cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
IMPLEMENTASI APLIKASI QUIZ WHIZZER DALAM PEMBELAJARAN MENAFSIR PANDANGAN PENGARANG TERHADAP KEHIDUPAN DALAM NOVEL DI SMAN 1 KEPANJEN Fitriani, Andin Anindya; Rizal, Maulfi Syaiful
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1951

Abstract

Media pembelajaran menjadikan suasana pembelajaran menjadi tidak monoton dan lebih menarik. Salah satunya adalah penerapan media pembelajaran berbasis digital. Salah satu dari beberapa media pembelajaran yang memiliki akses mudah dan menyenangkan digunakan dalam pembelajaran adalah Aplikasi Quiz Whizzer. Pembelajaran berbantuan media pembelajaran berbasis game edukasi berupa aplikasi Quiz Whizzer belum pernah diterapkan sebelumnya di SMA Negeri 1 kepanjen. Sehingga penelitian tentang implementasi aplikasi Quiz Whizzer dalam konteks pembelajaran menjadi penting karena berbagai alasan yang sangat relevan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan penyebaran angket kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa pada pengimplementasian aplikasi Quiz Whizzer ini guru melakukan beberapa aktivitas yang mendukung penggunaan aplikasi in sehingga mendapat respon positif dari siswa. Penggunaan aplikasi Quiz Whizzer pada pembelajatran mendapat antusias tinggi dari siswa, karena dianggap meningkatkan minat belajar siswa, meningkatkan pemahaman siswa, serta membuat suasana belajar menjadi menyenangkan sehingga meningkatkan nilai pengetahuan siswa terhadap materi yang sedang dipelajari.Kata Kunci: Media pembelajaran, Pembelajaran, Quiz Whizzer
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBASIS GAME UBUR-UBUR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Mazida, Mala; Pramasdyahsari, Agnita Siska; Jannah, Fitria Miftakhul; Sumarno, Sumarno
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1983

Abstract

Abstract: In learning activities, teachers have never implemented jellyfish game-based learning. This research aims to assess the success of jellyfish game-based learning on cognitive learning outcomes for fourth grade elementary school. The research was carried out using quantitative methods through descriptive analysis, normality test, and T-test to analyze changes in cognitive learning outcomes for class IV elementary school before and after implementing jellyfish game-based learning. So the application of game-based learning is needed so that learning is more meaningful and the learning objectives are achieved. An important finding of this research is that the application of jellyfish game-based learning has proven successful in improving cognitive abilities. The research was carried out through pre-test and post-test, with students as subjects being class IV elementary school in the Indonesian language subject CHAPTER 2 with material on Transitive and Intransitive Sentences.Keywords: effectiveness, game-based learning, learning outcomes Abstrak: Dalam kegiatan pembelajaran, guru belum pernah mengimplementasikan pembelajaran berbasis game ubur. Penelitian ini bertujuan menilai keberhasilan pembelajaran berbasisi game ubur-ubur terhadap hasil belajar kognitif kelas IV SD. Penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif melalui analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji-T untuk menganalisis perubahan dalam hasil belajar kognitif kelas IV SD sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran berbasis game ubur-ubur. Sehingga penerapan pembelajaran berbasis game diperlukan supaya  pembelajaran lebih bermakna dan tercapai tujuan pembelajarannya. Temuan penting penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran berbasis game ubur-ubur terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan kognitif. Penelitian yang dilakukan melalui pre-test dan post-test, dengan peserta didik menjadi subjeknya adalah kelas IV SD pada mapel Bahasa Indonesia BAB 2 dengan materi Kalimat Transitif dan Intransitif.Kata Kunci: keefektifan, pembelajaran berbasis game, hasil belajar
PENANAMAN NILAI KARAKTER BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MI MA’ARIF 01 GENTASARI umiyah, inarotul; Ningsih, Tutuk
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.2002

Abstract

Abstract: The potential decline of local cultural art values due to globalization poses a threat of extinction if not adequately preserved. One strategy to safeguard these values involves incorporating them into the educational curriculum, particularly within subjects like Social Science (IPS), which holds significance in cultural development. This study employs a qualitative, descriptive approach focusing on a teacher and students from classes IV and V at MI Ma’arif 01 Gentasari. Utilizing primary and secondary data sources gathered through observation, interviews, and documentation, the research aims to analyze the role of local cultural arts in education. The findings reveal: (1) the presence of two local cultural arts—Kenthongan Cultural Arts and Gamelan—in Gentasari village, suitable for educational purposes; (2) the cultivation of various character values such as cooperation, discipline, creativity, curiosity, and responsibility among students through these cultural arts; (3) identified obstacles faced by teachers in implementing character values in IPS learning, categorized as both external and internal challenges.Keywords: Art, local culture, IPS, character values Abstrak: Keberadaan dan kelestarian nilai-nilai seni budaya lokal menjadi prihatin dengan adanya ancaman kepunahan yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi. Salah satu upaya untuk menjaga warisan budaya ini adalah dengan memasukkan unsur budaya lokal ke dalam kurikulum pendidikan, terutama dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yang memegang peranan penting dalam pembangunan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menitikberatkan pada seorang guru dan siswa kelas IV dan V di MI Ma’arif 01 Gentasari. Sumber data penelitian meliputi sumber primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah: (1) Terdapat dua jenis seni budaya lokal di desa Gentasari, yaitu Seni budaya Kenthongan dan Gamelan, yang dapat digunakan sebagai sumber belajar; (2) Pembentukan nilai-nilai karakter pada siswa berdasarkan seni budaya lokal, seperti kenthongan dan gamelan, memiliki beberapa nilai karakter seperti gotong royong, kerjasama, kedisiplinan, kreativitas, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab; (3) Tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPS, terbagi menjadi kendala eksternal dan internal dalam proses belajar..Kata Kunci: Seni, budaya lokal, IPS, nilai karakter
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENDORONG MINAT DAN BAKAT KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS V DI SDN 17/I RANTAU PURI Rahmadani, Nuzul; Pangestuti, Diana; Gusmiva, Adelsa; Zuhriana, Winda Agil; Masyita, Ayu; Sofwan, Muhammad; Sholeh, Muhammad
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2128

Abstract

Abstract: This research aims to describe the role of teachers in encouraging students' entrepreneurial interests and talents at SDN 17/I Rantau Puri. In the research, researchers used a descriptive qualitative approach. Data in the research were collected through unstructured observation and interviews. After the data is obtained, data analysis is then carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are the role of teachers in developing students' entrepreneurial interests and talents through guidance that supports their growth in terms of personality, social interaction, learning, and future career preparation. Entrepreneurial interest and talent refers to a person's interest or inclination towards the business world and having a high entrepreneurial spirit, characterized by courage in taking risks and having a mature vision and mission that emerges from experience and observation of the surroundings. Based on the presentation of the results of research and discussion, it can be concluded that in encouraging students' entrepreneurial interests and talents, teachers have a very important role by carrying out their role in guiding and training students. Keywords: Role of Teachers, Interests, Talents, Entrepreneurship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mendorong minat dan bakat kewirausahaan siswa di SDN 17/I Rantau Puri. Dalam penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Data pada penelitian dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang tidak tersetruktur. Setelah data didapatkan, kemudian dilakukan analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat kewirausahaan siswa melalui bimbingan yang mendukung pertumbuhan mereka dalam hal kepribadian, interaksi sosial, pembelajaran, dan persiapan karier di masa mendatang. Minat dan bakat berwirausaha merujuk pada ketertarikan atau kecenderungan seseorang terhadap dunia bisnis dan memiliki jiwa berwirausaha yang tinggi dengan ditandai keberanian dalam mengambil risiko serta memiliki visi dan misi yang matang yang muncul dari pengalaman dan pengamatan sekitar. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian dan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam mendorong minat dan bakat kewirausahaan siswa guru memiliki peran sangat penting dengan menjalankan perannya dalam membimbing dan melatih siswa. Kata Kunci: Peran Guru, Minat, Bakat, Kewirausahaan
RASA TANGGUNG JAWAB SISWA TERHADAP KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 NANGA NUAK widyanti, Sukma; Wibowo, Deki; Mardiana, Mardiana; Rudiansyah, Eko
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2252

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan ditemukan permasalahan terhadap kebersihan kelas pada siswa kelas IV. Permasalahan yang ditemukan yaitu siswa sering membuang sampah sembarangan, siswa tidak mau bekerja sama, siswa tidak piket sesuai jadwal, dan kondisi kelas yang kurang rapi dan bersih. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 27 orang siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan triagulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Rasa Tanggung Jawab Siswa Terdapat Kebersihan Kelas Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 5 Nanga Nuak, yaitu memiliki rasa tanggung jawab yang baik terhadap kebersihan kelas. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi, walaupun siswa kelas IV SD Negeri 5 Nanga Nuak sudah memiliki rasa tanggung jawab yang baik terhadap kebersihan kelas, pengawasan penting untuk tetap dilakukan oleh pihak sekolah khusunya wali kelas agar dapat mencegah terjadinya pelanggaran aturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah agar dapat menciptakan kondisi kelas yang selalu dalam keadaan bersih dan rapi.Kata kunci: tanggung jawab, kebersihan kelas
TEKNIK GURU DALAM MENGATASI SISWA HIPERAKTIF DI KELAS IV SDN 28 KELAKIK Mardiana, Mardiana; Atmaja, Nur Moh. Kusuma; Putri, Magdalena
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2253

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana teknik guru dalam mengatasi siswa hiperaktif dikelas IV SDN 28 Kelakik. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Peneliti ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV dan empat siswa hiperaktif di kelas IV. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan di SDN 28 Kelakik ditemukan beberapa teknik yang guru gunakan dalam mengatasi siswa hiperaktif yaitu teknik membuat daftar kegiatan belajar di papan tulis sebelum memulai pembelajaran, teknik komunikasi khusus dengan siswa hiperaktif, melakukan evaluasi sebelum mengakhiri pembelajaran atau meringkas point penting sebelum memberikan tugas, teknik menata ruang kelas, teknik memberikan motivasi dan teguran kepada siswa hiperaktif, teknik mengurangi tingkah laku yang tidak dikehendaki dan teknik mengembangkan tingkah laku yang dikehendaki.Kata Kunci: Teknik, Guru, Mengatasi Siswa Hiperaktif Abstract: The aim of this research is to describe how the teacher's technique in dealing with hyperactive students in class IV SDN 28 Kelakik. In this study, the researchers used descriptive methods of qualitative approach. The subjects of this study were fourth-grade teachers and four hyperactive students in fourth grade. This research instrument uses interviews, observations and documentation sheets. Data analysis in this study is done with data reduction, data presentation and data verification or conclusion withdrawal. The results of the research carried out in SDN 28 were some of the techniques that teachers used in dealing with hyperactive students, namely, the technique of making a list of learning activities on a board before starting learning, the special communication technique with the hyperactive student, performing evaluations before finishing learning or summarizing important points before giving assignments, the classroom arrangement technique, the technology of giving motivation and support to hyperactive pupils, the techniques of reducing undesirable behavior and the development of desired behaviors. Keywords: Teacher, Techniques, Overcoming Hyperactive Students
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJARIPS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 03 SOLOK SELATAN TAHUN AJARAN 2023/2024 Salsabillah, Miranti Putri; Rahayu, Sri; Wijaya, Wibi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2602

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh metode pembelajaran yang dilakukan Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa IPS kelas VII SMPN 03 Solok Selatan tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan tipe eksperimen, Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa kelas VII Di SMPN 03 Solok Selatan Tahun Ajaran 2023/2024 terdapat rata-rata nilai posttest  pada kelas eksperimen adalah 81,78 dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang dan rata-rata kelas kontrol 66,69 dengan jumlah siswa 9 orang. Berdasarkan hasil uji t penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI)  terhadap hasil belajar siswa dimana 0.000<0.05. Artinya hipotesis dalam penelitian ini di terima karena memiliki pengaruh antara model pembelajaran dengan hasil belajar. 
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENGATASI PERILAKU BULLYING (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas X Di SMAN 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat) Putri, Irma Firnanda; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2629

Abstract

: Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya peserta didik meneriaki temannya ketika salah, adanya peserta didik yang mengucilkan temannya, adanya peserta didik yang memandang sinis temannya yang bermasalah dan Guru BK sudah melaksanakan bimbingan kelompok namun belum menggunakan metode role playing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Gambaran perilaku bullying sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing. 2) Gambaran perilaku bullying setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing. 3) Efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing mengatasi perilaku bullying.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian One-Group_Posttest Design. Populasi Dalam penelitian ini berjumlah 288 da sampel yang digunakan sebanyak 10 orang peserta didik yang memiliki perilaku bullying yang diambil dengan menggunkan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan studi dokumentasi sedangkan analis data persentase pretest & posttest menggunakan skor interval dan menggunakan uji normalitas dan uji t.Hasil penelitian tentang Efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing mengatasi perilaku bullying mengungkapkan bahwa : 1) Gambaran perilaku bullying sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing berada pada kategori rendah. 2) Gambaran perilaku bullying setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing berada pada kategori sangat rendah. 3) Terdapat efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing mengatasi perilaku bullying.. Penelitian ini merekomendasikan agar Guru BK memanfaatkan layan konseling kelompok dengan metode  role playing untuk mengatasi perilaku bullying peserta
PENGGUNAAN APLIKASI INSTRUMEN HAMBATAN KOMUNIKASI PADA ASPEK ANTAR PRIBADI PESERTA DIDIK BERBASIS TI OLEH GURU BK DI SMP KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Ilmi, Nurul; Usman, Citra Imelda; Wae, Rahmawati
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2639

Abstract

Abstract: This research was motivated by the use of an IT-based communication barrier instrument application for interpersonal aspects of students that had not been used by all guidance and counseling teachers and was only in the validation process by 2 guidance and counseling teachers at one of the junior high schools in Kuranji District, Padang City, which was carried out by previous researchers. The purpose of this research is to determine the use of communication barrier instrument applications on interpersonal aspects of IT-based students by guidance and counseling teachers at Kuranji District Middle School, Padang City. This type of research uses research and development (R&D) methods. The development procedure used in this research includes 2 steps, namely: trial use and product revision. Validation of the use of communication barriers instruments in the interpersonal aspect has four assessment aspects, namely: appearance aspect, use aspect, accuracy aspect, language aspect. The population in this study were all guidance and counseling teachers in Kuranji District, Padang City. Meanwhile, the number of samples was 8 people from each of 3 schools, namely SMPN 27 Padang, SMP Muhammadiyah 7 Padang and SMP IT Adzkia Padang. The sampling technique is cluster random sampling. The instrument used is a questionnaire containing an application assessment format. The results of this research are: Based on the results of using the application, the application of the communication barrier instrument on the interpersonal aspects of IT-based students is effective in its use based on the results of use by guidance and counseling teachers at Kuranji District Middle School, Padang City. This research is recommended for guidance and counseling teachers to be able to use the communication barriers instrument application on interpersonal aspects based on IT to see communication barriers on interpersonal aspects of students, so that guidance and counseling teachers can provide appropriate guidance and counseling services.               Keywords: Use of Instrument Applications  Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI  belum digunakan oleh semua guru BK dan baru pada proses validasi oleh 2 orang guru BK di salah satu SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI oleh Guru BK di SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 2 langkah yaitu: uji coba pemakaian dan revisi produk. Validasi penggunaan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi memiliki empat aspek penilaian yaitu: aspek tampilan, aspek penggunaan, aspek ketepatan, aspek bahasa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru BK di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sedangkan jumlah sampel sebanyak 8 orang dari masing-masing 3 sekolah yaitu SMPN 27 Padang, SMP Muhammadiyah 7 Padang dan SMP IT Adzkia Padang. Teknik pengambilan sampel ialah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berisi format penilaian aplikasi. Hasil dari penelitian ini adalah : Berdasarkan hasil penggunaan aplikasi bahwa aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI efektif penggunaannya berdasarkan hasil pemakaian oleh guru BK di SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang. Penelitian ini di rekomendasikan kepada guru BK agar dapat menggunakan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi berbasis TI untuk melihat hambatan komunikasi aspek antar pribadi pada peserta didik, sehingga guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling yang sesuai.Kata Kunci: Penggunaan Aplikasi Instrumen
PENGGUNAAN WHATSAPP DALAM SARANA MEDIA PEMBELAJARAN ABAD 21 PADA MAHASISWA Kurniawan, Kurniawan; Sa'diyah, Rika; Ichsan, Ilmi Zajuli; Hermawati, Farah Muthi; Pertiwi, Santhi; Marhento, Giry
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2667

Abstract

Whatsapp adlaah salah satu aplikasi media sosial yang sangat populer dan banyak digunakan oleh Masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan media sosial whatsapp untuk fungsi Pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media sosial whatsapp pada jenjang mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan pengambilan data melalui servei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 65.98% responden menjawab selalu menggunakan whatsapp untuk menerima informasi perkuliahan. Adapun sebanyak 56.70% dari responden menjawab selalu untuk merekomendasikan penggunaan whatsapp kepada responden. Whatsapp sebagai sebuah media sosial memang memiliki beberapa kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran, salah satunya yaitu fitur grup yang akan memudahkan dalam pengerjaan tugas kelompok