cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 805 Documents
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF DALAM LIRIK LAGU “AKU MENCINTAI TRAUMAKU” KARYA FOURTWENTY: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Hamida Malikhatun Ni’mah; Ririn Nurul Azizah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu “Aku Mencintai Traumaku” karya Fourtwenty dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap pesan dan makna yang terkandung dalam lirik tersebut. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan Semiotika Roland Barthes untuk mendeskripsikan makna khususnya pada makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu. Sumber data pada penelitian ini adalah lirik lagu yang diperoleh dari album fisik dan youtube. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan simak catat, sedangkan analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dominasi makna konotatif yang memaknai trauma sebagai bentuk dari proses penerimaan diri, pendewasaan dan sebagai suatu hal yang membentuk identitas diri.
BENTUK DAN FUNGSI GAYA BAHASA DALAM TUTURAN KOMIKA PADA COMIC 8 REVOLUTION WILAYAH MEDAN: KAJIAN STILISTIKA Raniko S. Maha; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi gaya bahasa dalam tuturan komika pada stand up comedy Comic 8 Revolution Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan bahasa sebagai strategi dalam membangun humor sekaligus menyampaikan kritik soA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi gaya bahasa dalam tuturan komika pada stand up comedy Comic 8 Revolution Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bagaimana bahasa digunakan sebagai strategi untuk membangun humor sekaligus menyampaikan kritik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa video pertunjukan Comic 8 Revolution Medan yang diakses melalui platform YouTube. Data penelitian berupa tuturan komika yang mengandung gaya bahasa dan dipilih secara purposif, dengan total 25 tuturan dari beberapa komika Medan yang dianalisis. Data dikumpulkan melalui observasi, transkripsi, serta klasifikasi berdasarkan bentuk dan fungsi gaya bahasa menurut teori stilistika Geoffrey Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk gaya bahasa yang dominan meliputi ironi, hiperbola, repetisi, dan paradoks yang digunakan secara kreatif dalam membangun efek humor. Sementara itu, fungsi gaya bahasa bersifat multifungsional dengan kecenderungan dominasi fungsi ekspresif yang sering muncul bersamaan dengan fungsi estetik, terutama dalam tuturan yang memanfaatkan pengulangan dan permainan diksi. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam stand up comedy tidak hanya berfungsi menciptakan kelucuan, tetapi juga menjadi medium untuk mengekspresikan pengalaman personal, menyampaikan kritik sosial, serta merepresentasikan identitas budaya lokal.   sial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan komika yang diperoleh dari video pertunjukan pada platform digital. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, transkripsi, serta klasifikasi berdasarkan aspek linguistik dan fungsi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk gaya bahasa yang dominan meliputi diksi, struktur wacana, ritme, dan pola sintaksis yang dimanfaatkan secara kreatif melalui penyimpangan dan pengulangan bahasa. Sementara itu, fungsi gaya bahasa yang ditemukan bersifat multifungsional dengan dominasi fungsi ekspresif dan estetik, disertai fungsi informatif, direktif, dan imajinatif. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya bahasa tidak hanya berfungsi untuk menciptakan humor, tetapi juga menjadi medium untuk mengekspresikan pengalaman, menyampaikan kritik sosial, serta merepresentasikan identitas budaya lokal.
STIMULUS KOGNITIF MELALUI GAMBAR ILUSTRASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI: PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SISWA KELAS VII SMP Andrwe Rajagukguk; Oktaviandi Bertua Pardede
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2680

Abstract

Integrasi media visual digital dalam pembelajaran bahasa telah terbukti berpotensi meningkatkan keterampilan menulis siswa, namun perannya sebagai stimulus kognitif terstruktur dalam penulisan teks deskripsi masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan gambar ilustrasi digital sebagai cognitive trigger yang diimplementasikan melalui teknik zoning visual dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin dengan subjek 28 siswa kelas VII SMP Negeri 19 Medan. Data dikumpulkan melalui tes menulis dan observasi kelas, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif serta analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata siswa meningkat dari 31,78 pada pra-siklus menjadi 85,18 pada Siklus I dan 98,21 pada Siklus II, serta mencapai ketuntasan klasikal 100%. Nilai N-Gain sebesar 0,97 menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa gambar ilustrasi digital yang diterapkan melalui teknik zoning visual efektif dalam menstimulasi proses kognitif siswa, memperkaya diksi, dan meningkatkan ketajaman deskripsi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran bahasa dengan mengoperasionalkan Cognitive Theory of Multimedia Learning ke dalam strategi instruksional yang menjembatani pemrosesan visual dan produksi verbal dalam menulis teks deskripsi.
REPRESENTASI TOKOH IBU DALAM CERITA ANAK DIGITAL SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA ANAK KRITIS Salsabillah Sahda Daffa Ananta; Delita Sartika; Ade Bayu Saputra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2702

Abstract

Cerita anak digital berperan penting dalam membentuk pemahaman anak tentang peran sosial, termasuk peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Namun, penelitian yang mengkaji representasi tokoh ibu dalam satu cerita anak digital secara mendalam sekaligus mengaitkannya dengan implikasi pembelajaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi tokoh ibu dalam cerita Ingin Seperti Ibu (Let’s Read Asia) serta merumuskan implikasinya bagi pembelajaran sastra anak kritis di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk, difokuskan pada dimensi teks (makrostruktur, superstruktur, mikrostruktur diksi dan visual) dan dimensi konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh ibu direpresentasikan secara hibrid, yaitu aktif di ranah publik sebagai nelayan sekaligus tetap menjalankan fungsi pengasuhan domestik. Representasi ini menunjukkan adanya beban ganda perempuan yang bersifat akomodatif dalam perspektif ideologi Ibuisme Negara. Temuan penelitian ini memiliki nilai pedagogis, yaitu cerita Ingin Seperti Ibu dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sastra anak kritis yang mendorong diskusi gender, analisis karakter, dan pembacaan ilustrasi secara kritis.
PERAN LEKSIKOGRAFI DALAM PENDOKUMENTASIAN DAN PELESTARIAN BAHASA DAERAH: RELEVANSINYA BAGI BAHASA NIAS Daniela Maretty Situmorang; Fenny Yuliani Pasaribu; Irzi Armando Panjaitan; Nanda Claudia Pardede; Ferdinand Simbolon
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2707

Abstract

Ancaman terhadap keberlangsungan bahasa daerah di Indonesia, termasuk bahasa Nias, semakin nyata seiring menguatnya pergeseran bahasa, melemahnya transmisi antargenerasi, dan terbatasnya dokumentasi leksikal yang dapat diakses publik. Dalam konteks tersebut, leksikografi dipandang sebagai instrumen strategis untuk mendokumentasikan kosakata, merekam pengetahuan budaya, dan mendukung revitalisasi bahasa. Artikel ini bertujuan menganalisis peran leksikografi dalam pendokumentasian dan pelestarian bahasa daerah serta merumuskan relevansinya bagi pengembangan dokumentasi bahasa Nias. Penelitian menggunakan studi pustaka naratif-analitis dengan menelaah buku linguistik, artikel jurnal, dan dokumen kelembagaan yang relevan dengan leksikografi, dokumentasi bahasa, bahasa Nias, dan pelestarian bahasa daerah. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan tema, sintesis temuan, dan interpretasi kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa leksikografi tidak hanya berfungsi sebagai penyusunan daftar kata, tetapi juga sebagai kerja ilmiah untuk menafsirkan makna, mencatat variasi pemakaian, dan mengarsipkan pengetahuan budaya. Bagi bahasa Nias, leksikografi relevan untuk mendokumentasikan kosakata kekerabatan, adat, ekologi, tradisi lisan, dan ungkapan sosial yang berpotensi melemah penggunaannya pada generasi muda. Kajian ini mengimplikasikan perlunya pengembangan kamus digital bahasa Nias berbasis komunitas yang memadukan validasi penutur, analisis linguistik, dan teknologi digital agar dokumentasi bahasa tidak berhenti sebagai arsip pasif, tetapi berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan revitalisasi.
IMPLEMENTASI ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI UNTUK SMP Arfa Rida; Rustam; Gati Ningsih, Arum
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran teks eksplanasi berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 25 Kota Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental, penelitian ini melibatkan subjek satu orang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan tiga puluh dua peserta didik kelas IX A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipatif selama tiga pertemuan, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan lima perwakilan siswa, serta analisis dokumen kelengkapan ajar. Keabsahan data diuji melalui triangulasi (teknik dan sumber) serta member check, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, perencanaan asesmen diawali dengan penyelarasan Capaian Pembelajaran (CP) yang secara spesifik difokuskan pada karakteristik kausalitas teks eksplanasi. Kedua, pelaksanaan asesmen formatif terintegrasi secara real-time selama pembelajaran melalui aktivitas pemantik, diskusi infografis, tes berbantuan Google Form, serta pemberian umpan balik (feedback) yang spesifik dan deskriptif untuk perbaikan langsung. Ketiga, bentuk asesmen yang diterapkan mencakup ranah kognitif (tes uraian dan objektif), ranah afektif (observasi sikap mandiri dan bernalar kritis), serta ranah keterampilan berbahasa (unjuk kerja dan presentasi) yang menjadi instrumen paling dominan. Disimpulkan bahwa guru telah memfungsikan asesmen murni sebagai assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), bukan sekadar evaluasi hasil akhir. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan rubrik khusus untuk kaidah kebahasaan serta pengelolaan alokasi waktu yang lebih efektif bagi guru dalam memberikan umpan balik individual.
Representasi Kritik Sosial dan Nilai Pendidikan dalam Film Air Mata di Ujung Sajadah serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA: Representation of Social Criticism and Educational Values in the Film Air Mata di Ujung Sajadah and Its Utilization as Literature Teaching Material in Senior High School Sopia Ananta; Hendri Henrian Algadri; Nanang Maulana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2002

Abstract

This research is motivated by the importance of understanding moral messages and social criticism implied in modern literary works, particularly films. The purpose of this study is to describe the forms of social criticism and educational values represented in the film Air Mata di Ujung Sajadah directed by Key Mangunsong and to explain its utilization as literature teaching material in senior high schools. This study applies a qualitative approach using the semiotic analysis of Ferdinand de Saussure, which emphasizes the relationship between the signifier and the signified. The findings reveal that the film represents social criticism related to injustice, poverty, family conflict, and religious issues. In addition, the educational values reflected in the film include responsibility, care, sincerity, and the importance of maintaining family harmony. These findings are relevant to literature learning in senior high schools, particularly in film appreciation and literary analysis. The film can serve as concrete teaching material to instill moral values, develop critical thinking skills, and foster students’ empathy toward social realities within society.
Analisis Makna Denotatif dan Konotatif pada Headline Berita Digital Kompas.com Edisi April 2025 dan Relevansinya sebagai Bahan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA: Analysis of Denotative and Connotative Meanings in Kompas.com Digital News Headlines April 2025 Edition and Their Relevance as Indonesian Language Learning Materials in Senior High School Ratu Nazwa Nabila; Purlilaiceu; Nanang Maulana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2013

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna denotatif dan konotatif pada headline berita digital Kompas.com edisi April 2025 serta relevansinya sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Kajian ini berpijak pada teori semantik, khususnya perbedaan antara makna literal dan makna asosiatif, sebab headline berita daring tidak hanya berfungsi menyampaikan peristiwa, tetapi juga membangun penekanan, nuansa emosional, dan orientasi pembaca melalui pilihan diksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa 277 headline berita Kompas.com edisi April 2025 yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi satuan leksikal kunci, menafsirkan makna denotatif, mengklasifikasikan makna konotatif berdasarkan nilai rasa, serta memverifikasi temuan melalui pembacaan konteks headline dan topik berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif ditemukan sebanyak 20 data, sedangkan makna konotatif lebih dominan, meliputi konotasi tinggi, ramah, berbahaya, tidak pantas, tidak enak, kasar, dan keras. Dominasi makna konotatif menunjukkan bahwa diksi headline tidak hanya berfungsi informatif, tetapi juga retoris untuk menarik perhatian, menguatkan isu, dan membentuk persepsi awal pembaca. Temuan ini relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA karena headline berita digital dapat digunakan sebagai bahan ajar kontekstual untuk mempelajari makna semantik, analisis teks berita, literasi kritis, dan sikap membaca digital yang bertanggung jawab. Kata kunci: makna denotatif; makna konotatif; headline berita; berita digital; kajian semantik; pembelajaran Bahasa Indonesia
ANALISIS MAKNA KATA DAN GAYA BAHASA PADA IKLAN MINUMAN DI MEDIA ELEKTRONIK SERTA PEMANFAATANNYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Mila, Wilda Anggraeni; Meliyawati; Yasser Arafat
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2108

Abstract

Advertising language combines informative and persuasive elements to influence audience perception and behavior. In milk beverage advertisements, language is used not only to present product information but also to create emotional appeal, build brand image, and stimulate consumer interest. This study aims to analyze the meanings of words and the use of figurative language in milk beverage advertisements in electronic media, as well as to explore their potential utilization in Indonesian language learning at the senior high school level. The research subjects include several milk beverage advertisements broadcast on television and online platforms. This study employs a qualitative descriptive method with a content analysis approach to identify and interpret linguistic features related to word meanings and stylistic expressions. The results show that the advertisements contain denotative, connotative, lexical, and grammatical meanings that emphasize both factual and emotional messages. In addition, four dominant types of figurative language—comparison, contrast, repetition, and association—are found to reinforce persuasion, increase memorability, and evoke emotional responses. The discussion highlights that these linguistic elements not only strengthen the persuasive effect of advertisements but also provide valuable material for contextual learning in the classroom. Therefore, the findings can be applied in teaching advertising texts and persuasive writing in Indonesian language learning. In conclusion, advertising language serves as both a communication strategy and an educational resource that enhances students’ critical and creative thinking in line with the principles of the Independent Curriculum.
NILAI MORAL DAN RELIGIUS DALAM NOVEL SANGKAKALA DI LANGIT ANDALUSIA SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA Suandi; Hendri Henrian Algadri; Trisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2132

Abstract

This study aims to analyze the moral and religious values contained in the novel Sangkakala di Langit Andalusia by Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra and to examine their potential utilization as teaching material in senior high school. The research is motivated by the decreasing awareness of moral and religious values among students, which is considered a crucial challenge in the development of education and character building in Indonesia. Using a qualitative descriptive method, this research applies content analysis to identify, classify, and interpret moral and religious values represented in the narrative of the novel. The findings reveal that the novel embodies significant moral values such as honesty, responsibility, respect, empathy, and social care, as well as religious values including faith, worship, ihsan, knowledge, and righteous deeds. These values are presented both through the historical storyline of Muslim struggles in Andalusia and the contemporary journey of the authors, providing readers with lessons on identity, spirituality, and resilience. The discussion indicates that the integration of these values into teaching materials is relevant to the objectives of Indonesian language and literature learning in senior high schools, particularly in character education. The conclusion emphasizes that the novel can serve as an effective literary resource not only for improving students’ literacy skills but also for shaping their moral and religious character, thereby contributing to holistic education.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026 Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue