cover
Contact Name
Saryono
Contact Email
saryono.bhumi@stkipkusumanegara.ac.id
Phone
+628129959122
Journal Mail Official
adpk@stkipkusumanegara.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Gedung STKIP Kusuma Negara Jalan Raya Bogor KM. 24 Cijantung, Jakarta Timur 13770
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship Virtues
Published by STKIP Kusuma Negara
ISSN : 27759946     EISSN : 27759946     DOI : prefix 10.37640
Jurnal Citizenship Virtues is a multi-disciplinary national academic publication with internet access followed by peers qualified to disseminate state-of-the-art knowledge in education, teaching development, instructional projects and inventions, learning methodologies, and new technologies in the field of education. Index Copernicus, Google Scholar and Moraref are currently indexing this journal. Jurnal Citizenship Virtues is a scientific journal containing and disseminating research findings, in-depth study, and innovative ideas in the field of education. Teacher and lecturer innovation in educational sector development can make a positive contribution to schools and educational institutions. Jurnal Citizenship Virtues is organized periodically (twice a year in March and September) by Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan. The scope of this journal is: 1) The Five Principles; 2) Citizenship; and 3) Humanities.
Articles 110 Documents
Pengembangan Model Pembelajaran Proyek Kewarganegaraan Guna Meningkatkan Sikap Siswa Sesuai Profil Pelajar Pancasila dan Ketrampilan Berpikir Kritis Pada Materi Kasus Pelanggaran HAM Deing, Ahmad; Suidat, Suidat; Rumiati, Sri
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2040

Abstract

Penelitian ini dilatara belakangi oleh rendahnya karakter peserta didik, dan kemampuan berpikir siswa yang kurang terlatih. Subjek Penelitian adalah Siswa SMK 2 Wisata Perintis Kota Depok. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan mulai bulan Agustus – Oktober 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D. Tujuan dari penelitian ini  untuk memperoleh data tentang kelayakan dan tingkat kefektivan model pembelajaran Proyek Kewarganegaraan guna meningkatkan sikap siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila dan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Materi Kasus Pelanggaran HAM. Hasil penelitian diperoleh produk  Proyek Kewarganegaraan. Hasil uji kelayakan ditempuh melalui validasi perangkat pembelajaran, dapat diketahui kualitas model pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat Valid. Validasi RPP dilakukan oleh ahli Perangkat Pembelajaran dan Praktisi di lapangan, Hasil Validasi I, menunjukkan nilai 2.88. Sedangkan Validasi kedua menunjukkan Nilai 3.71 dengan kategori Sangat Valid. Tingkat efektivitas  Model Proyek Kewarganegaraan, Hasil Uji Coba I, Nilai rata-rata 79,84, dengan Nilai tertinggi mencapai 100 dan nilai terendah 60. Sementara persentasi ketuntasan mencapai 65.63 % atau sebanyak 21 orang siwa (34.38%) masih memperoleh nilai di bawah kriteria Ketuntasan 75. Sedangkan Uji Coba II menunjukkan nilai rata-rata 86,56, dengan Nilai tertinggi mencapai 100 dan nilai terendah 60. Sedangkan persentasi ketuntasan mencapai 93.75 % (30 orang), sisanya, sebanyak 6.25% masih memperoleh nilai di bawah kriteria Ketuntasan 75.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Meningkatkan Etika dan Moralitas di Era E-commerce di Indonesia Janvierna Lusie Putri, Mas Fierna; Handayani, Sri; Andrian, Atik; Anggraini, Sofia
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2042

Abstract

E-commerce atau penjualan online adalah transaksi yang dilakukan secara online, dengani menggunakan platform seperti situs web yang terhubung ke internet. Penjualan online tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Pemasaran dan promosi juga termasuk di dalamnya. Ketika pemasaran dan promosi online dilakukan dengan baik, maka akan mendapatkan penjualan online yang baik. E-commerce di Indonesia meningkat tajam pasca pandemi. Di awal tahun 2020, transaksi bisnis online meningkat sekitar 33% dengan nilai yang fantastis. Nilai dari 253 triliun rupiah dengan cepat meningkat menjadi 337 triliun rupiah. Penelitian ini mengambil judul peran pendidikan Pancasila dalam persaingan perdagangan di bidang e-commerce (online). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan pancasilaterutama nilai kejujuran dalam menghadapi persaingan penjualan dan menghadapi masalah dalam bisnis online, serta mengetahui apa saja jenis-jenis e-commerce.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan data mengambil sumber dari jurnal e-book dan media internet.  Peran Pancasila dalam menghadapi permasalahan penjualan e-commerce digital sangat penting yaitu nilai kejujuran , harus menjadi nilai yang di implementasikan ketika mengambil keputusan untuk menjual produknya dengan nilai kejujuran, untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban dalam e-commerce serta menghindari dan meminimalisir terjadinya kasus-kasus yang merugikan orang lain.
Kekerasan Terhadap Anak dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia Prastini, Endang
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2043

Abstract

Kekerasan terhadap anak merupakan masalah serius yang mempengaruhi kehidupan anak-anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kekerasan dapat berupa fisik, psikologis, seksual, dan eksploitasi yang mengancam kesejahteraan dan hak-hak anak. Di Indonesia, upaya perlindungan anak telah dilakukan dengan berbagai kebijakan dan program untuk mencegah kekerasan, melindungi korban, dan mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan. Pemerintah Indonesia telah mengadopsi berbagai instrumen hukum, seperti Undang-Undang Perlindungan Anak dan berbagai peraturan pelaksanaannya, untuk menjamin perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan. Selain itu, lembaga-lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat sipil aktif berperan dalam mendukung upaya perlindungan anak melalui pencegahan, rehabilitasi, dan reintegrasi korban ke dalam masyarakat. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi tetap besar, termasuk kurangnya kesadaran akan hak-hak anak, rendahnya laporan kasus kekerasan, dan kurangnya akses terhadap layanan perlindungan di daerah terpencil. Dalam mengatasi tantangan ini, kolaborasi lintas sektoral, peningkatan kapasitas para penegak hukum, pendidikan publik yang intensif, serta penguatan sistem perlindungan anak menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak di Indonesia. Dengan menggarisbawahi pentingnya perlindungan anak sebagai prioritas nasional, upaya berkelanjutan dan berkesinambungan diperlukan untuk mencapai tujuan bersama dalam mengakhiri kekerasan terhadap anak dan memastikan mereka dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan mendukung.
Peran Pondok Pesantren Dalam Pembentukan Karakter Kewarganegaraan Melalui Implementasi Profil Pelajar Pancasila di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Serang Sumardi, Dedi; Fitrayadi, Dinar Sugiana; Bahrudin, Febrian Alwan
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2050

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Serang dalam menerapkan Profil Pelajar Pancasila. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, peneliti menemukan bahwa pesantren berperan aktif mengimplementasikan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui berbagai kegiatan. Pesantren berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter warga negara yang baik dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, mengembangkan pemikiran kritis, dan menanamkan sikap toleransi serta gotong royong. Meski menghadapi tantangan dalam penyesuaian kurikulum, pesantren memiliki potensi besar untuk membentuk santri sebagai warga negara berintegritas. Peneliti menyimpulkan perlunya upaya berkelanjutan dan kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat untuk mengoptimalkan peran ini dalam pengembangan pendidikan kewarganegaraan yang holistik.
Habitus, Arena, dan Modal dalam Feminist Mobile Dating App Bumble: Analisis dengan Perspektif Pierre Bourdieu dan Implikasinya terhadap Pendidikan Kewarganegaraan Robin, Patricia; Marchella, Cindy
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2052

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran habitus, arena, dan modal dalam interaksi pengguna aplikasi kencan Bumble melalui perspektif Pierre Bourdieu. Habitus adalah disposisi internal yang dibentuk oleh latar belakang sosial dan pengalaman hidup. Arena adalah ruang sosial tempat interaksi terjadi, sementara modal mencakup sumber daya sosial, kultural, ekonomi, dan simbolik. Menggunakan metode kualitatif dengan paradigma kritis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman pengguna Bumble, terutama dalam konteks feminisme dan teknologi, dengan data dari wawancara mendalam dan analisis konten profil serta percakapan dalam aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan modal sosial dan kultural untuk berinteraksi dalam arena Bumble. Modal sosial, seperti jaringan pertemanan, membantu pengguna membangun profil menarik dan meningkatkan interaksi. Modal kultural, seperti pengetahuan dan keterampilan, berperan penting dalam cara pengguna berkomunikasi dan menyajikan diri. Interaksi dalam Bumble dipengaruhi oleh habitus masing-masing pengguna, mencerminkan preferensi, strategi, dan gaya komunikasi yang dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan pengalaman teknologi sebelumnya.Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang dinamika sosial dalam teknologi kencan dan implikasinya terhadap pendidikan kewarganegaraan, terutama dalam menekankan nilai-nilai kesetaraan gender dan kebebasan individu, membantu membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan setara.
Strategi Penguatan Karakter Demokratis Melalui Pembelajaran PPKn Berbasis Proyek Sulistianingsih, Sulistianingsih; Ajung, Afrinita; Alkani, Saskia; Kasih, Roswita
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penguatan karakter demokratis dan karakter demokratis yang ditunjukkan siswa sebagai dampak implementasi dari pembelajaran PPKn berbasis proyek. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian meliputi informan (guru PPKn, siswa kelas XI dan alumni SMA Negeri Kebakkramat), peristiwa aktivitas pembelajaran proyek kewarganegaraan dan dokumen (RPP, Daftar nilai, dan Hasil produk pembelajaran PPKn berbasis proyek atau project citizen). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipatif, analisis dokumen dan wawancara. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi metode dan sumber data. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian yaitu strategi penguatan karakter demokratis melalui pembelajaran PPKn berbasis proyek dilakukan oleh guru dengan memberikan keteladanan nilai-nilai karakter demokratis pada setiap tahapan pembelajaran PPKn berbasis proyek dengan materi Mewaspadai Ancaman Terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karakter demokratis yang ditunjukkan oleh siswa dibuktikan dengan sikap siswa yang mentaati peraturan dan tata tertib di sekolah serta mengerjakan setiap tugas yang diberikan oleh guru, baik secara individu maupun kelompok dalam pembelajaran PPKn berbasis proyek.
Peran PPKn Dalam Memperkuat Persatuan Indonesia di Balik Keberagaman Suku, Ras, Agama melalui Metode Discovery Learning Utami, Purwani Puji; Andriansyah, Andreas; Alfarizzi, Chalis Khairi; Pangestu, Raka
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran PPKN dalam memperkuat persatuan Indonesia di balik keberagamaan suku,ras,agama melalui metode Discovery Learning. Dalam penelitian ini kami menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yang sumber datanya diperoleh dari bahan dokumen dan bahan pustaka yang berasal dari riset Jurnal dan Artikel .Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa PPKN sangat berperan dalam menjaga persatuan Indonesia karena PPKN mengajarkan generasi muda tentang pentingnya toleransi dan saling menghargai antar sesama anak bangsa melalui semboyan kita Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda beda tapi tetap satu jua yang di dalamnya terdapat Identitas Bangsa Indonesia yang saling terhubung satu sama lain, juga bermanfaat untuk menambah wawasan maupun kesadaran terhadap keberagaman yang sudah Indonesia miliki sejak lama dengan itu generasi muda akan tumbuh dengan rasa tolerasi yang telah di tanamkan untuk menjaga persatuan Indonesia melalui PPKN.
Analisis Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia Irawan, Anang Dony; Sholahudin, Umar
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2082

Abstract

Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar yang dimiliki setiap manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Penegakan hukum merupakan suatu bentuk usaha mewujudkan atas ide-ide keadilan, kepastian hukum, dan kebermanfaatan sosial untuk menjadi kenyataan. Penegakan hukum pada dasarnya merupakan bentuk proses perwujudan ide-ide. Sedangkan penegakan hukum adalah proses dilakukannya upaya tegaknya atau berfungsinya atas norma-norma hukum yang ada secara nyata sebagai pedoman pelaku dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Hak Asasi Manusia selalu beriringan dengan permasalahan atas penegakan hukum yang terjadi, dimana ini menjadi satu hal krusial yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat, masyarakat akan terkesan apatis melihat penegakan hukum Hak Asasi Manusia. Masyarakat menyadari dimana hampir semua kasus yang berkaitan dengan hukum dalam skala besar, baik yang berhubungan dengan tindak kriminalitas, kejahatan akan ekonomi, apalagi pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia. Adapun upaya untuk yang dapat mencegah terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia antara lain : Pertama, menanamkan bentuk kepribadian yang baik kepada anak, pendidikan kepribadian yang pertama dan utama sudah seharusnya didapatkan dari orang tua, karena orang tua berperan penting dalam membangun kepribadian anak. Kedua, kita melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai esensi dari Hak Asasi Manusia sebenarnya dan mengedukasi mereka untuk mengetahui apa saja jenis-jenis maupun bentuk-bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia yang ada. Ketiga, Pemerintah mencegah kasus pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia dengan cara membuat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Optimalisasi Pembelajaran PPKN dengan Metode Inquiry Learning dalam Mengembangkan Nilai-Nilai Demokrasi Khakim, Nor
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai demokrasi apa saja yang diimplementasikan pada mata pelajaran PPKn, faktor penghambat implementasi nilai-nilai demokrasi serta bagaimana implementasi nilai-nilai demokrasi pada mata pelajaran PPKn menggunakan metode inquiri learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literatur. Teknik analisis dengan menggunakan teknik triangulasi untuk memperoleh keabsahan pada data, sedangkan untuk analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Nilai-nilai demokrasi sudah diterapkan sejak dulu dan berjalan dengan baik di Sekolah Menengah . Nilai-nilai tersebut terdiri dari: toleransi, kerjasama, tanggungjawab, dan musyawarah untuk mufakat. (2) Faktor penghambat implementasi yaitu siswa-siswi yang melanggar peraturan sekolah serta adanya kelompok siswa yang aktif dan tidak aktif. (3) Implementasi nilai-nilai demokrasi pada mata pelajaran PPKn menggunakan metode inquiri di Sekolah Menengah ternyata belum diterapkan oleh guru PPKn. Karena siswa-siswi belum bisa untuk belajar secara mandiri, siswa-siswi kurang percaya diri dan malu saat disuruh presentasi didepan kelas, serta keterbatasan waktu dalam kegiatan belajar mengajar yang membuat guru PPKn belum menerapkan pembelajaran menggunakan metode inquiri.
Model Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Kampung Naga untuk Ketahanan Pangan Prasetyo, Gunawan Langgeng; Subkhan, Muhamad; Aceng, Romdoni; Sukaesih, Esih; Muslimah, Muslimah
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2115

Abstract

Ketahanan pangan berhubungan erat dengan pelestarian budaya dan pengetahuan tradisional, termasuk pengetahuan mengenai sistem pertanian, pemilihan benih, dan teknik pengolahan pangan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan kearifan lokal dalam sistem pertanian di Kampung Naga menggunakan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kuncen Kampung Naga, pemandu adat, serta anggota masyarakat setempat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanian di Kampung Naga mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Setiap tahapan, mulai dari penentuan musim tanam hingga pengelolaan hasil panen, dilakukan dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan komunitas. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kearifan lokal dalam menjaga ketahanan pangan melalui pendekatan pertanian berkelanjutan yang berbasis pada nilai-nilai budaya.

Page 9 of 11 | Total Record : 110