cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,359 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK EDUKASI PADA MATERI SALING MENGHARGAI PERBEDAAN SISWA FASE B DI SDN 1 LALEBBATA KOTA PALOPO Nabila Nabila; Muhammad Guntur; Nurul Aswar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4669

Abstract

Penelitian  ini membahas tentang pengembangan media komik edukasi pada materi saling menghargai pada siswa Fase B SDN 1 Lalebbata Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap  pengembangan dan tahap penyebaran pada komik edukasi pada materi saling menghargai perbedaan pada siswa Fase B SDN 1 Lalebbata Kota Palopo. Jenis penelitian ini  menggunakan penelitian  R & D (Research and Development) dengan model 4D atau 4D yang merupakan singkatan  dari (Define) pendefinisian, (Design) perancangan, (Development) pengembangan, ( Disseminate penyebaran. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Lalebbata Kota Palopo dengan subjek penelitian  1 pendidik, dan 33 peserta didik di Kelas 3. Objek yang diteliti adalah media  komik edukasi pada materi saling menghargai perbedaan. Teknik pengumpulan data  dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data yang dilakukan adalah Mixed Methods  yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis kebutuhan  peneliti memperoleh data yang menunjukkan (1) sebanyak 100% siswa menyatakan  mereka menyukai belajar dengan gambar dan warna,(2) sebanyak 93% siswa menyatakan  akan lebih semangat belajar jika  ada cerita, (3) sebanyak  94% siswa menyukai belajar menggunakan  buku yang lucu dan menarik, (4) sebanyak 91 % siswa pernah membaca komik, (5) sebanyak 59% siswa menyatakan tidak  menyukai komik digital. Hasil validasi media memperoleh 94, 44% kategori sangat valid, validasi materi memperoleh 75 %  kategori valid, dan ahli bahasa menyatakan 87,51% kategori sangat valid. Hasil praktikalitas siswa memperoleh 83,41% kategori sangat praktis, dan praktikalitas guru menyatakan bahwa  media komik edukasi yang telah dikembangkan sangat membantu siswa dalam menanamkan nilai – nilai saling menghargai perbedaan. Hasil uji efektivitas  siswa menyatakan 80,60% kategori efektif.
ANALISIS PENGGUNAAN LKPD BERBASIS STEM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DI SDN 060878 MEDAN TIMUR Asiah Ramadhani; Asaria Semaya Girsang; Chelsy Sipayung; Indah Jesica Hutapea; Rizka Amelia; Salwa Mawla
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4670

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Namun, dalam praktiknya proses pembelajaran masih sering berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa, salah satunya melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menekankan keterpaduan berbagai disiplin ilmu serta mendorong siswa untuk aktif dalam mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan LKPD berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada materi perubahan wujud benda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 060878 Medan Timur dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LKPD berbasis STEM mampu meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengamati, berdiskusi, menganalisis, serta menyimpulkan hasil pembelajaran. Selain itu, penggunaan LKPD juga membantu siswa dalam memahami materi secara lebih sistematis. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti adanya siswa yang belum sepenuhnya memahami langkah-langkah kerja dalam LKPD sehingga memerlukan bimbingan dari guru. Dengan demikian, penggunaan LKPD berbasis STEM memberikan peran positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.
PENANAMAN NILAI KEBANGSAAN DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Asep Supriatna; Agus Jaenal; Rian Permana Suryadipraja; Rahman Tanjung; Emi Anggreani Masjur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4671

Abstract

Perkembangan globalisasi membawa pengaruh yang signifikan terhadap perubahan sosial dan budaya masyarakat, termasuk dalam pembentukan sikap kebangsaan pada generasi muda. Dalam konteks pendidikan dasar, penguatan nilai kebangsaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kebangsaan karena berkaitan dengan kehidupan sosial, budaya, dan kebersamaan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penanaman nilai kebangsaan dalam pembelajaran IPS melalui pembelajaran berbasis kearifan lokal pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Wildan Kecamatan Rawamerta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, siswa, dan kepala madrasah sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai kebangsaan dalam pembelajaran IPS dilakukan melalui integrasi kearifan lokal yang dikaitkan dengan pengalaman sosial siswa dalam kehidupan sehari-hari. Guru menggunakan strategi pembelajaran kontekstual dengan memanfaatkan budaya lokal sebagai sumber belajar untuk menjelaskan konsep persatuan, kebersamaan, dan kerja sama. Proses pembelajaran tersebut mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu mereka memahami nilai kebangsaan secara lebih konkret. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran IPS dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat pendidikan karakter dan kesadaran kebangsaan pada siswa pendidikan dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY AND COOPERATIVE TIPE THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK Annisa Azahra; Alinurdin Alinurdin; M. Alinurdin; Sumardin Raupu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI H di MAN Palopo pada mata pelajaran Akidah Akhlak melalui gabungan model pembelajaran Inquiry dan Cooperative tipe Think Pair Share (TPS). Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya ketuntasan hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya variasi metode pembelajaran yang mendorong berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mengacu pada model Kemmis dan McTaggart. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus. Ketuntasan klasikal siswa meningkat dari 56% pada Siklus I menjadi 92% pada Siklus II. Sejalan dengan itu, aktivitas siswa meningkat dari 74,14% menjadi 93,14%, dan aktivitas guru meningkat dari 71,25% menjadi 90%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gabungan model Inquiry dan Think Pair Share efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak.
PENGARUH POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA DAN KREATIVITAS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rohayati Sitanggang; Gemala Widiyarti; Ulfa Sri Rezeki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan pojok baca terhadap minat baca dan kreativitas siswa kelas V SD Swasta Anugrah Negeri Tongging. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen berupa one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat baca, angket kreativitas, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan skor, serta secara inferensial menggunakan uji paired sample t-test untuk menguji perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat baca siswa meningkat dari 60,20 pada pretest menjadi 82,40 pada posttest, sedangkan rata-rata kreativitas meningkat dari 47,80 menjadi 78,50. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa penerapan pojok baca berpengaruh signifikan terhadap minat baca dan kreativitas siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pojok baca berfungsi tidak hanya sebagai fasilitas literasi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembiasaan membaca dan pengembangan kreativitas siswa. Dengan demikian, penerapan pojok baca dapat dipertimbangkan sebagai alternatif inovasi pembelajaran berbasis literasi untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SD NEGERI 040455 BERASTAGI Geby Debora Damanik; Juwita Tindaon; Eti Muliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas IV SD Negeri 040455 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan sekolah sebagai salah satu faktor eksternal yang berperan dalam membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan positif siswa sejak jenjang sekolah dasar. Lingkungan sekolah yang kondusif, aman, tertib, dan nyaman diyakini dapat mendukung perkembangan karakter siswa secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 30 siswa, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 90,9, sedangkan pembentukan karakter siswa juga berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 88,6. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 2,811 + 0,919X. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung 5,317 lebih besar dari t tabel 2,048. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan sekolah, maka semakin baik pula pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek disiplin, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, empati, etika dan sopan santun, serta tanggung jawab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi sekolah dan guru dalam memperkuat pendidikan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang positif, tertib, dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SD NEGERI 040455 BERASTAGI Afni Winarti; Juwita Tindaon; Yunistita Yunistita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SD Negeri 040455 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 51 siswa kelas V, yaitu 26 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 55,38 meningkat menjadi 83,07 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,80 menjadi 66,40. Peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Model ini mampu mendorong siswa untuk belajar secara lebih aktif, menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, serta memahami konsep secara lebih bermakna. Oleh karena itu, CTL dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POSTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI BERTINGKAT BERASTAGI Prima Ronaldo Siallagan; Eti Muliani; Julius Boy Nesra Basgimata Barus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media poster terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi bagian tubuh tumbuhan di kelas IV SD Negeri Bertingkat Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen, masing-masing 17 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas kontrol sebesar 44 dan kelas eksperimen sebesar 43, sehingga kemampuan awal kedua kelas relatif setara. Setelah perlakuan, rata-rata nilai posttest kelas kontrol sebesar 78, sedangkan kelas eksperimen sebesar 86. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,011 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media poster terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, media poster efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 091374 NAGASARIBU Josen Armando Junior Girsang; Eti Muliani; Novi Tari Simbolon
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 091374 Nagasaribu Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa pada kelas eksperimen dan 20 siswa pada kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif seimbang, dengan rata-rata pretest 36 pada kelas kontrol dan 39 pada kelas eksperimen. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas kontrol mencapai 82, sedangkan kelas eksperimen mencapai 84. Distribusi frekuensi nilai juga menunjukkan pergeseran ke interval yang lebih tinggi pada kelas eksperimen. Hasil angket memperlihatkan bahwa 50% siswa berada pada kategori sangat baik, 45% pada kategori baik, dan 5% pada kategori baik dengan skor lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPAS untuk mendorong siswa berpikir lebih aktif, sistematis, dan logis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD YPK KLASAMAN 2 Sabila Nur Hayati; Isnaini Eddy Saputro; Ernawati Simatupang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD YPK Klasaman 2. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa akibat dominasi metode ceramah yang membuat siswa kurang aktif dan kesulitan menghadapi permasalahan nyata. Model PBL dipilih karena menekankan pada pemecahan masalah kontekstual yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pre-eksperimental design. Tipe one-group pre-test post-test design. Poluasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas VB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak 10 soal dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample t-Test. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pre-test sebesar 47,13 menjadi 73,91 pada post-test. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (pre-test = 0,082 dan post-test = 0,897), sedangkan uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan t hitung -10,831 > t tabel, yang berarti Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model PBL terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Model ini terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan kontekstual, khususnya melalui tema “Sayang Lingkungan”.