cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
perumahan taman alamanda iii blok t no 3 karang pule mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mandiri
Published by bajang Institute
ISSN : 28098889     EISSN : 28098579     DOI : 10.53625
Jurnal Pengabdian Mandiri and with printed version of ISSN:2809-8889 and the online version of ISSN:2809-8579 accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches that include: Economics Tourism Education Economics Tourism Education Health IT Education Social Humanities Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2: Februari 2022" : 34 Documents clear
PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI SELF MANAJEMEN MELALUI TERAPI MINDFULNESS TINGKATKAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DI BANJAR MELINGGIH WILAYAH KERJA PUSKESMAS DENPASAR UTARA III Sang Ayu Ketut Candrawati; Ni Ketut Citrawati; Putu Gede Subhaktiyasa; Ni Komang Sukaraandini; Ni Ketut Ayumirayanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.561 KB)

Abstract

Lansia cenderung mengalami penurunan ADL karena terdapat penurunan kesehatan fisik dan psikis. Sekitar 58% lansia yang berusia di atas 65 tahun lebih membutuhkan bantuan sehari – hari. Penting, memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan lansia dengan tetap memelihara dan meningkatkan kemampuan individu agar dapat hidup produktif sesuai dengan kemampuannya. Mindfulness merupakan bentuk meditasi yang popular saat ini adalah meditasi kesadaran (Mindfulness). Kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode Penyuluhan self manajemen dengan terapi mindfulness, Latihan self manajemen dengan terapi mindfulness dalam meningkatkan status ADL lansia dan Skrining kesehatan meliputi: pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat. Hasil dari Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan yaitu dari 42 lansia pengetahuan self manajemen lansia sebelum diberikan terapi mindfulness sebagian besar memiliki pengetahuan cukup yaitu 20 lansia (47,62%) dan pengetahuan self managemen lansia setelah diberikan terapi mindfulness sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu 26 lansia (61,90%).
PENGEMBANGAN ORGANISASI YANG EFEKTIF BAGI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH BINAAN BINA AMANAH Soeharjoto; Rinaldi Rustam; Imam Zul Fikri; Debbie Aryani Tribudhi; Dini Hariyanti; Erny Tajib
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.352 KB)

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menengah merupakan aktivitas ekonomi kerakyatan yang turut berkontribusi dalam mempercepat pemulihan krisis ekonomi di Indonesia. Pada masa pandemi COVID-19, pelakunya banyak yang mengalami kesulitan. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan daya saingnya. Sinergi yang kuat dari pelaku UMKM dalam organisasi, akan meningkatkan keungulan bersaing, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan usahanya. PKM yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan organisasi dari para peserta didik Diploma 1, di sekolah kewirausahaan Cordova, Jurang Mangu, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Untuk itu, pelaku UMKM perlu mengetahui lebih dalam lagi terkait teori organisasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti. Pasca pelaksanaan PKM, dapat meningkatkan pengetahuan organisasi dari peserta didik yang juga sebagai pelaku UMKM, sehingga para siswa dapat mengidentifikasikan dan merancang beberapa skenario bentuk organisasi untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Namun, agar PKM ini dapat lebih efketif, dapat dilakukan secara hybrid, dengan tema yang beragam, yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA BAGI SEKSI INANG GKPS PEMATANG SIMALUNGUN Dian Perayanti Sinaga; Joni Wilson Sitopu; Ika Rosenta Puba; Thiur Dianti Siboro; Sumarni Tridelpina Purba; Irwan Lihardo Hulu; Marlindoaman Saragih; Risjunardi Damanik; Fenny Mustika Piliang; M.Komarul Huda
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.112 KB)

Abstract

Sampah organik adalah sampah yang dapat mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau, sampah ini lebih mudah terurai dibandingkan jenis sampah anorganik lainnya. Sampah organik jika dikelola dengan baik akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Kegiatan pembuatan pupuk cair dari sampah organik dilakukan di GKPS Pematang Simalungun. Warga yang terlibat dalam kegiatan ini adalah warga seksi inang GKPS Pematang Simalungun dan dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP USI yang berada di bawah naungan LPM USI. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis sampah organik, cara memilah sampah, dan mengolah sampah menjadi pupuk cair. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan (teori dan praktek) mengenai pembuatan pupuk cair dari sampah organik. Pendampingan kepada warga terkait pengolahan sampah organik dan penggunaan pupuk cair pada media tanam. Bahan yang dibutuhkan terdiri dari sampah organik basah, cairan molase, EM4, air bersih, karung dan tong plastik. Hasil yang diperoleh warga seksi inang GKPS pematang simalungun berhasil membuat pupuk cair. Pupuk cair tersebut digunakan untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah warga. Saat ini warga seksi inang GKPS pematang simalungun di pekarangannya sudah memiliki koleksi jenis tumbuhan hidup. Selain dimanfaatkan warga seksi inang GKPS pematang simalungun untuk memupuk media tanam di pekarangan rumah, mereka juga bisa memasarkan hasil pembuatan pupuk cair dari bahan organik sehingga dapat meningkatkan perekonomian.
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN UMKM PADA MASA PANDEMI COVID-19 Agus Khazin Fauzi; E.C. Endang Kartini; Baiq Desthania Prathama; Sofiati Wardah; Armiani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.527 KB)

Abstract

Terjadinya Pandemi covid-19 di Indonesia dimana untuk mencegah penyebaran virus tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat yang tentunya hal ini berdampak terhadap kelangsungan UMKM. Agar dapat terus bertahan, pelaku UMKM harus mampu mengkreasikan berbagai langkah atau strategi. Salah satunya adalah memanfaatkan media teknologi informasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Sambelia dalam pemanfaatan media teknologi informasi untuk sarana promosi dan pelaporan keuangan. Metode yang digunakan adalah workshop, pelatihan dan pendampingan yang terbagi dalam 2 tahapan yaitu tahapan pertama dilaksanakan kegiatan workshop secara daring untuk sosialisasi dan pengenalan dan tahapan kedua dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan terjun langsung ke lokasi UMKM. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan UMKM walaupun peningkatannya tidak signifikan dikarenakan pengaplikasiannya dalam jangka pendek. Di sisi lain, pelaku UMKM bisa mengetahui dan memanfaatakan teknologi informasi dalam pengelolaan usahanya seperti media promosi dan pelaporan keuangan.
ANALISIS PESTLES PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DI PROVINSI RIAU, INDONESIA Yulian Azhari; Ghazalie; Muhammad Abduh; Ryaniraffiyadita
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.866 KB)

Abstract

Isu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menjadi isu lingkungan yang menonjol dalam beberapa dekade terakhir. Bencana kebakaran hutan seringkali terjadi khususnya di Provinsi Riau. Namun, keadaan kering yang disebabkan oleh El Nino pada tahun 2015 mengakibatkan kebakaran yang terburuk dalam dua puluh tahun, dengan 2,6 juta hektar lahan hancur. Kebakaran telah membakar banyak sekali lahan gambut yang kaya karbon, membuat jutaan orang di Asia Tenggara terpapar kabut asap mematikan yang tiga kali lipat emisi gas rumah kaca tahunan Indonesia (Andres, 2017). Sehingga perlu adanya sebuah penelitian untuk menganalisis pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut dengan mengaplikasikan analisis PESTLES. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder guna menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut di Provinsi Riau melalui analisis PESTLES. Peneliti berharap analisis studi kasus ini dapat memberikan manfaat bagi pemerintah, badan usaha milik negara, stake holder dan masyarakat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan gambut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan dari analisis PESTLES didapati bahwa tugas dari segala perangkat daerah yang dimiliki di Provinsi Riau telah lengkap dan hanya diperlukan kerjasama yang baik antar sektor dan menghindari ego sektoral yang sering terjadi di daerah. Sehingga koordinasi sebagai aksi tanggap menjadi kunci yang tepat untuk mencegah terjadinya kejadian kebakaran hutan dan lahan.
EDUKASI TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DI DESA SUNGAI TABUK, KABUPATEN BANJAR Siti Maria Ulfa; Suryati; Darmayanti Wulandatika
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.464 KB)

Abstract

teknik menyusui merupakan keterampilan seorang ibu yang meliputi posisi, perlekatan dan hisapan dalam memberikan ASI kepada bayinya. Keterampilan ini berkaitan dengan efektifitas pemenuhan kebutuhan nutrisi pada bayi. Edukasi teknik menyusui merupakan salah satu langkah untuk membantu keberhasilan menyusui dalam upaya peningkatan pemberian ASI Eksklusif yang belum tercapai. Tujuan: peningkatan pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar pasca persalinan di Desa Sungai Tabuk. Metode Pelaksanaan: Kegiatan ini menggunakan metode Penyuluhan yang dikemas dengan media informasi seperti leaflet dan demonstrasi serta evaluasi hasil dari kegiatan yang dilakukan. Hasil: Setelah dilakukan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, didapatkan peningkatan pengetahuan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu nifas tentang pelaksanaan teknik menyusui sehingga ibu dapat menerapkan teknik menyusui yang benar untuk mensukseskan program ASI eksklusif
PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) BAGI GURU-GURU SMP/MTs SE KECAMATAN KUANTAN TENGAH Atma Murni; Maimunah; Sehatta Saragih; Rini Dian Anggraini; Hesty Marwani Siregar
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.656 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban Universitas Riau sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi di Provinsi Riau. Salah satunya adalah kegiatan pelatihan soal HOTS yang kami lakukan di Kabupaten Kuansing. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru matematika untuk mengembangkan penilaian dalam pembelajaran berorientasi soal HOTS. Kegiatan yang dilakukan dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan. Kegiatan pelatihan dilakukan selama enam minggu. Pengolaan kegiatan pelatihan dilakukan dalam lima sesi. Hasil pretest sesi pertama menunjukkan masih terdapat peserta yang memberikan jawaban salah dan alasan yang belum lengkap. Pada sesi pertanyaan, peserta masih menganggap soal HOTS tergolong soal sulit. Setelah membuat sendiri soal HOTS pada sesi diskusi peserta baru menyadari masih banyak kekurangan seperti indikator soal yang tidak menggunakan Kata Kerja Operasional (KKO) yang tepat sesuai taksonomi Bloom sehingga peserta masih harus memperbaiki soal HOTS yang telah dibuat agar menjadi benar.
OPTIMALISASI PERAN KADER MELALUI EDUKASI KESEHATAN TENTANG SKRINING KANKER SERVIKS Fitri Ayatul Azlina; Yuliani Budiyarti; Agustine Ramie; Susanaria Alkai; Ruslinawati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.389 KB)

Abstract

Rendahnya kesadaran perempuan terhadap pencegahan kanker serviks, menjadi salah satu penyebab pentingnya dilakukan promosi kesehatan terutama saat pandemi COVID-19 saat ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut yaitu mengoptimalisasikan peran kader guna membantu tenaga kesehatan dalam mengupayakan peningkatan kesadaran perempuan akan pentingnya deteksi dini dan peningkatan cakupan angka pemeriksaan deteksi dini kanker serviks, sehingga kader harus memiliki pengetahuan yang cukup dan sikap yang baik guna mendukung terlaksananya upaya promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan pemberdayaan peran kader dalam meningkatkan self-awareness deteksi dini kanker serviks di masa pandemi COVID-19. Tahap kegiatan diawali pretest dengan memberikan kuesioner pengetahuan, sikap dan skrining tentang kanker serviks, kemudian memberikan materi edukasi, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab setelah penyampaian materi dan diakhiri dengan melakukan posttest untuk menilai pengetahuan dan sikap kader terhadap materi edukasi yang telah diberikan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini didapatkanadanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap kader setelah diberikan edukasi. Hal dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase variabel pengetahuan dari 69,48% menjadi 76,62% dan variabel sikap dari 77,20% menjadi 85,58%. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasikan peran kader dalam meningkatkan self-awareness deteksi dini kanker serviks di masa pandemi COVID-19
WEBINAR KESEHATAN MENTAL SISWA SMA DALAM MASA PANDEMI MENGHADAPI UJIAN AKHIR DAN MASUK PERGURUAN TINGGI Didiek Hardiyanto Soegiantoro; Holy Rhema Soegiantor; Gregory Hope Soegiantoro
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.347 KB)

Abstract

Pandemi COVID-19 sejak awal tahun 2020 di Indonesia menyebabkan pembelajaran tidak dapat dilakukan di dalam kelas melainkan dilakukan secara daring. Pembelajaran daring membawa dampak positif maupun negatif bagi siswa dan orang tua. Salah satu dampak negatif sistem pembelajaran daring adalah terjadinya gap atau celah antara guru dengan siswa, sehingga saat siswa tidak menyimak dalam pelajaran atau belum paham tidak dapat dideteksi oleh guru, akibatnya standar kemampuan siswa selama pembelajaran daring menjadi turun. Selain itu orang tua yang juga dibebani dengan pekerjaan di rumah atau work from home yang berakibat pada kesulitan untuk memisahkan antara jam kerja dan waktu keluarga menyebabkan orang tua tidak dapat memantau perkembangan belajar dan membimbing belajar anak selama di rumah. Tekanan siswa dalam menghadapi tuntutan ujian akhir dan ujian masuk perguruan tinggi menjadi sangat terasa di saat siswa kelas XII memasuki semester terakhir sehingga diperlukan pengertian dan kerja sama dari guru dan orang tua untuk dapat membawa siswa meraih keberhasilan dalam studi khususnya dalam melanjutkan ke perguruan tinggi.
PELATIHAN COLLABORATIVE COUNSELING PADA GENERASI-Z Rima Irmayanti; Muhammad Rezza Septian; Wiwin Yuliani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.413 KB)

Abstract

Generasi Z dipengaruhi oleh teknologi yang serba digital dituntut untuk lebih menerima dan menghormati lingkungan dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya, sehingga diperlukan konseling kolaboratif yang menjadi pendekatan untuk melatih generasi Z supaya dapat berkolaborasi dan bersinergi ditengah keragaman dan perbedaan. Metode pengabdian ini menggunakan Teknik diskusi, ceramah, dan demonstrasi. Hasil pengabdian menunjukkan peserta yang mengikuti pelatihan memahami konsep konseling kolaboratif yang mencakup (1) membangun hubungan; (2) mengklarifikasi keluhan, masalah, tujuan dan hasil yang diprioritaskan; (3) mengubah pandangan, tindakan, dan suasana; (4) menilai perubahan setelah melaksanakan konseling kolaboratif.

Page 3 of 4 | Total Record : 34