cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 197 Documents
The influence of internal locus of control and parental socioeconomic status on students' work readiness Astuti, Fitriana Risna; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.102877

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh internal locus of control terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK N 1 Sukoharjo, (2) pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK Negeri 1 Sukoharjo, (3) pengaruh internal locus of control dan status sosial ekonomi orang tua terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK Negeri 1 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi siswa kelas XII MPLB SMK N 1 Sukoharjo dan sampel sebanyak 84 siswa yang diperoleh dengan teknik probability sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) internal locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (thitung 9.047 > ttabel 1.992) dan nilai signifikansi (0.00 < 0.05), (2) status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap kesiapan kerja (thitung -1.695 < ttabel 1.992 ) dan nilai signifikansi (0.094 > 0.05), (3) internal locus of control dan status sosial ekonomi orang tua secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (Fhitung sebesar 42.171> Ftabel 3.109) dan nilai signifikansi (0.00 < 0.05). Variabel bebas memberikan pengaruh terhadap variabel terikat sebesar 51% dan sisanya 49% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata kunci : kendali diri; kondisi ekonomi keluarga; kuantitatifAbstract: This study aims to determine: (1) the influence of internal locus of control on work readiness among Grade XII Office Management and Business Services (MPLB) students at SMK N 1 Sukoharjo; (2) the influence of parental socioeconomic status on work readiness among Grade XII MPLB students at SMK Negeri 1 Sukoharjo; and (3) the combined influence of internal locus of control and parental socioeconomic status on work readiness among Grade XII MPLB students at SMK Negeri 1 Sukoharjo. This research employed quantitative methods with a population of Grade XII MPLB students at SMK N 1 Sukoharjo and a sample of 84 students obtained through probability sampling techniques. Data analysis utilized multiple regression analysis. Results demonstrate: (1) internal locus of control has a positive and significant effect on work readiness (t-calculated 9.047 > t-table 1.992) with significance value (0.00 < 0.05); (2) parental socioeconomic status does not influence work readiness (t-calculated -1.695 < t-table 1.992) with significance value (0.094 > 0.05); and (3) internal locus of control and parental socioeconomic status simultaneously have positive and significant effects on work readiness (F-calculated 42.171 > F-table 3.109) with significance value (0.00 < 0.05). Independent variables contribute 51% influence on the dependent variable, while the remaining 49% is influenced by other variables outside this research. Keywords : family economic conditions; self-control; quantitative
Project-based learning implementation to enhance student learning outcomes in meeting management Rizal Afifi, Akhmad Firdaus; Sabdo Wening, Sekar; Galuh Pramesti, Yunisa; Murwaningsih, Tri; Retna Palupi, Endang
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.104329

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pengelolaan rapat. Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa Kelas XI MPLB 2 di SMK Negeri 6 Surakarta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata hasil belajar, dari 81,33 pada pra-siklus menjadi 93,89 pada Siklus I dan 94,72 pada Siklus II. Selain pencapaian akademik, penerapan PjBL meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong partisipasi aktif, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Temuan ini merekomendasikan PjBL sebagai strategi pembelajaran efektif yang selaras dengan penekanan Kurikulum Merdeka pada pengembangan kompetensi siswa secara komprehensif. Keywords: berpikir kritis; kurikulum merdeka; partisipasi aktif; pendidikan vokasi; penelitian tindakan kelasAbstract: This study examined the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in improving student learning outcomes in meeting management. Classroom Action Research employing the Kemmis and McTaggart model was conducted through two learning cycles, each comprising planning, implementation, observation, and reflection stages. The study involved 36 students from Class XI MPLB 2 at SMK Negeri 6 Surakarta. Results demonstrated significant improvement in mean learning outcomes, increasing from 81.33 in the pre-cycle to 93.89 in Cycle I and 94.72 in Cycle II. Beyond academic achievement, PjBL implementation enhanced student engagement, encouraged active participation, and developed critical thinking skills. These findings recommend PjBL as an effective learning strategy aligned with the Merdeka Curriculum's emphasis on comprehensive student competency development. Keywords: active participation; classroom action research; critical thinking; merdeka curriculum; vocational education
Pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi Dwi Purnomo Putri, Lisa; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.88725

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan sosial terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) pengaruh prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 83 siswa kelas XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling berupa proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) terdapat pengaruh positif tidak signifikan antara prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dan prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Kata kunci : hasil belajar; hasrat melanjutkan studi; hubungan sosial; kuantitatifAbstract: This study aims to determine: (1) the effect of social environment on interest in continuing studies to college; (2) the effect of learning achievement on interest in continuing studies to college; and (3) the effect of social environment and learning achievement on interest in continuing studies to college. This research is a quantitative research. The sample used was 83 students of class XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta The sampling technique was carried out by probability sampling in the form of proportional random sampling. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results shows that (1) there is a significant positive influence between social environment and interest in continuing studies to college; (2) there is a positive no significant influence between learning achievement and interest in continuing studies to college; and (3) there is a significant positive influence between social environment and learning achievement with interest in continuing studies to college. Keywords : learning outcomes; desire to continue studies; social relationships; quantitative
Role play method to increase student learning motivation in public relations and protocol management Windasari, Dian Putri; Susanto, Evi Afifah; Hanifiani, Niqmah Ida; Murwaningsih, Tri; Palupi, Endang Retna
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.103900

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode bermain peran pada mata pelajaran Hubungan Masyarakat dan Manajemen Keprotokolan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MPLB 2 sebanyak 36 orang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari prasiklus sebesar 56,39%, menjadi 64,38% pada siklus I, dan meningkat menjadi 73,33% pada siklus II. Penerapan metode bermain peran membuat siswa lebih aktif, percaya diri, dan memahami materi secara kontekstual melalui pengalaman langsung. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan respon siswa terhadap proses pembelajaran dan secara kuantitatif dengan menghitung persentase skor motivasi belajar pada setiap siklus untuk melihat peningkatan yang terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode bermain peran efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan menjadi kendala dalam mengukur hasil belajar secara keseluruhan. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam jangka waktu yang lebih panjang dan mengeksplorasi dampaknya terhadap pencapaian kompetensi lainnya. Kata kunci: keterlibatan siswa; pembelajaran aktif; pembelajaran kontekstual; pendekatan reflektif; siklus pembelajaranAbstract: This study aims to increase student learning motivation through the application of the role play method on the elements of Public Relations and Protocol Management. The research was conducted with a Classroom Action Research (CAR)) approach which was carried out in two cycles. The research subjects were students of class XI MPLB 2 as many as 36 people. Data were obtained through observation, interviews, and questionnaires of learning motivation. The results showed that there was an increase in student learning motivation from pre-cycle of 56.39%, to 64.38% in cycle I, and increased to 73.33% in cycle II. The application of the role play method makes students more active, confident, and understand the material contextually through direct experience. Data were analyzed descriptively qualitatively to describe students' responses to the learning process and quantitatively by calculating the percentage of learning motivation scores in each cycle to see the improvement that occurred. This study concludes that learning with the role play method is effective in increasing students' learning motivation. However, the limited implementation time is an obstacle in measuring learning outcomes as a whole. Therefore, it is recommended that further research be conducted over a longer period of time and explore the impact on other competency achievements. Keywords: active learning; contextual learning; learning cycle; student engagement; reflective approach
Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa Dewi, Maria Winda Puspa; Subarno, Anton; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.77504

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa, dan (3) pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Random Sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau angket penelitian. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa (t= 3,80, sign 0,00), (2) terdapat pengaruh negatif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (t= -3,00, sign 0,04), dan (3) terdapat pengaruh secara simultan (bersama-sama) lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (f = 15,83, sign 0,00).Keywords : dorongan belajar; iklim sekolah; kekompakkan keluarga Abstract:  This study aims to find out: (1) the influence of the family environment on student learning motivation, (2) the influence of the school environment on student learning motivation, and (3) the influence of the family environment and school environment on student learning motivation. This research is quantitative research with a correlational method. The sampling technique is carried out by Proportionate Random Sampling. The sample in this study amounted to 52 class XI students of SMK Kristen 1 Surakarta. Data collection is carried out by distributing questionnaires or research questionnaires. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques. The results showed that: (1) there was a positive and significant influence of the family environment on student learning motivation (t= 3.80, sign 0.00), (2) there was a negative and significant influence of the school environment on student learning motivation (t= -3.00, sign 0.04), and (3) there was a simultaneous influence (together) of the family environment and school environment on student learning motivation (f = 15.83, sign 0.00).Keywords: family cohesiveness; school climate; encouragement to learn
Teachers' digital literacy at SMKN 3 Surakarta: The role of learning motivation and organizational support Azzahra, Ersa Yuni; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.116869

Abstract

AbstrakTransformasi digital di bidang pendidikan menuntut guru untuk memiliki kemampuan literasi digital guru dalam mendukung pembelajaran. Namun, pada praktiknya masih ditemukan perbedaan kemampuan literasi digital guru yang dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi belajar serta faktor eksternal seperti dukungan organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan dukungan organisasi terhadap literasi digital guru SMKN 3 Surakarta baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kausal, dengan jumlah populasi dan sampel 75 guru melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berskala Likert yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 27. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru dengan kontribusi efektif sebesar 48,1%. (2) dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru dengan kontribusi efektif sebesar 16,4%. (3) motivasi belajar dan dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru secara simultan dengan nilai R Square sebesar 0,645 menunjukkan bahwa 64,5% variabel literasi digital guru dipengaruhi oleh motivasi belajar dan dukungan organisasi, sementara sisanya 35,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata Kunci: dukungan organisasi; literasi digital guru; motivasi belajar; guru, sekolah kejuruan AbstractDigital transformation in education requires teachers to possess digital literacy competencies in order to support effective learning. However, in practice, disparities in teachers' digital literacy remain evident, influenced by internal factors such as learning motivation, as well as external factors such as organizational support. This study aims to examine the effect of learning motivation and organizational support on the digital literacy of teachers at SMKN 3 Surakarta, both partially and simultaneously. This study employed a causal associative approach, with a population and sample of 75 teachers selected through a total sampling technique. Data were collected using a closed-ended Likert-scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the aid of IBM SPSS Statistics software, version 27. The findings revealed that (1) learning motivation has a positive and significant effect on teachers' digital literacy, with an effective contribution of 48.1%; (2) organizational support has a positive and significant effect on teachers' digital literacy, with an effective contribution of 16.4%; and (3) learning motivation and organizational support simultaneously exert a positive and significant effect on teachers' digital literacy, with an R-square value of 0.645, indicating that 64.5% of the variance in teachers' digital literacy is explained by learning motivation and organizational support, while the remaining 35.5% is attributable to other variables outside the scope of this study.Keywords:  organizational support; teacher digital literacy; learning motivation; teachers; vocational school
The influence of application accessibility and service quality on customer satisfaction of the Tukufood E-Canteen Agustin, Rina; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.103102

Abstract

Abstrak: Dalam dunia pendidikan, layanan e-canteen mulai dimanfaatkan untuk mendukung digitalisasi fasilitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemudahan akses aplikasi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan e-canteen Tukufood di SMK Negeri 1 Surakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, melibatkan 138 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses aplikasi dan kualitas pelayanan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal tersebut dibuktikan dengan ?ℎ????? 117,499 > 3,06 ?????? dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi fitur aplikasi dan peningkatan layanan dalam mendukung pengalaman pengguna e-canteen. Kata kunci: aplikasi mudah diakses; digitalisasi layanan; pengalaman pengguna; kuantitatifAbstract: In educational settings, e-canteen services are increasingly utilized to support the digitalization of school facilities. This study examines the influence of application accessibility and service quality on customer satisfaction with the Tukufood e-canteen at SMK Negeri 1 Surakarta. Using a quantitative explanatory approach, the study involved 138 students as participants. Results indicated that both application accessibility and service quality exerted positive and significant effects on customer satisfaction, both individually and collectively. The simultaneous effect was evidenced by F = 117.50, p < .001, exceeding the critical value of Fcrit = 3.06. These findings underscore the importance of optimizing application features and enhancing service delivery to support positive e-canteen user experiences. Keywords: easy to access applications; digitalization of services; user experience; quantitative
Transformation of conventional archives into digital at the Faculty of Medicine, University of Indonesia Ramadhan, Alfitah Carellina; Wolor, Christian Wiradendi; Marsofiyati, Marsofiyati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i1.84959

Abstract

Abstrak: Kearsipan merupakan salah satu pekerjaan perkantoran yang mengalami adanya transformasi digital (perubahan sistem konvensional menjadi digital). Arsip digital memberikan kemudahan untuk para karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya namun, tidak menutup kemungkinan bahwa arsip digital memiliki kelemahan yang dapat menurunkan kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem kearsipan digital yang digunakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengetahui sistem yang digunakan apakah sudah efektif atau masih perlu adanya perbaikan, serta mengetahui kelemahan dari sistem arsip digital tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kearsipan digital membantu para karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan memudahkan karyawan dalam melakukan kegiatan administrasi di Instansi. Namun, dibalik itu perlu adanya perbaikan, peningkatan dan pengupgrade-an sistem agar tidak terjadi suatu kendala dan dapat digunakan secara lebih maksimal. Keywords : arsip digital; kearsipan; transformasi digitalAbstract: Archiving is one of the office jobs that is experiencing digital transformation. Digital archives make it easy for employees to complete their work however, it does not rule out that digital archives have weaknesses that can reduce employee performance. The purpose of this study was to analyze the digital filing system used by the Faculty of Medicine, University of Indonesia, find out whether the system used was effective or not, and find out the weaknesses of the digital archiving system. The research method used in this research is descriptive qualitative with a case study approach. The results of this study indicate that digital archives help employees complete work more quickly and make it easier for employees to carry out administrative activities in agencies. However, behind that it is necessary to repair, improve and upgrade the system so that problems do not occur and can be used more optimally.Keywords :  archive; digital  archive; transformation digital
Merdeka curriculum implementation and school facilities: effects on vocational students' creative thinking Riordan, Arvano Sahwa; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.106482

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh parsial dan simultan dari implementasi Kurikulum Merdeka dan fasilitas sekolah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X dan XI program Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMK Negeri 1 Karanganyar. Desain penelitian kausal kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan dari 106 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel acak bert stratified proporsional. Kuesioner diberikan untuk mengumpulkan data primer, dan instrumen divalidasi melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan IBM SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan t(103) = 7,854, p < 0,001; (2) Fasilitas sekolah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan t(103) = 1,626, p = 0,107; dan (3) Implementasi Kurikulum Merdeka dan fasilitas sekolah secara bersamaan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan F(2, 103) = 46,680, p < .001. Variabel-variabel ini secara kolektif menjelaskan 47,5% varians dalam kemampuan berpikir kreatif (R² = .475). Kata kunci: berpikir inovatif; sarana prasarana; sistem pembelajaran; vokasi Abstract: This study aimed to examine the partial and simultaneous effects of Merdeka Curriculum implementation and school facilities on creative thinking skills among Grade X and XI students in the Office Management and Business Services (MPLB) program at SMK Negeri 1 Karanganyar. A quantitative causal research design was employed, with data collected from 106 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Questionnaires were administered to gather primary data, and the instruments were validated through validity and reliability testing. Data analysis was conducted using multiple linear regression with IBM SPSS 26.0. The findings revealed that: (1) Merdeka Curriculum implementation had a significant positive effect on students' creative thinking skills, with t(103) = 7.854, p < .001; (2) school facilities did not have a significant effect on students' creative thinking skills, with t(103) = 1.626, p = .107; and (3) Merdeka Curriculum implementation and school facilities simultaneously had a significant positive effect on students' creative thinking skills, with F(2, 103) = 46.680, p < .001. These variables collectively explained 47.5% of the variance in creative thinking skills (R² = .475). Keywords: infrastructure; innovative thinking; learning systems; vocational education
Self-awareness and teacher attitudes influencing student learning discipline: a quantitative study Indasari, Tyas; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.104220

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh self-awareness terhadap disiplin belajar siswa kelas XI MPLB di SMK Negeri 6 Surakarta; (2) mengetahui pengaruh sikap guru terhadap disiplin belajar; (3) mengetahui pengaruh self-awareness dan sikap guru secara bersama-sama terhadap disiplin belajar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan populasi 106 siswa dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan divalidasi untuk memastikan keandalan data. Data dikumpulkan melalui kuisioner tertutup menggunakan skala Likert 1–4. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh yang positif dan signifikan self-awareness terhadap disiplin belajar siswa kelas XI MPLB di SMK Negeri 6 Surakarta (  3,630  >   1,983); (2) ada pengaruh yang positif dan signifikan sikap guru terhadap disiplin belajar siswa kelas XI MPLB di SMK Negeri 6 Surakarta ( 5,441 >  1,983); (3) ada pengaruh yang positif dan signifikan self-awareness dan sikap guru terhadap disiplin belajar siswa kelas XI MPLB di SMK Negeri 6 Surakarta ( 34,607 >  3,08). Temuan lain menunjukkan sumbangan efektif self-awareness sebesar 14,5% dan sikap guru sebesar 25,7% terhadap disiplin belajar. Kata kunci: pendekatan kuantitatif; perilaku siswa; sekolah menengah kejuruan Abstract: This study examined the influence of self-awareness and teacher attitudes on learning discipline among eleventh-grade Management of Office and Business Services (MPLB) students at SMK Negeri 6 Surakarta. Employing a quantitative approach with multiple linear regression analysis, the research utilized a saturated sampling technique encompassing all 106 students in the target population. Data collection was conducted through validated questionnaires using a 4-point Likert scale, with subsequent analysis performed using IBM SPSS version 26. The findings revealed significant positive effects: (1) self-awareness demonstrated a significant influence on learning discipline (tcount = 3.630 > ttable = 1.983); (2) teacher attitudes showed a significant impact on learning discipline (tcount = 5.441 > ttable = 1.983); and (3) the combined effect of both variables was statistically significant (Fcount = 34.607 > Ftable = 3.08). The effective contribution analysis indicated that self-awareness contributed 14.5% and teacher attitudes contributed 25.7% to student learning discipline, with a total variance explanation of 40.2%. These results provide empirical evidence for the importance of developing student self-awareness and fostering positive teacher attitudes in enhancing learning discipline within vocational education settings. Keywords: quantitative approach; student behaviour; vocational high school