cover
Contact Name
Mesiono
Contact Email
pemajournal@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pemajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Pasar V Medan Estate Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mudabbir: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27748391     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Mudabbir (Journal Research and Education Studies) is Published by the Association of Indonesian Islamic Education Managers (PERMAPENDIS) North Sumatra. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education. Articles published in journals are the results of research or areas of educational thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue. This journal is published regularly twice in the period January-June and July-December.
Articles 717 Documents
Penerapan Metode Tadabbur Ayat Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Materi Akhlak Mulia di Kelas XI MAS Al Kalam Langkat Irfan, Ahmad; Usmaidar, Usmaidar; Ridha, Zaifatur
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode tadabbur ayat serta peningkatannya terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi akhlak mulia di kelas XI MAS Al Kalam Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa yang ditunjukkan oleh persentase ketuntasan belajar yang masih di bawah kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas XI MAS Al Kalam Langkat tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tadabbur ayat dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa pada tahap pra tindakan sebesar 72,32 dengan ketuntasan belajar 54,55%. Pada siklus I meningkat menjadi 77,36 dengan ketuntasan 68,18%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,95 dengan ketuntasan 86,36%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode tadabbur ayat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits serta membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Representasi Sejarah Seni Rupa Indonesia Melalui Artefak dan Karya dalam Virtual Tour di Museum Nasional Indonesia Aulia, Mey Waty; Anggreni, Triya Ayu; Sholeiman, Arief; Atmojo, Wahyu Tri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2773

Abstract

Museum memiliki peran penting dalam mempresentasikan perjalanan sejarah seni rupa Indonesia melalui koleksi artefak dan karya seni yang dimilikinya. Perkembangan teknologi digital memungkinkan museum menghadirkan inovasi berupa virtual tour sebagai media edukasi alternatif yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana sejarah seni rupa Indonesia direpresentasikan melalui artefak dan karya dalam Virtual Tour Museum Nasional Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi virtual, dokumentasi berupa tangkapan layar (screenshot), dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtual tour mampu menghadirkan representasi perkembangan seni rupa Indonesia mulai dari masa prasejarah hingga modern secara sistematis dan edukatif. Selain itu, fitur visual 360° dan navigasi interaktif memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mengamati artefak secara lebih mendalam. Meskipun demikian, pengalaman estetis yang diperoleh melalui media digital masih memiliki keterbatasan dibandingkan dengan kunjungan langsung ke museum.
Sejarah Kesenirupaan Batak Toba Melalui Artefak Tiga Dimensi dalam Koleksi Museum Negeri Sumatera Utara di HM Joni Medan Sumatera Utara Simanjuntak, Kristin Agustina; Sinaga, Dea Bilqis Ananda Br; Tarigan, Loise Lodovikus Tagomi; Atmojo, Wahyu Tri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2778

Abstract

Ornamen gorga merupakan salah satu bentuk ekspresi visual yang penting dalam tradisi seni rupa masyarakat Batak Toba. Gorga tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif pada bangunan tradisional, tetapi juga mengandung nilai simbolik, filosofis, serta historis yang mencerminkan sistem kepercayaan dan pandangan hidup masyarakat Batak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah kesenirupaan ornamen gorga dalam tradisi seni rupa Batak Toba serta memahami perkembangan bentuk dan maknanya dalam konteks budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan dokumentasi terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen gorga berkembang sebagai bagian dari sistem visual dalam arsitektur tradisional Batak Toba, khususnya pada Rumah Bolon. Secara historis, gorga memiliki fungsi religius dan simbolik yang berkaitan dengan kosmologi Batak. Seiring perkembangan zaman, gorga mengalami transformasi dalam bentuk, fungsi, serta media penerapannya, namun tetap mempertahankan karakter visual dan nilai filosofis sebagai identitas seni rupa Batak Toba.
Karakteristik Arsitektur Rumah Elite Tionghoa pada Masa Kolonial di Medan: Tinjauan Historis Tjong A Fie Mansion Siregar, Aura Salvia; Assa’idah, Intan Mumtazah; Hadi, Mafaza Aulyani; Atmojo, Wahyu Tri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2779

Abstract

Perkembangan Kota Medan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 tidak dapat dilepaskan dari dinamika perdagangan dan perkebunan yang mendorong hadirnya berbagai kelompok etnis, termasuk komunitas Tionghoa. Kehadiran kelompok ini tidak hanya berperan dalam perkembangan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembentukan lanskap budaya dan arsitektur kota. Salah satu peninggalan penting yang merepresentasikan keberadaan komunitas tersebut adalah Tjong A Fie Mansion, rumah tinggal seorang tokoh Tionghoa berpengaruh di Medan pada masa kolonial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik arsitektur rumah elite Tionghoa pada masa kolonial di Medan melalui kajian terhadap Tjong A Fie Mansion serta menganalisis bentuk akulturasi budaya yang tercermin dalam elemen arsitektur bangunan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dalam kajian sejarah arsitektur. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap bangunan, studi literatur, serta dokumentasi visual. Analisis dilakukan melalui identifikasi morfologi arsitektur, penelusuran konteks historis, dan interpretasi terhadap elemen arsitektural bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tjong A Fie Mansion memiliki karakteristik arsitektur yang memperlihatkan perpaduan berbagai pengaruh budaya, terutama arsitektur Tionghoa dan kolonial Belanda. Unsur arsitektur Tionghoa terlihat pada penggunaan courtyard, simbol-simbol budaya seperti lampion dan kaligrafi, serta konsep rumah terbuka. Sementara itu, pengaruh arsitektur kolonial tampak pada komposisi fasad yang simetris, penggunaan kolom, serta warna bangunan yang cenderung netral. Temuan ini menunjukkan bahwa Tjong A Fie Mansion merupakan representasi penting dari proses akulturasi budaya dalam arsitektur yang berkembang di Kota Medan pada masa kolonial.
Pemanfaatan Museum Al-Qur’an Sumatera Utara di Deli Serdang sebagai Sumber Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Budaya Islam Riatno, Asysyifa Aulia; Sembiring, Nurul Fadhillah; Angelika, Tania; Atmojo, Wahyu Tri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Museum Al-Qur’an Sumatera Utara di Deli Serdang sebagai sumber pembelajaran seni rupa berbasis budaya Islam melalui kajian terhadap koleksi mushaf Al-Qur’an yang dipamerkan di museum tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi terhadap objek penelitian. Objek penelitian difokuskan pada beberapa mushaf Al-Qur’an yang memiliki karakteristik visual, nilai estetika, serta nilai historis yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi mushaf yang terdapat di museum menampilkan keragaman bentuk visual, mulai dari manuskrip kuno berbahan kertas daluang hingga mushaf cetakan modern. Unsur estetika yang ditemukan meliputi penggunaan berbagai gaya kaligrafi seperti khat Naskhi dan Tsuluts, komposisi tata letak tulisan yang proporsional, serta iluminasi atau ornamen dekoratif yang memperlihatkan pengaruh budaya lokal seperti motif Melayu-Aceh. Selain memiliki nilai historis dan religius, koleksi mushaf tersebut juga mengandung nilai artistik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran seni rupa, khususnya dalam memahami unsur garis, bentuk, warna, tekstur, serta prinsip komposisi dalam seni Islam. Dengan demikian, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian artefak budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang memberikan pengalaman visual secara langsung bagi peserta didik dalam memahami perkembangan seni rupa berbasis budaya Islam.
Nilai Estetika dan Historis Artefak Kriya di Museum Kota Cina Medan Fadillah, Putri; Sianturi, Catherine Dinara; Fadillah, Dwi; Atmojo, Wahyu Tri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai estetika serta nilai historis yang terkandung dalam artefak kriya yang tersimpan di Museum Situs Kota Cina Medan. Situs Kota Cina merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di Sumatera Utara yang menyimpan jejak peradaban dan jaringan perdagangan maritim internasional sejak abad XI hingga XIV Masehi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi koleksi museum. Teori estetika Djelantik yang mencakup tiga aspek yaitu wujud, bobot, dan penampilan digunakan sebagai landasan analisis nilai estetika, sedangkan nilai historis dikaji berdasarkan konsep warisan budaya dan cagar budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa artefak kriya di Museum Kota Cina Medan mengandung nilai estetika tinggi yang tercermin dari keindahan bentuk, motif, dan teknik pembuatannya, sekaligus menyimpan nilai historis yang kuat sebagai bukti nyata peradaban dan akulturasi budaya lintas bangsa di wilayah Medan dan sekitarnya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian dan pengenalan warisan budaya Kota Medan kepada masyarakat luas.
Pengenalan Kue Rasidah sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Budaya Melayu di Kalangan Generasi Z pada Era Society 5.0 Sufriansyah, Sufriansyah; Febriyani, Rani; Mardiah, Intan; Rizaldi, Muhammad; Nufus, Hayatun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2799

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kue rasidah sebagai salah satu kuliner tradisional Melayu kepada generasi muda serta mendorong pemanfaatannya sebagai peluang usaha dalam ekonomi kreatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 pukul 16.00 WIB di Dusun I Kenang Tani, Desa Kwala Pesilam. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah masih rendahnya pemahaman dan pemanfaatan kuliner tradisional sebagai peluang usaha ekonomi kreatif, khususnya di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan edukasi mengenai sejarah, nilai budaya, serta potensi ekonomi dari kue rasidah. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat dengan fokus pada generasi Z sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru mengenai kuliner tradisional Melayu serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal. Selain itu, peserta juga mulai memahami bahwa kuliner tradisional dapat dikembangkan menjadi peluang kewirausahaan di era Society 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian budaya sekaligus memanfaatkan potensi kuliner tradisional sebagai sumber ekonomi kreatif yang berkelanjutan.