cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
blendsains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Blend Sains Jurnal Teknik
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 29647347     DOI : https://doi.org/10.56211/blendsains
Blend Sains Jurnal Teknik merupakan jurnal yang membahas rumpun ilmu teknik, jurnal ini sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan ilmu teknik. Blend Sains Jurnal Teknik terbit 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli, Oktober, Januari dan April. Terbitan pertama adalah bulan Juli 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Blend Sains Jurnal Teknik menerima naskah dengan topik Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Arsitektur, dan Teknik Industri.
Articles 183 Documents
Sistem Pengelolaan Sampah Cerdas: Inovasi Tempat Sampah IoT dengan Otomatisasi dan Mekanisme Keamanan Modern Syahra, Yohanni; Tanjung, Jamiluddin
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1538

Abstract

Pertumbuhan pesat populasi perkotaan telah memperparah tantangan dalam pengelolaan sampah, khususnya terkait efisiensi, kebersihan, dan keamanan. Tempat sampah konvensional seringkali gagal mengatasi masalah seperti luapan sampah, pemantauan yang buruk, dan akses tanpa izin, yang dapat berdampak negatif terhadap keberlanjutan lingkungan. Studi ini memperkenalkan Sistem Pengelolaan Sampah Cerdas, tempat sampah berbasis IoT yang terintegrasi dengan mekanisme otomatisasi dan keamanan modern. Sistem ini dirancang dengan sensor untuk deteksi tingkat sampah secara real-time, kontrol tutup otomatis, dan komunikasi nirkabel untuk mengirimkan data ke platform pemantauan pusat. Fitur keamanan disematkan untuk mencegah akses tanpa izin, memastikan keandalan sistem dan keselamatan publik. Penelitian ini dilakukan melalui desain sistem, pembuatan prototipe, dan validasi eksperimental. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tempat sampah IoT secara efektif mengurangi upaya pemantauan manual, meningkatkan efisiensi pengumpulan sampah, dan meningkatkan kebersihan. Sistem berhasil mendeteksi ketinggian sampah dengan akurasi 80% dan waktu respon pengiriman data ke platform rata-rata 5 detik. Jenis mikrokontroler yang digunakan adalah ESP32 dan sensor ultrasonic adalah sensor yang digunakan. Inovasi ini menyoroti potensi integrasi teknologi IoT dan otomatisasi ke dalam pengelolaan sampah perkotaan, berkontribusi pada pengembangan kota cerdas dan praktik lingkungan yang berkelanjutan.
Pengujian XRF dan Kandungan Lignoselulosa pada Serat Pelepah Salak dari Kabupaten Bojonegoro dengan Perlakuan Alkali NaOH 5% Apriliani, Nurul Fitria; Leliana, Arinda; Astuti, Septiana Widi; Aghastya, Adya; Puspitasari, Armyta
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1539

Abstract

Pengembangan serat alami telah dilakukan secara luas karena serat alami memiliki banyak keunggulan dibandingkan serat sintetis, seperti massa yang lebih ringan, mudah diperoleh, relatif murah, ramah lingkungan, dan melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik serat alami dari pelepah salak yang meliputi komposisi unsur dan lignoselulosanya. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan sebagai tahap awal sehingga diharapkan serat salak dapat digunakan sebagai penguat komposit. Metode pengujian yang digunakan adalah XRF dan Cheson-Datta. Salak dapat dimanfaatkan biji, kulit, dan pelepahnya. Material komposit dengan penguat serat alami, termasuk pelepah salak, dapat diaplikasikan pada komponen bangunan, suku cadang otomotif, dan kerajinan tangan. Serat disintesis dari pelepah salak dan kemudian diolah dengan larutan alkali NaOH 5% untuk menghilangkan kandungan ligninnya. Pengaruh perlakuan alkali pada serat pelepah salak adalah serat memiliki warna yang lebih gelap, bentuk yang lebih teratur, dan diameter yang lebih kecil dibandingkan serat tanpa proses perendaman. Komposisi serat batang salak setelah pengujian dengan XRF (X Ray Fluorescence) mengandung 53,9% CaO, 15,2% MnO, 15% SiO2, dan senyawa lain dalam persentase kecil. Hasil perhitungan lignoselulosa menggunakan metode Chesson-Datta pada serat batang salak menunjukkan bahwa kandungan selulosa adalah 54,89%, kandungan hemiselulosa adalah 15,53% dan kandungan lignin adalah 12,10%. Dengan kandungan selulosa ini, maka serat pelepah salak dari kabupaten Bojonegoro berpeluang untuk menjadi serat penguat komposit dengan sifat mekanis yang baik.
Identifikasi Rembesan dan Lendutan Bendungan Mamak Menggunakan Metode Geolistrik dan Georadar dengan Solusi Penanganannya Menggunakan Geokomposit: Studi Kasus: Bendungan Mamak, Provinsi Nusa Tenggara Barat Tunggulgeni , Ekodjati; Oetomo, Prasetyo; Fauzan, Sayed Ahmad; Harianja, Ricky; Suprayogi, Suprayogi; Purba, Joggi Theophilus; Supriyadi, Siulan Bethar; Purba, William Mackleva; Putri, Bana Aurelya Nandita; Siwabessy, Eric Falgano Cristob; Agustin, Viyantri; Pasaribu, Reyvan Marcel; Nurhafiyyan, Muhammad Yuflih
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1346

Abstract

Bendungan Mamak di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat merupakan bendungan urugan batu yang mengalami indikasi lendutan pada daerah puncak saddle dam 2 serta rembesan pada bukit tumpuan kanan hilir saddle dam 2. Investigasi lapangan dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi dipole–dipole serta metode Ground Penetrating Radar (GPR) pada lintasan yang berbeda untuk mengidentifikasi sumber permasalahan. Hasil geolistrik menunjukkan zona resistivitas rendah (<25 Ω·m) yang mengindikasikan keberadaan jalur rembesan aktif pada area bukit tumpuan kanan hilir saddle dam 2, sedangkan hasil GPR mendeteksi anomali refleksi berupa blank zone dan reflektor hiperbolik pada puncak saddle dam 2 yang menunjukkan adanya deformasi atau lendutan. Penanganan direncanakan melalui pemasangan lapisan selimut kedap air geokomposit tiga lapis pada area rembesan serta penimbunan kembali pada bagian yang mengalami lendutan. Evaluasi stabilitas dilakukan menggunakan perangkat lunak GeoStudio (SEEP/W dan SLOPE/W). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum penanganan, nilai Factor of Safety (FK) lereng berada pada kisaran 2,26–2,57 untuk kondisi statik dan 1,36–1,84 untuk kondisi gempa maksimum (MDE). Setelah penerapan geokomposit, nilai FK meningkat menjadi 2,30–3,26 pada kondisi statik dan 1,45–2,16 pada kondisi gempa, yang menunjukkan penurunan tekanan air pori dan peningkatan stabilitas lereng secara signifikan. Dengan demikian, penerapan geokomposit terbukti efektif dalam mengendalikan rembesan serta meningkatkan keamanan struktur bendungan terhadap deformasi dan potensi kegagalan jangka panjang.