cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN" : 10 Documents clear
Pembinaan Pengelolaan Limbah Keluarga Air Cucian Beras dan Air Kelapa pada Media Tanah untuk Tanaman Sayuran Hijau Bersama KWT Kartini Kampung Terbanggi Mulya Sulatifni, Nafi'ul; Rahmad, Fajar; Nur Wahyudi, Reza; Rahman, Fhathur; Firmadani, Iin; Istiqomah, Nurya; Yunani, Mita; Nur Hidayah, Ulfi; Hasanatul Alimah, Dewi; Hasanah, Uswatun; Ikhwanudin
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/vaaez032

Abstract

Walaupun penggunaan pupuk kimia (anorganik) memiliki sejumlah kelemahan, hingga saat ini penggunaan pupuk kimia (anorganik) masih menjadi metode utama dalam meningkatkan hasil pertanian. Untuk mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini Terbanggi Mulya, Bandar Mataram, tentang manfaat penggunaan pupuk organik. Penulis menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) untuk dukungan masyarakat. Pendekatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan masyarakat yang memanfaatkan aset lokal milik daerah. Pelatihan diberikan untuk memfasilitasi konversi sisa air cucian beras dan limbah air kelapa menjadi pupuk organik cair sebagai bagian dari inisiatif pengembangan masyarakat. Selain memperkuat batang dan menambah bobot tanaman serta menguraikan bahan organik, pupuk ini juga membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit serta mendorong pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Kegiatan dimulai dengan menentukan desa mana yang paling banyak menghasilkan sampah; Dalam kesempatan ini kami mewawancarai kepala desa, sejumlah warga sekitar, dan Ibu Eka Ravitri, Ketua KWT Kartini. Kami kemudian melakukan percobaan pembuatan pupuk organik cair dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa. Upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menurunkan biaya pembelian pupuk dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat Desa Terbanggi Mulya dalam memproduksi pupuk organik cair khususnya dari limbah air cucian beras.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita dan Ibu Hamil Terkait Pentingnya Cakupan Imunisasi Terhadap Stunting di Kampung Beting, Kecamatan Koja, Jakarta Utara Nur Afiva; Aqilah Nisrina; Zarra Zuraida Ulya; Adam Aqilah; Sekar Putri Ayuning; Nabila Putri Aulia; Lisnawati Wulandari; Diva Muhammad Alviansyah; Firyal Idzka Azzahra; Siti Rahmah Lubis Hidayatullah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/nbjmt791

Abstract

Pemberian edukasi merupakan salah satu cara yang dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan stunting. Program Gempita (Gerakan Edukasi Masyarakat Pentingnya Imunisasi Terhadap Ancaman Stunting) yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan ibu hamil mengenai imunisasi dasar lengkap . Pemberian edukasi pada kegiatan GEMPITA menggunakan metode penyuluhan, video edukasi, dan standing banner yang dilakukan evaluasi dengan memberikan pre dan post test kepada ibu balita dan ibu hamil. Skor pengetahuan pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan antara pengamatan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil analisis dengan uji wilcoxon dari 30 responden diperoleh nilai P value 0,000 artinya jika dibandingkan dengan α 5% dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan signifikan rata-rata skor pengetahuan ibu balita sebelum mendapatkan intervensi dengan skor pengetahuan ibu balita setelah mendapatkan intervensi. Sehingga diharapkan ibu balita maupun ibu hamil memahami dan memahami tentang pentingnya melengkapi imunisasi dasar lengkap sedangkan untuk pihak PKM sebaiknya memfasilitasi ibu balita dan ibu hamil dalam memahami pentingnya imunisasi dasar lengkap dan selalu memberikan pengingat kepada ibu tentang jadwal imunisasi.
Pelatihan Kreasi Menarik Makanan Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Nafsu Makan Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Tibang Banda Aceh Fika Maulid; Linur Steffi Harkensia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fa58ph20

Abstract

Masalah makan yang dihadapi anak tidak sama dengan yang dihadapi orang dewasa, dan dewasa muda. Ada berbagai masalah perilaku makan, seperti memilih makanan tertentu, membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi, atau makan terlalu banyak, sampai gangguan makan yang menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan, serta anak akan mengalami stunting kegagalan dalam pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronik. Orang tua sering mengatakan kepada dokter bahwa anak mereka mengalami kesulitan makan. Tanpa membedakan jenis kelamin, etnis, atau status sosial ekonomi, keluhan ini terjadi hampir secara merata. Beberapa masalah makan yang paling umum adalah rewel, muntah, terlalu memilih makanan, fobia makan, makan lambat, dan menolak makan. Nafsu makan anak sangat dipengaruhi oleh cara mendesain makanan yang diberikan kepada mereka. Anak-anak akan bosan dengan makanan yang tidak menarik dan berantakan sebelum sempat memakannya. Anak-anak mungkin lebih suka makan makanan baru dan menarik. Makanan yang bervariasi bentuk dan rasa makanannya akan meningkatkan nafsu makan anak. Anak harus memakan makanan yang beragam untuk memperoleh berbagai zat gizi yang diperlukan oleh tubuh agar kebutuhan gizinya terpenuhi selama pertumbuhan dan perkembangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesain makanan yang bergizi dan bervariasi sehingga dapat meningkatkan nafsu makan anak usia 4 – 5 tahun di desa Tibang Banda Aceh. Metode kegiatan pengabdian yang diterapkan adalah pelatihan dalam membentuk kreasi makanan dimana para ibu yang mempunyai anak usia 4 – 5 tahun dikumpulkan dalam suatu ruangan kemudian mereka dilatih oleh pakar gizi untuk membentuk kreasi makanan yang bernutrisi. Hasil dari pengabdian ini para ibu dapat membentuk kreasi makanan bergizi dan bernutrisi. Kesimpulan, pelatihan membentuk kreasi makanan dapat meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada ibu dan anak usia 4-5 tahun. Diharapkan dari pelatihan ini dapat menurunkan angka stunting didesa Tibang.
Edukasi Mengenai Pencegahan dan Penanganan Pertama Cedera Ankle Sprain dengan Metode Rice Pratiwi, Agesti Setiya; Maghfirah, An Nisaa Alifia; Pratiwi, Andini Galuh; M. Yusuf Rizali Kurniawan; Anjasmara, Rezza S. T. A.; Setiawan, Cahyo; Ramadhani, Alinda Nur
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/azz2sd63

Abstract

Latar Belakang: Ankle sprain merupakan cedera umum yang sering terjadi saat berolahraga, terutama dalam aktivitas yang melibatkan lompatan dan gerakan lateral. Pencak silat, sebagai seni bela diri tradisional Indonesia, juga memiliki risiko cedera yang signifikan. Tujuan: program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) tentang cedera ankle sprain dan pencegahannya. Metode: yang digunakan adalah dengan pendekatan terstruktur melalui empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Melalui penyuluhan, leaflet, dan praktik langsung, anggota PSHW diberikan pemahaman yang lebih baik tentang cedera ankle sprain dan tindakan pencegahan yang tepat. Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota PSHW setelah program ini dilakukan. Diharapkan, dengan pengetahuan yang ditingkatkan, anggota PSHW dapat mengurangi insiden cedera ankle sprain selama latihan, meningkatkan kesehatan dan kualitas latihan mereka. Kesimpulan: dari program ini adalah bahwa pendekatan terstruktur dan menyeluruh dapat efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan cedera ankle sprain dalam komunitas pencak silat. Saran untuk program serupa di masa depan adalah melibatkan lebih banyak interaksi langsung dan latihan praktis untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan implementasi yang lebih baik.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Sadari (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Suryanti; Khadijah, Siti
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/whppw425

Abstract

Latar belakang: Kanker saat ini adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu kanker yang paling umum, insiden tertinggi adalah kanker payudara. SADARI, merupakan cara tindakan untuk menemukan gejala awal kanker payudara dapat dideteksi oleh wanita sendiri, tidak perlu ahli untuk menemukan kanker payudara dini, Tujuan: pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) melalui pemberdayaan masyarakat dalam program sadari. Metode diawali dengan kunjungan daerah untuk mengetahui permasalahan yang ada, pertemuan dengan Ketua PKK untuk mengkoordinasikan pelaksanaan, pemberian materi dan praktik bagaimana melakukan pemeriksaan SADARI di rumah Hasil: pengabdian masyarakat dapat meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK melakukan pemeriksaan secara mandiri Kesimpulan: Pendidikan dan Pelatihan SADARI meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan secara mandiri.
Persiapan ASI Eksklusif melalui Diskusi Laktasi pada Ibu Hamil di RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat Sarah Melani; Zahratun Nihaya; Isma Amalia; Najibah Syalidatun Nahlah; Sakinah Puteri, Jihan; Rahmah Hida Nurrizka; Narila Mutia Nasir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/xbc02821

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana balita gagal tumbuh akibat dari kekurangan asupan zat gizi kronis yang menyebabkan tinggi anak tidak sesuai usianya. Salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya stunting adalah bayi tidak diberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama, alasan ibu tidak memberikan ASI Eksklusif salah satunya adalah masih rendahnya pengetahuan ibu terkait manajemen laktasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk keberhasilan pemberian ASI Eksklusif adalah persiapan laktasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait teknik menyusui yang tepat dalam mendukung lancarnya praktik pemberian ASI Eksklusif yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan pemberian ASI Eksklusif adalah melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan konsultasi untuk mendapatkan informasi dan pelatihan mengenai pemberian ASI Eksklusif. Kegiatan Diskusi Laktasi ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan stakeholder, masyarakat, dan narasumber. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan isi materi serta menyiapkan kebutuhan kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan penyampaian materi dan diselingi dengan demonstrasi oleh narasumber yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tahap monitoring dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan gantt chart dan melakukan pre-post test untuk melihat peningkatan pengetahuan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2024 yang bertempat di Lapangan RT.06/10 Kelurahan Cengkareng Barat dan dihadiri oleh 10 ibu hamil. Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan materi dan demonstrasi teknik menyusui yang tepat dan manajemen laktasi.
Peningkatan Kesadaran Peningkatan Kesadaran: Sosialisasi Pencegahan Anemia pada Remaja di SMK Miftahul Huda Desa Jatiroto Kecamatan Sumberbaru Mufida, Maugfira Helni Mufida; Ulfiyatun; Melia Pratiwi; Rita Purnama Sari
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/x18r0w12

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di kalangan remaja, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan prestasi belajar. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang anemia, termasuk penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa SMK Miftahul Huda mengenai anemia melalui sosialisasi yang interaktif, sehingga siswa dapat memahami pentingnya pola makan sehat dan pencegahan anemia. Metode yang digunakan yaitu dengan elaksanaan yang diawali dengan survei awal (wawancara secara langsung) untuk menilai tingkat pengetahuan siswa tentang anemia. Materi sosialisasi disusun dalam bentuk presentasi, video edukatif, dan materi interaktif. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan metode interaktif yang meliputi presentasi, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pola makan sehat. Evaluasi dilakukan melalui kuis untuk mengukur pemahaman siswa setelah sosialisasi, serta pengumpulan umpan balik untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang anemia. Partisipasi siswa dalam diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap topik yang dibahas. Umpan balik yang diterima dari siswa menunjukkan bahwa mereka merasa lebih memahami pentingnya pencegahan anemia dan pola makan sehat.
Pemberdayaan Wanita Tani: Pendekatan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Desa Sidomulyo Rahmayanti, Sri; Rahma Nabilla, Hanifah; Alifka Ramadani, Sela; Nabilla, Nabilla; Adelina Butar Butar, Bellinda; Aprilia Sarwani, Audi; Hasbiah; Ravli Saputra, Ardi; Nabillah, Nur Annisa; Daffi Maulany, Ahmad; Nurjanah, Nurjanah; Nuraini, Siti; Rachmawati, Ayudhia; Masyhuri Majiding, Chaidir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/8v9x0q35

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadikan tantangan lingkungan mendesak di wilayah pedesaan seperti Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim PPK Ormawa OSEAN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta dipilih berdasarkan keaktifan KWT di desa dan keterlibatan mereka dalam kegiatan lingkungan. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan format pilihan ganda serta observasi keterampilan praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 3,23% dan seluruh peserta (100%) mampu membuat produk kerajinan layak pakai. Selain peningkatan keterampilan, peserta juga menyampaikan testimoni bahwa kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan dan motivasi kewirausahaan rumah tangga. Pengelolaan sampah organik melalui daur ulang kreatif terbukti membantu mengurangi potensi pencemaran plastik di lingkungan sekitar desa. Keberlanjutan program diupayakan melalui pembentukan kelompok usaha kecil berbasis KWT dan kolaborasi berkelanjutan dengan UKM 3R. Model ini dapat direplikasi di wilayah pedesaan yang lain dengan menyesuaikan sumber daya lokal dan karakter sosial masyarakat.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset untuk Upaya Penurunan Stunting Risnah, Risnah; Sumarmi; Nur Andani; Harmawati; Ratna Mahmud; Salmah Arafah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/03wd9t60

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan angka stunting melalui strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD (Asset Based Community Development).  Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Takalar dan melibatkan keluarga, kader kesehatan, serta kelompok dasawisma setempat. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan forum diskusi untuk mengevaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting dan peran keluarga dalam pencegahannya. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara edukasi kesehatan, dan pemberdayaan komunitas dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya penurunan stunting di tingkat masyarakat.
HIPERTI-KU: Program Edukasi dan Pendampingan Lansia Hipertensi di Dusun Rejo Sari Desa Karang Tunggal Kawasan Hutan Tropis Lembab Pangastiti, Aura Nurani; Sholihah, Firda Mar Atus; Putri, Salwa Az Zahra; Abigael, Marchya; Sari, Puspita Wulan; Juniandra, Muhamad Rifandi; Elvira, Vivi Filia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/zk0m2487

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah secara tidak normal yang berisiko menimbulkan berbagai gangguan pada sistem kardiovaskular, seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, serta komplikasi pada organ lain seperti ginjal yang dapat berujung pada gagal ginjal kronis dan kebutaan. Karena sering kali tidak menimbulkan gejala, hipertensi dikenal sebagai silent killer, yang bisa menyebabkan kematian mendadak tanpa disadari penderitanya. Sebagian besar individu tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi hingga melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, baik secara mandiri maupun melalui layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Sebagai upaya peningkatan kesadaran dan pengendalian hipertensi, dilakukan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat agar mampu mengelola kondisi ini secara aktif dan mandiri. Program HIPERTI-KU (Pengendalian Hipertensi untuk Karang Tunggal) diselenggarakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman bekerja sama dengan mitra Posyandu Melati di Dusun Rejo Sari, Desa Karang Tunggal. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi, penyuluhan “Tensi Ceria”, senam “Jantung Sehat”, pengingat minum obat melalui WhatsApp (OBATIN), serta pemeriksaan tekanan darah rutin melalui program POSI-TENSI SIMPEL. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara singkat dengan 25 responden. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 39,4%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10