cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
Pengaruh Regulasi Diri Terhadap Perilaku Cyberslacking Mahasiswa Siti Hafizah; Siti Ra'iyati
Psycho Idea Vol 21, No 2 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i2.16148

Abstract

Mengikuti perkembangan penelitian, konsep dari cyberslacking muncul di lingkungan pendidikan seperti dalam perkuliahan yang sebagian besar mahasiswa mengakses atau menggunakan internet untuk hal yang sifatnya non-akademik dalam perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2020–2021 UIN Antasari Banjarmasin yang mempelajari psikologi Islam sebagai responden atau subjek dengan rentang usia 19-22 tahun. Sampel mewakili representasi dari ukuran dan susunan populasi sebanyak 186 dengan jumlah sampel 108 responden. Analisis regresi sederhana digunakan sebagai uji hipotesis yang hasilnya menyatakan  terdapat  pengaruh secara signifikan yang terdapat di antara regulasi diri terhadap perilaku cyberslacking pada mahasiswa jurusan Psikologi Islam angkatan 2020-2021, dengan  kata  lain  hipotesis  diterima.  Hasil  analisis  data  melalui  program  SPSS  26  for  windows  yang menunjukkan  nilai  dari signifikansi  pada  variabel  regulasi diri  dan perilaku cyberslacking yakni sebesar 0,004 (p < 0,05). Maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel regulasi diri terhadap perilaku cyberslacking.
Kecenderungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Melakukan Bullying: Kecerdasan Spiritual Sebagai Prediktor Qotrun Nada Alim; Tri Naimah; Rr Setyawati; Itsna Nurrahma Mildaeni
Psycho Idea Vol 21, No 2 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i2.17219

Abstract

Perilaku membuly merupakan tindakan yang dilakukan dengan sadar yang bermaksud menyakiti seseorang secara fisik atau verbal yang dilakukan berulang. Kecerdasan spiritual diperlukan untuk  menyadarkan seseorang dalam bersikap dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dengan kemampuan pikiran serta pengelolaan diri.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kecenderungan perilaku membuly pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif korelasional. 172 siswa terlibat sebagai partisipan dan dipilih dengan teknik proportionale stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan  skala kecerdasan spiritual dan skala bullying. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik  analisis regresi sederhana. Hasil analisis data diperoleh nilai (R2=0,193; t = -6.372; p<0,000) sehingga disimpulkan terdapat pengaruh negatif kecerdasan spiritual terhadap kecenderungan perilaku membuly siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Tingkat Kebahagiaan Pada Ibu Rumah Tangga Ditinjau dari Persepsi Istri Terhadap Dukungan Sosial yang Diberikan Suami dan Stres Pengasuhan Cahyadi, Andi; Leylasari, Herdina Tyas
Psycho Idea Vol 22, No 2 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i2.21177

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh signifikansi dukungan sosial suami dan stres pengasuhan terhadap tingkat kebahagiaan istri. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi digunakan sebagai metode penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi skala pengukuran kebahagiaan, dukungan sosial suami, dan stres pengasuhan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa dukungan sosial suami memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kebahagiaan istri (p < 0,05), hal tersebut sesuai dengan prediksi penelitian. Sedangkan, hipotesis kedua terkait dengan adanya pengaruh negatif stres pengasuhan terhadap kebahagiaan istri dinyatakan ditolak, karena tidak ditemukan bukti empiris yang mendukungnya (p > 0,05). Analisis regresi berganda mengindikasikan bahwa baik dukungan sosial suami maupun stres pengasuhan secara bersama-sama berkontribusi secara signifikan terhadap variasi dalam tingkat kebahagiaan istri (p < 0,05). Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variabel-variabel independen tersebut mampu menjelaskan sekitar 15,2% dari total varians dalam variabel dependen, dengan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model.
Cover Volume 21 Nomer 2 Idea, Psycho
Psycho Idea Vol 21, No 2 (2023): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v21i2.20010

Abstract

Cover Volume 21 Nomer 2
Efektivitas Pemberian Psikoedukasi Marriage Education Terhadap Marriage Attitude Pada Dewasa Awal Annisa, Nida Muthi; Putri, Pradiptya S; Putra, Aditya Eka; Amos, Amos
Psycho Idea Vol 22, No 1 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i1.19242

Abstract

Pembentukan konsep pernikahan dapat terbentuk dari marriage attitude yang dimiliki individu Salah satu cara agar dapat membentuk sikap terhadap pernikahan adalah dengan memberikan edukasi pernikahan pada dewasa awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian psikoedukasi marriage education terhadap marriage attitude pada dewasa awal. Subjek penelitian ini berjumlah 88 orang dengan 44 orang pada kelompok eksperimen dan 44 orang merupakan kelompok kontrol. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperimen dengan menggunakan nonrandomized pretest-posttest control group design. Pengumpulan data menggunakan Marriage Attitude Scale (MAS). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Man U Whitney dengan bantuan SPSS 25. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukan bahwa psikoedukasi marriage education berpengaruh secara efekrif terhadap  marriage education pada dewasa awal. 
Konsep Diri dan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Magister Yassar, Muhammad Naufal Elian; Maraji’s, Maria Magdalintan Kalvari Puspita
Psycho Idea Vol 22, No 2 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i2.22093

Abstract

Quarter life crisis merupakan krisis yang dirasakan oleh individu yang berada pada tahap perkembangan emerging adulthood. Quarter life crisis dapat dialami oleh mahasiswa magister yang berada dalam rentang usia yang tergolong emerging adulthood. Salah satu faktor yang mempengaruhi quarter life crisis yaitu konsep diri. Sejauh penelusuran peneliti, saat ini belum ada penelitian yang meneliti mengenai pengaruh konsep diri terhadap quarter life crisis pada mahasiswa magister. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh konsep diri terhadap quarter life crisis pada mahasiswa magister. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data regresi linear sederhana. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh konsep diri terhadap quarter life crisis pada mahasiswa magister. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa mahasiswa magister perlu memandang dirinya secara positif sehingga dapat menghadapi quarter life crisis dengan baik.
Konformitas Teman Sebaya dan Stres: Studi Pada Penyebab Perilaku Merokok Mahasiswa Hanifah, Sylvanita; Hamdan, Stephani Raihana
Psycho Idea Vol 22, No 1 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i1.19727

Abstract

Faktor yang menyebabkan perilaku merokok dapat berasal dari faktor eksternal dan faktor internal. Adapun tujuan penelitian ini memprediksi faktor penyebab perilaku merokok pada mahasiswa yakni konformitas teman sebaya sebagai faktor eksternal dan kondisi stress sebagai penyebab internal yang mempengaruhi perilaku merokok mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur menggunakan skala Konformitas Teman Sebaya, Perceived Stress Scale dan skala Perilaku Merokok. Subjek penelitian yang dianalisis sebanyak 188 orang dan hasil menunjukan bahwa konformitas terhadap perilaku merokok terdapat pengaruh dengan p = 0,000 t = 0,597, stress terhadap perilaku merokok terdapat pengaruh dengan p = 0,010 t = 0,184 dan terdapat pengaruh antara faktor konformitas teman sebaya dan faktor stres terhadap perilaku merokok dengan p = 0,000 R = 0,633. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa konformitas teman sebaya dan stress berpengaruh pada perilaku merokok baik secara parsial maupun simultan.
Keberadaan Smartphone: Analisis Working Memory Capacity Huda, Tesa Nurul; Saffana, Kuni; Ihsani, Hanifa; Aryand, Atika Dwi; Riquelme, Leysi
Psycho Idea Vol 22, No 1 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i1.21156

Abstract

Aktivitas sehari-hari membutuhkan kinerja otak yang sangat kompleks, dan ini bergantung pada working memory capacity (WMC). Perbedaan individu mencerminkan WMC seseorang yang terbatas, dan tugas kognitif dapat diselesaikan jika kapasitas untuk menyimpan informasi saat diproses cukup. Tujuan penelitian kali ini ingin mengkonfirmasi apakah WMC seseorang dapat dipengaruhi oleh keberadaan smartphone-nya. Subjek sebanyak 16 orang (2 laki-laki, 14 perempuan, usia 18-21 tahun; mean usia=19.75). Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok smartphone di atas meja, dan kelompok smartphone di dalam tas. Pengukuran WMC menggunakan Operation Span Task (AOSPAN). Desain eksperimen yang digunakan adalah  between-subject design. Hasilnya tidak terdapat perbedaan antar kedua kelompok perlakukan ditinjau dari nilai total OSpan (p=0.57>0.05). Sehingga tidak terdapat pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacity. Ada beberapa alasan yang menjadi faktor tidak terbuktinya pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacity
Dinamika Psikologis Remaja yang Mengalami Kekerasan Di Dalam Hubungan Berpacaran Ngelo, Lourentia Shearly; Tjahjono, Evy
Psycho Idea Vol 22, No 1 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i1.18804

Abstract

Kekerasan yang terjadi selama berpacaran dapat merugikan pihak laki-laki dan perempuan. Salah satu cara untuk mengatasi perilaku kekerasan selama berpacaran adalah dengan memiliki self esteem sebagai bentuk untuk menghargai diri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika self-esteem pada remaja yang mengalami kekerasan selama berpacaran. Pengambilan data dalam penelitian  ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan kriteria partisipan remaja perempuan dan laki-laki yang sedang mengalami tindakan kekerasan selama berpacaran. Berdasarkan hasil wawancara yang sudah dilakukan dapat dikatakan bahwa sebuah penghargaan atau self-esteem yang tinggi membuat seseorang mampu memiliki keberanian untuk keluar atau menyampaikan perilaku yang kurang pantas dilakukan seperti kekerasan kepada pasangannya.
The Assertiveness of Islamic Communication and Broadcasting Students is Seen from Their Confidence Rahmah, Ilma Nur Fatihatur; Hakim, Zun Azizul
Psycho Idea Vol 22, No 1 (2024): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v22i1.19618

Abstract

Keterampilan melakukan komunikasi efektif merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Asertifitas merupakan salah satu atribut psikologis yang harus dimiliki untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif. Tujuan penelitian yaitu untuk mengkaji mengenai keterkaitan kepercayaan diri dengan asertivitas mahasiswa komunikasi Penyiaran Islam. Penelitian ini memakai jenis penelitian kuantitatif korelasi. Kriteria responden penelitian ialah mahasiswa semester 7 Prodi Komunikasi penyiaran islam, serta rentang usia 19-22 tahun dengan jumlah  mahasiswa 105 mahasiswa. Teknik sampling purposif digunakan untuk memilih responden tersebut. Penelitian ini memakai 2 alat ukur yakni skala asertivitas yang terdiri dari 17 aitem, dengan α=0,928, dan skala kepercayaan diri yang terdiri dari 21 aitem, dengan α=0,898. Hubungan antara kepercayaan diri dan asertifitas mahasiswa diuji menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Analisis pendahuluan dilaksanakan untuk meyakinkan apakah asumsi normalitas, linieritas, dan homoscedasticity terpenuhi. Perolehan hasil uji hipotesis terlihat bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara kedua variabel, r=0,383, n= 105, p<0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri mahasiswa, semakin tinggi pula asertifitasnya.