cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
SELF HEALING DENGAN MINDFUL COOKING PADA MASA PANDEMI COVID-19 Irma Rosalinda; Gumgum Gumelar Fajar Rakhman; Lupi Yudhaningrum
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.354 KB)

Abstract

Abstrack Covid-19 has made many changes in people's lives, including workers, so like it or not they have to implement government policies, namely the implementation of PSBB (Large-Scale Social Restrictions) so that some companies enforce WFH (Work from Home) or work from home. House. This situation according to several studies, newspapers, as well as interviews with several people, shows that working from home for an indefinite period of time makes them feel bored and often distracted at work because of the environment or situation at home. This Community Service Faculty of Psychology Education has the theme Self-healing with Mindful Cooking during the Covid-19 Pandemic. This Community Service involves PT Emina Cheese Indonesia, an industry engaged in the food sector, as a Community Service partner who will contribute to how cooking activities are carried out with focus and awareness so that it can be used as self-healing to reduce stress levels and boredom due to long WFH . can not be determined. Various studies on mindfulness are often beneficial for a person's psychological well-being. Abstrak Covid-19 telah membuat banyak perubahan dalam kehidupan termasuk juga masyarakat yang bekerja, sehingga mau tidak mau harus menjalankan kebijakan pemerintah yakni diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga beberapa perusahaan memberlakukan WFH (Work from Home) atau bekerja dari rumah. Situasi ini menurut beberapa penelitian, surat kabar, dan juga wawancara dengan beberapa masyarakat, menunjukkan bahwa bekerja dari rumah sampai dengan waktu yang tidak dapat ditentukan membuat mereka merasa jenuh dan seringkali terjadi distraksi dalam bekerja karena lingkungan atau situasi di rumah. Pengabdian Masyarakat Fakultas Pendidikan Psikologi akan bertemakan mengenai Self-healing dengan Mindful Cooking Pada Masa Pandemi Covid-19. Pengabdian Masyarakat ini melibatkan PT Emina Cheese Indonesia, Industri yang bergerak di bidang makanan, sebagai mitra Pengabdian Masyarakat yang akan berkontribusi bagaimana aktivitas memasak dilakukan dengan fokus dan sadar sehingga dapat dijadikan sebagai Self-healing untuk menurunkan tingkat stres dan dan kejenuhan akibat WFH yang lama waktunya tidak dapat ditentukan. Berbagai penelitian tentang mindfulness seringkali bermanfaat bagi kesejahteraan psikologis seseorang.
PENYULUHAN POLA HIDUP SEHAT DENGAN LATIHAN FISIK DI MASA PANDEMI COVID-19 BAGI MASYARAKAT DESA BOJONG KONENG, KABUPATEN BOGOR Sri Nuraini; Kuswahyudi; Muhamad Ilham
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.295 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to provide knowledge to the people of desa Bojong Koneng, kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, West Java about a Healthy Lifestyle With Physical Exercise During the Covid-19 Pandemic. The place of service is held in desa Bojong Koneng, kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, West Java. The implementation time of the activity starts from September 07 to September 08 2021. This activity is partnered with desa Bojong Koneng officials, kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor as a form of community service by the Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta. The methods used in carrying out this community service program are: information discussions, demonstrations, mentoring, training, and hands-on practice. The results of community service went well and smoothly. Programs that have been implemented include; Provide counseling materials, watch videos of physical exercise activities with various movements, and conduct knowledge surveys about Healthy Lifestyles With Physical Exercises During the Covid-19 Pandemic. Community participation and support is quite high, where the community is actively involved in implementing the program so that the community can take full advantage of it. Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat tentang Pola Hidup Sehat Dengan Latihan Fisik Di Masa Pandemi Covid-19. Tempat pengabdian dilaksanakan di Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Waktu pelaksanan kegiatan dimulai tanggal 07 September sampai dengan 08 September 2021. Kegiatan ini bermitra dengan perangkat Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat oleh institusi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam menjalankan program pengabdian masyarakat ini adalah: diskusi informasi, demonstrasi, pembimbingan, latihan, dan praktek langsung. Hasil Pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Program yang telah dilaksanakan meliputi; Memberikan materi penyuluhan, menonton video kegiatan latihan fisik dengan berbagai gerakan, dan melakukan survey pengetahuan tentang Pola Hidup Sehat Dengan Latihan Fisik Di Masa Pandemi Covid-19. Partisipasi dan dukungan masyarakat cukup tinggi, dimana masyarakat turut aktif dalam pelaksanaan program sehingga masyarakat dapat mengambil manfaatnya dengan lebih maksimal.
PEMANFAATAN PEMASARAN DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN PADA MASA COVID-19 Tatbita Titin Suhariyanto Suhariyanto; Hayati Mukti Asih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.865 KB)

Abstract

Abstract Over the past year, the Kamulyan Waste Bank community has received intensive training about environmentally friendly products in the form of liquid detergent made from lerak fruit. However, the lack of knowledge about marketing management has made the partner community unable to manage the business properly. Therefore, digital marketing training and practices are important to support the community entrepreneurship activities of the Kamulyan Waste Bank thus the community can continually promote their products during this pandemic. The method of conducting this community service program consists of four stages, namely socialization, training and digital marketing practices through social media (Instagram) and e-commerce (Shopee), evaluation, and monitoring. After participating in digital marketing training and practices, the partner community has increased in terms of knowledge and skills. Partner communities can promote their products independently using their own devices. For the next activity, the partner community hopes that the skills in promoting products online can continue to be improved. Abstrak Selama setahun terakhir, masyarakat Bank Sampah Kamulyan telah mendapatkan penyuluhan intensif tentang produk ramah lingkungan berupa detergen cair berbahan dasar buah lerak. Namun, minimnya pengetahuan tentang manajemen pemasaran membuat masyarakat mitra di Bank Sampah Kamulyan belum mampu mengelola usaha tersebut dengan baik. Maka dari itu, pelatihan dan praktik pemasaran digital penting dilakukan untuk mendukung kegiatan aktivitas berwirausaha masyarakat Bank Sampah Kamulyan agar masyarakat di sana dapat memasarkan produk mereka pada masa pandemi ini. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini terdiri empat tahap, yaitu sosialisasi, penyuluhan dan praktik pemasaran digital melalui media sosial (Instagram) dan e-commerce (Shopee), evaluasi, dan pengawasan (monitoring). Setelah mengikuti penyuluhan dan praktik pemasaran digital, masyarakat mitra mengalami peningkatan dari segi pengetahuan dan keterampilan. Masyarakat mitra dapat mempromosikan produk mereka secara mandiri menggunakan gawai yang mereka miliki. Untuk kegiatan selanjutnya, masyarakat mitra berharap agar keterampilan dalam mempromosikan produk secara daring dapat terus ditingkatkan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN HUKUM MELALUI SOSIALISASI PENDAFTARAN NANAS BIKANG DI KABUPATEN BANGKA SELATAN SEBAGAI INDIKASI GEOGRAFIS Darwance; Rafiqa Sari; Muhammad Syaiful Anwar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.282 KB)

Abstract

Abstract Data from the Directorate General of Intellectual Property at the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia, Lada Putih Muntok (Muntok White Pepper) is the only registered geographical indication of the Bangka Belitung Islands. In fact, when referring to the scope of protection and the potential possessed based on that scope, there are still many other products that have the potential to be registered as geographical indications, one of which is the Bikang Pineapple in Bikang Village, Toboali District, South Bangka Regency. In accordance with the provisions of Article 53 of the Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications, in addition to the provincial or district/city regional governments, applications may be submitted by institutions representing the people in certain geographical areas who cultivate an item and/or product in the form of a source. natural resources, handicrafts, or industrial products, one of which is the Geographical Indication Protection Society (MPIG). Interactive socialization, starting with a pre-test, condensing material, discussion, and ending with a post-test, is a method that can solve the problem of not registering Bikang pineapple as a geographical indication. From the results of the activities carried out, it was found that people who initially did not understand the legal protection of geographical indications, after the socialization were carried out, became more understanding. Abstrak Data di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI, Lada Putih Muntok (Muntok White Pepper) merupakan satu-satunya indikasi geografi terdaftar dari Kepulauan Bangka Belitung. Padahal, bila merujuk pada ruang lingkup perlindungan serta potensi yang dimiliki berdasarkan ruang lingkup itu, masih banyak produk lain yang berpotensi untuk didaftarkan sebagai indikasi geografis, salah satunya Nanas Bikang yang ada di Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Sesuai ketentuan Pasal 53 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, selain pemerintah daerah provinsi atau kabupaten/ kota, permohonan dapat diajukan oleh lembaga yang mewakili masyarakat di kawasan geografis tertentu yang mengusahakan suatu barang dan/atau produk berupa sumber daya alam, barang kerajinan tangan, atau hasil industri, salah satunya masyarakat perlindungan indikasi geografis (MPIG). Sosialisasi yang dilakukan secara interaktif, diawali pre test, pemapatan materi, diskusi, dan diakhiri dengan post test, merupakan metode yang dapat memecahkan masalah belum didaftarkannya nanas Bikang sebagai indikasi geografis. Dari hasil kegiatan yang dilakukan, didapati hasil masyarakat yang semula kurang memahami tentang perlindungan hukum terhadap indikasi geografis, setelah dilakukannya sosialiasi menjadi lebih memahami.
PENATAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA PASIR PUTIH DALAM MENGGALI POTENSI DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) Muhammad Syaiful Anwar; Darwance; Rafiqa Sari; Revy Safitri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.045 KB)

Abstract

Abstract The potential of the village in the form of the original results of the village must be developed with a touch of legal certainty based on the rules relating to the village. The classic problem that arises is in the process of establishing a draft village regulation that explores the potential of local wisdom-based villages and legal protection of the original products of villages that are not yet incorporated and are not recorded in household industrial food production permits. Methods used through direct socialization, discussion, and direct assistance to the village government in the process of making a draft village regulation based on local wisdom, this method can solve problems related to the structuring of village government administration. The result of devotion that the village government has not maximally understood the concept of making village regulations based on local wisdom to the maximum so that it needs continuous assistance in the draft aspirational village regulations is an integral part so that real action is needed from the village government to accommodate the aspirations of the community in the form of local wisdom-based regulations and real action is needed with regard to legal protection of the original product. Abstrak Potensi desa dalam bentuk hasil asli desa harus dikembangkan dengan sentuhan adanya kepastian hukum berdasarkan pada aturan yang berkaitan dengan desa. Permasalahan klasik yang muncul adalah dalam proses pembentukan rancangan peraturan desa yang menggali potensi desa berbasis local wisdom serta perlindungan hukum atas hasil produk asli desa yang belum berbadan hukum dan tidak tercatat dalam izin produksi pangan industri rumah tangga. Metode yang digunakan melalui sosialisasi secara langsung, diskusi, dan melakukan pendampingan langsung terhadap pemerintahan desa dalam proses pembuatan raperdes berbasis local wisdom, metode ini dapat memecahkan permasalahan terkait dengan penataan administrasi pemerintahan desa. Hasil pengabdian bahwa pemerintahan desa belum maksimal memahami konsep pembuatan peraturan desa yang berbasis kearifan lokal secara maksimal sehingga perlu pendampingan secara berkelanjutan dalam Rancangan peraturan desa aspiratif merupakan bagian yang tak terpisahkan sehingga diperlukan tindakan nyata dari pemerintahan desa untuk menampung aspirasi dari masyarakat dalam bentuk peraturan berbasis kearifan lokal serta diperlukan tindakan nyata berkaitan dengan perlindungan hukum atas produk asli desa
PELATIHAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN BAGI KOMUNITAS PRAMUKA NU DKI JAKARTA Himawan Hadi Sutrisno Sutrisno; Pratomo Setyadi; Luthfiana R; Sinta A; Alfiani K; Ismail A
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.402 KB)

Abstract

Abstract Scouting is a youth community that is active in various social fields, where scouting activities exist in every task force, from branches, groups to the national level. Based on the number of members from this community, a fire fighting training for the Scouts of DKI Jakarta is one of approaches to increase knowledge in the community. This training aims to provide knowledge on how to deal with fire hazards, from theory about fire to direct practice on how to use extinguishing media when a small-scale fire occurs. After attending the training, participants are expected to be able to understand how to deal with fires properly so as to reduce losses due to fire disasters. Another benefit expected from this training is that more people will know how to handle fires properly.Abstrak Pramuka merupakan komunitas pemuda yang aktif dalam berbagai bidang sosial masyarakat. Dimana kegiatan pramuka ada pada setiap gugus tugas, baik dari ranting, kelompok hingga tingkat nasional. Berdasarkan banyaknya anggota dari komunitas ini, pelatihan penanggulangan kebakaran untuk komunitas Pramuka NU di DKI Jakarta merupakan salah satu pendekatan untuk meningkatkan pengatahuan pada masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangaimana cara penanggulangan bahaya kebakaran dari teori tentang Api hingga melakukan prkatek secara langsung tetang tata cara penggunaan media pemadaman ketika terjadi kebakaran sekala kecil. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat memahami dan menanggulangi kebakaran secara benar. sehingga dapat mengurangi kerugian akibat bencana kebakaran. Lebih luas, manfaat diharapkan dari pelatihan ini adalah semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui bagaimana cara penanggulangan kebakaran secara tepat.
PELATIHAN HOUSEKEEPING DALAM RANGKA PENINGKATAN PELAYANAN HOMESTAY DI DESA CISAAT KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT Mulyati; Nurlaila A.M, Mashabi; Prastitilaras Nugraheni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.534 KB)

Abstract

Abstract Tourist village Cisaat Subang is one of the villages tourisms made especially education tourism is one of the sectors of the people come from the driving force of the economic. This village located in Subang district, West Java and the age of this village is relatively new in the context of rural tourism, therefore development is needed, especially in the field of human resources in the tourism sector, one of which is the homestay manager which is expected to be able to increase the number of tourist visits which will certainly have a direct impact for the welfare of the citizens of Cisaat Village. One of the efforts needed is the need for training, namely housekeeping training. The purpose of Community Service Integrated Community Service Program is to increase community resources by improving the services of homestay managers according to the ASEAN Homestay Standard with local wisdom in the form of soft & hard skills and increasing public understanding and awareness about tourism. The form of this activity is briefing in the form of lectures and discussions by using the housekeeping module which can be used as a guide in structuring homestays and direct practice in the form of structuring homestays. This activity was carried out in September 2021. Based on the results measured by pre-test and post-test, the training provided can be concluded that there is an increase in the ability of participants in knowledge of homestay arrangement. The community feels the benefits of this activity and hopes that this activity will continue in the future. Abstrak Desa wisata Cisaat Subang adalah salah satu desa yang menjadikan wisata khususnya wisata edukasi sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakatnya. Desa ini berada di kabupaten Subang Jawa Barat dan secara usia desa ini tergolong baru dalam konteks wisata pedesaan, oleh karena itu diperlukan pengembangan khususnya di bidang sumber daya manusia bidang kepariwisataan salah satunya pengelola homestay yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang tentunya akan berdampak secara langsung bagi kesejahteraan warga Desa Cisaat. Salah satu upaya dibutuhkan adalah diperlukannya pelatihan yaitu pelatihan housekeeping. Tujuan dari Pengabdian Pada Masyarakat Terintegrasi KKN adalah untuk meningkatkan sumber daya masyarakat dengan peningkatan pelayanan para pengelola homestay sesuai ASEAN Homestay Standard dengan kearifan lokal berupa soft & hard skill dan peningkatan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai kepariwistaan.Bentuk kegiatan ini adalah Pembekalan dalam bentuk ceramah dan diskusi dengan menggunakan modul housekeeping yang dapat dijadikan pedoman dalam penataan homestay dan praktek langsung berupa penataan homestay. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan September 2021. Berdasarkan hasil yang diukur dengan pre-test dan post-test,pelatihan yang diberikan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam pengetahuan penataan homestay. Masyarakat merasakan manfaat dari kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan ini masih akan terus dilanjutkan di masa mendatang.
PELAKSANAAN HOUSEKEEPING MANAGEMENTSEBAGAI UPAYA PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) ORGANISASI KEOLAHRAGAAN DI KECAMATAN PULO GADUNG JAKARTA TIMUR Heni Widyaningsih Widyaningsih; Albert W.A. Tangkudung; Chandra; yuliasih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.879 KB)

Abstract

Abstract Sports organizations in the FIK UNJ campus have adequate facilities and infrastructure, but most have not implemented an Occupational Safety and Health (K3) system. The main purpose of this activity is to minimize human error as a result of human interaction with the environment and work area. As the first step in implementing K3 is to carry out Housekeeping Management, where the arrangement of the workspace and exercise room is in accordance with ergonomic principles so as to minimize interference with occupational safety and health (K3). With the method of implementing Elimination, Substitution, Design, Administrative and Personal ProtectiveEquipment (PPE). This activity was held on 10 and 14 July 2021 which consisted of 2 stages, namely through a webinar to convey the theory of Housekeeping Managementand its implementation practice. The results of this activity are organizational members who are educated in theory and practice of Occupational Safety and Health (K3). Abstraksi Organisasi keolahragaan di lingkungan kampus FIK UNJ memiliki sarana dan prasarana yang memadai, namun sebagian besar belum menerapkan sistem Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3). Tujuan utama kegiatan ini adalah meminimalisir kesalahan manusia (human error) akibat dari interaksi manusia dengan lingkungan dan area kerja. Sebagai langkah awal penerapan K3 adalah dengan melakukan Housekeeping Management, dimana penataan ruang kerja dan ruang latihan yang sesuai dengan prinsip ergonomi sehingga dapat meminimalkan ganguan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan metode pelaksanaan Eliminasi, Subtitusi, Perancangan, Administratif dan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 dan 13 Juli 2021 yang terdiri 2 tahap yaitu melalui webinar untuk menyampaikan teori Housekeeping Managementdan praktek implementasinya. Hasil dari kegiatan ini adalah anggota organisasi yang teredukasi secara teori dan praktek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
PEMAHAMAN DISPENSASI PERKAWINAN DIBAWAH UMUR DI DESA SERDANG MELALUI PRORAM PKK PEDULI PEREMPUAN Rafiqa Sari; Yokotani; Darwance; Muhammad Syaiful Anwar; A.Cery Kurnia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.559 KB)

Abstract

Abstract In the Marriage Law in Indonesia, it is stated that one of the marriages is that a man and a woman who will become prospective husband and wife have matured and are physically and mentally ready to carry out the marriage, from this it can be concluded that mental, physical, and strong determination are needed to prepare for marriage. continue to live with a partner. The Province of the Bangka Belitung Islands is included in one of the provinces in Indonesia where the number of underage marriages is quite high. This is a separate legal problem for the lives of couples who carry out underage marriages. Due to this condition, the authors are interested in conducting community service with one of the existing problems, which is related to the importance of understanding the underage dispensation for the community in Serdang Village through the PKK Peduli Perempuan program. This paper aims to provide an understanding of the community regarding the dispensation of underage marriage, the method of implementing the service used is through counseling and socialization. The results based on the knowledge of understanding the dispensation of underage marriages are very important to be known by the public. Abstrak Dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia menyebutkan salah satu asas perkawinan adalah laki-laki dan perempuan yang akan menjadi calon suami istri telah matang jiwa maupun raganya agar dapat melangsungkan perkawinan, dari hal tersebut dapat dipahami bahwa sangat dibutuhkan kesiapan mental, fisik, maupun tekad yang kuat untuk terus hidup bersama pasangan. Provinsi Kepualaun Bangka Belitung, masuk dalam salah satu provinsi di Indonesia yang angkat perkawinan dibawah umur cukup tinggi. Hal ini menjadi permasalahan hukum tersendiri bagi kelangsungan hidup pasangan yang melangsungkan perkawinan dibawah umur. Atas kondisi ini, maka penulis tertarik menyelenggarakan pengabdian kepada msyarakat dengan salah satu permasalahan yang ada, yaitu terkait pentingnya pemahaman dispensasi dibawah umur bagi masyarakat di Desa Serdang melalui program PKK Peduli Perempuan. Tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait dispensasi perkawinan dibawah umur, metode pelaksanaan pengabdiaan yang digunakan adalah melalui penyuluhan dan sosialisasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pemahaman dispensasi perkawinan dibawah umur sangat penting diketahui oleh masyarakat
PELATIHAN PEMBUATAN KIT KERTAS KUNYIT SEBAGAI PENDETEKSI AWAL MAKANAN MENGANDUNG BORAKS DI SMPIT AN-NAHLA AL-ISLAMY Hilman Syafei Syafei; Lutfia Miftah Palah; Tiara Fahriza; Amelia Sabella; Shynta Ramadhan; Mega Gladiani Sutrisno; Yussi Pratiwi; Neneng Siti Silfi Ambarwati; Setia Budi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.985 KB)

Abstract

Abstract The rapid development of technology has influenced many aspects, one of which is the food aspect. The ease of getting food instantly makes people less vigilant in choosing healthy food and not contaminated with food additives, one of which is borax. Borax, which is a preservative used in several manufacturing industries, is dangerous at excessive levels, which can harm the health of the body if ingested, even the biggest impact is death. The purpose of this community service is to provide counseling and training on borax detection kits to the community, especially students of SMPIT An-Nahla Al-Islamy who are surrounded by lots of instant snacks. The method used in this service was carried out through a zoom meeting which consisted of counseling on the dangers of food additives, the dangers of borax, and how to detect borax. The result of this community service is that 91.78% of the students of SMPIT An-Nahla Al- Islamy have felt the benefits of participating in this event. This includes additional knowledge of food, borax, and exploration of borax using an easily available kitchen ingredient, namely turmeric. Abstrak Perkembangan teknologi yang serba cepat telah memengaruhi banyak aspek, salah satunya aspek pangan. Kemudahan dalam mendapatkan makanan secara instan membuat masyarakat kurang waspada dalam memilih makanan sehat dan tidak tercemar bahan tambahan pangan, salah satunya boraks. Boraks yang merupakan pengawet yang digunakan untuk beberapa industri manufaktur bersifat berbahaya dengan kadar yang berlebih akan membahayakan kesehatan tubuh jika tertelan, bahkan dampak terbesarnya adalah kematian. Tujuan dari pengabdian masyarakat kali ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan kit pendeteksi boraks ke masyarakat, khususnya pelajar SMPIT An-Nahla Al-Islamy yang dikelilingi oleh banyak jajanan instan. Metode yang digunakan pada pengabdian kali ini dilakukan melalui zoom meeting yang terdiri dari penyuluhan bahaya bahan tambahan pangan, bahaya boraks, dan cara mendeteksi boraks. Hasil dari pengabdian masyarakat kali ini adalah para siswi SMPIT An-Nahla Al- Islamy telah merasakan kebermanfaatan dalam mengikuti acara inisebesar 91,78%. Hal ini meliputi pengetahuan bahan tambahan pangan, boraks, dan identifikasi boraks dengan menggunakan bahan dapur yang mudah didapat, yaitu kunyit.