cover
Contact Name
Saryono
Contact Email
saryono.bhumi@stkipkusumanegara.ac.id
Phone
+628129959122
Journal Mail Official
adpk@stkipkusumanegara.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Gedung STKIP Kusuma Negara Jalan Raya Bogor KM. 24 Cijantung, Jakarta Timur 13770
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship Virtues
Published by STKIP Kusuma Negara
ISSN : 27759946     EISSN : 27759946     DOI : prefix 10.37640
Jurnal Citizenship Virtues is a multi-disciplinary national academic publication with internet access followed by peers qualified to disseminate state-of-the-art knowledge in education, teaching development, instructional projects and inventions, learning methodologies, and new technologies in the field of education. Index Copernicus, Google Scholar and Moraref are currently indexing this journal. Jurnal Citizenship Virtues is a scientific journal containing and disseminating research findings, in-depth study, and innovative ideas in the field of education. Teacher and lecturer innovation in educational sector development can make a positive contribution to schools and educational institutions. Jurnal Citizenship Virtues is organized periodically (twice a year in March and September) by Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan. The scope of this journal is: 1) The Five Principles; 2) Citizenship; and 3) Humanities.
Articles 110 Documents
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Kampung Adat Dukuh Garut Dalam Perspektif Budaya Hidup Selaras Dengan Alam Sutisna, Mohamad; Pradana, Paiman; Supinah, Dewi; Susanti, Ernah; Sanwani, Iwan
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mendeskripsikan nilai-nilai kearifan local masyarakat Kampung Dukuh dalam perspektif budaya hidup selaras dengan alam. Dalam kesehariannya, mereka memiliki pandangan hidup yang berlendaskan pada paham sufisme. Paham tersebutlah yang akhirnya mempengaruhi bentuk fisik desa serta tradisi masyarakatnya. Karena berlandaskan pada paham sufisme, masyarakat kampong dukuh menjadi orang yang sangat menjunjung tinggi nilai keharmonisan dan keselarasan hidup. Hal ini lantar diinterpretasikan dalam tampilan bentuk bangunan, dimana mereka dilarang menggunakan dinding dari tembok, jendela kaca, ataupun atap genteng pada bangunannya. Larangan tersebut didasarkan paham bahwa segala hal yang berbau kemewahan dianggap dapat mengganggu keselarasan dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat. Mereka juga tidak menggunakan barang-barang modern dan elektronik dalam kesehariannya. Untuk memenuhi kebutuhan, mereka menggunakan peralatan rumah tangga yang berbahan dasar alami, seperti dari kayu dan bambu. Material tersebut dipercaya lebih memberikan manfaat ekonomis dan kesehatan, karena bahan tersebut tidak mudah hancur atau pecah dan dapat menyerap kotoran. Pola budaya juga berpengaruh pada aspek non fisik seperti ritual budaya, diantaranya ngahaturan tuang. Kearifan local merupakan asset Negara yang berharga. Kita patut melestarikannya dan menjaganya agar kearifan local tersebut dapat terjaga dengan baik tanpa ada ancaman dan pengaruh buruk dari luar.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Dayak Pangkalanbun Kalimantan Tengah Pudjiastuti, Sri Rahayu; Hasaruddin, Hasaruddin; Setyorini, Winarti; Pardede, Sihar
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila berbasis kearifan local pada masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dengan nara sumber, pengamatan melalui video documenter, dan pengumpulan deskripsi dari literasi-literasi yang terkait dengan tema penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitisan ini adalah bahwa nilai-nilai Pancasila berbasis kearifan local pada masyarakat Dayak merupakan nilai-nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dengan yang lainnya sebagai acuan perilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi. Kearifan local yang dilaksanakan oleh masyarakat Dayak selama ini sudah mencerminkan implementasi dari nilai-nilai Pancasila yaitu; memiliki kebersamaan, memiliki sikap rela berkorban untuk kepentingan bersama, memiliki rasa kesetiakawanan/toleransi, memberikan penghargaan terhadap warisan leluhur, menjunjung tinggi nilai kerohanian atau keagamaan. Apabila nilai-nilai budaya Dayak dilaksanakan dengan baik, maka nilai-nilai Pancasila sudah terimplementasi, dan selanjutnya akan perbengaruh terhadap pembentukan perilaku yang baik pada masyarakat.
Kepemimpinan Nasional yang Berjiwa Pancasila: Investasi Masa Depan Bangsa Susi, Susi; Khair, Otti Ilham; Firmansyah, Jovan Prima; Salman, Agus; Raharjo, Joko Susilo
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1964

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan sumber dari sumber hukum bangsa Indonesia, diperoleh dari hasil pemikiran yang sudah ada jauh sebelum merdeka. Dengan demikian perlu diimplementasikan ke dalam jiwa para pemimpin bangsa Tujuan penelitia ini adalah untuk mengetahui bentuk kepemimpinan nasional yang berjiwa pancasila sehingga dapat menjadi investasi masa depan bangsa. Metode penelitian mengunakan metode kualitatif dangan pendekatan mealalui kajian literatur berupa telaahan dokumen yang relevan dengan penelitian ini. Hasil yang diperoleh adalah bahwa kepemimpinan nasional yang berjiwa Pancasila dapat menjadi investasi masa depan bangsa dengan menerapkan nilai Panacasila dan memiliki gaya kepemimpinan transformasional dan demokratis. Kepemimpinan nasional berdasarkan Pancasila membutuhkan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak. Indonesia dapat maju menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai dengan cita-cita pendirinya dengan mengatasi tantangan yang dihadapi dan memanfaatkan peluang yang ada.
Peranan Sosial Media Dalam Memberikan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat Hidayah, Yayuk; Sujastika, Ismi; Trihastuti, Meiwatizal
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1969

Abstract

Politik adalah seni untuk mencapai kekuasaan. Berbagai kebijakan politik dibuat oleh pemerintah sebagai produk politik. Politik yang sehat selalu melibatkan masyarakat sebagai objek politik utamanya. Di era yang serba canggih saat ini proses keikutsertaan masyarakat dalam berpolitik dapat dilakukan melalui berbagai cara dan dapat memanfaatkan beragam media, utamanya media teknologi. Teknologi informasi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan politik yang disiarkan melalui media berteknologi dapat sampai kepada masyarakat dengan mudah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan sosial media dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Adapun metode penelitian yang digunakan. adalah adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Proses analisis data dilakukan dengan melakukan reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sosial media berperan secara langsung dan positif dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di Indonesia.
Pengembangan Proses Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter Di Kelas Yuni, Yatha; Hanifa, Les Tia; Harini, Hegar
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1971

Abstract

Pendidikan formal umumnya merupakan proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah, mulai dari pendidikan dasar hingga tinggi, dengan tujuan meningkatkan kualitas manusia yang berpendidikan dan berkarakter. Meskipun demikian, kita seringkali dihadapkan pada perilaku siswa yang kurang terpuji selama jam sekolah. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah, terutama dalam mempertanggungjawabkan kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada lembaga pendidikan. Penelitian ini menawarkan solusi berupa pengembangan proses pembelajaran yang berbasis karakter di kelas. Dalam konteks ini, melalui metode penelitian yang mengadopsi kajian pustaka, terungkap bahwa setiap guru bidang studi memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan pendidikan karakter selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Selain itu, pentingnya komunikasi dan kerjasama yang kontinu dengan orang tua siswa juga diakui sebagai langkah yang sangat penting. Dengan demikian, setiap permasalahan yang dihadapi siswa dapat terdeteksi sejak awal dan dapat dicegah agar tidak mengarah pada pembentukan karakter yang buruk dan berdampak merugikan
Persepsi Masyarakat Pada Instruksi Mendagri No.6 Tahun 2020 Untuk Pengendalian Penyebaran Covid 19 Terhadap Partisipasi Politik Dalam Pilkada Serentak Haryanto, Bambang Agus; Abduh, Mohamad; Wahyudi, Bambang
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pada instruksi Mendagri No.6 tahun 2020 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 terhadap partisipasi politik dalam Pilkada serentak di Sukmajaya Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket skala sikap untuk variabel persepsi masyarakat pada Instruksi Mendagri No.6 tahun 2020, menggunakan angket skala perilaku untuk variabel pengendalian penyebaran covid-19 dan variabel partisipasi politik dalam pilkada serentak juga menggunakan angket skala perilaku. Instrumen tersebut di validasi untuk mengetahui validitas dan reliabilitas butir instrument. Selanjutnya dilakukan uji prasyarat yaitu uji validitas dan uji relibilitas, bila terpenuhi syarakat maka dilakukanlah uji hipotesis menggunakan rumus korelasi produkct umum. Hasil penelitisan ini menunjukkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa  (1) Terdapat pengaruh Pemahaman Masyarakat Pada Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilkada Serentak. (2) Terdapat pengaruh Persepsi Kebijakan New Normal terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilkada Serentak. (3) Terdapat pengaruh Pemahaman Masyarakat Pada Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 dan Persepsi Kebijakan New Normal terhadap dan Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilkada Serentak. Diketahui nilai R Square sebesar 0,634, hal ini mengandung arti bahwa pengaruh Pemahaman Masyarakat Pada Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 dan Persepsi Kebijakan New Normal terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilkada Serentak adalah sebesar 63,4%.
Landasan Filosofis Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Hardiyanto, Lutfi; Iriansyah, Herinto Sidik; Saryono, Saryono
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali landasan filosofis yang mendasari pendidikan budaya dan karakter bangsa di Indonesia. Metode penelitian pustaka digunakan sebagai pendekatan utama, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik tersebut. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cermat melalui akses ke berbagai database akademik, perpustakaan digital, jurnal ilmiah, dan publikasi terkait lainnya. Data yang terkumpul dianalisis secara sistematis untuk mengeksplorasi konsep-konsep kunci dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di Indonesia didasarkan pada nilai-nilai luhur yang tercermin dalam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, etika, moralitas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pancasila memainkan peran sentral dalam membentuk karakter warga negara dengan memberikan panduan utama melalui lima sila yang mencakup aspek agama, moralitas, sosial, dan politik. Konsep Bhinneka Tunggal Ika mempromosikan toleransi dan harmoni sosial, sementara filosofi gotong royong mengajarkan kerja sama dan solidaritas antarwarga negara. Filosofi etika dan moralitas memberikan landasan moral yang kuat untuk pendidikan karakter, sementara nilai-nilai kemanusiaan menciptakan masyarakat yang adil dan beradab. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami landasan filosofis pendidikan budaya dan karakter bangsa, serta memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang mempromosikan nilai-nilai luhur dalam masyarakat Indonesia.
Diskursus Pembatasan Kekuasaan di Indonesia dalam Perspektif Konstitusi dan Konstitusionalisme Urwatul Wutsqah; Erham, Erham
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2015

Abstract

Tulisan ini mengkaji isu pembatasan kekuasaan pemerintahan dalam konteks konstitusi dan konstitusionalisme. Dalam kerangka demokrasi konstitusional, seperti di Indonesia, konstitusi berfungsi sebagai alat untuk mengatur dan membatasi kekuasaan, di mana setiap pemegang kekuasaan wajib mematuhi ketentuan konstitusi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pembagian kekuasaan antara lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif, serta mekanisme yang diatur dalam UUD untuk mencegah saling pengaruh antar kekuasaan. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif atau doctrinal, bertujuan untuk menggambarkan konstitusi sebagai dokumen hukum tertinggi yang berfungsi sebagai sistem pengendalian bagi organisasi kekuasaan, baik di negara yang baru merdeka maupun yang telah lama merdeka.
Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Value Clarificaton Teknique (VCT) dan Model Inquiry Terhadap Internalisasi Karakter Tanggung Jawab dan Hasil Belajar Siswa Sukatmi, Sukatmi; Pudjiastuti, Sri Rahayu
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan model pembelajaran value clarification technique (VCT) dan model inquiry terhadap internalisasi karakter tanggung jawab dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment, untuk mengetahui perbedaan dengan memberi perlakuan terhadap dua kelompok kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan tes. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan uji beda. Hasil penelitisan ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil angket siswa menggunakan model pembelajaran Value Clarification Teknique (VCT) dan Model Inquiry terhadap internalisasi karakter tanggung jawab. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji paired sample t test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) untuk data angket < 0,05. 2). Terdapat perbedaan hasil tes siswa menggunakan model pembelajaran Value Clarification Teknique (VCT) dan Model Inquiry terhadap hasil belajar pada materi Kewenangan Lembaga Negara menurut UUD 1945. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji paired sample t test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) untuk hasil belajar < 0,05. 3) Terdapat perbedaan nilai rata-rata angket model VCT sebesar 118,97 dan model Inquiry sebesar 124,57. Sedangkan hasil belajar model VCT sebesar 83,97 dan model Inquiry sebesar 89,27. Dengan kata lain rata-rata nilai angket dan hasil belajar model Inquiry > nilai rata-rata model VCT. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inquiry lebih efektif dibandingkan model pembelajaran VCT terhadap internalisasi karakter tanggung jawab dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Perkembangan Media Sosial Terhadap Etika Komunikasi dan Demokrasi Pancasila: Perspektif Hukum di Indonesia Siahaan, Albert Lodewyk Sentosa
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2022

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan media sosial di Indonesia dari perspektif hukum konstitusi. Demokrasi Pancasila yang dijunjung oleh Indonesia menekankan nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan, yang seharusnya tercermin dalam interaksi di media sosial. Penelitian ini menyoroti pentingnya etika dalam komunikasi di media sosial sebagai bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Pemerintah bertanggung jawab untuk menciptakan regulasi yang mengarahkan penggunaan media sosial ke arah yang lebih positif, sehingga media sosial dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan dampak negatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan mengandalkan sumber-sumber pustaka, termasuk peraturan perundang-undangan serta literatur terkait.

Page 8 of 11 | Total Record : 110