratif menjadi kunci dalam mengembangkan profesionalisme guru. Guru perlu terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan, mentoring, dan kolaborasi dengan rekan guru serta profesional pendidikan lainnya demi menyongsong Era Human Society 5.0 dengan lebih siap dan efektif.
PEMBELAJARAN DASAR PROGRAM PEMASARAN DENGAN WEBSITE DARI GOOGLE SITES SEBAGAI PENUNJANG PONDASI BELAJAR SEPANJANG HAYAT DI MERDEKA BELAJAR Jendra, Cahya; Wahju Wardhana, Ery Tri Djatmika Rudijanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.3

Abstract

Di era digital yang penuh gemerlap ini, pendidikan tak lagi terkungkung dalam empat dinding kelas. Merdeka Belajar membuka gerbang inovasi, mengantarkan kita menuju dunia belajar tanpa batas. Google Sites, platform website gratis yang mudah digunakan, hadir bagaikan jembatan ilmu yang menghubungkan generasi muda dengan lautan pengetahuan. Penelitian ini mengkaji efektivitas implementasi website Google Sites dalam pembelajaran Dasar-Dasar Pemasaran di SMKS Muhammadiyah 2 Malang sebagai penunjang pondasi belajar sepanjang hayat di era Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Google Sites terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif, motivasi, dan capaian belajar peserta didik. Platform ini memfasilitasi pembelajaran sepanjang hayat dengan menyediakan akses mudah ke sumber belajar kapan saja dan di mana saja. Fitur-fitur interaktif seperti multimedia, tautan, kuis, dan kolaborasi daring membuat konten pembelajaran lebih menarik dan atraktif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut website Google Sites, pelatihan bagi pendidik, dan penelitian lanjutan untuk memperluas implementasinya di berbagai konteks pembelajaran.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS X Pujakesuma, Dicky; Kusuma Ningrum, Gres Dyah; Umami, Aktia Arigiana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.4

Abstract

Augmented reality diyakini mampu berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pengolahan dan penyimpanan informasi bagi pengguna, serta memperdalam pengalaman belajar dibandingkan metode tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi minat siswa dalam penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dengan merancang dan membangun media pembelajaran yang interaktif untuk siswa kelas X. Dengan fokus pada materi pengenalan perangkat keras komputer, media pembelajaran AR dirancang untuk membuat proses pembelajaran lebih menarik dan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa kelas X termasuk pada siswa dengan jurusan yang tidak pada rumpun ilmu komputer. Pembuatan media pembelajaran ini, menggunakan metode iterative rapid prototype yang dinilai mampu mengembangkan produk secara efektif dan efisien. Evaluasi terhadap media pembelajaran menunjukkan tingkat minat siswa yang tinggi, dengan nilai rata-rata fun testing mencapai 88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran AR efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dan memfasilitasi pembelajaran interaktif dengan harapan mampu meningkatkan pemahaman siswa.Diperlukan kajian mendalam lebih lanjut untuk meneliti secara menyeluruh dampak media pembelajaran terhadap pencapaian belajar siswa, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan penggunaannya dalam konteks materi pembelajaran yang beragam. Temuan penelitian ini diharapkan mampu membuka cakrawala baru bagi kemajuan dunia pendidikan di masa depan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS Israni, Mayang Eka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.5

Abstract

Pembelajaran abad 21 menuntut peserta didik menguasai kemampuan berpikir kreatif, yaitu kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan solusi yang nyata dan bervariatif. Faktanya, kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah kurang mengembangkan kemampuan berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif dapat dilatih melalui model Problem Based Learning, karena membuat siswa terdorong untuk berpikir tingkat tinggi dalam memecahkan masalah. Riset ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran IPS. Riset kuasi eksperimen ini menggunakan Post-test Only Control Group Design. Subjek riset merupakan siswa kelas IX SMP Laboratorium UM, Kota Malang. Instrumen tes yang digunakan berbentuk soal essay berjumlah 4 untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana mendapat nilai t hitung 6,277 > t tabel 2,035. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.
DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN BAHASA IBU DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS 4 SDN LOWOKWARU 05 KOTA MALANG Indah Sari, Lilik Nur; Bintartik, Lilik; Maulana Putra, Fajar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i5.2024.11

Abstract

Bahasa ibu kerap kali diidentikkan sebagai bahasa daerah atau bahasa lokal. Di Indonesia ada beragam bahasa daerah dan keberagaman ini harus dilestarikan. Karena bahasa adalah bagian dari budaya. Upaya melestarikannya, salah satunya bisa melalui bidang pendidikan. Dunia pendidikan merupakan bagian esensial dalam kehidupan manusia. Dan dalam kegiatan pendidikan tidak bisa melepaskan diri dari ‘bahasa’. Khususnya saat kegiatan pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran yang bermakna tentu di dalamnya terdapat jalinan komunikasi yang baik antara pendidik dan peserta didiknya. Pun pula tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila peserta didik berhasil menangkap secara jelas maksud yang disampaikan oleh pendidik. Maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas mengenai bagaimana dampak dari penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran di kelas 4 SDN Lowokwaru 05 Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitiatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahasa ibu di kelas 4 SDN Lowokwaru 05 Kota Malang berdampak positif bagi peserta didik seperti memudahkan peserta didik memahami materi, interaksi dan keaktifan di kelas, dan menanamkan cinta budaya.
KONSEP KARAKTER LUHUR GURU MELALUI PESAN MORAL TARI TOPENG MALANGAN Yusman, Salsabila Farodis; Bafadal, Rifqi; Rafani, Johandi Rahma; Anik Novi Asri, Ni Luh Gede; Wahyuni, Revi; Melyanawati, Adelliya; Rosyida, Fatiya
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.6

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia kian menjadi fokus utama. Guru dengan karakter luhur menjadi pondasi penting dalam mewujudkan pendidikan karakter yang berkualitas. Penelitian ini mengkaji konsep karakter luhur guru melalui pesan moral topeng Malangan, budaya lokal Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi pustaka, dengan data dikumpulkan melalui kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter luhur guru tergambar dalam topeng Malangan dan dapat dijadikan contoh dalam proses pembelajaran. Topeng Malangan memiliki berbagai karakter yang mewakili sifat-sifat manusia, seperti Panji Asmoro Bangun (kebaikan hati, kejujuran, kesabaran), Gunung Sari (kejujuran, kebijaksanaan), Dewi Ragil Kuning (keaktifan, kebahagiaan, keberanian), dan Bapang (keberanian, kesetiaan). Karakter-karakter tersebut dapat ditanamkan kepada peserta didik melalui pembelajaran kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Guru dapat menggunakan topeng Malangan sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan nilai-nilai karakter. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya lokal seperti topeng Malangan dengan karakter-karakter luhurnya dapat menjadi sumber berharga dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik.
PENGGUNAAN WORDWALL SEBAGAI MEDIA BERBASIS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SDN POLEHAN 1 Awal Sabiila, Osa Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i5.2024.12

Abstract

Minat belajar siswa merupakan hal yang sangat penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar. Untuk dapat membangun minat belajar siswa guru harus mampu meningkatkan antusias siswa, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran. Namun pada kenyataannya minat belajar siswa kelas IV di SDN Polehan 1 masih perlu untuk ditingkatkan. Peneliti menggunakan media game pembelajaran edukatif Wordwall dalam upaya menumbuhkan lingkungan belajar yang inovatif, kreatif, dan aktif yang akan menarik minat siswa untuk belajar khsusunya kelas IV SDN Polehan 1 dalam mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung penggunaan media game edukatif Wordwall, sementara wawancara tertulis menggunakan angket digunakan untuk mengumpulkan data tentang penggunaan media game edukatif Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media game edukasi Wordwall dapat memberikan perubahan minat belajar siswa kelas IV terhadap mata pelajaran IPAS. Hal ini terlihat dari siswa lebih aktif berpartisipasi dalam pembelajaran dan lebih senang dalam pembelajaran, dibuktikan dengan hasil angket yang diberikan di akhir pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media game edukasi Wordwall mampu meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN Polehan 1 mata pelajaran IPAS.
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN PBL BERBANTUAN LKPD TERINTEGRASI HOTS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA SMPN 12 MALANG Brillianti, Aprilia; Al-Mudhar, Mimien Henie Irawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) dengan berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk meningkatkan ketrampilan berfikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di SMPN 12 Malang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) di desain dengan siklus PTK menurut Kemmis & Mc Taggart dengan empat tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Model pembelajaran PBL menjadi inovasi karena dapat mendorong peserta didik menjadi aktif, berekspresi, mampu mengkontruksi konsep yang dipelajari dan meningkatkan ketrampilan berfikir kritis dengan berbasis masalah. Ketrampilan berfikir kritis merupakan salah satu ketrampilan dari abad XXI yang perlu ditingkatkan dan dikuasai oleh peserta didik. Terdapat lima indikator pada ketrampilan berfikir kritis yaitu Apply, Evaluate, Use Data To Develop Critical Insights, Analyze Dan Synthesize. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model PBL dengan bantuan LKPD terintegrasi HOTS pada mata pelajaran IPA mengalami peningkatan hasil belajar. Pada prasiklus diperoleh 100% peserta didik belum tuntas dalam hasil belajar dan memerlukan bimbingan. Pada siklus 1 diperoleh 40% ketuntasan belajar dengan 12 peserta didik dan untuk 18 peserta didik lainnya membutuhkan bimbingan belajar dari guru. Sedangkan pada siklus 2 sebanyak 25 peserta didik dengan 83.33% telah mengalami ketuntasan belajar dengan kategori sangat baik. Pada pertemuan satu ketrampilan berfikir kritis peserta didik sebesar 59,95% dalam kategori cukup baik, siklus 1 sebesar 76,81% dalam kategori baik dan untuk siklus 2 sebesar 87% dalam kategori sangat baik.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan PBL berbantuan LKPD terintegrasi HOTS pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar dan ketrampilan berfikir kritis peserta didik di kelas IX A SMP Negeri 12 Malang.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN MONOPOLI PADA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMPN 8 MALANG Rohali, Amelia; Sandi, Ferryan; Nisa, Herta Muflihatin; Resdiana, Puput Dwi; Mubarok, Rikza Islahi; Ghina, Sofya Farah; Ghina, Parno; Al Fatih, Solihin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.8

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong siswa untuk berkembang secara holistik. Dalam konteks pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMPN 8 Malang, beberapa tantangan dihadapi, seperti ketidakminatan siswa terhadap mata pelajaran tersebut akibat metode dan media pembelajaran yang monoton, serta lingkungan belajar yang tidak mendukung. Untuk mengatasi hal ini, strategi pembelajaran inovatif perlu diterapkan. Salah satu strategi inovatif yang dapat digunakan adalah penggunaan media pembelajaran berbasis permainan, seperti Monopoli. Monopoli dalam pembelajaran IPA, diharapkan siswa dapat lebih aktif, fokus, dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami materi IPA, khususnya pada topik Suhu dan Kalor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu R&D dimana penelitian dan pengembangan ini merupakan metode yang berfokus untuk menghasilkan suatu produk tertentu serta pengujian tingkat efektifitas terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan pengembangan dengan design thinking meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi dan wawancara terkait motivasi belajar siswa secara langsung serta umpan balik terkait media pembelajaran yang dibuat tabel .Data kuantitatif yang diperoleh menggunakan skala likert kemudian diolah sehingga berbentuk presentase dan kualitatif untuk mendeskripsikan motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran monopoli dalam proses belajar mengajar siswa kelas VII SMPN 8 Malang memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada materi suhu dan kalor. Penting bagi guru untuk memilih dan menggunakan media pembelajaran yang sesuai. Hal ini berguna untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran secara lebih efisien.