Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
805 Documents
FUNGSI, KATEGORI, DAN PERAN PELENGKAP DALAM TEKS BERITA CNBC INDONESIA: ANALISIS ATAS BERITA “ZONA MEGATHRUST KEPUNG RI BERUBAH, AHLI JEPANG TUNJUK WILAYAH BAHAYA”
Nurlaela, Lilis;
Marsya Liza Amsillah;
Rahma Amalia;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2676
Kajian sintaksis dalam teks berita cenderung parsial dan belum menempatkan pelengkap sebagai fokus utama secara terpadu, khususnya dalam teks kebencanaan yang menuntut kejelasan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi, kategori, dan peran pelengkap dalam teks berita CNBC Indonesia berjudul “Zona Megathrust Kepung RI Berubah, Ahli Jepang Tunjuk Wilayah Bahaya”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa satuan lingual yang mengandung pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelengkap berfungsi sebagai unsur wajib yang terutama dipicu oleh predikat kopulatif dan verba intransitif. Secara kategoris, pelengkap didominasi oleh nomina atau frasa nomina serta numeralia. Secara semantis, pelengkap berperan memperjelas informasi referensial, kuantitatif, dan definisional sehingga meningkatkan ketepatan dan mengurangi ambiguitas dalam teks berita kebencanaan. Temuan ini menegaskan bahwa pelengkap tidak hanya berperan struktural, tetapi juga menjadi penentu kualitas informasi dalam teks berita daring serta memperkuat kajian sintaksis yang integratif.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM FILM BILA ESOK IBU TIADA: KAJIAN PRAGMATIK GRICE
Rahma, Sofia;
Eko Suroso;
Laily Nurlina;
Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2694
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikatur percakapan dalam film Bila Esok Ibu Tiada karya Nagiga Nur Ayati. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana bentuk implikatur yang muncul dalam dialog serta bagaimana makna tersirat tersebut dipahami berdasarkan konteks percakapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskritif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap dialog dalam film, kemudian dianalisis berdasarkan teori implikatur Grice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis implikatur yang digunakan oleh tokoh, baik implikatur khusus, umum dan prinsip kerja sama yang berfungsi untuk menyampaikan maksud secara tidak langsung, mengekspresikan emosi, serta menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman implikatur sangat penting dalam menafsirkan makna tuturan secara tepat. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa implikatur memiliki peran penting dalam memperkaya makna komunikasi dan memperdalam pemahaman terhadap isi dan pesan dalam film.
Penerapan Edugame untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Penguasaan Teks Biografi: Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa SMK: The Implementation of Edugames to Improve Learning Motivation and Mastery of Biographical Texts: A Classroom Action Research on Vocational High School Students
Khofifatuzzuhriyah;
Laily Nurlina;
Isnaeni Praptanti;
Sukirno
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2704
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif permainan edukasi dalam meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan penguasaan teks biografi siswa di kelas X TKJ SMK Komputama Jeruklegi. Penelitian ini menerapkan Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggrat, yang diimplementasikan melalui dua siklus. Setiap siklus mencakup beberapa fase seperti, penyusunan rencana, implementasi, observasi, dan evaluasi. Temuan utama penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan pada motivasi belajar dan penguasaan materi ajar. Pada fase awal, rerata skor akademik siswa berada pada angka 54,5, dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal yang belm tercapai sama sekali (0%). Memasuki siklus I, rerata skor mengalami peningkatan substansial menjadi 68,1, dengan presentasi ketuntasan klasikal mencapai 61,9%. Puncak pencapaian terjadi pada siklus II, di mana rerata skor menjolak menjadi 90,9, dan tingkat ketuntasan belajar klasikal mencapai tingkat optimal 100%. Lebih lanjut, data menunjukkan transformasi kualitatif dalam motivasi belajar siswa, bergeser dari kategori sedang menjadi kategori tinggi dan sangat tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa permainan edukasi berbasis Quizizz dan Class of Champions dapat membuat kelas menjadi interaktif, kompetitif, dan kolaboratif.
Efektivitas Media Video Interaktif Edpuzzle terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Pidato Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor: The Effectiveness of Edpuzzle Interactive Video Media on the Reading Comprehension Ability of Speech Texts among Eighth Grade Students at SMP Negeri 1 Kalibagor
Anandia Nur Shiva;
Laily Nurlina;
Eko Suroso;
Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2706
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis video interaktif Edpuzzle sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain pretest–posttest kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kalibagor yang terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen termasuk kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori sedang. Uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penggunaan Edpuzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS STRUKTUR DAN MAKNA DALAM LIRIK LAGU BERSEMI SEKEBUN KARYA EFEK RUMAH KACA
Aulia Ayu Rahmadhani;
Muh Akbar Kurniawan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2714
Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan makna dalam lirik lagu Bersemi Sekebun karya Efek Rumah Kaca. Lagu ini dipilih karena memiliki bahasa yang puitis, simbolik, serta mengandung pesan sosial yang kuat. Analisis difokuskan pada unsur stilistika, yaitu diksi, gaya bahasa, struktur sintaksis, dan unsur estetika, serta unsur semantik yang meliputi makna denotatif dan konotatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan strategi analisis isi (Content Analysis). Data utama berupa lirik lagu Bersemi Sekebun, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini menggunakan diksi puitis dan metaforis yang memperkuat suasana emosional. Gaya bahasa yang dominan meliputi metafora, personifikasi, repetisi, ironi, dan paradoks. Struktur sintaksis banyak menggunakan kalimat eliptik sehingga memberi kesan padat dan ekspresif. Secara semantik, makna denotatif lirik menggambarkan konflik dan situasi sosial, sedangkan makna konotatif menunjukkan kritik terhadap kekuasaan represif, semangat perjuangan, solidaritas, dan harapan akan perubahan. Berdasarkan hasil penelitian, lirik lagu Bersemi Sekebun merupakan karya sastra modern yang memiliki nilai estetika serta makna sosial yang mendalam.
Alih Kode dan Campur Kode pada Percakapan dalam Podcast Close The Door Episode Denny Caknan dengan Bella Bonita: Code Switching and Code Mixing in Conversations in the Close The Door Podcast Episode Featuring Denny Caknan and Bella Bonita
Nurhidayat, Amelia Rachma;
Sukirno;
Eko Suroso;
Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2715
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk alih kode dan campur kode dalam podcast “Close The Door” episode yang menampilkan Denny Caknan dan Bella Bonita. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan yang berfokus pada sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik simak, catat, dan transkripsi, lalu dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian mengungkapkan adanya 9 data, yang terdiri dari 4 data alih kode dan 5 data campur kode, campur kode sebagai fenomena yang lebih dominan muncul. Alih kode yang ditemukan adalah perubahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dalam konteks situasi yang santai, humoris, dan bersifat pribadi. Bahasa Jawa digunakan sebagai penanda identitas lokal, membangun keakraban, serta menciptakan kedekatan emosional antarpembicara. Campur kode terjadi melalui penyisipan unsur bahasa Jawa dan bahasa Inggris dalam bentuk kata maupun frasa. Unsur-unsur bahasa Jawa menyampaikan suasana budaya dan ekspresi yang lebih natural, sedangkan bahasa Inggris digunakan dalam istilah media dan industri hiburan digital. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh identitas penutur, humor, kebiasaan berbahasa, topik pembicaraan, dan kebutuhan leksikal.
Alih Kode dan Campur Kode Anak-Anak dalam Masyarakat Dwibahasa Sunda–Indonesia di Desa Bantarpanjang Cilacap: Code Switching and Code Mixing among Children in the Sundanese–Indonesian Bilingual Community in Bantarpanjang Village, Cilacap
Yohana Dinda Putrika;
Sukirno;
Eko Suroso;
Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2716
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk dan faktor penyebab munculnya fenomena alih kode dan campur kode pada anak-anak dalam masyarakat dwibahasa. Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data terdiri dari tuturan anak-anak dengan sumber data berasal dari anak-anak di Desa Bantarpanjang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan melalui metode agih dengan teknik BUL, kemudian dilengkapi dengan analisis sosiolinguistik berbasis konteks tutur. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa alih kode anak-anak berlangsung antara bahasa Sunda dan bahasa Indonesia, sedangkan campur kode muncul melalui penyisipan unsur bahasa Indonesia, Sunda, dan Inggris. Bahasa Sunda cenderung digunakan dalam interaksi akrab dengan teman sebaya, bahasa Indonesia muncul dalam komunikasi dengan orang dewasa atau situasi yang lebih terarah, sedangkan bahasa Inggris hadir melalui istilah digital. Temuan ini menampilkan bahwa praktik alih kode dan campur kode pada anak-anak tidak terjadi secara acak, tetapi dipengaruhi oleh lingkungan dwibahasa, relasi sosial, serta perkembangan budaya digital.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Pedagang dan Pembeli di Pasar Cikebrok: Studi Kualitatif pada Komunikasi Informal: Code Switching and Code Mixing in Interactions between Sellers and Buyers at Cikebrok Market: A Qualitative Study of Informal Communication
Fairuz Primanda;
Sukirno;
Eko Suroso;
Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2718
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor, dan peranan alih kode serta campur kode dalam interaksi pedagang dan pembeli di Pasar Cikebrok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan sosiolinguistik untuk memahami penggunaan bahasa yang digunakan pedagang dan pembeli saat berinteraksi di pasar. Data diperoleh melalui teknik observasi partisipan, simak, rekam, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa alih kode dan campur kode yang terjadi secara langsung dalam interaksi pedagang dan pembeli di Pasar Cikebrok Purwokerto, baik dalam bentuk peralihan bahasa maupun penyisipan atau percampuran kata, frasa, dan kalimat dalam satu tuturan.
Penggunaan Slang Bahasa Inggris dan Persepsi Generasi Z terhadap Komunikasi di Media Sosial: The Use of English Slang and Generation Z’s Perceptions of Communication on Social Media
Gabriela Romi Guterres;
Munaya Azzahiroh;
Rizka Nafisa Rahmah;
Meshika Ratih Famara;
Kaela Oktaviani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2725
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan slang bahasa Inggris dalam komunikasi Generasi Z di media sosial serta dampaknya terhadap interaksi sosial. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah meningkatnya penggunaan slang bahasa Inggris yang berpotensi menciptakan eksklusivitas sosial dan kesenjangan komunikasi antargenerasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 58 responden Generasi Z. Data yang didapatkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi intensitas penggunaan, tingkat pemahaman, serta pengaruh slang terhadap gaya komunikasi. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden sering menggunakan slang karena dianggap lebih santai, mengikuti tren, dan efisien. Penggunaan slang juga berfungsi sebagai identitas sosial, alat pengekspresian diri, dan memperkuat hubungan sesama Generasi Z. Namun, penggunaan slang bahasa Inggris yang tidak tepat juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap sesama penggunanya. Kesimpulannya adalah, slang bahasa Inggris memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap komunikasi Generasi Z, sehingga diperlukan keseimbangan antara penggunaannya dan aturan komunikasi yang sesuai dengan konteks sosial.
Makna Simbolisme dalam Lima Cerpen Kumpulan Jreng Karya Putu Wijaya: Kajian Semiotika Roland Barthes : The Meaning of Symbolism in Five Short Stories from the Collection Jreng by Putu Wijaya: A Semiotic Study of Roland Barthes
Enggel Angraini;
Maizar Karim;
Ade Bayu Saputra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2762
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol-simbol dalam kumpulan cerpen Jreng karya Putu Wijaya, mendeskripsikan makna denotatif, konotatif, dan mitos dari simbol-simbol tersebut, serta mendeskripsikan klasifikasi simbolisme yang terkandung berdasarkan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika model Roland Barthes. Data dikumpulkan melalui teknik hermeneutik dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teori klasifikasi simbolisme yang digunakan dalam analisis ini bersumber dari tipologi simbolisme Parsons yang mencakup aspek konstitutif, kognitif, evaluatif, dan ekspresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam kumpulan cerpen Jreng membentuk pola tematik yang mendalam: (1) dalam cerpen Cermin, simbol cermin merepresentasikan krisis identitas; (2) dalam cerpen Kepala, simbol kepala merepresentasikan hilangnya kesadaran kritis; (3) dalam cerpen Dede, sosok Dede merepresentasikan marginalisasi nilai kemanusiaan; (4) dalam cerpen Hak, simbol hak merepresentasikan perjuangan keadilan sosial; dan (5) dalam cerpen Suara, simbol suara merepresentasikan kebebasan berekspresi yang terbungkam. Keseluruhan simbol tersebut beroperasi pada tataran denotasi, konotasi, hingga terbentuknya mitos yang berfungsi sebagai media kritik sosial, refleksi psikologis, dan pengungkapan persoalan eksistensial manusia.