cover
Contact Name
Saryono
Contact Email
saryono.bhumi@stkipkusumanegara.ac.id
Phone
+628129959122
Journal Mail Official
adpk@stkipkusumanegara.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Gedung STKIP Kusuma Negara Jalan Raya Bogor KM. 24 Cijantung, Jakarta Timur 13770
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship Virtues
Published by STKIP Kusuma Negara
ISSN : 27759946     EISSN : 27759946     DOI : prefix 10.37640
Jurnal Citizenship Virtues is a multi-disciplinary national academic publication with internet access followed by peers qualified to disseminate state-of-the-art knowledge in education, teaching development, instructional projects and inventions, learning methodologies, and new technologies in the field of education. Index Copernicus, Google Scholar and Moraref are currently indexing this journal. Jurnal Citizenship Virtues is a scientific journal containing and disseminating research findings, in-depth study, and innovative ideas in the field of education. Teacher and lecturer innovation in educational sector development can make a positive contribution to schools and educational institutions. Jurnal Citizenship Virtues is organized periodically (twice a year in March and September) by Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan. The scope of this journal is: 1) The Five Principles; 2) Citizenship; and 3) Humanities.
Articles 110 Documents
Falsafah Hidup Orang Banjar Dalam Penguatan Ideologi Pancasila Pada Generasi Z di Kota Banjarmasin Susanto, Didi; Rico, Rico; Syabani, Rachma Laila; Jauza, Carisa Elvina
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran falsafah hidup masyarakat Banjar dalam memperkuat nilai-nilai ideologi Pancasila, khususnya sila keempat, di kalangan Generasi Z di Kota Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dan paradigma konstruktivisme sosial, penelitian ini menggali pengalaman serta pandangan masyarakat dan pelaku budaya melalui wawancara dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap sesama yang menjadi bagian dari falsafah hidup orang Banjar mulai mengalami pemudaran akibat pengaruh globalisasi dan homogenisasi budaya asing. Generasi Z cenderung lebih terpapar budaya populer global yang menyebabkan keterputusan dengan akar budaya lokal. Meskipun demikian, nilai-nilai kearifan lokal tersebut masih dapat menjadi landasan penting dalam penguatan karakter kebangsaan dan implementasi nilai Pancasila jika diintegrasikan melalui pendidikan, komunitas budaya, dan peran generasi sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian budaya lokal serta penguatan identitas ideologis di era digital.
Kendala Administratif dan Koordinasi dalam Implementasi Kebijakan Kewarganegaraan di Indonesia Nuriyatman, Eko; Ruswandi , Melia Rizki; Fatimah, Siti
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2272

Abstract

Kewarganegaraan merupakan elemen vital dalam sistem negara hukum yang menghubungkan hak dan kewajiban individu dengan negara. Regulasi mengenai penegakan hak kewarganegaraan diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, yang mencakup keseluruhan aspek sesuai dengan konstitusi. Pada era otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan kewarganegaraan, namun seringkali ada perbedaan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah yang menyebabkan kesenjangan dalam perlindungan hak warga negara. Metode yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah metode penelitian normatif, yang mana menganalisis kesesuaian kebijakan kewarganegaraan dengan peraturan perundang-undangan serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menegakkan hak kewarganegaraan. Kesimpulan artikel ini menunjukkan bahwa perbedaan pelaksanaan kebijakan kewarganegaraan antara pemerintah pusat dan daerah di Indonesia dipengaruhi oleh kewenangan, faktor lokal, sosial, budaya, dan infrastruktur. Maka kendala dalam kebijakan kewarganegaraan di Indonesia mencakup perbedaan prioritas, tumpang tindih kewenangan, serta kurangnya regulasi yang seragam, yang memerlukan koordinasi, pengawasan, pelatihan, dan harmonisasi kebijakan untuk memastikan penerapan yang adil dan merata.
Relevansi Nilai-nilai Pancasila dalam Mengasah Kritisisme Masyarakat Modern Hardiyanto, Lutfi; Irawatie, A; Saryono, Saryono
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai Pancasila dalam mengasah kemampuan berpikir kritis masyarakat Indonesia di era disinformasi. Dalam konteks era digital yang ditandai dengan maraknya hoaks dan informasi yang menyesatkan, kemampuan berpikir kritis menjadi semakin penting. Melalui analisis literatur, penelitian ini mengungkap bahwa nilai-nilai Pancasila memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Namun, implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan konteks sosial budaya, kualitas pendidikan Pancasila, dan keteladanan tokoh publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Pancasila yang efektif dan relevan dengan konteks zaman serta dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mengoptimalkan peran Pancasila dalam membentuk masyarakat Indonesia yang kritis dan berkarakter.
Pengembangan Video Animasi Wayang Kulit Berbasis Project based learning Dalam Membentuk Karakter Berkebhinekaan Global Dan Etika Kewarganegaraan Generasi Z Yuliani, Heni; Pudjiastuti, Sri Rahayu; Suidat, Suidat
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2278

Abstract

Banyaknya siswa yang bertindak tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku, maka karakter berkebhinekaan global dan etika kewarganegaran perlu diterapkan dan direalisasikan untuk tercapainya perilaku yang diharapkan. Salah satu faktor penting dalam membentuk karakter berkebinekaan global dan etika kewarganegaraan siswa adalah saling menghormati, menghargai serta mengenal adanya sebuah perbedaan di dalam keberagamaan melalui media pembelajaran video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efek dari media pembelajaran video animasi berbasis wayang kulit dalam membentuk karakter berkebinekaan global dan etika kewarganegaraan generasi gen Z. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan  yang mana metode penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk dan menguji keefektifan produk. Subjek penelitian  siswa kelas IV SDN Ciledug Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan  observasi, wawancara, dokumentasi dan angket, untuk menganalisis data menggunakan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan juga analisis data angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pengembangan media video animasi berbasis wayang kulit layak dan efektif dalam membentuk karakter berkebinekaan global dan etika kewarganegaraan siswa. Adapun pembentukan karakter yang dilakukan adalah mampu menghargai dan menghormati keberagaman budaya yang ada dalam Berkebinekaan Global.
Pengembangan Tata Cara Pilkada Berbasis Simulasi Dalam Pelaksanaan Pendidikan Politik Untuk Penguatan Kesadaran Politik Siswa Nasution, Ahmad Naufal; Abduh, Mohamad; Rumiati, Sri
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2279

Abstract

Kesadaran politik merupakan aspek penting yang perlu ditanamkan sejak usia remaja untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis simulasi tata cara pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai sarana pendidikan politik di sekolah menengah atas, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran politik siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall, yang mencakup tiga tahap: perencanaan, pengembangan produk, dan uji coba. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMA Yadika 3 Tangerang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan rata-rata di atas 90%. Uji coba penggunaan media pembelajaran menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai post-test mencapai 92, lebih tinggi dibandingkan pre-test dengan rata-rata 75. Simulasi Pilkada terbukti mampu memfasilitasi pembelajaran yang interaktif, menarik, dan kontekstual, serta efektif dalam menumbuhkan kesadaran politik siswa. Penelitian ini merekomendasikan implementasi media simulasi Pilkada sebagai bagian dari pendidikan kewarganegaraan di sekolah.
Exploring Research Trends on Google Classroom: An Analysis from Methodologies to Result-Based Recommendations Salim, M Agus; Rajabiyah, Nurlaila
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2288

Abstract

This study explores research trends related to Google Classroom as a digital learning platform, focusing on the analysis of methodologies, research subjects, effectiveness, and resulting recommendations. Using a descriptive meta-analysis approach, this study reviewed 42 articles from Scopus Q1-Q4 indexed journals obtained via Elicit.com. The findings reveal a significant increase in Google Classroom usage during the COVID-19 pandemic, with a dominance of quantitative methodologies (47.6%) emphasizing effectiveness and learning outcomes. University students emerged as the dominant subjects, reflecting the platform’s popularity in higher education. Additionally, Google Classroom has proven effective in supporting independent learning, collaboration, and student engagement. Key recommendations include intensive training, the development of interactive features, and enhanced technological infrastructure to ensure the platform's sustainability and relevance in the future. This study concludes that Google Classroom is a flexible and adaptive learning tool, yet it requires more comprehensive implementation strategies to maximize its potential in digital education.
Peran Strategis Media Massa dalam Mengungkap Kasus Pungli: Transparansi, Akuntabilitas, dan Pendidikan Antikorupsi dalam Tata Kelola Pemerintahan Kurniati, Pat; Nursyamsiah, Sifa; Barokah, Agun; Saryono, Saryono
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2289

Abstract

Media massa memiliki peran strategis sebagai alat penyampaian informasi yang efektif, khususnya dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas di masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat dan menghambat tata kelola pemerintahan yang bersih. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana peran media massa dalam mengungkap praktik pungli dan dampaknya terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, mengandalkan data sekunder dari jurnal, artikel, dokumen hukum, dan laporan lainnya. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa media massa memainkan peran signifikan dalam mengungkap berbagai kasus pungli, mulai dari pelayanan publik hingga sektor pendidikan. Media massa juga terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan tekanan moral kepada pemerintah untuk bertindak tegas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa tidak hanya membantu mempublikasikan kasus-kasus pungli tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial. Media massa mendorong partisipasi masyarakat, mengedukasi tentang bahaya korupsi, dan mendukung penegakan hukum. Kesimpulannya, media massa merupakan pilar penting dalam memberantas pungli dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara media, masyarakat, dan pemerintah untuk menghadapi tantangan pungli di berbagai sektor.
Analisis Pelaksanaan Budaya 5s Untuk Menguatkan Karakter Peduli Sosial Di SDN Tambirejo Unadiroh, Lulu'; Rondli, Wawan Shokib; Kuryanto, M. Syafruddin
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i1.2311

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena banyaknya siswa yang belum peduli terhadap sekitar. Oleh karena itu perlu diadakannya penguatan karakter peduli sosial melalui budaya 5S di SDN Tambirejo. Dalam membentuk karakter peduli sosial pada siswa menjadi lebih baik, guru SDN Tambirejo melaksanakan budaya 5S dan memberikan contoh bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanakan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) pada siswa SDN Tambirejo, dengan rumusan masalah mendeskripsikan pelaksanaan budaya 5S pada siswa SD dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan budaya 5S pada siswa SDN Tambirejo. Penelitian ini membahas tentang penguatan pendidikan karakter dalam budaya 5S pada siswa SDN Tambirejo. Budaya 5S dapat mempengaruhi karakteristik siswa karena pada usianya mudah untuk melaksanakan budaya 5S.Jenis penelitian ini yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV, dan guru kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa SDN tambirejo telah melaksanakan pendidikan karakter terutama peduli sosial melalui budaya 5S (senyum,salam, sapa, sopan,santun). Budaya 5S dilakukan melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan dan keteladanan. Selain itu guru juga menguatkan karakter peduli sosial melalui pembelajaran.  
Teknologi Artifical Intteligence (AI) Dalam Upaya Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Inklusif Wutsqah, Urwatul; Erwianti, Arida
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 1 (2025): Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi, Kewarganegaraan, dan Kearifan Lokal dalam Era
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran Artifical Intelligence (AI) di Indonesia saat ini mendapatkan antusias yang cukup signifikan dari masyarakat. Indonesia sebagai negara berkembang menuju negara maju harus mulai tanggap menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang sangat cepat berkembang di masyarakat. Melihat hal ini pemerintah harus dapat mengambil peran dalam pemanfaatan AI yang semakin beragam yang dapat memudahkan penggunanya namun dikahwatirkan pula dapat meningkatkan resiko penyalahgunaannya. Melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji dengan metode penelitian yang digunakan yakni penelitian normatif, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif atau penelitian doktrinal (doctrinal research) yang disebut juga sebagai penelitian perpustakaan atau studi dokumen, yang memungkin memprediksi pembangunan masa depan. Tujuan penelitian ini diharapkan pemerintah mampu mengupayakan pemanfaatan AI yang mana dengan pemanfaatan AI dapat memudahkan seluruh lapisan masyarakat yang beragam dan memiliki kebutuhan-kebutuhan yang berbeda (usia, difable, maupun gender) dengan adanya kecerdasan teknologi nya AI mampu terciptanya segala kemudahan akses dalam sistem tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, ramah, akuntable, terintegrasi, dan pemerintahan yang baik (good governance) dilingkungan pemerintahan.
Pendidikan Pancasila sebagai Sarana Penguatan Nasionalisme di Tengah Arus Globalisasi Nurhauliah, Desti; Rosalinda, Renata; Sartika, Rika
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 2 (2025): Penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Inovasi Media Pembel
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i2.2356

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis Pendidikan Pancasila dalam memperkuat nasionalisme di tengah arus globalisasi yang semakin masif. Globalisasi membawa tantangan serius terhadap identitas nasional, nilai-nilai kebangsaan, dan semangat cinta tanah air, terutama bagi generasi muda. Dalam konteks ini, Pendidikan Pancasila hadir sebagai instrumen penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa seperti gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan rasa tanggung jawab terhadap negara. Melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan integratif, Pendidikan Pancasila diharapkan mampu membentuk karakter warga negara yang kritis, berdaya saing global, namun tetap berakar kuat pada jati diri bangsa. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur sebagai metode utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan nasionalisme melalui Pendidikan Pancasila sangat relevan dan mendesak guna menjaga integritas dan kedaulatan bangsa di era global.

Page 10 of 11 | Total Record : 110