cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
PENGGUNAAN WHATSAPP DALAM SARANA MEDIA PEMBELAJARAN ABAD 21 PADA MAHASISWA Kurniawan, Kurniawan; Sa'diyah, Rika; Ichsan, Ilmi Zajuli; Hermawati, Farah Muthi; Pertiwi, Santhi; Marhento, Giry
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2667

Abstract

Whatsapp adlaah salah satu aplikasi media sosial yang sangat populer dan banyak digunakan oleh Masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan media sosial whatsapp untuk fungsi Pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media sosial whatsapp pada jenjang mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan pengambilan data melalui servei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 65.98% responden menjawab selalu menggunakan whatsapp untuk menerima informasi perkuliahan. Adapun sebanyak 56.70% dari responden menjawab selalu untuk merekomendasikan penggunaan whatsapp kepada responden. Whatsapp sebagai sebuah media sosial memang memiliki beberapa kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran, salah satunya yaitu fitur grup yang akan memudahkan dalam pengerjaan tugas kelompok
PENGGUNAAN APLIKASI INSTRUMEN HAMBATAN KOMUNIKASI PADA ASPEK ANTAR PRIBADI PESERTA DIDIK BERBASIS TI OLEH GURU BK DI SMP KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Ilmi, Nurul; Usman, Citra Imelda; Wae, Rahmawati
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2639

Abstract

Abstract: This research was motivated by the use of an IT-based communication barrier instrument application for interpersonal aspects of students that had not been used by all guidance and counseling teachers and was only in the validation process by 2 guidance and counseling teachers at one of the junior high schools in Kuranji District, Padang City, which was carried out by previous researchers. The purpose of this research is to determine the use of communication barrier instrument applications on interpersonal aspects of IT-based students by guidance and counseling teachers at Kuranji District Middle School, Padang City. This type of research uses research and development (RD) methods. The development procedure used in this research includes 2 steps, namely: trial use and product revision. Validation of the use of communication barriers instruments in the interpersonal aspect has four assessment aspects, namely: appearance aspect, use aspect, accuracy aspect, language aspect. The population in this study were all guidance and counseling teachers in Kuranji District, Padang City. Meanwhile, the number of samples was 8 people from each of 3 schools, namely SMPN 27 Padang, SMP Muhammadiyah 7 Padang and SMP IT Adzkia Padang. The sampling technique is cluster random sampling. The instrument used is a questionnaire containing an application assessment format. The results of this research are: Based on the results of using the application, the application of the communication barrier instrument on the interpersonal aspects of IT-based students is effective in its use based on the results of use by guidance and counseling teachers at Kuranji District Middle School, Padang City. This research is recommended for guidance and counseling teachers to be able to use the communication barriers instrument application on interpersonal aspects based on IT to see communication barriers on interpersonal aspects of students, so that guidance and counseling teachers can provide appropriate guidance and counseling services.               Keywords: Use of Instrument Applications  Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI  belum digunakan oleh semua guru BK dan baru pada proses validasi oleh 2 orang guru BK di salah satu SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI oleh Guru BK di SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD). Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 2 langkah yaitu: uji coba pemakaian dan revisi produk. Validasi penggunaan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi memiliki empat aspek penilaian yaitu: aspek tampilan, aspek penggunaan, aspek ketepatan, aspek bahasa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru BK di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sedangkan jumlah sampel sebanyak 8 orang dari masing-masing 3 sekolah yaitu SMPN 27 Padang, SMP Muhammadiyah 7 Padang dan SMP IT Adzkia Padang. Teknik pengambilan sampel ialah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berisi format penilaian aplikasi. Hasil dari penelitian ini adalah : Berdasarkan hasil penggunaan aplikasi bahwa aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik berbasis TI efektif penggunaannya berdasarkan hasil pemakaian oleh guru BK di SMP Kecamatan Kuranji Kota Padang. Penelitian ini di rekomendasikan kepada guru BK agar dapat menggunakan aplikasi instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi berbasis TI untuk melihat hambatan komunikasi aspek antar pribadi pada peserta didik, sehingga guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling yang sesuai.Kata Kunci: Penggunaan Aplikasi Instrumen
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MATA KULIAH PEMODELAN MATEMATIKA Suriyana, Suriyana; Nurdiana, Riyanti; Asmah, Siti Nur
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2808

Abstract

Abstract: his study seeks to evaluate the Mathematical Reasoning skills of students who take the Mathematical Modeling course. The participants of this investigation consisted of 12 people from the Mathematics Education Study Program, consisting of 2 men and 10 women. Data collection was carried out through a written assessment in the form of a mathematical reasoning competency measurement test accompanied by an interview. This research is classified as qualitative research because the data collected is assessed descriptively based on the fulfillment of specified indicators. The results of the data analysis of this study show that overall, the level of proficiency of students in mathematical reasoning regarding the formulation of conjectures is at a percentage. 66.66% are categorized as good, Performing mathematical manipulation with a percentage of 58.33% is still considered not good, Compiling evidence, providing reasons or proving the correctness of the solution, with a percentage of 50.00% in the category is still not good, on the ability to draw conclusions from statements, with a percentage of 58.33% in the category of not good, while examining arguments with a percentage of 41.66% while in the ability to find patterns or properties of mathematical phenomena for generalize with a percentage of 33.33% in the category of poor in the adequate range. Keywords: Mathematical Reasoning Ability, Mathematical Modeling Abstrak: Penelitian ini berupaya untuk mengevaluasi keterampilan Penalaran Matematis mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pemodelan Matematika. Peserta investigasi ini terdiri dari 12 orang dari Program Studi Pendidikan Matematika, terdiri dari 2 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian tertulis berupa tes pengukuran kompetensi penalaran matematis yang disertai wawancara. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif karena data yang terkumpul dinilai secara deskriptif berdasarkan pemenuhan indikator yang ditentukan. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat kemahiran siswa dalam penalaran matematika mengenai rumusan dugaan berada pada persentase. 66,66% berkategori baik, Melaksanakan manipulasi matematis dengan persentase 58,33% tergolong masih kurang baik, Menyusun bukti, memberikan alasan atau pembuktian atas kebenaran penyelesaian, dengan persentase 50,00% dalam kategori masih kurang baik, pada Kemampuan menarik kesimpulan dari pernyataan, dengan persentase 58,33% dalam kategori kurang baik, sedangkan memeriksa argument dengan persentase 41,66% sedangkan pada kemampuan menemukan pola atau sifat-sifat fenomena matematika untuk melakukan generalisasi dengan persentase 33,33% dalam kategori kurang baik dalam rentang cukup. Kata kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Pemodelan Matematis
IMPLEMENTASI SUMBANG DUA BELAS DALAM KEGIATAN MUATAN LOKAL KEMINANGKABAUAN DI SMPN 3 PADANG Wirman, Metsra; Jones, Qori; Ilham, Ilham
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2863

Abstract

Abstract: Minangkabau culture is one of Indonesia’s proud cultures. One of the Minangkabau cultures, namely “sumbang duo baleh” can provide lessons about the mistakes that must be avoided so that students’ behavior is in accordance with the values and norms of the Minangkabau community. The objectives of this study were to determine the values and methods, as well as obstacles and support in the implementation of sumbang duo baleh in local Minangkabau content activities at Public Junior High School 3 Padang. This study was a qualitative approach by a case study design, the researcher was as key instrument. The method of collecting data was by interviews, participatory observation, and document analysis. The results of the present study that the values of the Minangkabau tradition of sumbang duo baleh related to ethics and behavior are still relevant and need to be taught to students, the method of implementing sumbang duo baleh at Public Junior High School 3 Padang uses an integrative approach, cultural values are included in various subjects and extracurricular activities, and support from the school and community is very important to the success of the implementation of sumbang duo baleh. Keywords: ethics, minangkabau, local content, norms, sumbang duo baleh Abstrak: Kebudayaan Minangkabau merupakan salah satu budaya Indonesia yang membanggakan. Salah satu budaya Minangkabau yakni “sumbang duo baleh” dapat memberikan pelajaran tentang bentuk-bentuk kesalahan yang harus dihindari sehingga perilaku peserta didik sesuai dengan nilai dan norma masyarakat Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai dan metode, serta kendala maupun dukungan dalam implementasi sumbang duo baleh pada kegiatan muatan lokal keminangkabauan di SMPN 3 Padang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, peneliti menjadi instrumen kunci. Metode mengumpulkan data adalah berupa wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai-nilai tradisi Minangkabau sumbang duo baleh yang berkaitan dengan etika dan perilaku masih relevan dan perlu diajarkan kepada siswa, metode implementasi sumbang duo baleh di SMPN 3 Padang menggunakan pendekatan integratif, dimana nilai-nilai budaya dimasukkan dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat sangat penting dalam keberhasilan implementasi sumbang duo baleh. Kata Kunci: etika, minangkabau, muatan lokal, norma, sumbang duo baleh
PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NANGA PINOH Ason, Ason; Mardiana, Mardiana; Imanuel, Imanuel
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2756

Abstract

 Abstract: This study aims to determine the application of 8 basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at Primary Schools in Melawi Regency. The method used in the research is skinatif with descriptive qualitative approach. The form of research is survey. The research subjects were teachers in five primary schools in Melawi Regency, with each school consisting of 2 teachers. The object of the research was eight basic teaching skills consisting of opening and closing skills, explaining skills, classroom management skills, questioning skills, reinforcement skills, variety skills, small group and individual teaching skills, and guiding small group discussions. The data collection tools used were observation, questionnaire and interview guidelines. The results showed that the application of basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at primary schools in Melawi Regency has been carried out well as expected. The fact proves that the qualification of the use of basic teaching skills is in the range of very good and good. While in the process, the application of basic teaching skills by primary school teachers in Melawi Regency has reached an average of 75% with good qualifications.Keywords: Basic Teaching Skills, Primary School Teachers, Melawi RegencyAbstarak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan 8 keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupatena Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kulitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Bentuk penelitian adalah survey. Subyek penelitian adalah guru-guru di lima Sekolah Dasar  Kabupaten Melawi, dengan masing-masing sekolah terdiri dari 2 guru. Obyek penelitian adalah delapan keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan pengelolaan kelas, keterampulan bertanya, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan  mengajar kelompok kecil dan perorangan, serta membimbing diskusi kelompok kecil. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupaten Melawi sudah terlaksana dengan baik sesuai harapan. Fakta membuktikan bahwa kualifikasi penggunaan keterampilan dasar mengajar tersebut berada pada rentangan sangat baik dan baik. Sementara secara prosesntase penerapan keterampilan dasar mengajar oleh guru Sekolah Dasar Kabupaten Melawi telah mencapai rerata 75% dengan kualifikasi baik Kata Kunci : Keterampilan Dasar Mengajar, Guru SD, Kabupaten Melawi
RASA TANGGUNG JAWAB SISWA TERHADAP KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 NANGA NUAK widyanti, Sukma; Wibowo, Deki; Mardiana, Mardiana; Rudiansyah, Eko
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2252

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan ditemukan permasalahan terhadap kebersihan kelas pada siswa kelas IV. Permasalahan yang ditemukan yaitu siswa sering membuang sampah sembarangan, siswa tidak mau bekerja sama, siswa tidak piket sesuai jadwal, dan kondisi kelas yang kurang rapi dan bersih. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 27 orang siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan triagulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Rasa Tanggung Jawab Siswa Terdapat Kebersihan Kelas Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 5 Nanga Nuak, yaitu memiliki rasa tanggung jawab yang baik terhadap kebersihan kelas. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi, walaupun siswa kelas IV SD Negeri 5 Nanga Nuak sudah memiliki rasa tanggung jawab yang baik terhadap kebersihan kelas, pengawasan penting untuk tetap dilakukan oleh pihak sekolah khusunya wali kelas agar dapat mencegah terjadinya pelanggaran aturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah agar dapat menciptakan kondisi kelas yang selalu dalam keadaan bersih dan rapi.Kata kunci: tanggung jawab, kebersihan kelas
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Rizqiyati, Zurni; Kurniawan, Riski; Inayati, Mahfida; Syarif, Zainuddin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2839

Abstract

Abstract: Indonesia is a country that has racial, cultural, religious and ethnic diversity. This diversity can also cause conflicts if not managed properly. To prevent the occurrence of these conflicts, multicultural education is needed. Multicultural education is not explicitly mentioned in the National Education System Law, but the Law in the National Education System leads to multicultural education. The research method used is library research by analyzing articles on the implementation of multicultural education in practice which are presented in detail in the table. Implementation has three important aspects, namely, planning in the form of curriculum, implementation in the form of learning methods and evaluation in the form of application or impact of the implementation of the curriculum and teaching methods. In the implementation of multicultural education, there are also challenges and opportunities. The challenges are, the ambiguity of tolerance limits, the tendency of restrictions on homogeneous or similar groups and the lack of understanding of the younger generation in using social media. Keywords: education, multicultural, implementation Abstrak: Indonesia merupkan negara yang memiliki keragaman ras, budaya, agama dan etnis. Keberagaman tersebut juga dapat menyebabkan konflik jika tidak di kelola dengan baik. untuk mencegak terjadinya konflik tersebut dibutuhkan pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural tidak disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, tetapi Undang-Undang dalam Sistem Pendidikan Nasional mengarah pada pendidikan multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseach dengan cara menganalisis artikel-artikel tentang implementasi pendidikan multikultural dalam praktik yang disajikan secara rinci dalam tabel. Pengimplementasian mempunyai tiga aspek penting yaitu, perencanaan yang berupa kurikulum, pelaksanaan yang berupa metode pembelajaran dan evaluasi yang berupa iplikasi atau dampak dari terlaksananya kurikulum dan metode pembeljaran. Dalam pengimplementasian pendidikan multikultural juga mempunyai tantangan dan peluang. Tantangannya yaitu, ambigunya batasan toleransi, kecenderungan pembatasan pada kelompok homogen atau sejenis dan ketidak pahaman generasi muda dalam menggunakan media sosial.sedangkan peluangnya adalah pengembangan kesadaran antar budaya, dapat menciptakan pelajaran yang inklusif, meningkatkan empati dan kecakapan sosial, pemberdayaan individu. Kata kunci : pendidikan, multikultural, implementasi.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENDORONG MINAT DAN BAKAT KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS V DI SDN 17/I RANTAU PURI Rahmadani, Nuzul; Pangestuti, Diana; Gusmiva, Adelsa; Zuhriana, Winda Agil; Masyita, Ayu; Sofwan, Muhammad; Sholeh, Muhammad
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2128

Abstract

Abstract: This research aims to describe the role of teachers in encouraging students' entrepreneurial interests and talents at SDN 17/I Rantau Puri. In the research, researchers used a descriptive qualitative approach. Data in the research were collected through unstructured observation and interviews. After the data is obtained, data analysis is then carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are the role of teachers in developing students' entrepreneurial interests and talents through guidance that supports their growth in terms of personality, social interaction, learning, and future career preparation. Entrepreneurial interest and talent refers to a person's interest or inclination towards the business world and having a high entrepreneurial spirit, characterized by courage in taking risks and having a mature vision and mission that emerges from experience and observation of the surroundings. Based on the presentation of the results of research and discussion, it can be concluded that in encouraging students' entrepreneurial interests and talents, teachers have a very important role by carrying out their role in guiding and training students. Keywords: Role of Teachers, Interests, Talents, Entrepreneurship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mendorong minat dan bakat kewirausahaan siswa di SDN 17/I Rantau Puri. Dalam penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Data pada penelitian dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang tidak tersetruktur. Setelah data didapatkan, kemudian dilakukan analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat kewirausahaan siswa melalui bimbingan yang mendukung pertumbuhan mereka dalam hal kepribadian, interaksi sosial, pembelajaran, dan persiapan karier di masa mendatang. Minat dan bakat berwirausaha merujuk pada ketertarikan atau kecenderungan seseorang terhadap dunia bisnis dan memiliki jiwa berwirausaha yang tinggi dengan ditandai keberanian dalam mengambil risiko serta memiliki visi dan misi yang matang yang muncul dari pengalaman dan pengamatan sekitar. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian dan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam mendorong minat dan bakat kewirausahaan siswa guru memiliki peran sangat penting dengan menjalankan perannya dalam membimbing dan melatih siswa. Kata Kunci: Peran Guru, Minat, Bakat, Kewirausahaan
POTRET EKSTENSIF TUJUAN GLOBAL CITIZENSHIP EDUCATION (GCE) DI NORWEGIA Khoerudin, Muhamad; Sassi, Komarudin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2845

Abstract

Abstract: This research aims to provide an extensive portrait of the objectives of global citizenship education (GCE) in Norway, which is increasingly important amid globalization challenges. The background of this study highlights the need for individuals to be sensitive to global issues such as climate change, social inequality, and international conflicts. The method used in this research is literature study, involving the collection and analysis of various written sources, including academic journals, government reports, and relevant educational policy documents. The findings indicate that Norway has successfully integrated global values into its educational curriculum through an interdisciplinary approach. However, challenges such as insufficient teacher training, resource limitations, and the need to balance global values with local identities still need to be addressed to ensure the success of global citizenship education in the future. Keywords: Portrait, Global Citizenship Education, Globalization Challenges, Norwegia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan potret ekstensif tujuan pendidikan kewarganegaraan global (PKG) di Norwegia, yang semakin penting di tengah tantangan globalisasi. Latar belakang penelitian ini menyoroti kebutuhan akan individu yang peka terhadap isu-isu global, seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan sosial, dan konflik internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis, termasuk jurnal akademik, laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Norwegia telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai global ke dalam kurikulum pendidikannya melalui pendekatan lintas disiplin. Namun, tantangan seperti pelatihan guru yang masih kurang, keterbatasan sumber daya, dan perlunya keseimbangan antara nilai-nilai global dan identitas lokal masih perlu diatasi untuk memastikan keberhasilan pendidikan kewarganegaraan global di masa depan.Kata Kunci : Potret, Pendidikan Kewarganegaraan Global, , Tantangan Globalisasi, Norwegia.
ANALISIS MAKNA DALAM LIRIK LAGU WONDERLAND INDONESIA KARYA ALFFY REF Tirsa, Aprima; Mastiah, Mastiah; Wulandari, Enis
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2866

Abstract

Abstrack: This study discusses the lyrics of the song "Wonderland Indonesia" by Alffy Ref, which reflects the love and pride of the beauty and richness of Indonesian culture. The background of the study shows that literary works, including song lyrics, have a variety of interesting language styles and can be studied to understand deeper meanings. The research method used is descriptive qualitative with a structural approach, focusing on the analysis of language styles in the lyrics. The results of the analysis show that the song lyrics express a sense of nationalism through the depiction of cultural diversity and natural wealth of Indonesia. The phrases in the lyrics emphasize a deep love for the homeland, as well as a commitment to serve the country. By combining elements of traditional and modern culture, this song not only functions as entertainment, but also as a medium to foster a sense of nationalism and solidarity among the younger generation. This study is expected to contribute to the understanding of the power of literature in arousing the spirit of nationalismKeywote : Analysis of meaning, song lyrics, wonderland Indonesia Abstrak : Penelitian ini membahas lirik lagu "Wonderland Indonesia" karya Alffy Ref, yang mencerminkan kecintaan dan kebanggaan terhadap keindahan serta kekayaan budaya Indonesia. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa karya sastra, termasuk lirik lagu, memiliki ragam gaya bahasa yang menarik dan dapat dipelajari untuk memahami makna yang lebih dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural, fokus pada analisis gaya bahasa dalam lirik. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu mengekspresikan rasa nasionalisme melalui penggambaran keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia. Frasa-frasa dalam lirik menekankan cinta yang mendalam terhadap tanah air, serta komitmen untuk mengabdi kepada negara. Dengan menggabungkan elemen budaya tradisional dan modern, lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan solidaritas di antara generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kekuatan sastra dalam membangkitkan semangat nasionalisme.Kata kunci : Analisis makna, lirik lagu, wonderland Indonesia

Page 7 of 14 | Total Record : 137