cover
Contact Name
Muhammad Saparuddin
Contact Email
elbuhuth@gmail.com
Phone
+6282250525494
Journal Mail Official
elbuhuth@gmail.com
Editorial Address
LP2M Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda; Jl. H.A.M. Rifaddin, Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies
ISSN : 26219972     EISSN : 26219999     DOI : https://doi.org/10.21093/el-buhuth
Islamic Education Journal includes research articles, original research reports, reviews, and scientific comments in Islamic Studies, including: Management of Islamic Education, Islamic Education, Dakwah, Islamic Law, and Islamic Economics
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
Dampak Penggunaan Handphone Terhadap Perilaku Sosial Peserta didik Di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta Nasywa, Rifany; Istanto, Istanto
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(1), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i1.7352

Abstract

Abstract This research is motivated by the policy of SMP Muhammadiyah 7 Surakarta, which obliges the use of mobile phones by students to support communication and learning in school. However, this policy has given rise to risks and challenges due to the excessive use of mobile phones by students at their adolescent age, particularly impacting their social behavior. The aim of this study is to investigate the impacts arising from the use of mobile phones on the social behavior of students at SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. The research employs a descriptive qualitative approach, considered suitable for uncovering issues related to mobile phone usage and its impact on the social behavior of students. Data collection techniques in this research involve interviews, observations, and documentation. The data is then analyzed through four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that mobile phone usage can diminish the quality of students' social interactions, leading to indifference and unresponsiveness to their environment, causing emotional instability that makes them prone to aggressive behavior, fostering cheating behavior during examinations, and giving rise to cases of cyberbullying. Overall, this research emphasizes the importance of prudent management regarding mobile phone usage among students to mitigate the negative impacts that arise in shaping positive social behavior in the current digital era. Keywords: Adolescent Students, Mobile Phone usage, Social Behavior Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebijakan SMP Muhammadiyah 7 Surakarta yang mengharuskan penggunaan Handphone oleh peserta didik dalam menunjang komunikasi dan pembelajaran di sekolah. Namun, dari kebijakan tersebut menimbulkan resiko dan tantangan akibat penggunaan handphone yang berlebihan oleh peserta didik di usia mereka yang masih remaja khususnya pada perilaku sosial mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan handphone terhadap perilaku sosial peserta didik di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dianggap cocok untuk mengungkap masalah penggunaan Handphone dan dampaknya terhadap perilaku sosial peserta didik. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian di analisis melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Handphone dapat menurunkan kualitas interaksi sosial peserta didik yang membuatnya acuh tak acuh terhadap lingkungan dan tidak responsif, menyebabkan ketidakstabilan emosi yang menyebabkan mereka cenderung berperilaku agresif, munculnya perilaku kecurangan saat ujian, dan timbulnya kasus Cyberbullying. Keseluruhan penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan yang bijak terkait penggunaan Handphone di kalangan peserta didik untuk memitigasi dampak negatif yang timbul dalam membentuk perilaku sosial yang positif di era digital saat ini. Kata Kunci : Penggunaan Handphone, Perilaku Sosial, Peserta didik remaja
The Concept of Giving Punishment Perspective Ibnu Sahnun and Its Application to the Islamic Education System in Indonesia Umam, Muhammad Rafli; Inayati, Nurul Latifatul
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(1), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i1.7386

Abstract

This research is a qualitative research aimed at describing the concept of punishment by Ibnu Sahnun and its application in the Islamic education system in Indonesia. This research is motivated by Ibnu Sahnun's ideology, which states that the purpose of education is the formation of ethics in general, and this idea aligns with the prevailing regulations in Indonesia. Considering the low quality of moral education in Indonesia, the application of Ibnu Sahnun's concept of punishment can enhance the morality of students while still focusing on its educational significance. Ibnu Sahnun's method of punishment is closely tied to the Islamic education system as it is based on the Quran and Sunnah, aiming to nurture God-fearing individuals and develop dynamic human beings for both worldly and hereafter well-being. This approach also aligns with Indonesia's regulations on punishment, emphasizing that teachers should not use punishment solely for "deterrence." The primary concern should be the internal or personal issues of the child/student. The punishment received by a child should motivate them to avoid repeating mistakes and to always follow school rules. The results of this research indicate that the implementation of Ibnu Sahnun's ideas in the Indonesian education system can: 1) promote diversity among individuals who understand egalitarianism (equality); 2) disseminate religious knowledge through education; 3) generate knowledge and attain maghfirah as a means of achieving the intended goals; 4) achieve worldly life; 5) seek sustenance; and 6) uphold noble morals.
Analisis Distribusi Pendapatan serta Kesejahteraan Ekonomi Menurut Persfektif Ekonomi Islam di Kampung Nelayan Manggar Baru Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur Komariah, Kokom; Yuliani, Irma
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(1), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i1.7490

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulai April – Juni 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pendapatan keluarga para nelayan di Kampung Nelayan Manggar baru Balikpapan propinsi Kalimantan Timur, mengetahui pola distribusi pendapatan diantara keluarga para nelayan di Kampung Nelayan Manggar Baru, dan untuk mengetahui Tingkat kesejahteraan Ekonomi menurut Persfektif Ekonomi Islam diantara para keluarga nelayan dikampung Nelayan Manggar Baru Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur. Data Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah memakai tekhnik analisis regresi linier berganda. Analisis ini berguna menguji adanya pengaruh antara variabel independena dengan variabel dependen dan menggunakan program computer (software) SPSS versi 23. Sampel diambil denagn Metode Simple Random melalui Observasi dan wawancara langsung dengan responden dan menggunakan Kuisioner. Distribusi pendapatan dianalisis denagn Rasio Konsentrasi Gini dan Kurva Lorenz. Tingkat kesejahteraan di ukur dengan cara membandingkan pendapatan per kapita dengan standar garis kemiskinan. Hasil Penelitian menunjukkan Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan menurut presfektif ekonomi Islam di Kampung Nelayan Manggar Baru Balikappan Provinsi Kalimantan Timur dapat diketahui thitung sebesar 6,734> ttabel 1,98498 dengan signifikan sebesar 0,000< 0,05. 0,994 > 0,05. Kesejahteraan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan Pendapatan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan menurut presfektif ekonomi Islam di Kampung Kampung Nelayan Manggar Baru Balikappan Provinsi Kalimantan Timur, dapat diketahui diketahui thitung sebesar 0,007 < ttabel 1,98498 dengan signifikan sebesar menurut presfektif ekonomi Islam di kampung Nelayan Manggar Baru Balikappan Provinsi Kalimantan >Ftabel.2,70. Pendapatan Keluarga dan pendapatan per kapita tersebut jika disetarakan dengan Timur, dapat diketahui thitung sebesar 2,132 > ttabel 1,98498 dengan signifikan sebesar 0,036 < 0,05. Pendidikan, Pendapatan dan Kesejahteraan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan menurut presfektif ekonomi Islam di kampung Nelayan Manggar Baru Balikappan Provinsi Kalimantan Timur, hasil dari nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan Fhitung 24,286. Pendapatan Keluarga dan pendapatan per kapita tersebut jika disetarakan dengan harga beras (harga beras Rp 13.800,00 per kilo gram). Didapatkan Rp 228.263 kilo gram beras untuk pendapatan keluarga dan 2.283,63 kilo gram untuk pendapatan per kapita. Pernyataan dengan beras ini diperlukan untuk membandingkan pendapatan per kapita. Distribus pendapatan keluarga nelayan di Kampung Manggar baru Balikpapan cukup merata ketimpangan tinggi Hasil Perhitungan menjukkan nilai GCR – 88,38 yang berarti pendapatan diantara di Kampung Nelayan Manggar Baru Balikpapan Kaltim cukup merata ketimpangan tinggi atau besar. Dan dengan demikian bahwa para nelayan di Kampung Nelayan Manggar Baru termasuk kedalam dibawah standar kemiskinan atau tidak sejahtera.
Implementasi Toleransi Antar Umat Beragama Sebagai Relevansi Dari Penerapan Moderasi Beragama Mof, Yahya
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 2(2), 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v2i2.7545

Abstract

This research aims to (1) describe the many different religious families in South Kalimantan, (2) describe the application of the value of tolerance in family communities of different religions, and (3) describe the implementation of wasathiyah Islam which is believed to avoid disputes and conflicts in family communities. different religion. This research reveals the implementation of religious moderation values in interfaith families with the research object focusing on the value of tolerance. The method used is a method to obtain as much information as possible using direct observation instruments, in-depth interviews and documentation. Direct observation is an effort to see directly the environment of religious moderation that exists in each family. The results of this research are concluded as follows: 1) Strengthening the value of religious moderation requires implementing an attitude of tolerance between religious communities wherever they are. 2) Indicators of religious tolerance among people in South Kalimantan are visible when Muslim family members want to go to the mosque, when fasting in the month of Ramadan, and Eid al-Fitr. 3) The application of wasathiyah Islam in the form of moderation is very necessary and recognized by all parties. 4) It is believed that the intensity of the implementation of wasathiyah Islam can avoid endless disputes and conflicts.
Guru PAI Dalam Implementasi Pendidikan Inklusi Pada SMPN Di Kabupaten Tabalong Mof, Yahya; Mizani, Hilmi; Ramli, M.; Fauzinor, Akhmad
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 3(2), 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v3i2.7546

Abstract

Inclusion education has been implemented in Tabalong Regency since 2011. PAI teachers as the spearhead of the implementation of education in schools, are very decisive in implementing an inclusive education system in schools. This study aims to reveal the role of Islamic Religious Education teachers in the implementation of inclusive education in junior high schools in Tabalong Regency. For this type of research using qualitative descriptive research, the subjects in this study are PAI teachers and students. Data collection techniques use observation, interview and documentation instruments. The results of the data collection are then analyzed in a qualitative descriptive manner. The research found that the role of PAI teachers in the implementation of inclusive education in junior high schools in Tabalong Regency is still minimal. PAI teachers still use the regular curriculum, namely the 2013 curriculum and do not make special RPP in the form of PPI. Adjustment to ABK by modifying learning methods and evaluating learning. Because since the implementation of the inclusion education system in SMPN in Tabalong Regency has not been equipped with guidance teachers Special (GBK) and teachers at SMPN have not received special training on mentoring for children with special needs. therefore, the implementation of inclusion education in Tabalong Regency is still not optimal
Mengkaji Tafsir antara Kelisanan dan Cetak Jurnal The Kyai’s Voice and Arabic Qur’an (Translation, Orality, and Print in Modern Java) Johanna Pink Isnaini, Nurul Azizatul; Fahreza, Muhammad; Ramadhan, Arya Gumilang; Syafiq, Salsabila Nafis Raihanah; Karman, Karman
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.7590

Abstract

Tulisan ini berfokus pada pengkajian jurnal tafsir antara kelisanan dan cetak praktik penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Jawa di era pasca kemerdekaan Indonesia. Karya yang muncul menunjukkan bahwa jangkauan praktik penerjemahan jauh melampaui pengertian kontemporer tentang penerjemahan kitab suci. Hal ini berkaitan dengan status orang Jawa di negara yang bahasa cetaknya dominan adalah bahasa Indonesia. Mempelajari kegiatan penerjemahan dalam berbagai dapat memperluas perspektif tentang praktik penerjemahan kontemporer. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji Tafsir Antara Kelisanan dan Cetak Dalam Jurnal The Kyai’s Voice And The Arabic Qur’an (Translation, Orality, And Print In Modern Java) milik Johanna Pink. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka/library research. Dimana penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil kajian tertulis seperti buku atau hasil penelitian, dan model penelitian ini menggunakan penelitian analisis deskritif. Dimana pendekatan data-datanya berasal dari beberapa jurnal yang sudah terakreditasi, buku, dan didapatkan melalui internet, lalu di analisis secara pribadi, yang dimana sumber data penelitian berasal dari data primer yakni Jurnal ‘The Kyai’s voice and Arabic Qur’an’ karya Johanna Pink yang diterbitkan pada tahun 2020. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, peneliti menunjukkan bahwa analisis terhadap empat terjemahan Al-Qur’an Bahasa Jawa tersebut merumuskan model terjemahan Al-Qur’an berbahasa Jawa Pertama, terjemahan literal yang ditulis sangat dekat dengan struktur asal teks Arab Al-Qur’an, Kedua, transliterasi grammatikal yang mengikuti sistem makna Gandhul; dan Ketiga, transliterasi naratif.
Implementation Management of Law No. 33 of 2014 Concerning Halal Product Guarantee in Jambi Province Nurcahaya, Nurcahaya; Daryanto, Mahbub; Taufiq, M.
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.7753

Abstract

Management of the implementation of Law No. 33 of 2014 aims to achieve an increase in the making of halal certificates for business people in Jambi province. To find out how the management of the implementation of the law, data collection was carried out with a qualitative approach through interviews, observations, and documentation methods to the Halal Task Force under the Ministry of Religion of Jambi Province. The results of the study found that the management of the implementation of Law No. 33 of 2014 in Jambi Province uses collaborative management. All activities are well planned, and supervision and inspection are carried out by the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH), the Halal Examining Agency (LPH), and the Indonesian Ulema Council (MUI) in accordance with the job descriptions listed in the law. The division of tasks is carried out centrally and supervisory authority applies decentrally. Planning, implementation, and supervision involve BPJPH, LPH, MUI, Ministry of Religious Affairs, local government, private sector, and the community. The study recommends that the central and regional governments encourage the acceleration of halal certificates by maximizing socialization in each ministry and providing assistance to micro and small businesses.
Menelusuri Sejarah Penerapan Gugatan Citizen lawsuit Dalam Perspektif Hukum Acara Perdata di Indonesia Negara Mayoritas Islam Carwan, Carwan; Lestari, Sari Indah; Santoso, Tyas Sri Eka Santoso; Satory, Agus Satory
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 3(2), 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v3i2.8021

Abstract

At the stage of filing a case, the term used is a legal action or lawsuit. A citizen lawsuit is a lawsuit filed on behalf of the public interest against the State authorities. The history of filing a citizen lawsuit originated in cases related to the environment, but over time, citizen lawsuits have been filed in various fields where the State is perceived to have been negligent and violated the rights of citizens. Therefore, it is important to understand the basis for applying the procedure using a citizen lawsuit in civil procedural law in Indonesia. This study aims to explore how a citizen lawsuit can be applied in civil procedural law in Indonesia, viewed from a historical and positive law perspective. This research uses a normative juridical research approach. Citizen lawsuits in Indonesia emerged through the adoption of legal mechanisms from other countries, driven by the activities of Non-Governmental Organizations (NGOs) and Legal Aid Organizations (LBH). The first use of a citizen lawsuit in Indonesia can be seen in Decision 480/PDT/2005/PT.DKI concerning the State's neglect of deported migrant workers in Nunukan by the Malaysian government. Thus, to date, citizen lawsuit cases have been followed by other civil court judges in similar cases, making citizen lawsuits a precedent followed by judges in similar cases
Sultan Baharuddin Harahap: Kiprahnya dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Kabupaten Tapanuli Selatan HTS, Wike Wijayanti; Hanum, Azizah; Arsyad, Junaidi
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.8035

Abstract

The purposes of this research is to obtain the biography, contributions and progress of Sultan Baharuddin Harahap in South Tapanuli. The research method used is qualitative research with a character study approach. This writing was produced by collecting data obtained by reading references through articles, journals, books, then approaching the family, loyal bodyguards of Sultan Baharuddin Harahap, friends of Sultan Baharuddin Harahap's wife, and heads/managers of educational institutions left behind by the Sultan. Baharuddin Harahap. The results of the research show that Sultan Baharuddin Harahap is a famous king in South Tapanuli Regency who has the title "Daulat Raja Tuantua Patuan Nagaga Najungal". Apart from that, he also plays a role as a religious and traditional figure, preserving the local wisdom of Dalihan Natolu and local culture which had been in suspended animation, then contributed to establishing the Baharuddin Modern Islamic Boarding School in Janji Mauli, and RA Al-Muta'allimin Bagas Godang, Donor of Pani Asuhan, established a tareqat/parsulukan place located at Tolang Jae.
Pandangan Ulama Sunni-Syiah Terhadap Mahram Haji Bagi Perempuan Zahroh, Elni Purniatuz; Muhajarah, Kurnia
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.8043

Abstract

Berhaji merupakan hal wajib diamalkan oleh orang muslim di seluruh dunia yang sanggup dalam menjalankannya, mencakup laki-laki dan perempuan yang sanggup secara finansial maupun jasmani dan rohani. Namun, bagi perempuan dalam melaksanakan kewajiban Ibadah haji banyak menimbulkan pendapat dikalangan para ulama, termasuk ulama sunni dan syiah. Hal tersebut dikarenakan banyaknya hadits yang melarang bahwa perempuan tidak diperbolehkan bepergian kecuali disertai suami ataupun mahramnya. Maksud dari kajian ini untuk mengetahui pandangan ulama sunni-syiah terhadap mahram haji bagi perempuan. Kajian ini menggunakan penelitian kualitatif (library rescarch) dengan metode deskriptif analisis. Pada kajian ini menjelaskan bahwa ulama Hanafi dan Hambali tidak memperbolehkan seorang perempuan melaksanakan perjalanan haji dan umrah harus ditemani suami atau mahramnya, jika tidak ditemani suami atau mahramnya boleh, tetapi dihukumi makruh. Sedangkan ulama Syafi’i, Maliki, dan Syiah memberi keringanan dalam perjalanan haji boleh tidak disertai mahram dengan syarat bersama perempuan atau rombongan yang dapat dipercaya, sehingga selama perjalanan haji keamanan dan keselamatannya dapat terjamin.

Page 11 of 15 | Total Record : 148