cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PEMETAAN PARTISIPATIF DI DESA WISATA CISAAT KECAMATAN CIATER KABUPATEN SUBANG Muhammad Zid; Ode Sofyan Hardi; Shendy Septama
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Cisaat is a village located in the district of Ciater, Subang, West Java, Indonesia. The Cisaat Village area includes 4 hamlets, 6 RW, and 28 RTs. Cisaat is a village with a natural panorama that is still beautiful and beautiful and rich in a variety of traditional arts and culture that makes it an aikon in itself. In Village C, there are agro-tourism objects in the form of pineapple and strwaberry gardens that offer the sensation of picking their own fruit, as well as several other tourist attractions. However, Cisaat Village also has the potential for disasters, one of which is hydrometeorological disasters. Residents of Cisaat Village must be able to recognize the potential disaster, so that they can anticipate if a disaster occurs. One of the forms of recognition of this potential is carried out through participatory mapping, where the map making involves the community in identifying potential disasters in Cisaat Village. The purpose of this activity includes mapping tourism potential and making location information in Cisaat Village. The method used in this activity is socialization through Focus Group Discussion (FGD) to produce tourism potential and potential disasters in Cisaat Village. Based on the results of guided discussions conducted together with government officials, Karang Taruna Cisaat Village produced a map of the distribution of tourism potential in Cisaat Village. Abstrak Cisaat merupakan desa yang terletak di kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Indonesia. Wilayah Desa Cisaat meliputi 4 dusun, 6 RW, dan 28 RT. Cisaat merupakan desa dengan panorama alam yang masih asri dan indah dan kaya akan ragam seni dan budaya tradisional yang menjadikannya satu aikon tersendiri. Di Desa Cisaat terdapat objek agrowisata berupa kebun nanas dan strwaberry yang menawarkan sensasi petik buah sendiri, serta beberapa objek wisata lainnya. Namun Desa Cisaat juga memiliki potensi bencana, salah satunya ialah bencana hidrometeorologi. Penduduk Desa Cisaat harus dapat mengenali potensi bencana tersebut, agar mereka dapat mengantisipasi apabila terjadi bencana. Bentuk pengenalan potensi tersebut salah satunya dilakunya melalui pemetaan partisipatif, dimana pembuatan petanya melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi bencana yang terdapat di Desa Cisaat. Tujuan dari kegiatan ini diantaranya melakukan pemetaan potensi wisata dan membuat informasi lokasi di Desa Cisaat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk menghasilkan potensi wisata dan potensi bencana yang terdapat di Desa Cisaat. Berdasarkan hasil diskusi terbimbing yang dilakukan bersama dengan aparat pemerintah, Karang Taruna Desa Cisaat dihasilkan peta sebaran potensi wisata yang terdapat di Desa Cisaat.
DESAIN E-LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK MENFASILITASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK Mazlan; Kartini; Maimunah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Kemampuan pemahaman matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki peserta didik. Kemampuan dasar ini dapat dipenuhi dengan cara memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah Satu bahan ajar yang dapat digunakan guru untuk memenuhi tuntutan tersebut adalah Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis model Discovery Learning Berbantuan Video Pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain E-LKPD berbasis Discovery Learning Berbantuan Video Pembelajaran pada materi bangun ruang sisi datar yang dapat memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis peserta didik baik dalam pembelajaran daring maupun luring. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D (Define, Desain, Develop, Disseminate) sampai tahap design. Pada tahap Define diperoleh bahwa kemampuan pemahaman matematis peserta didik masih rendah sehingga dibutuhkan E-LKPD yang dapat memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis. Langkah-langkah model Discovery Learning yang terdiri dari enam fase yaitu Stimulus, Identifikasi masalah, Pengumpulan Data, Pengolahan Data, Verifikasi, dan Genaralisasi yang nantinya menghasilkan suatu langkah atau proses pada E-LKPD. E-LKPD memuat masalah yang berkaitan dengan materi bangun ruang sisi datar yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahap Design telah berhasil tercipta desain E-LKPD berbasis Discovery Learning Berbantuan Video Pembelajaran pada materi bangun ruang sisi datar yang dapat memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis peserta didik. Abstrak The mathematical understanding abilities are basic ability that must be possessed by students. This basic ability can be fulfilled by facilitating students' mathematical understanding abilities in the learning process. One of the teaching materials that can be used by teachers to meet these demands is the Electronic Student Worksheet (E-LKPD) based on the Video Learning assisted Discovery Learning. This study aims to design an E-LKPD based on Learning Video assisted Discovery Learning on flat-sided geometry that can facilitate students' mathematical understanding skills in both online and offline learning. The development model used is 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) until the design stage. At the Define stage, it was found that the students' mathematical understanding ability was still low, so E-LKPD was needed which could facilitate mathematical understanding abilities. The steps of the Discovery Learning model consist of six phases, namely Stimulution, Problem Statment, Data Collection, Data Processing, Verification, and Generalization which will produce a step or process in the E-LKPD. E-LKPD contains problems related to flat-sided building materials that can be found in everyday life. At the Design stage, an E-LKPD design based on Discovery Learning aided by learning video has been created on the flat-sided building material that can facilitate students' mathematical understanding abilities.
KONSEP EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MASKER MANGROVE UNTUK PERAWATAN KULIT PADA MASYARAKAT DESA PANTAI MEKAR, KECAMATAN MUARA GEMBONG Aniesa Puspa Arum; Nurul Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Problems related to the limited knowledge of the community about the importance of utilizing natural ingredients in the surrounding environment to be used as potential for the beauty industry, especially for skin care. This is supported by the results of preliminary observations, that the skills needed by the community are in terms of making herbal medicine, making masks and cutting hair. This community service aims to provide counseling and training to the community about making masks by utilizing mangrove plants for skin care. The method of implementing the activity is demonstration in the form of tutorials, guided exercises and discussions by holding face-to-face or direct mask-making training, on August 4, 2022, located in Pantai Mekar Village, Muara Gembong District. The implementing team is educators or lecturers as well as students from the Makeup Education Study Program, and the target of this service activity is the community in the Pantai Mekar Village area, Muara Gembong District, totaling 15 people. This activity is carried out in stages and continuously with several achievement targets that are tailored to the needs of the local community by looking at natural resources and human resources that are ready to be maximized for their potential. The evaluation process is carried out by distributing instruments in the form of test questions, observation sheets and questionnaires that measure the knowledge, attitudes and skills of participants in participating in this community service activity. The results obtained from this community service activity are (1) The community has additional knowledge about the importance of taking care of the skin, supported by the increasing pretest and posttest scores where the average score obtained is 90 (2) The community is able to utilize resources the surrounding environment in the form of mangrove plants and skilled in making masks from mangrove plants, supported by observations of the attitudes of participants in the practice of making masks with an average score of 80, and (3) the community can produce products in the form of mangrove plant masks for skin care, supported by with evidence of the results of training in making powdered mangrove plant masks to a simple packaging process carried out by each participant with an average value of 90. Based on the results obtained from community service activities in the village area assisted by the Faculty of Engineering, it can be concluded that the acceptance of the Pantai Village community Blooming in This service activity in 2022 is high, as can be seen from the average value obtained for each indicator in achieving the goals of implementing community service. Abstrak Permasalahan terkait keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di lingkungan sekitar untuk dijadikan potensi industri bidang kecantikan terutama untuk perawatan kulit. Hal ini didukung oleh hasil observasi awal, bahwa keterampilan yang dibutuhkan masyarakat adalah dalam hal pembuatan jamu, pembuatan masker dan pangkas rambut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat tentang pembuatan masker dengan memanfaatkan tanaman mangrove untuk perawatan kulit. Metode pelaksanaan kegiatan adalah demonstrasi berbentuk tutorial, latihan terbimbing dan diskusi dengan mengadakan pelatihan pembuatan masker yang dilakukan secara tatap muka atau langsung, pada tanggal 04 Agustus 2022, berlokasi di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong. Adapun tim pelaksana adalah tenaga pendidik atau dosen serta mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Tata Rias, dan sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat di wilayah Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong yang berjumlah 15 orang. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan beberapa target capaian yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat dengan melihat sumber daya alam dan sumber daya manusia yang siap untuk dimaksimalkan potensinya. Proses evaluasi dilakukan dengan menyebarkan instrumen berupa soal tes, lembar observasi dan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta dalam mengikuti kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Masyarakat memiliki tambahan ilmu pengetahuan tentang pentingnya merawat kulit, didukung dari perolehan nilai pretest dan posttest yang meningkat dimana rata-rata nilai yang diperoleh adalah 90 (2) Masyarakat mampu memanfaatkan sumber daya alam sekitar berupa tanaman mangrove dan terampil dalam membuat masker dari tanaman mangrove, didukung oleh observasi sikap peserta dalam praktik pembuatan masker dengan rata-rata nilai yang diperoleh adalah 80, dan (3) Masyarakat dapat menghasilkan produk berupa masker tanaman mangrove untuk perawatan kulit, didukung dengan bukti hasil pelatihan membuat bubuk masker tanaman mangrove hingga proses pengemasan sederhana yang dilakukan oleh tiap peserta dengan rata-rata nilai 90. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian pada masyarakat di wilayah desa binaan Fakultas Teknik, maka dapat disimpulkan bahwa daya terima masyarakat Desa Pantai Mekar dalam kegiatan pengabdian tahun 2022 ini tinggi, terlihat dari rata-rata nilai yang diperoleh pada tiap indikator dalam mencapai tujuan pelaksanaan pengabdian pada masyarakat.
PACKAGING PRODUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN UMKM DI DESA SIRNAJAYA KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT Henny Herawaty Br Dalimunthe; Anan Sutisna; Sholatia Dalimunthe; Intan Purnama Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The village community has a variety of food products and crafts that come from nature. Local products have various advantages to be suitable for consumption or to be used to meet local market needs in the area where they are produced and outside the area. MSME owners as producers have various obstacles both in meeting the needs of raw materials, production, packaging and marketing. The purpose of this activity is to provide knowledge and skills for MSME owners to be able to compete outside the village.The method of activity is by providing training according to the needs of MSMEs. The results of the training showed that some of the training participants had received training from the company, so that the training held strengthened participants' understanding of the benefits of packaging for business product development Abstrak Masyarakat desa memiliki berbagai hasil produk makanan maupun kerajinan yang bersumber dari alam. Produk lokal memiliki berbagai keunggulan untuk layak dikonsumsi maupun untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan pasar lokal didaerah tempat di produksi maupun di luar daerah. Pemilik UMKM sebagai produksi memiliki berbagai kendala baik dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku, produksi, packaging maupun pemasaran. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi pemilik UMKM agar mampu bersaing di luar desa. Metode kegiatan dengan memberikan latihan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Hasil pelatihan menunjukkan sebagian peserta pelatihan telah mendapatkan pelatihan oleh perusahaan, sehingga pelatihan yang dilaksanakan memperkuat pemahaman peserta manfaat packaging bagi pengembangan produk usaha
RANCANG BANGUN PERMAINAN BERBASIS GERAK PADA MASYARAKAT Yusmawati; Eva Julianti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sports activities are still limited to a few sports activities, realizing that there are still many variations of games that can be carried out as an alternative by elementary school-aged children, so this activity presents materials in the form of variations in movement in some traditional games to carry out sports activities in the community and also the use of other games that can be more varied and allow more attention or motivation for children through training. Priority efforts to carry out this activity as a PKM program in the 2022 period. Abstrak Aktivitas olahraga masih sebatas pada beberapa kegiatan olahraga saja, menyadari masih banyak variasi permainan yang dapat dilaksanakan sebagai alternatif oleh anak usia Sekolah Dasar, maka kegiatan ini menyajikan materi- materi berupa variasi gerak dalam beberapa permainan tradisional untuk melaksanaan aktivitas olahraga dimasyarakat dan juga penggunaan permainan lainnya yang dapat lebih variatif dan memungkinkan lebih memberikan perhatian atau motivasi bagi anak-anak melalui pelatihan. Upaya secara prioritas untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai program PKM pada periode Tahun 2022.
UPAYA MEMBANGUN READING ROLE MODEL MELALUI PENDAMPINGAN PRAKTIK MEMBACA NYARING MENGGUNAKAN CREATIVE COMMONS LISENCE-BOOKS BAGI GURU DAN WALI PESERTA DIDIK KELAS RENDAH SD NEGERI PODOREJO 3 SEMARANG Santi Pratiwi Tri Utami; Moh. Iqbal Mabruri; Abdul Rachman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract School Literacy Movement at SD Negeri Podorejo 3 Semarang has stagnated. Implementation is just reading Asmaulhusna. In addition, there is no routine coordination, no monitoring and evaluation, no synergy with family and community, and infrastructure is still very limited. Team formulated a solution, namely training and assistance in building reading role models for parents and teachers of low-grade students. The activity was carried out on July 23 and August 20, 2022. The results showed 1) efforts to build reading role models were carried out through practice in reading aloud, mini seminars related to the urgency of reading role models, and assistance in accessing electronic books licensed by creative commons; 2) training attended by 51 participants; 3) mini seminars containing exposure to the urgency of the synergy literacy movement, preparing a literate environment, and the benefits of accompanying children to read; 4) assistance in accessing creative commons licensed books begins with an explanation of the creative commons license, introduction of creative commons licensed pages, and simulating them. The second activity was in the form of post-service monitoring, from 49 participants, 38 were able to read aloud, developed reading role models, and were able to access creative commons licensed books. Abstrak Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Podorejo 3 Semarang mengalami stagnasi. Implementasi sekadar pembacaan asmaulhusna bersama. Selain itu, tidak ada koordinasi rutin antarguru dan kepala sekolah, tidak ada monitoring dan evaluasi, belum ada sinergitas dengan pihak keluarga dan masyarakat, serta prasarana pendukung masih sangat terbatas. Hasil telaah tim pengabdi merumuskan solusi, yaitu pelatihan dan pendampingan membangun reading role model bagi orang tua/wali dan guru peserta didik kelas rendah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli dan 20 Agustus 2022. Hasil kegiatan menunjukkan 1) upaya membangun reading role model dilakukan melalui pelatihan praktik baik membaca nyaring, seminar mini terkait urgensi role model membaca, dan pendampingan mengakses buku elektronik yang berlisensi creative commons; 2) implementasi pelatihan praktik baik membaca nyaring diikuti 51 peserta; 3) implementasi seminar mini terkait urgensi role model membaca berisi paparan urgensi sinergitas gerakan literasi, urgensi menyiapkan lingkungan literat, dan manfaat aktivitas mendampingi anak membaca; 4) implementasi pendampingan mengakses buku anak elektronik yang berlisensi creative commons diawali penjelasan mengenai hakikat lisensi creative commons, pengenalan laman sumber bacaan berlisensi creative commons, serta menyimulasikannya. Aktivitas kedua berupa monitoring pascapengabdian, dari 49 peserta, sejumlah 38 peserta telah mampu membacakan nyaring, terbangun reading role model, dan mampu mengakses sumber bacaan berlisensi creative commons.
PENYULUHAN KESEHATAN SISTEM REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERAWATAN KESEHATAN REMAJA Setiawan Wibowo; Durotul Yatimah; Nararia Hutama Putra; Madha Komala; Dewi Ramadhana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service is intended so that adolescents participating in counseling about Reproductive System Treatment have broad insight and are skilled in practicing how to care for reproductive system health. This community service is carried out by a team of UNJ Lecturers in Sukamerta Village, Rawamerta District, Karawang on September 17 2022, 10.00 am to 10.00 pm 12.00 WIB. The counseling method is carried out through lectures, questions and answers and group discussions. The media are Flift Charts (backsheets), slides, films and videos, pictures and photos about reproductive organs. The counseling process is carried out through the following stages (1) Conscious stage (2) Interest stage. (3) Evaluation stage. (4) Trying stage and (5) Implementation stage. In counseling, presenters motivate participants to actively argue, and finally participants are seen to be very active in asking and discussing. Results and Outcomes of Community Service. After counseling, participants gain knowledge and skilled at caring for the health of the reproductive system, and skilled at practicing how to care for the health of the reproductive organs. This activity is also expected to increase the independence of adolescents. Abstrak Pengabdian pada masyarakat ini ditujukan agar remaja peserta penyuluhan tentang Perawatan Sistem Reproduksi memiliki wawasan luasdam terampil untuk mempraktikan cara merawat kesehatan sistem reproduksi .Pengabdian pada masyarakart ini dilakukan oleh tim Dosen UNJ di Desa Sukamerta Kecamatan Rawamerta Karawang pada tanggal 17 September 2022 pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.Metode penyuluhan dilakukan melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok.Adapun medianya adalah Flift Chart (lembar balik), slide,film dan video, gambar dan foto tentang alat reproduksi.Proses penyuluhan dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap sadar (2) Tahap minat. (3) Tahap menilai.(4) Tahap mencoba dan (5) Tahap penerapan.Dalam penyuluhan, pemateri memotivasi peserta untuk aktif berpendapat, dan akhrnya peserta terlihat sangat aktif bertanya dan berdiskusi.Hasil dan Luaran Pengabdian.Setelah penyuluhan, peserta mendapat pengetahuan dan terampil merawat kesehatan sistem reproduksi,dan terampil mempraktekan cara merawat kesehatan alat reproduksi tersebut.Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian para remaja.Kesimpulannya penyuluhan berhasil membuat peserta memahami cara merawat Kesehatan reproduksi dan terampil mempraktekannya sesuai tahap-tahap yang tepat.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT MELALUI GERAKAN LITERASI BAHASA DI DESA SUKADANA KECAMATAN CIAMIS JAWA BARAT Setyo Wati; Winarti Dwi Febriani,; Wida Mulyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This paper sheds on the implementation of community engagement in Sukadana village, Ciamis regency, West Java. The background of this society engagement was from the low literacy in Indonesia. This phenomenon of low competence is not only caused by individual internal factors, such as the absence of a progressive literacy program carried out by the village government aimed at policy instruments. In addition, the cultural factor of the community that considers literacy not a necessity is also an internal factor in the village why the people there have less literacy. Seeing the phenomenon, the implementation of community based education in rural area is necessary to have a solution in the community. The development of community-based education is hoped to be a solution to the literacy problems faced. This model of community-based education or community-based education is hoped to be able to answer the challenges of rural communities to improve rural community literacy through the rural literacy movement. The implementation of the activities is expected to improve the quality of life and competitiveness in the future. Abstrak Artikel ini membahas tentang implementasi pelibatan masyarakat di Desa Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pelibatan masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi di Indonesia. Fenomena rendahnya kompetensi ini tidak hanya disebabkan oleh faktor internal individu, seperti belum adanya program literasi progresif yang dilakukan oleh pemerintah desa yang ditujukan pada instrumen kebijakan. Selain itu, faktor budaya masyarakat yang menganggap literasi bukan suatu keharusan juga menjadi faktor internal di desa mengapa masyarakat di sana kurang literasi. Melihat fenomena tersebut, maka penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarakat di pedesaan perlu ada solusi di tengah masyarakat. Pengembangan pendidikan berbasis masyarakat diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan literasi yang dihadapi. Model pendidikan berbasis masyarakat atau community-based education ini diharapkan mampu menjawab tantangan masyarakat pedesaan untuk meningkatkan literasi masyarakat pedesaan melalui gerakan literasi pedesaan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan daya saing di masa yang akan datang.
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI ANEKA KREASI KREASI DAUR ULANG BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA. Retno Dwi Lestari; Durotul Yatimah; Adman; Intan Purnama Dewi; Nisa Nursundanis Multisuandi; Yunita Aliana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this community service activity in Klender Village is: to increase knowledge in society, especially among housewives on inorganic waste management. Proceed inorganic waste into various useful things creations (hasta work). Besides that, it is also to be able to empower mothers so that they can help their husbands to earn socio-economic income. The training methods are lectures, questions and answers, and demonstrations. The training was held in Tidung Besar, Kepulauan Seribu, Indonesia. The presenter conveyed information systematically and demonstrated waste processing into interesting recycling creations. The participants were active in asking questions and practicing waste management. The final result of community service proved that participants have knowledge about waste processing and are skilled in practicing waste processing into various recycled creations. This training could empower housewives to earn income and gain social and economy condition. Creation products produced by housewives in the Tidung Besar area are in the form of various recycled creations (flowers, brooches, and bag decorations). Abstrak Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Tidung Kepulauan Seribu ini adalah: untuk meningkatkan wawasan pengetahuan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga tentang pengolahan sampah anorganik menjadi aneka kreasi (hasta karya) daur ulang yang bermanfaat. Selain itu juga untuk dapat memberdayakan ibu-ibu agar dapat membantu suami memperoleh pendapatan secara sosial ekonomi. Metode pelatihan yaitu ceramah, tanya jawab, dan demontrasi. Pelaksanaan pelatihan di daerah Tidung Besar Kepulauan Seribu. Dalam proses pelatihan narasumber menyampaikan informasi dengan sistematis dan melakukan praktik pengolahan sampah menjadi kreasi daur ulang yang menarik. Adapun peserta aktif bertanya dan praktik pengolahan sampah. Hasil akhir pengabdian pada masyarakat terbukti bahwa ibu-ibu rumah tangga memiliki pengetahuan tentang pengolahan sampah dan terampil mempraktikan pengolahan sampah menjadi aneka kreasi daur ulang. Secara bertahap, pelatihan ini diharapkan dapat memberdayakan ibu-ibu rumah tangga memperoleh pendapatan, membantu suami secara sosial ekonomi. Produk kreasi yang dihasilkan ibu-ibu rumah tangga di wilayah Tidung Besar itu berbentuk aneka kreasi daur ulang (bunga, bros, hiasan tas).
PELATIHAN PENGEMBANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) SEBAGAI ALAT PENDUKUNG PENGELOLAAN PEMBELAJARAN Zulfiati Syahrial; Gaguk Margono; Lukman Arhami
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Activity Community Service Program aims to improve competence in managing LMS for teachers. The materials provided include: Basic LMS concepts, introduction to licensed LMS platforms, such as: Moodle, A Tutor LMS, etc. Based on the evaluation of the activities, the following results were obtained: (1) Suitability of Teaching Needs 4,36- (2) Relevance of Teacher's needs 4,28- (3) Coverage of material delivery 4,16- (4) Training methods 4,12- ( 5) Competency of resource persons and clarity of material delivery 4.04 and (7) time allocation 3.64. Most of the participants stated that they were satisfied with the average participant satisfaction with the PKM results of 4.09 Abstrak Kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi dalam mengelola LMS bagi guru. Materi yang diberikan antara lain: Konsep dasar LMS, pengenalan plarform LMS yang berlisensi, seperti: moodle, A Tutor LMS, dll. Berdasarkan evaluasi kegiatan, diperoleh hasil sebagai berikut: : (1) Kesesuaian Kebutuhan Mengajar 4,36- (2) Relevansi kebutuhan Guru 4,28- (3) Cakupan penyampaian materi 4,16- (4) Metode pelatihan 4,12- (5) Kompetensi narasumber dan kejelasan penyampaian materi 4,04 serta (7) alokasi waktu 3,64. Sebagian besar peserta menyatakan puas dengan perolehan rata-rata kepuasan peserta terhadap hasil PKM sebesar 4,09.