cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NANGA PINOH Ason, Ason; Mardiana, Mardiana; Imanuel, Imanuel
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2756

Abstract

 Abstract: This study aims to determine the application of 8 basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at Primary Schools in Melawi Regency. The method used in the research is skinatif with descriptive qualitative approach. The form of research is survey. The research subjects were teachers in five primary schools in Melawi Regency, with each school consisting of 2 teachers. The object of the research was eight basic teaching skills consisting of opening and closing skills, explaining skills, classroom management skills, questioning skills, reinforcement skills, variety skills, small group and individual teaching skills, and guiding small group discussions. The data collection tools used were observation, questionnaire and interview guidelines. The results showed that the application of basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at primary schools in Melawi Regency has been carried out well as expected. The fact proves that the qualification of the use of basic teaching skills is in the range of very good and good. While in the process, the application of basic teaching skills by primary school teachers in Melawi Regency has reached an average of 75% with good qualifications.Keywords: Basic Teaching Skills, Primary School Teachers, Melawi RegencyAbstarak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan 8 keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupatena Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kulitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Bentuk penelitian adalah survey. Subyek penelitian adalah guru-guru di lima Sekolah Dasar  Kabupaten Melawi, dengan masing-masing sekolah terdiri dari 2 guru. Obyek penelitian adalah delapan keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan pengelolaan kelas, keterampulan bertanya, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan  mengajar kelompok kecil dan perorangan, serta membimbing diskusi kelompok kecil. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupaten Melawi sudah terlaksana dengan baik sesuai harapan. Fakta membuktikan bahwa kualifikasi penggunaan keterampilan dasar mengajar tersebut berada pada rentangan sangat baik dan baik. Sementara secara prosesntase penerapan keterampilan dasar mengajar oleh guru Sekolah Dasar Kabupaten Melawi telah mencapai rerata 75% dengan kualifikasi baik Kata Kunci : Keterampilan Dasar Mengajar, Guru SD, Kabupaten Melawi
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MATA KULIAH PEMODELAN MATEMATIKA Suriyana, Suriyana; Nurdiana, Riyanti; Asmah, Siti Nur
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2808

Abstract

Abstract: his study seeks to evaluate the Mathematical Reasoning skills of students who take the Mathematical Modeling course. The participants of this investigation consisted of 12 people from the Mathematics Education Study Program, consisting of 2 men and 10 women. Data collection was carried out through a written assessment in the form of a mathematical reasoning competency measurement test accompanied by an interview. This research is classified as qualitative research because the data collected is assessed descriptively based on the fulfillment of specified indicators. The results of the data analysis of this study show that overall, the level of proficiency of students in mathematical reasoning regarding the formulation of conjectures is at a percentage. 66.66% are categorized as good, Performing mathematical manipulation with a percentage of 58.33% is still considered not good, Compiling evidence, providing reasons or proving the correctness of the solution, with a percentage of 50.00% in the category is still not good, on the ability to draw conclusions from statements, with a percentage of 58.33% in the category of not good, while examining arguments with a percentage of 41.66% while in the ability to find patterns or properties of mathematical phenomena for generalize with a percentage of 33.33% in the category of poor in the adequate range. Keywords: Mathematical Reasoning Ability, Mathematical Modeling Abstrak: Penelitian ini berupaya untuk mengevaluasi keterampilan Penalaran Matematis mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pemodelan Matematika. Peserta investigasi ini terdiri dari 12 orang dari Program Studi Pendidikan Matematika, terdiri dari 2 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian tertulis berupa tes pengukuran kompetensi penalaran matematis yang disertai wawancara. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif karena data yang terkumpul dinilai secara deskriptif berdasarkan pemenuhan indikator yang ditentukan. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat kemahiran siswa dalam penalaran matematika mengenai rumusan dugaan berada pada persentase. 66,66% berkategori baik, Melaksanakan manipulasi matematis dengan persentase 58,33% tergolong masih kurang baik, Menyusun bukti, memberikan alasan atau pembuktian atas kebenaran penyelesaian, dengan persentase 50,00% dalam kategori masih kurang baik, pada Kemampuan menarik kesimpulan dari pernyataan, dengan persentase 58,33% dalam kategori kurang baik, sedangkan memeriksa argument dengan persentase 41,66% sedangkan pada kemampuan menemukan pola atau sifat-sifat fenomena matematika untuk melakukan generalisasi dengan persentase 33,33% dalam kategori kurang baik dalam rentang cukup. Kata kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Pemodelan Matematis
POTENSI WISATA RELIGI DI INDONESIA SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Lintong, Elisabeth Marlina Sari
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.2825

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata religi. Namun, potensi tersebut tidak hanya terletak pada jumlah tempat-tempat ibadah yang megah dan bersejarah, tetapi juga pada tradisi dan budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai keagamaan.  Wisatawan religj religi di Indonesia tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat” melalui ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah. Dengan mengoptimalkan potensi tersebut, Indonesia dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperkuat citra sebagai destinasi wisata yang ramah dan toleran, serta mempromosikan keragaman budaya dan agama yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata religi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deks studi. Sebelum melakukan tinjauan literatur, topik yang akan dipilih diidentifikasi melalui analisis bibliometrik. Teknik ini menggunakan teknik statistik untuk menganalisis publikasi ilmiah. Identifikasi ini melibatkan penggunaan alat matematika dan statistik untuk mempelajari karakteristik dan hubungan antara berbagai publikasi, menawarkan pendekatan kuantitatif untuk memahami tren penelitian dan dampaknya dalam bidang tertentu. Pendekatan yang sistematis melalui tinjauan artikel dilakukan untuk menentukan melihat sejauhmana artikel yang berkaitan dengan potensi wisata religi di Indonesia. Artikel ini juga ditulis menggunakan metode deks studi yaitu menggunakan studi literatur dengan data yang diperoleh dari bacaan atau literatur yang terindeks secara daring atau online pada situs basis data artikel atau bacaan yang sangat populer di Indonesia, Google Scholar. Mesin pencari dalam menggunakan kata kunci "wisata religi" untuk mencari artikel atau bacaan yang relevan. Dimulai dengan memeriksa relevansi topik yang akan dibahas dan judulnya. Kemudian dibuat ringkasan metode, hasil, pembahasan kesimpulan, dan sarana yang dibahas. Terakhir, analisis dilakukan dengan membandingkan artikel lain yang relevan.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Rizqiyati, Zurni; Kurniawan, Riski; Inayati, Mahfida; Syarif, Zainuddin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2839

Abstract

Abstract: Indonesia is a country that has racial, cultural, religious and ethnic diversity. This diversity can also cause conflicts if not managed properly. To prevent the occurrence of these conflicts, multicultural education is needed. Multicultural education is not explicitly mentioned in the National Education System Law, but the Law in the National Education System leads to multicultural education. The research method used is library research by analyzing articles on the implementation of multicultural education in practice which are presented in detail in the table. Implementation has three important aspects, namely, planning in the form of curriculum, implementation in the form of learning methods and evaluation in the form of application or impact of the implementation of the curriculum and teaching methods. In the implementation of multicultural education, there are also challenges and opportunities. The challenges are, the ambiguity of tolerance limits, the tendency of restrictions on homogeneous or similar groups and the lack of understanding of the younger generation in using social media. Keywords: education, multicultural, implementation Abstrak: Indonesia merupkan negara yang memiliki keragaman ras, budaya, agama dan etnis. Keberagaman tersebut juga dapat menyebabkan konflik jika tidak di kelola dengan baik. untuk mencegak terjadinya konflik tersebut dibutuhkan pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural tidak disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, tetapi Undang-Undang dalam Sistem Pendidikan Nasional mengarah pada pendidikan multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseach dengan cara menganalisis artikel-artikel tentang implementasi pendidikan multikultural dalam praktik yang disajikan secara rinci dalam tabel. Pengimplementasian mempunyai tiga aspek penting yaitu, perencanaan yang berupa kurikulum, pelaksanaan yang berupa metode pembelajaran dan evaluasi yang berupa iplikasi atau dampak dari terlaksananya kurikulum dan metode pembeljaran. Dalam pengimplementasian pendidikan multikultural juga mempunyai tantangan dan peluang. Tantangannya yaitu, ambigunya batasan toleransi, kecenderungan pembatasan pada kelompok homogen atau sejenis dan ketidak pahaman generasi muda dalam menggunakan media sosial.sedangkan peluangnya adalah pengembangan kesadaran antar budaya, dapat menciptakan pelajaran yang inklusif, meningkatkan empati dan kecakapan sosial, pemberdayaan individu. Kata kunci : pendidikan, multikultural, implementasi.
POTRET EKSTENSIF TUJUAN GLOBAL CITIZENSHIP EDUCATION (GCE) DI NORWEGIA Khoerudin, Muhamad; Sassi, Komarudin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2845

Abstract

Abstract: This research aims to provide an extensive portrait of the objectives of global citizenship education (GCE) in Norway, which is increasingly important amid globalization challenges. The background of this study highlights the need for individuals to be sensitive to global issues such as climate change, social inequality, and international conflicts. The method used in this research is literature study, involving the collection and analysis of various written sources, including academic journals, government reports, and relevant educational policy documents. The findings indicate that Norway has successfully integrated global values into its educational curriculum through an interdisciplinary approach. However, challenges such as insufficient teacher training, resource limitations, and the need to balance global values with local identities still need to be addressed to ensure the success of global citizenship education in the future. Keywords: Portrait, Global Citizenship Education, Globalization Challenges, Norwegia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan potret ekstensif tujuan pendidikan kewarganegaraan global (PKG) di Norwegia, yang semakin penting di tengah tantangan globalisasi. Latar belakang penelitian ini menyoroti kebutuhan akan individu yang peka terhadap isu-isu global, seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan sosial, dan konflik internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis, termasuk jurnal akademik, laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Norwegia telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai global ke dalam kurikulum pendidikannya melalui pendekatan lintas disiplin. Namun, tantangan seperti pelatihan guru yang masih kurang, keterbatasan sumber daya, dan perlunya keseimbangan antara nilai-nilai global dan identitas lokal masih perlu diatasi untuk memastikan keberhasilan pendidikan kewarganegaraan global di masa depan.Kata Kunci : Potret, Pendidikan Kewarganegaraan Global, , Tantangan Globalisasi, Norwegia.
IMPLEMENTASI SUMBANG DUA BELAS DALAM KEGIATAN MUATAN LOKAL KEMINANGKABAUAN DI SMPN 3 PADANG Wirman, Metsra; Jones, Qori; Ilham, Ilham
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2863

Abstract

Abstract: Minangkabau culture is one of Indonesia’s proud cultures. One of the Minangkabau cultures, namely “sumbang duo baleh” can provide lessons about the mistakes that must be avoided so that students’ behavior is in accordance with the values and norms of the Minangkabau community. The objectives of this study were to determine the values and methods, as well as obstacles and support in the implementation of sumbang duo baleh in local Minangkabau content activities at Public Junior High School 3 Padang. This study was a qualitative approach by a case study design, the researcher was as key instrument. The method of collecting data was by interviews, participatory observation, and document analysis. The results of the present study that the values of the Minangkabau tradition of sumbang duo baleh related to ethics and behavior are still relevant and need to be taught to students, the method of implementing sumbang duo baleh at Public Junior High School 3 Padang uses an integrative approach, cultural values are included in various subjects and extracurricular activities, and support from the school and community is very important to the success of the implementation of sumbang duo baleh. Keywords: ethics, minangkabau, local content, norms, sumbang duo baleh Abstrak: Kebudayaan Minangkabau merupakan salah satu budaya Indonesia yang membanggakan. Salah satu budaya Minangkabau yakni “sumbang duo baleh” dapat memberikan pelajaran tentang bentuk-bentuk kesalahan yang harus dihindari sehingga perilaku peserta didik sesuai dengan nilai dan norma masyarakat Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai dan metode, serta kendala maupun dukungan dalam implementasi sumbang duo baleh pada kegiatan muatan lokal keminangkabauan di SMPN 3 Padang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, peneliti menjadi instrumen kunci. Metode mengumpulkan data adalah berupa wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai-nilai tradisi Minangkabau sumbang duo baleh yang berkaitan dengan etika dan perilaku masih relevan dan perlu diajarkan kepada siswa, metode implementasi sumbang duo baleh di SMPN 3 Padang menggunakan pendekatan integratif, dimana nilai-nilai budaya dimasukkan dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat sangat penting dalam keberhasilan implementasi sumbang duo baleh. Kata Kunci: etika, minangkabau, muatan lokal, norma, sumbang duo baleh
ANALISIS MAKNA DALAM LIRIK LAGU WONDERLAND INDONESIA KARYA ALFFY REF Tirsa, Aprima; Mastiah, Mastiah; Wulandari, Enis
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2866

Abstract

Abstrack: This study discusses the lyrics of the song "Wonderland Indonesia" by Alffy Ref, which reflects the love and pride of the beauty and richness of Indonesian culture. The background of the study shows that literary works, including song lyrics, have a variety of interesting language styles and can be studied to understand deeper meanings. The research method used is descriptive qualitative with a structural approach, focusing on the analysis of language styles in the lyrics. The results of the analysis show that the song lyrics express a sense of nationalism through the depiction of cultural diversity and natural wealth of Indonesia. The phrases in the lyrics emphasize a deep love for the homeland, as well as a commitment to serve the country. By combining elements of traditional and modern culture, this song not only functions as entertainment, but also as a medium to foster a sense of nationalism and solidarity among the younger generation. This study is expected to contribute to the understanding of the power of literature in arousing the spirit of nationalismKeywote : Analysis of meaning, song lyrics, wonderland Indonesia Abstrak : Penelitian ini membahas lirik lagu "Wonderland Indonesia" karya Alffy Ref, yang mencerminkan kecintaan dan kebanggaan terhadap keindahan serta kekayaan budaya Indonesia. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa karya sastra, termasuk lirik lagu, memiliki ragam gaya bahasa yang menarik dan dapat dipelajari untuk memahami makna yang lebih dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural, fokus pada analisis gaya bahasa dalam lirik. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu mengekspresikan rasa nasionalisme melalui penggambaran keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia. Frasa-frasa dalam lirik menekankan cinta yang mendalam terhadap tanah air, serta komitmen untuk mengabdi kepada negara. Dengan menggabungkan elemen budaya tradisional dan modern, lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan solidaritas di antara generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kekuatan sastra dalam membangkitkan semangat nasionalisme.Kata kunci : Analisis makna, lirik lagu, wonderland Indonesia
Strategi Pengembangan Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Manejemen Arsip Dinamis: Studi Kasus di Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran Mutmainnah, Sri
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v6i1.2916

Abstract

This research aims to develop and analyze the effectiveness of Project-Based Learning strategy (PjBL) in the Dynamic Archives Management course in the Study Program of Office Administration Education. PjBL is applied to improve students' ability in managing dynamic archives, both in terms of theory and practice. The method used is quantitative, with data collection through pretest and posttest before and after the implementation of PjBL. The results of the research showed a significant increase in students' abilities, with an increase in posttest scores compared to pretests. In addition to improving technical skills, PjBL also helps students develop collaboration, problem-solving and leadership skills. Most students showed consistent improvement, although some struggled with time management and cooperation. The archive management projects completed by students showed more systematic and efficient results. The conclusion of this research is that PjBL is effective in improving students' competency in managing dynamic archives, while strengthening soft skills including teamwork and communication. This approach can be widely applied in office administration education.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN BAHASA IBU DENGAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS V SD NEGERI 9 TA KABUPATEN BONE Sudirman, Sudirman; Rahmi, Sitti; Imaniah Arifuddin, A. Anisyah Imaniah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.2917

Abstract

Abstract: This research is quantitative with a correlational approach aimed at describing the relationship between the use of mother tongue and descriptive writing skills among 5th grade students at SD Negeri 9 Ta. The population consists of 23 5th-grade students, utilizing a saturated sampling technique. Data collection methods include questionnaires and tests. Data analysis techniques involve descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis Based on the results of the descriptive analysis, it was found that the dominance of mother tongue usage was 87%, which falls into the very high category. The most frequently used mother tongue type was a mix of Indonesian and regional languages, accounting for 66%. The students’ descriptive writing skills were categorized as low, with a percentage score of 61%. Inferential statistical analysis revealed a significant value of 0.001, which is ≤ 0.05. Thus, H0 is rejected, and H1 is accepted, with a correlation coefficient of -0.69, indicating a strong negative relationship. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between the use of mother tongue and descriptive writing skills among 5th-grade students at SD Negeri 9 Ta, Bone Regency.Keywords: Mother Tongue, Writing Skills, Descriptive Essay Abstrak: Penelitian ini adalah peneitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan penggunaan bahasa ibu dengan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas V SD Negeri 9 Ta. Jumlah populasi sebanyak 23 siswa kelas V dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh hasil penelitian dominasi penggunaan bahasa ibu dengan persentase 87% berada pada kategori sangat tinggi dengan jenis bahasa ibu yang paling banyak digunakan adalah bahasa campuran Indonesia-daerah sebanyak 66% dan teterampilan menulis karangan deskripsi siswa memiliki nilai persentase 61% berada pada kategori kurang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,001 yang berarti < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima dengan koefisen korelasi yaitu -0,69 yang berarti memiliki hubungan negatif dalam kategori kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan bahasa ibu dengan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD Negeri 9 Ta Kabupaten Bone. Kata Kunci : Bahasa Ibu, Keterampilan Menulis, Karangan Deskripsi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PARTNER SWITCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD INPRES 12/79 POLEWALI KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE Kadir, Abd.; Sudirman, Sudirman; Alfathayat, A. Aldin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.2972

Abstract

Abstract: This research is classroom action research which aims to improve the social studies learning outcomes of fifth grade students at SD Inpres 12/79 Polewali through the application of the Partner Switch learning model. The subjects of this research were 17 class V students. The research design is cyclical or recyclable research with four stages, namely, planning, implementing actions, observing and reflecting. Data collection techniques are observation and tests. The data analysis technique is descriptive qualitative. The results of the research show the implementation of the Partner Witch learning model. The results of the teacher and student observation format in cycle I reached the adequate category and in cycle II reached the good category. From the completeness value, student learning outcomes in cycle I were 64.7% or sufficient category and experienced an increase in the learning completeness score in cycle II, namely 76.47% or good category and met the predetermined success indicators, namely 74%. The conclusion of this research is that the application of the Partner Switch learning model can improve social studies learning outcomes for fifth grade students at SD Inpres 12/79 Polewali. Keywords: Learning Model, Partner Switch, Learning OutcomesAbstrak: Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Inpres 12/79 Polewali melalui penerapan model pembelajaran Partner Switch. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 17 orang. Desain penelitian adalah penelitian bersiklus atau berdaur ulang dengan empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes. Teknik analisis data yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan penerapan model pembelajaran Partner witch diperoleh hasil format observasi guru dan siswa pada siklus I mencapai kategori cukup dan pada siklus II mencapai kategori baik. Dari nilai ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 64.7% atau kategori cukup dan mengalami peningkatan nilai ketuntasan belajar pada siklus II yaitu 76.47% atau kategori baik dan memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 74%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Partner Switch dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Inpres 12/79 Polewali. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Partner Switch, Hasil Belajar