cover
Contact Name
Leo Yosdimyati Romli
Contact Email
yosdim21@gmail.com
Phone
+6281559748893
Journal Mail Official
jurnalabdimedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang Jawa Timur Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi Medika
ISSN : 28281454     EISSN : 28278410     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
The Abdi Medika journal is dedicated to the advancement of sciences in the field of community service. Community service, particularly in the health sector, encompasses nursing, midwifery, health analytics, public health, medicine, nutrition, and other health sciences in the context of community empowerment, training and use, appropriate technology (TTG), and development education. health that is sustained.
Articles 55 Documents
Pengembangan Program Edukasi Dan Pendampingan Keluarga Dalam Perawatan Pasien Geriatri Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Di Komunitas Pedesaan Puspitasari, Maharnani Tri; Nawangsari, Harnanik; Romli, Leo Yosdimyati; Putri Andini, Carlene Natasya; Putrayana, Mada
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1387

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di wilayah pedesaan Indonesia menuntut peningkatan kapasitas keluarga dalam merawat lansia, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit kronis. Keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan serta kurangnya pengetahuan keluarga mengenai perawatan lansia berdampak negatif pada kualitas hidup lansia. Program edukasi dan pendampingan ini melibatkan 30 keluarga di Desa Candimulyo, Jombang pada bulan Oktober 2024 dengan memberikan pelatihan terkait pengelolaan penyakit kronis, nutrisi, kebersihan diri, serta dukungan emosional. Pendampingan dilakukan selama satu bulan melalui kunjungan rutin oleh tenaga kesehatan. Program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan keluarga (dari 45% menjadi 85%) serta keterampilan merawat lansia (dari 40% menjadi 80%). Dukungan emosional terhadap lansia serta kepuasan lansia terhadap perawatan juga meningkat (90%). Program ini berhasil meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan lansia di komunitas pedesaan. Meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan sumber daya manusia, keterlibatan aktif keluarga dan pembentukan kelompok pendukung terbukti efektif dalam menjaga keberlanjutan program.
Manfaat Peer Teaching Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMK Tentang Pertolongan Pertama Pada Kasus Perdarahan dan Fraktur Terbuka Arif, Taufan; Solikhah, Fitriana Kurniasari; Hamarno, Rudi; Rahma Faradisa, Ahda Fina; Mawadati, Vida; Alfarizi, Aulia Fahmi; Habibi, Yumarsanni; Andrea, Kanesya Putri; Salva Salsa Billa, Adinda Dwi; Mabruroh, Ulum; Siswati, Siswati
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1411

Abstract

Kejadian kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan pada waktu kapan saja. Salah satu garda terdepan dalam memberikan pertolongan korban kecelakaan adalah masyarakat umum. Salah satu masyarakat umum atau sering disebut masyarakat awam adalah siswa sekolah. Kesalahan penatalaksaan pada kasus fraktur akan membuat kondisi korban menjadi semakin parah. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah peserta dapat melakukan pertolongan pertama pada kasus fraktur terbuka yang disertai perdarahan. SMK Al-rifa’ie memiliki Palang Merah Remaja yang baru terbentuk sehingga masih banyak yang belum mengetahui tindakan yang diperlukan jika ada korban mengalami kegawatdaruratan. Target dan luaran kegiatan ini adalah menanamkan jiwa kegawatdaruratan tentang pertolongan pertama pada kasus perdarahan dan fraktur terbuka. Metode serta cara pelaksanaan Pengabdian Masyarakat terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Lokasi kegiatan di SMK Modern Al – Rifa’ie Malang dengan jumlah peserta 72 orang dan dibagi 3 kelompok. Kegiatan dilaksanakan tanggal 12-27 Oktober 2024. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan sosialisasi mayoritas termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan kurang (61%), sedangkan setelah diberikan sosialisasi mayoritas termasuk memiliki tingkat pengetahuan baik (76%). Terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada kasus perdarahan dan fraktur terbuka di SMK Modern Al-Rifa’ie Malang. Diharapkan materi ini dalam dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan SMK Modern Al-Rifa’ie Malang agar mendukung sistem penanggulangan gawat darurat terpadu.
Pelatihan Baby Massage Untuk Mencegah Penyakit Ringan Purwanti, Tri; Setiyaningsih, Fera Yuli; Dewi, Ratna Sari
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1412

Abstract

Pijat bayi merupakan terapi tradisional turun – temurun yang masih digunakan sampai saat ini, terapi sentuh pada kulit yang memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Jika dilakukan secara teratur mampu meningkatkan hormon katekolamin (epinefrin dan norepinefrin) sehingga terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan sekaligus menjadi terapi saat bayi/balita sakit. Salah satunya ketika terjadi penyakit ringan yang sering dialami bayi/balita yaitu commond cold (batuk dan pilek). Masalah batuk pilek pada balita sering dijumpai, dikarenakan sistem imun balita yang masih belum terbentuk sempurna, sehingga sangat rentan terjangkit virus. Persepsi orangtua tentang batuk pilek adalah hal yang wajar terjadi pada balit menyebabkan penanganan kurang cepat dan tepat terhadap batuk pilek.. Pijat common cold terapi pijat dapat dilakukan secara mandiri oleh ibu. Banyak ibu yang tidak mengetahui cara pijat bayi commond cold. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Posyandu Desa Tambak Rejo untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang batuk pilek yang bisa di obati tidak hanya dengan cara farmakologi tetapi juga non farmakologi yaitu dengan cara terapi common cold. Peserta kegiatan ini adalah ibu yang mempunyai bayi/balita di Posyandu Desa Tambak Rejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sejumlah 19 orang. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari presentase 21 % (pre test) meningkat menjadi 94,8% (post test). Diharapkan ibu dapat mempraktikkan pijat bayi saat bayi/balitanya mengalami common cold
Edukasi Manfaat Seduhan Jahe Sebagai Terapi Non Farmakologis dalam Mengatasi Mual dan Muntah Pada Kehamilan Trimester I Setiyaningsih, Fera Yuli; Isro'aini, Any; Purwanti, Tri; Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka; Nawangsari, Harnanik; Nufus, Hidayatun
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1413

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Normalnya kehamilan berlangsung selama 280 hari. Kehamilan ini dibagi atas 3 semester yaitu kehamilan trimester pertama 0-14 minggu, kehamilan trimester kedua mulai 14-28 minggu, dan kehamilan trimester ke tiga mulai 28-42 minggu. Mual muntah dimulai pada trimester 1 pada umur sekitar 6-8 minggu, mencapai puncaknya diumur kehamilan Sembilan minggu dan menetap sekitar 12 minggu. Sebagian kecil ibu hamil tetap merasakan mual muntah diumur kehamilan 20 minggu. Ketidaknyamanan ini akan dirasakan oleh ibu hamil berkitar 50-80% ibu hamil mengalami ketidaknyamanan ini. Data menyebutkan bahwa mual muntah pada trimester 1 50%-90% ibu terjadi pada kehamilan. Mual muntah yang dirasakan oleh ibu hamil bisa diatasi dengan pemberian terap non farmakologis menggunakan bahan herbal yang ada disekitar ibu misalnya jahe, madu. Jahe memiliki efek farmakologis yaitu anti emetic. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada ibu hamil di Desa Tambakrejo diketahui bahwa selama ini ketika mengalami mual dan muntah ibu hamil mengkonsumsi obat yang diberikan oleh bidan atau dokter. Ibu hamil belum pernah mencoba menggunakan terapi nonfarmakologis salah satunya adalah seduhan minuman jahe. Kegiatan Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Desa Tambakrejo. Jumlah KK di Desa Tambakrejo 1.324 KK, dengan jumlah ibu hamil sebanyak 23 ibu hamil. Kegiatan yang akan dilakukan adalah memberikan penyuluhan tentang manfaat seduhan jahe untuk mengurangi mual muntah
Pelatihan Pijat I Love You (ILU) Pada Ibu Yang Mempunyai Bayi Usia 0-1 Tahun Untuk Mengatasi Perut Kembung Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi; Mildiana, Yana Eka; Isro'aini, Any; Setiyaningsih, Fera Yuli
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1418

Abstract

Sentuhan pijat pada jaringan otot, peredaran darah bisa menjadi lebih lancar dan pada akhirnya dapat memaksimalkan fungsi organ. Salah satu organ yang bisa dimaksimalkan adalah organ pencernaan, dimana dengan pemijatan maka motilitas usus akan meningkat dan akan memperbaiki penyerapan zat makanan oleh tubuh dan meningkatkan nafsu makan. Pijat bayi dapat membuat terjalinnya ikatan kejiwaan atau hubungan batin ibu dan anak. Sistem kekebalan tubuh lebih kuat terhadap infeksi dan masalah kesehatan lain. Pencernaan lebih baik, jarang sembelit maupun diare. Memperlancar peredaran darah dan otot-otot bayi lebih kuat. Pijat I Love You (ILU) adalah cara memijat dengan pola huruf I-L-U di badan bayi, manfaatnya diantaranya yaitu untuk mengatasi sembelit, melancarkan sirkulasi darah di area perut, membuat bayi rileks dan nyaman, menciptakan bounding ibu dan bayi, serta meredakan batuk pilek. Pelatihan pijat I Love You (ILU) pada ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun untuk mengatasi perut kembung, yang diberikan pelatihan pada semua ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun agar bisa melakukan pijat ILU secara mandiri dirumah. Metode pendekatan pelatihan tentang Pijat I Love You (ILU) untuk mengatasi perut kembung pada bayi, kemudian dilanjutkan kegiatan pendampingan praktik pijat bayi. Yang dihadiri 17 responden. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan pengetahuan ibu sebelum dilakukan pelatihan paling banyak 10 orang (58,9%) berpengetahuan cukup, dan masih ada 5 orang (29,4%) berpengetahuan kurang. Setelah diberikan pelatihan hasil meningkat 100% berpengetahuan baik.
Edukasi Pencegahan Stunting di TK. Bina Insani Jombang Ruliati, Ruliati; Shofiyah, Siti; Aini, Inayatul; Karya. S, Dwi Anik; K, Dhita Yuniar.
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1448

Abstract

Stunting di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani, walaupun prevalensinya telah menurun. Prevalensi stunting saat ini 21,5% pada tahun 2023, turun dari 24,4% pada tahun 2021. Standard WHO terkait prevalensi stunting harus di angka kurang dari 20%. Stunting disebabkan malnutrisi, lingkungan dan sanitasi buruk, kesehatan ibu kurang, kurangnya pendidikan gizi, dan faktor sosial-ekonomi. Dampak dari stunting gangguan fisik dan perkembangan mental, kekebalan tubuh rendah, gangguan nutrisi dan kesehatan, prestasi akademik. Sehingga hal inilah yang memerlukan sebuah pengabdian masyarakat terkait dengan deteksi dini stunting di TK Bina Insani Jombang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan melakukan deteksi dini stunting pada anak di TK Bina Insani Jombang. Metode dari pengabdian masyarakat adalah deskriptif mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Sasaran dari pelaksanaan pengabdian ini adalah seluruh orang tua dan siswa di TK Bina Insani Jombang sejumlah 45 siswa. Pelaksanaan ini dibantu oleh berbagai pihak meliputi kepala sekolah, guru, dan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama rentang waktu bulan Januari 2025. Edukasi pada orang tua Siswa dilakukan dua tahap yaitu sebelum edukasi diberikan kuesioner tentang pencegahan stunting dan setelah edukasi dilakukan pengisian kuesioner. Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stunting dari sebelum edukasi cukup (32%) baik (68%). Setelah dilakukan edukasi baik meningkat (90%) dan Cukup (10%). Kesimpulannya adalah pengabdian masyarakat yang dilakukan berhasil untuk meningkatkan rata- rata pengetahuan orang tua tentang pencegahan stunting pada siswa di TK Bina Insani Jombang.
Peningkatan Kesehatan Fisik Lansia Melalui Program Senam Lansia di Posyandu Puspitasari, Maharnani Tri; Romli, Leo Yosdimyati; Putri Andini, Carlene Natasya
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1450

Abstract

Permasalahan umum yang dialami lansia di pedesaan adalah penurunan kondisi fisik seperti tekanan darah tidak stabil, keseimbangan tubuh yang melemah, serta fleksibilitas sendi yang terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik lansia melalui kegiatan senam terstruktur di Desa Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Metode pelaksanaan kegiatan berupa senam lansia yang dilaksanakan selama dua bulan pada Januari hingga Februari 2025, yang difasilitasi oleh kader Posyandu. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif terhadap tekanan darah, kemampuan menjaga keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa persentase lansia dengan tekanan darah normal meningkat dari 30% menjadi 62.5%. Kemampuan menjaga keseimbangan dan fleksibilitas gerak juga meningkat lebih dari dua kali lipat. Kegiatan senam yang dilaksanakan secara konsisten tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga meningkatkan partisipasi sosial dan rasa percaya diri lansia. Dengan melibatkan kader Posyandu secara aktif, program ini terbukti mudah direplikasi, efisien, dan sesuai untuk wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Deteksi Dini Stroke Dengan Metode FAST Pada Kader Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Stroke Di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Firdaus, Rickiy Akbaril Okta; Muslim, Agus; Arham, Afif Hidayatul; Indrawati, Ucik; Novianti, Anik
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1459

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia akan diiringi dengan meningkatkan kejadian penyakit degenarif. Penyakit degenaeratif ini seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus dan stroke. Penyakit Degeneratif beresiko untuk kejadian stroke oleh karena kebiasaan gaya huidup yang tidak sehat. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang deteksi dini Stroke dengan Metode FAST pada Kader Kesehatan dalam upaya pencegahan Stroke di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan praktek untuk memberikan bagaimana cara deteksi dini serangan Stroke dengan Metode FAST pada Kader Kesehatan, sasarannya seluruh Kader Kesehatan yang ada di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dimulai dengan membuat perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan laporan. Hasil dilakukan setelah kegiatan penyuluhan dan pelatihan selesai dilakukan. Setelah penyuluhan dan pelatihan dilaksanakan sasaran di berikan pertanyaan secara lisan, sasaran mampu memahami dan mengetahui bagaimana cara mendeteksi dini serangan Stroke dengan metode FAST dalam upaya pencegahan Stroke.
Kreasi Olahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bagi Ibu Hamil Berbasis Bahan Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Isro'aini, Any; Setiyaningsih, Fera Yuli; Permatasari, Ratna Dewi; Sulistyawati, Henny; Mildiana, Yana Eka
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1469

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah salah satu keadaan malnutrisi pada ibu hamil. Ibu KEK menderita kekurangan makanan yang berlangsung menahun (kronik) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu secara relatif atau absolut satu atau lebih zat gizi Masalah gizi pada ibu hamil disebabkan karena tidak terpenuhinya kebutuhan zat gizi dari makanan. Secara tidak langsung Ibu hamil KEK dapat berisiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan BBLR dapat meningkatkan risiko terjadinya stunting pada anak. Desa Mlaras merupakan salah satu desa penghasil tahu di Kecamatan sumobito. Selama ini pemanfaatan tahu sebagai bahan pangan yang tinggi protein masih kurang diminati masyarakat karena pengolahan dan kreasi yang kurang. Kandungan gizi yang terdapat di dalam tahu seperti protein, karbohidrat, lemak, kalsium, Fosfor, Magnesium, dan vitamin. Kandungan gizi untuk setiap 1 kg kedelai adalah 40% protein, 35% karbohidrat, 20% lemak, dan 5% mineral. Untuk itu penulis bersama mitra sepakat untuk melaksanakan pelatihan kreasi PMT berbasis pangan lokal (tahu) sebagai upaya pencegahan stunting pada ibu hamil. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra program yang telah disepakati bersama dengan cara penyuluhan tentang manfaat bahan pangan lokal sebagai PMT pada ibu hamil dan dengan demonstrasi bagaimana cara mengolah bahan pangan lokal. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2025 di desa Mlaras kecamatan Sumobito. Pengabdian masyarakat kreasi olahan pemberian makanan tambahan (pmt) bagi ibu hamil berbasis bahan pangan lokal untuk mencegah stunting di desa Mlaras berjalan dengan lancar. Bahan pangan local yang digunakan adalah tahu yang dihasilkan Sebagian besar warga desa Mlaras. Peserta pengabdian masyarakat sejumlah 30 orang. Peserta sangat antusias saat diajarkan mengolah makanan. Peserta pengabdian masyarakat menjadi mengerti tentang manfaat tahu sebagai PMT bagi ibu hamil beserta manfaatnya.
Penyuluhan Interaktif 1000 HPK sebagai Upaya Preventif Stunting Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Tambakrejo Nawangsari, Harnanik; Puspitasari, Maharnani Tri
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1473

Abstract

Desa Tambakrejo di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang merupakan salah satu wilayah pedesaan dengan prevalensi kasus stunting yang cukup tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya literasi kesehatan ibu hamil terkait pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Minimnya pemahaman ini berdampak pada kurang optimalnya pemenuhan gizi, sanitasi, dan dukungan emosional sejak masa kehamilan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai stunting melalui metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Rangkaian metode yang digunakan meliputi survei awal, perencanaan program, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi hasil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 5sampai 31 Januari 2025, dengan sasaran 31 ibu hamil. Berdasarkan hasil pengukuran, terjadi peningkatan signifikan pada lima aspek utama: pengetahuan tentang peran bidan dan kader (dari 45% menjadi 84%), keterampilan dalam memahami stunting (39% menjadi 77%), pemberian nutrisi yang tepat (48% menjadi 87%), dukungan emosional (55% menjadi 94%), dan kepuasan terhadap layanan kesehatan (58% menjadi 87%). Selain itu, program juga berhasil membentuk kelompok pendukung antar keluarga sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial dan keberlanjutan edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif dan berbasis komunitas dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini merekomendasikan pelaksanaan penyuluhan rutin yang terintegrasi dalam sistem pelayanan kesehatan desa untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.