cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PEMANFAATAN KULIT KOPI MENJADI KOMPOS UNTUK BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK OLEH KELOMPOK TANI DI DESA KAYU MANIS Kiky Nurfitri Sariaa Sariaa; Nuraini; Andika Prawanto; Leny Maryati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.076 KB)

Abstract

Abstract The activity of utilizing coffee husks into compost for organic vegetable cultivation by farmer groups in Kayu Manis Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency was carried out from March to August 2021. This activity aims to provide science and technology to the community, especially the Tunas Muda Farmers Group in Kayu Manis Village Selupu Rejang District in the utilization of agricultural waste such as coffee husks into compost so that it can be used to produce vegetables organically. The activity was carried out in several stages, starting from site surveys, counseling, mentoring through direct practice, monitoring to the stage of evaluating the implementation of activities. The results of this activity can significantly improve the science and technology of the community in utilizing coffee husks as compost for organic vegetable cultivation. Abstrak Kegiatan pemanfaatan kulit kopi menjadi kompos untuk budidaya sayuran organik oleh kelompok tani di Desa Kayu Manis Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2021. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan IPTEK kepada masyarakat khususnya pada Kelompok Tani Tunas Muda di Desa Kayu Manis Kecamatan Selupu Rejang dalam pemanfaatan limbah pertanian seperti kulit kopi menjadi kompos agar dapat dimanfaatkan untuk memproduksi sayuran secara organik. Kegiatan tersebut dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu mulai dari survei lokasi, penyuluhan, pendampingan melalui praktik langsung, monitoring hingga sampai pada tahapan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini secara nyata dapat meningkatkan IPTEK masyarakat dalam memanfaatkan kulit kopi sebagai kompos untuk budidaya sayuran secara organik.
PENINGKATAN KEAHLIAN MASYARAKAT DALAM PENGUASAAN TEKNIK PEMELIHARAAN DAN TROUBLESHOOTING POMPA AIR SKALA RUMAH TANGGA Ragil Sukarno Sukarno; Ahmad Kholil; Sorimuda Harahap; Luthfiah; M. Samudera Zahran; Nasywa Raihan Dhiyaullhaq
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.403 KB)

Abstract

Abstract Water pumps have very vital role in providing clean water to the community, but there are still many people who have not mastered how to maintenance and fix the pump. The purpose of this community service activity is to increase community expertise in mastering maintenance techniques and troubleshooting household-scale water pumps to perform pump maintenance independently. Community service activities in this training are carried out in the Cinangka Subdistrict, Serang Regency, Banten Province. The training method is online using zoom media to deliver basic theories about pumps, pump maintenance, and discussion of problems in the pump and its problem shooting. In training provided a pump so that participants could see the parts of the pump directly and understand the material delivered by the trainer. The results of the evaluation showed that this training activity was carried out correctly and get an excellent reception which shown by the activeness of participants during the training. The evaluation results also showed that there had been an increase in mastery of water pump maintenance and troubleshooting techniques. Training activities provide real benefits for the community and need to be continued with advanced training or other technology training to increase technological mastery. Abstrak Pompa air mempunyai peran yang sangat vital untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat, namun masih banyak masyarakat yang belum menguasai cara memelihara dan memperbaiki pompa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keahlian masyarakat dalam penguasaan teknik pemeliharaan dan troubleshooting pompa air skala rumah tangga sehingga mampu melakukan perawatan pompa secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa pelatihan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Cinangka di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Metode pelatihan adalah melalui online menggunakan media zoom dalam bentuk penyampaian teori dasar tentang pompa, perawatan pompa, dan diskusi permasalahan-permasahalan pada pompa serta troubleshooting nya. Dalam pelatihan disediakan sebuah pompa supaya peserta dapat melihat langsung bagian-bagian pompa dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat terselenggara dengan baik dan mendapatkan sambutan yang sangat baik yang ditunjukkan dengan keaktifan peserta selama pelatihan. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan peningkatan penguasaan teknik pemeliharaan dan troubleshooting pompa air. Kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perlu dilanjutkan dengan pelatihan tingkat lanjut atau pelatihan teknologi lain sehingga dapat meningkatkan pengusaan teknologi bagi masyarakat.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN GURU DALAM PENELITIAN EMOSI DI LINGKUNGAN PEMBELAJARAN Yuli Rahmawati; Susi Fitri; Aodah Diamah; Anna Rahmadianty; Pramita Cucu Mawarni; Ilmi Zakiah Amalia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.948 KB)

Abstract

Abstract This study aims to develop teachers' skills in conducting research on the learning environment as a reflection to create a positive classroom emotional climate. The teacher conducts research to analyze students' perceptions of emotions in the learning environment. This research is based on community service activities for teachers related to emotions in the learning environment. The activity involved 48 teachers, of which 14 teachers carried out survey research involving 1049 students from the junior and senior high school levels. The research conducted by the teacher used a survey with the Classroom Emotional Climate (CEC) instrument consisting of nine dimensions, namely Care, Control, Clarity, Challenge, Motivation, Consolidation, Collaboration, Attitude, and Behavior. Almost all dimensions get positive student responses with high (3.41-4.20) and very high (4.21-5.00) classifications. Teachers who are involved in conducting research, have implemented good emotional management. The results of reflection on student perceptions have helped teachers to carry out learning and manage interactions to create positive learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan guru dalam melakukan penelitian lingkungan pembelajaran sebagai refleksi untuk menciptakan iklim emosional kelas yang positif. Guru melakukan penelitian untuk menganalisis persepsi siswa terkait emosi dalam lingkungan pembelajaran. Penelitian ini berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada guru-guru terkait emosi dalam lingkungan pembelajaran. Kegiatan pengabdian melibatkan 48 guru, yang selanjutnya sebanyak 14 guru melaksanakan penelitian survey yang melibatkan 1049 siswa dari level SMP dan SMA. Penelitian yang dilakukan guru menggunakan survet dengan instrumen Classroom Emotional Climate (CEC) yang terdiri dari sembilan dimensi yaitu Care, Control, Clarity, Challenge, Motivation, Consolidation, Collaboration, Attitude, dan Behaviour. Hampir seluruh dimensi mendapatkan respon siswa yang positif dengan klasifikasi tinggi (3.41-4.20) dan sangat tinggi (4.21-5.00). Guru yang terlibat dalam melaksanakan penelitian, telah melaksanakan pengelolaan emosi kelas yang baik. Hasil refleksi terhadap persepsi siswa telah membantu guru untuk melaksanakan pembelajaran dan mengelola interaksi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif.
PENGEMBANGAN MESIN PEMBUAT BOLU OTOMATIS SKALA INDUSTRI KECIL UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA MASA PANDEMI COVID19 Muladi Muladi; Mokh. Solikhul Hadia; Aripriharta; Soraya Norma Mustika
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.541 KB)

Abstract

Abstract Production rates in small and medium enterprises are generally not optimal because the production process is done manually. This is also found in Sakinah Bakery's small household business which produces dry sponge cakes and bread. Product sales have been successfully carried out in more than 500 stores in Malang Raya and continue to grow so that they are often late meeting market demand. The production process has used automatic machines such as mixers and ovens. However, the process of pouring the sponge dough into the mold is done manually with inaccurate and slow measurements. This service activity aims to develop an automatic sponge machine to pour dough accurately and quickly. Another goal is to reduce direct and intensive human contact with food ingredients to suppress the spread of the COVID-19 virus. The flow of activities is the identification of needs, design, and manufacture of machines, testing, and technology transfer. The machine can perform dough pouring, valve opening and closing, and shifting of mold automatically controlled by electronic devices. The machine can function according to the design with an accuracy of 95% and the speed of pouring is twice than manual one. Technology transfer is carried out through operation training. Abstrak Tingkat produksi pada usaha kecil dan menengah pada umumnya tidak optimal karena proses produksi dilakukan secara manual. Hal ini juga dijumpai pada usaha kecil rumah tangga Sakinah Bakery yang memproduksi kue bolu kering dan roti. Penjualan produk telah sukses dilakukan di lebih 500 toko di Malang Raya dan terus tumbuh sehingga sering terlambat memenuhi permintaan pasar. Proses produksi telah menggunakan mesin-mesin otomatis seperti mixer dan oven. Namun proses penuangan adonan bolu kedalam cetakan dilakukan secara manual dengan takaran yang tidak akurat dan lambat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin bolu otomatis untuk menuangkan adonan secara akurat dan cepat. Tujuan lainnya adalah untuk mengurangi kontak manusia dengan bahan makanan secara langsung dan intensif untuk menekan penyebaran virus COVID-19. Alur kegiatan adalah identifikasi kebutuhan, perancangan dan pembuatan mesin, pengujian dan transfer teknologi. Mesin yang dibuat dapat melakukan penuangan adonan, buka-tutup nozle, dan pergeseran wadah cetakan secara otomatis yang dikendalikan oleh perangkat elektronik. Mesin pembuat bolu yang dihasilkan dapat berfungsi sesuai rancangan dengan akurasi takaran 98% dan kecepatan penuangan hampir 2 kali lebih cepat dibanding penuangan secara manual. Transfer teknologi dilakukan dengan memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan kepada pemilik dan karyawan.
PENGGUNAAN ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING Vina Oktaviani; Henita Rahmayanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.867 KB)

Abstract

Abstract This is a new author guidelines and article template of SNPPM-2020 : Article should be started by Title of Article followed by Authors Name and Affiliation Address and abstract. This abstract section should be typed in Italic font and font size of 10 pt and number of words of 150-200. Special for the abstract section, please use left margin of 30 mm, top margin of 30 mm, right margin of 30 mm, and bottom margins of 35 mm. The single spacing should be used between lines in this article. If article is written in Indonesian, the abstract should be typed in Indonesian and English. Meanwhile, if article is written in English, the abstract should be typed in English only. The abstract should be typed as concise as possible and should be composed of: problem statement, method, scientific finding results, and short conclusion. The abstract should only be typed in one paragraph and one-column format. Abstrak Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar pada proses pembelajaran. Pembelajaran yang biasanya dilakukan tatap muka menjadi pembelajaran daring. Hal ini menyebabkan rendahnya tingkat pemahaman materi peserta didik. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat inovasi media pembelajaran yang menarik seperti media berbasis animasi 2D. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam membuat media pembelajaran berbasis animasi 2D. Melalui pelatihan ini, guru-guru diberikan materi teori dan praktik animasi 2D yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Peserta pelatihan merupakan 20 orang guru-guru SMK yang ada di Jakarta Timur. Melalui hasil observasi awal didapatkan data bahwa hanya 30% guru-guru yang mengetahui tentang media pembelajaran berbasis animasi 2D. Pelatihan dilakukan dalam 3 tahap yaitu: sosialisai kegiatan dan pengenalan materi, praktik pembuatan produk dan evaluasi akhir. Berdasarkan pelatihan yang diberikan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam memahami animasi 2D sebagai media pembelajaran sebesar 85%. Sedangkan kemampuan dalam pembuatan produk mengalami peningkatan sebesar 80%. Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan dampak dalam menambah pengetahuan dan kemampuan guru guru untuk membuat media pembelajaran berbasis animasi 2D.
PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS ESP PADA GURU BAHASA INGGRIS SMK Lystiana Nurhayat Hakim; Tri Agustini Solihati; Sundari Purwaningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.442 KB)

Abstract

Abstract The change of curriculum has affected the approach of English learning in Indonesia, especially for Vocational School education. In curriculum 2013, the content of English material focuses on general English which does not meet students’ needs that require teachers to teach ESP. Therefore, teachers need to develop ESP teaching materials. The limitations of their knowledge, time, and experience make them uncreative and tend to choose the available book. Furthermore, the government do not facilitate them to have a training or workshop about material development. This community service program is urgent to conduct to help them in developing ESP teaching material. The teacher joined FGD, seminar, and workshop. The results of this community service program are; 1) there is improvement in teachers’ knowledge about ESP material development steps; 2) teachers’ motivation in developing ESP teaching material is increased, and 3) the quality of their ESP teaching material is quite good and applicable for their students. Abstrak Perubahan Kurikulum telah mempengaruhi pendekatan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini juga berpengaruh pada buku ajar yang diberikan untuk para peserta didik di SMK. Pada kurikukum 2013 bahan ajar yang disediakan berisi Bahasa Inggris secara umum (General English). Padahal adanya perbedaan jurusan di SMK menjadi tuntutan perbedaan kebutuhan siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan mengharuskan guru mengajarkan ESP (English for Specific Purposes) sesuai dengan jurusan peserta didiknya. Tugas guru dalam pengembangan bahan ajar sangat dperlukan, akan tetapi dengan keterbatasan ilmu pengetahuan, waktu, serta pengalaman pengembangan bahan ajar yang kurang membuat guru cenderung tidak kreatif dan hanya menggunakan bahan ajar yang sudah disediakan oleh Kemendikbud saja. Selain itu ketersediaan pelatihan pengembangan bahan ajar dari MGMP maupun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat belum pernah dilakukan. Melihat pentingnya hal tersebut maka pelatihan pengembangan bahan ajar bagi guru-guru SMK dilakukan dengan beberapa metode seperti Focus Group Discussion (FGD) dan workshop. Hasil dari kegiatan ini ialah adanya peningkatan pemapahan guru akan langkah-langkah penegmbangan bahan ajar, adanya perbaikan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis ESP dan adanya peningkatan motivasi guru untuk membuat buku ajar.
PELATIHAN PENYUSUNAN MENU GIZI SEIMBANG DALAM MENINGKATKAN IMUNITAS PADA MASA PANDEMI COVID -19 DI KELURAHAN PASIR GUNUNG SELATAN KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK JAWA BARAT Mansur Jauhari Jauhari; Ruliando Hasea Purba; Uzizatun Maslikah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.616 KB)

Abstract

Abstract Corona Virus, also known as COVID-19, is a virus that attacks the respiratory system. This Corona virus can cause mild disorders of the respiratory system, severe lung infections, and even death. This virus can attackanyone, the elderly, teenagers, adults and children. Maintaining a diet with a balanced nutritional intake is important as an effort to maintain body resistance in the midst of a pandemic. Seeing the importance of knowledge about nutrition regulation strategies in increasing immunity during the Covid -19 pandemic for all levels of society, we feel the need to carry out community service activities about nutrition strategies in increasing immunity during the Covid -19 pandemic. With this seminar, it is hoped that the public's knowledge of nutrition regulation will increase. This activity was held with the seminar method and carried out discussions and questions and answers from the participants. This activity is an effort to invite the general public, especially housewives, to be smart and careful in preparing a balanced nutritional menu for the family. This activity was carried out with strict health protocols, namely all participants wore masks, kept their distance and limited the number of training participants, even though many people wanted to take part in this activity. The enthusiasm of the participants was very high in this activity, as evidenced by the many participants who asked questions after delivering the material Abstrak Virus Corona atau sering disebut dengan covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Corona ini dapat mengakibatkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Virus ini dapat menyerang siapa saja, lansia, orang dewasa remaja dan anak-anak. Menjaga pola makan dengan asupan gizi yang seimbang sangatlah penting dilakukan sebagai upaya untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah pandemi. Melihat pentingnya pengetahuan tentang strategi pengaturan gizi dalam meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid -19 untuk semua lapisan masyarakat, kami merasa perlu untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang strategi pengaturan gizi dalam meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid -19. Dengan seminar ini diharapkan semakin bertambah pengetahuan masyarakat tentang pengaturan gizi. Kegiatan ini diadakan dengan metode seminar dan dilakukan diskusi dan tanya jawab dari para peserta. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat umum, khususnya ibu rumah tangga untuk dapat cerdas dan cermat dalam menyusun menu gizi seimbang untuk keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat yaitu semua peserta menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan membatasi jumlah peserta pelatihan, walaupun sebenarnya banyak masyarakat yang ingin mengikuti kegitan ini. Antusias partisipan sangat tinggi pada kegiatan ini, terbukti dengan banyaknya peserta yang bertanya setelah penyampaian materi
PENGOLAHAN LIMBAH JELANTAH DAN KRAYON BEKAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM BAGI GURU MGMP BIOLOGI JAKARTA TIMUR Sri Rahayu Rahayu; Tri Handayani Kurniati; Elsa Lisanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.577 KB)

Abstract

Abstract The pandemic that has occurred since March 2020 has brought various changes, one of which is in the world of education. Teachers are required to be able to design learning that can improve students' creativity and critical thinking skills in solving various problems. STEAM-based learning with simple media from used cooking waste and used crayons can be an alternative. Unfortunately, the knowledge and skills of teachers are still not optimal in managing this kind of learning. Based on this description, a solution is offered in the form of training on the use of used cooking oil and crayons as a STEAM-based learning medium for East Jakarta High School teachers. The activity was carried out starting in July 2021 with activity partners, namely 36 East Jakarta Biology MGMP teachers. Activities are carried out in three stages and evaluations are carried out on plans, processes, activities, and programs. Indicators of success are measured by increasing knowledge through the gain of pretest and posttest scores and Learning Plans with the STEAM approach. The results of the process analysis show that the activity went smoothly and was attended by more than 30 people who were invited. Activity analysis used pre and posttest values and N-Gain values which indicated the success of the activity. Based on the analysis, it can be seen an increase in the average score at the posttest (60.56) compared to the pretest (41.94) with an N-Gain value of 18.61. In addition, participants have also made STEAM-based Learning Plans. Based on this, it is known that there is an increase in participants' knowledge about the use of used cooking waste and used crayons as an alternative STEM-based learning media that is applied in student learning plans. Abstrak Pandemi yang terjadi sejak Maret 2020 membawa berbagai perubahan, salah satunya dalam dunia pendidikan. Guru dituntut untuk dapat mendesain pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan berbagai permasalahan. Pembelajaran berbasis STEAM dengan media sederhana dari limbah jelantah dan krayon bekas dapat menjadi salah satu alternatif. Sayangnya pengetahuan dan keterampilan guru masih belum optimal dalam pengelolaan pembelajaran seperti ini. Berdasarkan uraian tersebut ditawarkan solusi berupa pelatihan pemanfaatan limbah minyak jelantah dan krayon bekas sebagai media pembelajaran berbasis STEAM bagi guru SMA Jakarta Timur. Kegiatan dilaksanakan mulai Juli 2021 dengan mitra kegiatan yakni 36 orang guru MGMP Biologi Jakarta Timur. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan dan evaluasi dilaksanakan terhadap rencana, proses, kegiatan dan program. Indikator keberhasilan diukur dengan peningkatan pengetahuan melalui gain skor pretest dan posttest, dan Rencana Pembelajaran dengan pendekatan STEAM. Hasil analisis proses memperlihatkan kegiatan berjalan lancar dan diikuti oleh lebih dari 30 orang yang diundang. Analisis kegiatan digunakan nilai pre dan post test serta nilai N-Gain yang mengindikasikan keberhasilan kegiatan. Berdasarkan analisis terlihat peningkatan rata- rata nilai pada posttest (60,56) dibanding pretest (41,94) dengan nilai N-Gain sebesar 18,61. Selain itu, peserta juga telah membuat Renon.,cana Pembelajaran berbasis STEAM. Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan limbah jelantah dan krayon bekas sebagai alternatif media pembelajaran berbasis STEM yang diaplikasikan dalam rencana pembelajaran siswa.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE PEMANTAUAN STUNTING ANAK DENGAN PENERAPAN METODE USER CENTER DESIGN Irma Wulandari Wulandari; Desy Intan Permatasari; Della Marda Hakiky
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.749 KB)

Abstract

Abstract Overburdened health facilities, disrupted food supply chains, and loss of revenue due to COVID-19 can lead to a sharp increase in the number of children experiencing nutritional problems in Indonesia. There are currentlyseveral system application developments on child nutrition growth. However, the development of these applications often experience obstacles in the form of User Interface and User Experience that are not in accordance with the wants and needs of the user. This research aims to develop stunting monitoring applications with the application of user-centered design (UCD) methods to minimize the high number of stunting. The results of this study created a mobile application for 1) stunting monitoring as a medium for the public to know the risk of stunting to children, 2) Equipped with information to add insight into child nutrition for parents, 3) can communicate directly with experts, 4) and can register the queue number of the nearest hospital if you need treatment at the hospital. The application designed to test 48 users including health workers, and parents to get usability values in accordance with usability testing rules and SUS application score results showed 70.5 out of 100 who fall into the GOOD category with grade C. This application contributes to the Surabaya City Government that will implement a zero-stunting program. Abstrak Fasilitas kesehatan yang terbebani, rantai pasokan makanan yang terganggu, dan hilangnya pendapatan karena COVID-19 dapat menyebabkan peningkatan tajam dalam jumlah anak-anak yang mengalami masalah gizi di Indonesia. Saat ini terdapat beberapa pengembangan aplikasi sistem tentang pertumbuhan gizi anak. Akan tetapi, pengembangan aplikasi tersebut sering mengalami kendala berupa User Interface dan User Experience yang tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan user. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pemantauan stunting dengan penerapan metode user-centered design (UCD) untuk meminimalisir tingginya angka stunting. Hasil penelitian ini menciptakan aplikasi mobile untuk 1) pemantauan stunting sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui risiko stunting terhadap anak-anak, 2)dilengkapi informasi untuk menambah wawasan tentang nutrisi gizi anak bagi orangtua, 3)dapat berkomunikasi langsung dengan para ahli, 4)dan dapat mendaftarkan nomor antrian rumah sakit terdekat apabila membutuhkan perawatan di rumah sakit. Aplikasi yang dirancang melakukan uji coba terhadap 48 user yang meliputi tenaga kesehatan, dan para orangtua untuk mendapatkan nilai usability yang sesuai dengan kaidah usability testing dan hasil score SUS aplikasi menunjukkan 70,5 dari 100 yang masuk dalam kategori GOOD dengan grade C. Aplikasi ini memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kota Surabaya yang akan menerapkan program zero-stunting.
PENINGKATAN KINERJA DAN TATA KELOLA MGMP KETENAGALISTRIKAN DENGAN MEMANFAATKAN FLATFORM BERBASIS ONLINE Muksin; Daryanto; Faried Wadjdi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.947 KB)

Abstract

Abstract This community service activity purpose to find out the problems in the subject teachers' meeting organization (MGMP) in the field of electricity expertise in governance in management. In addition, this activity also aims to find out what obstacles and efforts are made by MGMP in carrying out activities in a pandemic situation. The results of observations of several problems related to governance, namely: (1) there is no governance model that can be used as a reference for management to work; (2) the core and supporting programs have not been planned. So that during this activity only carry out assignments from the Education office and have not touched the needs of electricity teachers. Therefore, the method used in this activity to solve MGMP governance problems includes assistance which includes training as a pattern and strategy in solving problems in the electricity MGMP. The strategy used to solve this is the use of online platforms and SWOT analysis training to identify problems and problems in the organization. The results obtained in this activity include: (1) governance management by utilizing one of the document-based online platforms, namely Microsoft Teams. Microsoft team is used for effective work between administrators in completing bold documents. Meanwhile, SWOT analysis training to explore and self-evaluate as well as identify problems and solutions. In addition, the SWOT analysis is also used to support the preparation of the Articles of Association and Bylaws (AD/ART). The estuary of this activity is the effectiveness and efficiency of the management and performance of the electricity MGMP, so that it has an impact on the loyalty and confidence of the MGMP management in managing the organization. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan di organisasi Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) bidang keahlian ketenagalistrikan dalam tata Kelola dalam kepengurusan. Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala dan upaya apa saja yang dilakukan MGMP dalam melaksanakan kegiatan dalam situasi pandemik. Hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yang terkait dengan tata Kelola, yaitu: (1) belum adanya model tata Kelola yang menjadi rujukan kepengurusan untuk bekerja; (2) belum terencananya program inti dan penunjang. Sehingga kegiatan selama ini hanya melaksanakan berdasarkan penugasan dari dinas Pendidikan dan belum menyentuh kepada kebutuhan guru guru ketenagalistrikan. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam kegiatan ini untuk menyelesaikan permasalahan tata Kelola MGMP diantaranya adalah pendampingan yang didalamnya termasuk pelatihan-pelatihan sebagai pola dan startegi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di MGMP ketenagalistrikan. Strategi yang digunakan untuk menyelesaikan permasalah adalah pemanfaatan flatform Online dan pelatihan analisis SWOT untuk menemukenali Permasalahan dan kesenangan di organisasi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini diantaranya adalah: (1) manajemen tata Kelola dengan memanfaatkan salah satu Flatform online berbasis dokumen yaitu Microsoft Teams. Microsoft teams digunakan untuk efektifitas kerja antara pengurus dalam menyelesaikan pekerjaan menyelesaikan dokumen secara daring. Semenatar itu, pelatihan analisis SWOT untuk menggali dan evaluasi diri sekaligus menemukenali permasalahan dan jalan keluarnya. Selain itu analisis SWOT digunakan juga untuk mendukung dalam penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Muara dari kegiatan ini adalah efektifitas dan efisiensi tata kelola dan kinerja MGMP ketenagalistrikan, sehingga berdampak pada loyalitas dan keyakinan pengurus MGMP dalam mengelola organisasi.