cover
Contact Name
Dhanan
Contact Email
lppm.amni@gmail.com
Phone
+6289667747299
Journal Mail Official
admin@jurnal.unimar-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Sukarno Hatta No. 180 Semarang, 50199
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : https://doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman, Kepelabuhanan, Ilmu kenautikaan, Teknik Mesin, permesinan kapal. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
Pengaruh Pembelajaran Metodologi Penelitian Terhadap Karya Tulis Ilmiah Taruna Politeknik Bumi Akpelni ( Studi Kasus Pada Prodi Nautika Politeknik Bumi Akpelni Semarang ) Retno Indriyati
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 21, No 2 (2021): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.53 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v21i2.250

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah karena adanya pergantian kurikulum dimana mata kuliah Metodologi Penelitian dihapus sehingga peneliti tertarik untuk menganalisis seberapa besar pengaruh dan hubungan Mata Kuliah Metodologi Penelitian terhadap Karya Tulis Ilmiah. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan besarnya pengaruh  dan hubungan Pembelajaran Metodologi Penelitian Terhadap Karya Tulis Ilmiah di Prodi Nautika Politeknik Bumi Akpelni. Selain itu, untuk mengetahui upaya Lembaga Politeknik Bumi Akpelni dalam menyikapi fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan desain korelasional, yaitu mencari pengaruh antara variabel satu (X = Pembelajaran Metodologi Penelitian ) terhadap variabel lain (Y = Karya Tulis Ilmiah). Adapun pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, yaitu pengumpulan data yang didasarkan pada instrumen yang disebarkan kepada sejumlah responden untuk mendapatkan tanggapan  secara kuantitatif, kemudian digambarkan secara deskriptif sebagai penarikan simpulan. Populasi dari penelitian ini adalah Taruna/i Politeknik Bumi Akpelni Semarang, dengan mengambil sampel sebanyak 56 responden dari Program Studi Nautika. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner langsung artinya kuesioner diberikan secara langsung kepada responden yang diminta pendapat dengan cara mengisi pernyataan atau pertanyaan yang tersedia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Ada Pengaruh Mata Kuliah Metodologi Penelitian Terhadap Penyusunan Karya Tulis Ilmiah. Selain itu juga ditemukan Hubungan antara Mata Kuliah Metodologi Penelitian Terhadap Penyusunan Karya Tulis Ilmiah. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan Uji linearitas yang merupakan syarat untuk uji korelasi maupun regresi linear sederhana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara Pembelajaran Metodologi Penelitian dengan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah.
PUTING BELIUNG ATAU TORNADO M Chaeran; Harcici -
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XIV, NO 1 SEPTEMBER 2015
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v14i1.48

Abstract

Puting beliung istilah di Indonesia sedangkan Tornado istilah di Amerika Serikat adalah merupakan penomena alam yang sangat merusak apabila menerjang suatu daerah baik di daratan maupun di lautan. Di daratan dapat menumbangkan pohon roboh, rumah rusak porak poranda, sedangkan di lautan menyebabkan gelombang laut tinggi yang dapat menyebabkan kecelakaan kapal.Puting beliung disebabkan adanya beberapa awan Cumulonimbus (CB) yang secara bersamaan angin yang ditimbulkan pada saat down draft kemudian up draft menyebabkan angin berputar kencang sekali kelihatan seperti ekor, sehingga apabila angin berputar-putar tersebut menyentuh permukaan bumi, yang ada di daerah tersebut akan terangkat keatas.Kata kunci : Tornado, Nahkoda dan kecelakaan kapal.
ANALISIS BIAYA BONGKAR MUAT SAAT KAPAL MEMASUKI ALUR MASUK PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Sutini -; Bambang Riyanto; Bagus Hario Setiadji
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.411 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.156

Abstract

The port is the final destination of cruise ships as well as loading and unloading places and passengers. In addition, the Port is also a process of loading and unloading and shiploading. Before the ship is docked when the port is full of vessels first anchor / anchored anchor. For the process of relying first wait for the queue to dock, in the process of a long side there are some ships that do not dock at the port but do unloading by way of anchor / anchored anchors with the ship system to ship. From the description above in terms of this research is related to the process of loading and unloading costs at the port of Tanjung Emas Semarang. This study will analyze the influence of ship movement on loading and unloading costs when entering the port of Tanjung Emas entrance in Semarang, the emphasis of this study is on the analysis of loading and unloading costs, ship's cost and port docking costs. Approach with random sampling model is to get samples from each ship in ship-to-shipment and ship-to-shore transfer process, ship loading and ship loading and unloading process takes a long time so it costs quite expensive. The completion of the results of the analysis in this study is applied to the system of relocation, movement and loading and unloading using the method of ship to ship and ship to shore associated with the total cost that will be carried each ship / company. From the analysis it is known that the cost of the vessel shipage is Rp. 4.107.308.172,- loading and unloading costs Rp. 250,257,336,550, - and dredging cost Rp. 10.676.000.000,- therefore the large cost of loading and unloading, the cost of dredging and dredging costs is closely related to the operational costs of ships and companies.Keywords : Movement Cost of Ship Shipment, Loading and DredgingPelabuhan merupakan tujuan akhir dari pelayaran kapal juga sebagai tempat bongkar muat dan naik turunnya  enumpang. Disamping itu Pelabuhan juga sebagai proses tempat bongkar muat dan penyandaran kapal. Sebelum kapal sandar apabila di pelabuhan penuh kapal terlebih dahulu anchor / berlabuh jangkar. Untuk proses penyandaran terlebih dahulu menunggu antrian untuk sandar, dalam proses penyandaran ada beberapa kapal yang tidak sandar di pelabuhan tetapi melakukan bongkar muat dengan cara anchor / berlabuh jangkar yaitu dengan sistem ship to ship. Dari uraian diatas dalam hal penelitian ini terkait dengan proses penyandaran dan biaya bongkar muat di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Studi ini akan melakukan analisis mengenai pengaruh olah gerak kapal terhadap biaya bongkar muat pada saat memasuki alur masuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, titik berat studi ini ditekankan pada analisis biaya bongkar muat, biaya olah gerak kapal dan biaya sandar di pelabuhan. Pendekatan dengan model sampel acak adalah untuk mendapatkan sampel dari masingmasing kapal dalam proses penyandaran ship to ship dan ship to shore, proses bongkar muat ship to ship dan ship to shore membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga membutuhkan biaya yang cukup mahal. Penyelesaian dari hasil analisis dalam studi ini diterapkan untuk sistem penyandaran, olah gerak dan bongkar muat yang menggunakan method ship to ship dan ship to shore yang berhubungan dengan total biaya yang akan ditangung masing-masing kapal / perusahaan. Dari hasil analisis diketahui bahwa biaya penyandaran kapal sebesar Rp. 4.107.308.172,- biaya bongkar bongkar muat Rp. 250.257.336.550,- dan biaya pengerukan Rp. 10.676.000.000,- oleh karena itu besar biaya bongkar muat, biaya penyandaran dan biaya pengerukan sangat berhubungan dengan biaya operasional kapal dan perusahaan.Kata kunci : Biaya Olah Gerak Kapal, Bongkar Muat dan Pengerukan
PEMANFAATAN TRANSPORTASI LAUT UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN SEKTOR PARIWISATA Ratna Rahayu Pujiastuti; PM. Ananda Samekto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 19, No 2 (2019): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.829 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v19i2.204

Abstract

Land, sea and air means of transportation play a vital role in the socio-economic aspects through its function as means of distribution whether it is inter or intra regions. The distributed products are people, goods and vehicles. It will become easier and faster if the existing transportation facilities can function properly as its function also to integrate various regions in Indonesia and through these means of transportation all Indonesian citizens could fairly feels and enjoy all products and development happened. Tourism is an activity that directly touches and engages the community, thus brings various benefits to the local community and its surroundings. Tourism have an extraordinary energy which able to metamorphosed aspects on a society. There are also many benefits from tourism such as economic, socio-culture, environment, science and behaviour also job vacancies. Hotels are a temporary place to stay which known for its luxury and comfort. Its every where. Nowadays, hotels are wellknown not only for a place to temporary stay but also known for weddings, birthdays and other social fuctions as it has all the facilities for those occasions. Keywords : Transportation Facilities, Tourism, and Hotel Sarana transportasi yang ada di darat, laut, maupun udara memegang peranan vital dalam aspek sosial ekonomi melalui fungsi distribusi antara daerah satu dengan daerah yang lain. Distribusi barang, manusia, dll. akan menjadi lebih mudah dan cepat bila sarana transportasi yang ada berfungsi sebagaimana mestinya sehingga transportasi dapat menjadi salah satu sarana untuk mengintegrasikan berbagai wilayah di Indonesia. Melalui transportasi penduduk antara wilayah satu dengan wilayah lainya dapat ikut merasakan hasil produksi yang rata maupun hasil pembangunan yang ada. Pariwisata adalah suatu kegiatan yang secara langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat, sehingga membawa berbagai manfaat terhadap masyarakat setempat dan sekitarnya. Bahkan pariwisata dikatakan mempunyai energi dobrak yang luar biasa, yang mampu membuat masyarakat setempat mengalami metamorphose dalam berbagai aspeknya.Pariwisata mempunyai banyak manfaat bagi masyarakat bahkan bagi Negara sekalipun,m anfaat pariwisata dapat dilihat dari berbagai aspek/segi yaitu manfaat pariwisata dari segi ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, nilai pergaulan dan ilmu pengetahuan, serta peluang dan kesempatan kerja. Hotel adalah sebuah penginapan yang terkenal dengan kemewahannya serta kenyamanannya. Penginapan ini sudah ada dan terletak di berbagai kota. Banyak orang yang berasumsi bahwa hotel hanya digunakan untuk bermalam saja, tapi tahukah anda pada kenyataanya hotel juga digunakan sebagai tempat diselenggarakannya sebuah acara pernikahan dan sebagainya. Hal ini jelas saja terjadi mengingat hotel memiliki fasilitas yang sangat memadai dalam penyelenggaraan acara pernikahan atau acara-acara lainya.Kata kunci : Sarana Transportasi, Pariwisata, dan Hotel
PROSEDUR PELAKSANAAN KESELAMATAN BONGKAR MUAT LPG DI MT.GAS PATRA 3 Mohammad Shohibul Anwar; Mochamad Hermawan; Saghita Mahasi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 21, No 1 (2020): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.102 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v21i1.265

Abstract

Salah satu aktivitas yang dilakukan di atas kapal adalah proses bongkar muat. Tidak sedikit yang melakukannya tidak sesuai pedoman prosedur keselamatan yang baik, akhirnya terjadilah kecelakaan. Untuk itu, dalam kegiatan bongkar muat LPG harus sesuai prosedur pelaksanaan keselamatan agar meminimalisir terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui bagaimana prosedur pelaksanaan keselamatan bongkar muat di LPG di MT.Gas Patra 3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu hasil penelitian dipaparkan dengan kata-kata bukan angka-angka. Hasil penelitian yang didapat ialah mulai dari adanya kelengkapan dokumen bongkar muat, langkah-langkah prosedur pelaksanaan keselamatan saat proses muat LPG, dan langkah-langkah pengawasan keselamatan kerja
IMPLEMENTASI PEMBINAAN DASAR TARUNA SEMESTER I DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR Harcici Harcici
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XIII, NO 2 MARET 2015
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.29

Abstract

Madabintal dan Mantapbintal merupakan salah satu rangkaian acara yang menjadi pembuka prosespengenalan taruna/i baru terhadap lingkungan kampus di STIMART “AMNI Semarang. Ada banyak macamkegiatan madabintal dan mantapbintal masing-masing kampus biasanya mempunyai ciri khas tersendiridalam pelaksanaan madabintal dan mantapbintal. Kegiatan madabintal dan mantapbintal sering diisi olehmateri-materi yang berhubungan dengan kampus hingga training motivasi yang bertujuan meningkatkankepercayaan diri taruna/i dalam memasuki lingkungan pendidikan yang baru. Namun masih ada pulakampus yang belum menghilangkan tradisi senioritas dalam kegiatan madabintal dan mantapbintal.Pada umumnya, lembaga pendidikan yang berdisiplin tinggi beralasan bahwa tradisi senioritas yangseringkali menjadi beban terhadap taruna/i baru bertujuan untuk menyiapkan mental para taruna/i baruagar lebih baik. Pada kenyataannya, tidak jarang tradisi senioritas berisi kegiatan-kegiatan fisik yang terkesanberlebihan (disiplin tinggi) atau keras. Kegiatan yang katanya bertujuan untuk menyiapkan mental justruakan mengarah pada tindakan bullying. Tidak bisa dipungkiri, masih sering ditemukan kasus bullying seniorterhadap taruna/i baru. Bukan hanya berupa bentakan, namun juga hukuman fisik yang tidak wajar yangdapat menimbulkan dampak negarif bagi jasmani maupun psikologis para taruna/i baru, hal ini yang dampaknyaberpengaruh dalam Proses Belajar Mengajar (PBM).Menjadi kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi taruna/i akan diperlakukan madabintal dan mantapbintalsetelah mereka menyelesaikan studi. Banyak diantara para alumini STIMART “AMNI” Semarangyang memiliki masa depan yang cerah dikarenakan kedisiplinan tinggi sebagai modal dalam bekerja, kedisiplinantersebut salah satunya tak lain didapat ketika ditempa di Akademi, karena itu kegiatan ketarunaanpun juga melatih taruna untuk selalu disiplin dan cekatan dalam aktifitas. Jadi aktifitas ketarunaan sangatlahpenting untuk masa depan para taruna, asalkan didasari dengan tata tertib dan rasa penuh tanggung jawab.Kata Kunci : Madabintal, Mantapbintal, Bullying,Tradisi Senioritas.Madabintal and Mantapbintal is one of a series of events that became the opening process of the introductionof cadet / i new to the campus in STIMART "Amni Semarang. There are many kinds of activities andmantapbintal madabintal each campus usually has its own characteristics in the implementation madabintaland mantapbintal. Madabintal activities and mantapbintal often filled by the material related to the campusto motivational training aimed at increasing the confidence cadets / i to set foot in the new educational environment.But there is also a campus that has not eliminate the tradition of seniority in madabintal activities andmantapbintal.J. Sain dan Tek. Maritim Vol. XIII No.2, 2015 85In general, higher education institutions disciplined argued that the tradition of seniority is often aburden to the youth / new i aims to mentally prepare the cadets / i new that better. In fact, it is not uncommontradition of seniority lists physical activities that seem excessive (discipline) or hard. Activities which he said aimsto prepare mentally will only lead to bullying. Inevitably, they often found the case against bullying senior cadets/ i new. Not only in the form of yelling, but also physical punishment is not fair that may cause negative impactsto the physical and psychological cadets / i new, it is the impact influential in Learning Process (PBM).Being satisfaction and pride for cadets / i will be treated madabintal and mantapbintal after theycompleted the study. Many of the alumni STIMART "Amni" Semarang who has a bright future because of thehigh discipline as capital work, discipline is one of them none other than obtained when forged at the Academy,because the activities ketarunaan was also trains cadets to always disciplined and workmanlike in activity , Soketarunaan activity is essential for the future of the cadets, as long as it is constituted with full discipline andsense of responsibility.Keywords: Madabintal, Mantapbintal, Bullying, Tradition Seniority.
PENGARUH PELATIHAN ISM CODE DAN MOTIVASI BELAJAR TARUNA TERHADAP KOMPETENSI TARUNA STIMARYO Budi Handojo; Ningrum Astriawati; Waris Wibowo; Sri Sartini; Pantja Siwi V R Ingesti
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 23, No 1 (2022): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2041.535 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v23i1.322

Abstract

Pelatihan berarti suatu perubahan yang sistematis dari knowledge, skill, attitude dan behaviour yang terus mengalami peningkatan yang dimiliki oleh setiap taruna, sedangkan motivasi belajar adalah dorongan yang timbul baik dari dalam maupun dari luar diri taruna yang mampu menimbulkan semangat dan kegairahan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan International Safety Management (ISM) Code dan motivasi belajar taruna terhadap kompetensi taruna Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ada Taruna 4 Prodi di Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta yang mengambil pelatihan International Safety Management Code. Dengan jumlah sampel 140 orang taruna. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji regresi serempak (F-test) dan uji regresi parsial (t-test). Proses perhitungan dibantu program aplikasi software IBM SPSS statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ISM Code dan motivasi belajar taruna berpengaruh secara positif dan signifikan  terhadap  kompetensi taruna. Pelatihan ISM Code dan motivasi belajar taruna mampu menjelaskan  kompetensi  taruna sebesar 74,1%. Sementara untuk 25.9% kompetensi taruna dipengaruhi oleh variabel selain pelatihan dan motivasi.
MISTERI SEGITIGA “MASALEMBO” MERUPAKAN SEGITIGA BERMUDA DI WILAYAH INDOESIA Mochammad Chaeran; Harcici -
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVI, NOMOR 2, MARET 2017
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.096 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.145

Abstract

The area Masalembo Island attractive often accident ships, because often accident ships in the maritim area near Masalembo Island many people to mention mistake area. According to logika no mistake in area Masalembo Island, In the true area Masalembo Island influence meet betwen current from Jawa sea, Flores sea, Bali Strait and Makasar Strait is the mention Masalembo Triangle. And influence weather monson. Therefore Masalembo Island the name “Segitiga Bermuda Indonesia”Keywords : Current, Weather, Triangle, Accident Ships. Daerah sekitar Pulau Masalembo merupakan daerah yang sering terjadi kecelakaan kapal, karena seringnya terjadi kecelakaan kapal di daerah tersebut banyak orang mengatakan bahwa daerah tersebut angker (misterius). Secara logika bahwa daerah tersebut sering terjadi kecelakaan kapal adalah karena faktor alami bahwa daerah tersebut merupakan daerah pertemuan antara arus dari L. Jawa, Selat Bali, L. Flores dan Selat Makasar, maka daerah Masalembo disebut “Segitiga Bermuda Indonesia”.Kata kunci : Arus Laut, Cuaca, Traingle, Kecelakaan Kapal.
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI INFORAMASI DAN INOVASI TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN FREIGHT FORWADING Lisda Rahmasari
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 18, No 1 (2018): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.339 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.187

Abstract

The purpose of this research is to find out the influence of information technology and innovation to the benefit of rivalry and the effect to the company performance. The population of this research is all freight forwarding company in Semarang, Central Java. The sample was selected by sampling technique where the sample was 100 companies. The data were collected by using questionnaires, interviews, and documentations. The data analysis used was multi regression analysis of SPSS Version 17 for windows. The results of this research showed that: 1) Technology Information have a significant positive effect on the benefit of rivalry with a probability value of 0.01<0.05; 2) Innovation have no significant advantage with a probability value 0f 0.06>0.05: and have a significant positive effect on performance with a probability value of 0.000<0.05. The coefficient of determination (R2)is 0.71 or 0.71%. This shows that 71% of the competitive advantage is affected by the information technology affected by other independent variables not under study.Keywords: Information Technology , Innovation , Competitive Advantage And PerformancePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknologi informasi dan inovasi terhadap keunggulan bersaing serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Freight Forwading di Semarang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 100 perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan program spss versi 17 for window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai probability 0,01<0,05; 2) inovasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai probability 0,06>0,05; 3) keunggulan bersaing secara berpengaruh positif dan signifikan kinerja perusahaan dengan nilai probability 0,00<0,05. Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 71 %. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 71% keunggulan bersaing dipengaruhi oleh penerapan teknologi informasi dan inovasi sedangkan sisanya 29 % dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti.Kata kunci : Penerapan Teknologi Informasi, Inovasi, Keunggulan Bersaing dan Kinerja Perusahaan
THE USING OF “IJIN” AS THE POLITENESS STRATEGIES ON PHATIC COMMUNION IN STIMART AMNI SEMARANG Aprillina Aprillina
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 10, No 1 (2011): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.929 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v10i1.236

Abstract

This study was conducted to know the using of “ijin” as the politeness strategies on phatic communion in stimart amni semarang in case for the students in the maritime field. This study mainly discuss about the politeness theory which is applied on phatic communion in STIMART AMNI students. The interview has been selected as the instruments to study what kinds of phatic communion in students of STIMART AMNI Semarang in deal with the using of “ijin” and to what extend the using of “ijin” of the STIMART AMNI Semarang’s students in deal with its response. It involves student’s activities in their interaction. There are some principles that should be followed so that the utterances become polite. Those are : asking permission, showing politeness, and make sombodyelse feel comfortable, and be friendly which based on regular verbal rule. Students in the lower level might use “ijin” as a strategy of showing positive politeness. The students in higher levels do not use the same expression to show their response of positive politeness in order to discover the best implementation of the communication aims. Keywords: Pragmatic theory, politeness, Phatic communion