cover
Contact Name
Nurman Hidaya
Contact Email
bchs@borneo.ac.id
Phone
+6282378768648
Journal Mail Official
bchs@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No. 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, , Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Community Health Sevice Journal
ISSN : -     EISSN : 28076621     DOI : https://doi.org/10.35334/neotyce.v1i1
Borneo Community Health Sevice Journal, yang merupakan jurnal multidisiplin bidang kesehatan yang berfokus pada hasil karya pengabdian masyarakat dibidang kesehatan yang meliputi : Keperawatan, kebidanan, kedokteran, kesehatan masyarakat, psikologi, gizi dan bidang kesehatan yang lain.
Articles 116 Documents
Pelatihan Dan Pendampingan Dalam Penggunaan Sistem Informasi Berbasis ODK Kobotoolbox Untuk Pengumpulan Data Kesehatan Di Posyandu Pradita, Riska; Kusumo, Retno
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6098

Abstract

Kegiatan pengumpulan data Posyandu Remaja sangatlah penting, karena data tersebut yang akan digunakan untuk memantau status kesehatan setiap orang. Pengumpulan data Posyandu disesuaikan pada Sistem Informasi Posyandu (SIP), namun dalam pelaksanaannya Posyandu masih menggunakan sistem manual dalam pelayanan dan pengoperasiannya, mengakibatkan kader merasa kesulitan dalam melakukan pemantauan seluruh peserta akibatnya memperlambat kinerja para kader Posyandu. Penggunaan teknologi sistem informasi dapat membantu jalannya proses pekerjaan agar lebih cepat dan akurat. Aplikasi berbasis Open Data Kit (ODK) merupakan aplikasi pengumpulan data di lapangan berbasis mobile app, yang menggantikan formulir kertas yang digunakan dalam pengumpulan data berbasis survey, salah satunya aplikasi Kobo Toolbox. Urgensi pada kegiatan pengabdian masyarakat ini karena proses pengumpulan data oleh kader di Posyandu masih dilakukan secara manual, kader juga belum pernah dilakukan pelatihan terkait aplikasi pengumpulan data. Kegiatan ini bertujuan melakukan pelatihan dan pendampingan aplikasi Kobo Toolbox untuk pengumpulan data kesehatan. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu kader Posyandu Remaja Healthy Teenagers di Kel. Bengkong Indah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tangggal 2 hingga 8 September 2024. Tim terdiri dari 2 orang dosen dan dibantu oleh 2 orang mahasiswa Program Studi D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, dengan peserta kader Posyandu Remaja sebanyak 8 orang. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi observasi dan wawancara kepada mitra untuk mengidentifikasi permasalahan, persiapan tim, perijinan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan ini antara lain pengetahuan kader Posyandu Remaja meningkat terhadap pentingnya tugas dan kewajiban mereka dalam pengumpulan dan pelaporan data kesehatan, memberikan informasi aplikasi berbasis digital kepada kader berupa agar pengumpulan data kesehatan lebih efektif dan efisien, serta kemampuan kader menggunakan aplikasi berbasis digital meningkat dalam mengelola data kesehatan di Posyandu. Kesimpulannya bahwa penggunaan aplikasi Kobo Toolbox dalam pengumpulan dan pelaporan data kesehatan di Posyandu secara digital dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan para kader Posyandu Remaja lebih efektif dan efisien.
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES Muchtar, Rizki Sari Utami; Safitri, Galuh Eka; Muhti, Rahmadillah; Juliyanti, Shyna
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6101

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus terbanyak secara global. Kasus diabetes di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meningkat. Angka penderita diabetes mellitus meningkat di Kepulauan Riau, sebanyak 250 ribu penderita maupun berisiko diabetes melilitus (Dinas Kesehatan Kepri, 2023). Di Kota Batam selama 4 bulan terakhir pada tahun 2024 sebanyak 2.961 kasus diabetes mellitus (Dinas Kesehatan Kota Batam, 2024) dan di Puskesmas Botania terdapat 929 penderita diabetes mellitus. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes mellitus, penatalaksanaan non farmakologi diabetes mellitus dengan senam kaki diabetes untuk mengurangi risiko terjadinya ulkus pada penderita Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan pada pengabdian masyakarat adalah sosialisasi mengenai diabetes mellitus, pemeriksaan gula darah puasa dan tekanan darah serta demonstrasi senam kaki diabetes secara bersama-sama. Diharapkan bagi tenaga Kesehatan dan pemberi layanan Kesehatan pengabdian masyarakat ini dapat dijadikan rekomendasi dalam pemberian asuhan keperawatan terapi non farmakologi untuk mengurangi angka terjadinya ulkus pada penderita diabetes mellitus.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Senam Kaki Diabetes, Kadar Gula, Resiko Ulkus, Puskesmas Botania ABSTRACTMellitus diabetes is a disease with above-normal increase in blood glucose. Indonesia is the 7th most world with the most diabetes mellitus globally. Diabetes in the riau islands province (kepri) is increasing. The number of diabetes mellitus increased in the riau islands, with as many as 250 thousand as well as with the risk of diabetes melilnitus (kepri health service, 2023). In the last 4 months of 2024, there were 2,961 cases of diabetes mellitus (batam city health service, 2024) and in the botanical center there were 929 with mellitus diabetes. The purpose of this community's devotion is to increase public knowledge about diabetes mellitus, the nonpharmacological rule of diabetes mellitus with diabetes leg exercises to reduce the risk of ulcers in diabetes mellitus. The method used for masyakarat's devotion is socialization on diabetes mellitus, fasting blood sugar tests and blood pressure and joint demonstration of leg diabetes exercises. It is hoped that these communities' health-care workers and health-care providers could be recommended in caregiving non-pharmacological therapists to reduce the number of ulcers in diabetes mellitus. Keywords : Diabetes mellitus, leg exercises, sugar levels, ulcer risk, botanical nodules
Upaya Pencegahan Stunting di Daerah Pesisir Sulidah, Sulidah; Ningrum, Iyasha Sulistia; Manalu, Irpan
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5752

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan anak-anak di bawah usia tiga tahun, dan disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang saling terkait. Upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara komprehensif dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu serta perbaikan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi pencegahan stunting secara terpadu yang meliputi enam kegiatan pokok yaitu: rembug stunting, penyuluhan tentang stunting, sosialisasi nilai gizi ikan, kerja bakti bersih lingkungan, dan sosialisasi, sosialisasi Teknik cuci tangan dan sikat gigi yang baik dan benar, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan ikan. Program pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Program pengabdian masyarakat ini bersesuaian dengan program kerja KKN sehingga pelaksanaannya menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Seluruh program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Meskipun hasil kegiatan tersebut tidak dirasakan secara instan tetapi diyakini akan memberi dampak positif dalam pencegahan stunting bagi masyarakat dalam jangka Panjang
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Daun Kemangi dan Jeruk Nipis Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Kalisegoro Gunungpati Anwar, Khoirul
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5606

Abstract

Sabun    cuci    piring    merupakan    produk    yang    kegunaannya    untuk    membantu    dalam    menghilangkan  kotoran.. Faktor kepraktisan dan kecepatan larut sabun dalam air pada sabun cair menyebabkan banyak orang  lebih  memilih  menggunakannya  dari pada  sabun  cream  cuci  piring. Pengabdian Masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari bahan alam daun kemangi dan jeruk nipis kepada ibu-ibu PKK warga Kelurahan Kalisegoro untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang sabun cuci piring dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan produksi sabun cuci piring. Peserta kegiatan pengabdian adalah ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berjumlah 25 orang. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dilakukan pertemuan dan koordinasi dengan pihak kepala desa dan ketua kelompok ibu- ibu PKK yang akan diberi pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari bahan alam. Tahap kedua yaitu kegiatan penyusunan materi dan persiapan metode praktik. Tahap ketiga yaitu pembinaan dan pelatihan mencakup pemberian materi kepada peserta pelatihan dalam bentuk teori, demonstrasi dan praktek. Hasil dari pengabdian masyarakat ini ditemukan sebanyak 10 orang dari 25 peserta dapat menjawab pertanyaan pre-test terkait sabun cuci piring dan bahan-bahan pembuatannya. Hasil tutorial pembuatan sabun cuci piring didapatkan bahwa sebanyak 20 peserta dapat menjawab pertanyaan post-test dan memahami cara pembuatan sabun cuci piring. Berdasarkan hasil tanya jawab secara lisan, didapatkan bahwa sebanyak 15 peserta tertarik untuk melanjutkan hasil pengabdian dengan membuat sendiri sabun cuci piring dari bahan alam dan digunakan untuk keluarga.
Peningkatan Kestabilan Berdiri Lansia Dengan Latihan Penguatan Fleksibilitas Hamstring Pada Kader Lansia Wahyono, Yulianto; pertiwi, Jasmine kartiko
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6099

Abstract

The decline in physical function among the elderly often affects balance and standing stability, increasing the risk of falls and reducing quality of life. This Community Service activity aimed to improve the standing stability of the elderly through hamstring flexibility training using theraband. The program involved 35 elderly individuals in Tohudan Village, Karanganyar Regency. Measurements were conducted using the Timed Up and Go (TUG) Test and Active Knee Extension (AKE) before and after the intervention. The implementation included several stages, such as providing education, structured theraband exercises, and evaluating outcomes. Results demonstrated significant improvements in TUG Test and AKE scores after the training, indicating enhanced hamstring flexibility and standing stability. This program successfully enhanced health cadre understanding and elderly capabilities in performing recommended exercises. The initiative has potential for sustainable application in future community health meetings.
Pemberdayaan Ibu Bayi Dan Balita Dalam Pemberian MP-ASI T3 (Tepat Komposisi, Tepat Cara Pembuatan, Tepat Waktu Dan Takaran Pemberian) Untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi Balita Dalam Pencegahan Stunting Di Posyandu Teratai Kelurahan Batu IX Ridayani, Rita; Batubara, Kartika Sri Dewi; Marella, Marella
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6001

Abstract

Based on data from the Indonesian Nutrition Status Survey, the prevalence of stunting in the Riau Islands is 17.6%. Referring to data from the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey, the stunting rate in Tanjungpinang City dropped from 18.8 percent in 2021 to 15.7 percent in 2022, meaning that it still has to be able to drop by 1.7 percent in order to meet the national target of 14 percent. One of the factors causing stunting in the Batu IX village area is the lack of knowledge and skills of mothers of babies aged 0 - 24 months about how to MP-ASI. The purpose of community service is to increase the knowledge of mothers of babies 0-24 months about MP-ASI T3 (Right Composition, Right Way of Delivery, Right Time and Dosage of Feeding) and the technicalities of its manufacture. The target partners are all mothers of babies aged 0-24 months in the Batu IX Posyandu Teratai Village area with a total of 25 people. The implementation method in this community service activity is the provision of counseling and education to improve mothers' skills on stunting prevention efforts through the practice of making appropriate MP-ASI. The results of the mothers who attended were very enthusiastic and there was an increase in the knowledge of mothers of babies aged 0-24 months about stunting prevention through the practice of making MP-ASI properly
DIVERSIFIKASI CHANNA STRATA BAGI IBU HAMIL DENGAN KEK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA NEONATUS DAN BALITA sumarni, Sumarni; Jumardin, Wahyudin; Rakhmansyah, Rakhmansyah
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5777

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah salah satu keadaan malnutrisi. Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu penyebab angka kematian ibu dan bayi serta berat badan lahir rendah yang tergolong tinggi di Indonesia. Indonesia berada pada urutan keempat dengan prevalensi KEK terbesar pada ibu hamil sebesar 35.5%. di Wilayah Kerja Puskesmas Gentungan terdapat 97 (19,2%) ibu hamil yang mengalamu KEK dari total keseluruhan ibu hamil sejumlah 505. Temuan lain yaitu rata-rata tingkat pendidikan terakhir ibu hamil yang berhasil diwawancarai yaitu SMP. Hal ini dapat berdampak pada sikap dan perilaku ibu hamil dalam memilih asupan nutrisi sehari-hari. Keberadaan kelompok kader posyandu serta keikutsertaan masyarakat khususnya ibu hamil di Posyandu Teratai diharapkan dapat membantu penurunan prevalensi kejadian KEK pada ibu hamil.. Tujuan Kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan gabus menjadi kerupuk tinggi protein sebagai alternatif asupan nutrisi bagi ibu hamil untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Mitra pada kegiatan ini ini adalah ibu hamil KEK dan kader posyandu yang berjumlah 30 orang peserta Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan terkait ibu hamil KEK, Stunting pada neonatus dan balita serta manfaat ikan gabus. Penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner dan penilaian keterampilan dengan lembar observasi. Hasil yang diperoleh adalah terdapat peningkatan pengetahuan dari peserta yang pretest 50% pengetahuan rendah dan setelah postest 70% tinggi sedangkan dari keterampilan dalam membuat keripik posttest tidak terampil 100% dan setealh posttest 96,6% semua sudah terampil. Dalam pembuatan kripik ikan gabus.
REVITALISASI POSYANDU REMAJA MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL KACANG HIJAU (Vigna Radiata) MENJADI CAKE MOCAF TOPPING CRUMBLE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA S, Irmawati; Sanas, Nurhidayah Tiasya; SR, Nurqalbi; Sumarni, Sumarni
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6132

Abstract

Adolescent girls are one of the groups that are vulnerable to malnutrition. Menstruation is one of the factors that causes malnutrition, Nutritional status in adolescents is a reflection of the incidence of malnutrition in early childhood. The anemia status of adolescents in Gowa Regency was obtained from 214 adolescent girls, there were 61 adolescent girls who were anemic, of which 41 had mild anemia and 20 had severe anemia. The purpose of this service is to find out how to utilize green beans that can be processed into delicious and nutritious snacks. The methods used are counseling and training on diversification of green beans (Vigna Radiata) and demonstrations on examination and identification of anemia in adolescents. The implementation of this activity includes planning, implementation and evaluation of activities. Participants in this activity were the community in the Pabundukang Posyandu work area, Gowa Regency with a total of 20 cadres. Initial observations showed that out of 15 adolescent girls who experienced anemia from a total of 22 adolescent girls in the Pabundukang Posyandu work area. Pretest showed low knowledge of around (70%) and posttest average became high (70%), and pretest skills category unskilled (100%) and posttest average has been skilled around 29 people (96.6%). While the pretest before the intervention an average of 8 (81.5%) adolescents anemia while, after being given mocaf cake topping crumble green beans on average adolescents (92.3%) are not anemia
Implementasi Terapi Mewarnai Pada Anak Usia Dini di TK Swasta Katolik Asisi Delitua Pakpahan, Rotua Elvina; Ginting, Amnita Anda Yanti; Saragih, Ice Septriani; Sembiring, Friska; Simorangkir, R.Oktaviance; Lumban Gaol, Hotmarina
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5671

Abstract

Terapi bermain merupakan suatu aktivitas bermain yang dijadikan sarana untuk menstimulasi perkembangan anak, mendukung proses penyambuhan dan membantu anak lebih kooperatif dalam program pengobatan serta perawatan. Bermain dapat dilakukan oleh anak sehat maupun anak sakit walaupun anak sedang dalam keadaan sakit tetapi kebutuhan akan bermain tetap ada. Melalui kegiatan bermain, anak dapat mengalihkan rasa sakitnya pada permainan dan relaksasi melalui kesenangannya melakukan permainan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di TK Swasta Katolik Assisi Delitua karena anak usia dini membutuhkan terapi bermain Mewarnai adalah untuk mengembangkan motorik halus, keterampilan kognitif dan kemampuan berbahasa serta mewarnai dapat membantu anak dan mengembangkan rasa saling percaya dan menghilangkan kecemasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masayrakat ini adalah dengan metode Service-Learning. Dimana metode ini jika dilihat dari sudut pandang kepentingan untuk mahasiswa, selain memberikan model pembelajaran aktif, yang metodenya tidak hanya kuliah tatap muka di dalam kelas, juga memberikan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. masalah terkait bidang pengetahuannya sekaligus mencari solusi terhadap masalah yang berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu anak usia dini anak usia untuk mengembangkan motorik halus, keterampilan kognitif dan kemampuan berbahasa serta mewarnai dapat membantu anak dan mengembangkan rasa saling percaya dan menghilangkan kecemasan.
PENGUATAN PENGETAHUAN KADER DALAM MENDAMPINGI IBU HAMIL PADA SITUASI BENCANA YANG DIPICU PERUBAHAN IKLIM Padlilah, Rahmi; Farahdiba, Idha; Umami, Nurrahmi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6301

Abstract

Attention, protection, and fulfillment of the needs of pregnant women during natural disasters must be provided in a specific and different manner compared to the general public or other disaster victims. Pregnant women affected by natural disasters will experience physical weakness as well as heightened concerns. In a disaster situation, pregnant women may experience stress, which will undoubtedly impact their pregnancy condition. In facing natural disasters, community involvement, such as that of cadres and community leaders, is very important. Due to the limitations of medical personnel, the involvement of cadres in supporting pregnant women is highly expected. Cadres, as part of the community, are individuals who are closely connected with pregnant women and also serve as drivers of public health development. The purpose of the community service is to increase the knowledge of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations through education provided to the cadres in Kalampising Village, Lumbis District, Nunukan Regency, North Kalimantan Province. The participants in this activity numbered 15 people. The community service activity involved providing education about the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations. The media used included PowerPoint, leaflets, and posters. The activity was held on Thursday, July 18, 2024, from 14:00 to 17:00 Wita, consisting of an opening and introduction, delivery of material, a question-and-answer session, and evaluation. The education provided new knowledge to the cadres, with the evaluation results showing that 86% of the cadres had good knowledge of the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations.

Page 11 of 12 | Total Record : 116