cover
Contact Name
Louise Elizabeth
Contact Email
pcej.civil.@ukipaulus.ac.id
Phone
+6282189112243
Journal Mail Official
pcej.civil@ukipaulus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA PAULUS GEDUNG H KAMPUS UKI-Paulus Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan K.M. 13, Daya Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paulus Civil Engineering Journal
ISSN : 27758613     EISSN : 27754529     DOI : https://doi.org/10.52722/pcej
Core Subject : Engineering,
Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) is a civil engineering scientific journal publishes every four months, March, June, September, and December. The first volume of PCEJ was published in 2019 with the mission of being a pioneer in publishing information media on the development of Civil Engineering research in Indonesia. As a national media, PCEJ can accommodate the need for media to disseminate the latest information and developments for researchers and Civil Engineering practitioners in Indonesia. Journal published by the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Kristen Indonesia Paulus in the Online Journal System (OJS). The scope of the Journal includes the following areas: Structure Water resources Transportation, Environmental Engineering, Construction Engineering Management Geotechnics as well as other fields of science related to these fields.
Articles 721 Documents
Pengaruh Limbah Karbit / Calcium Carbit Sebagai Bahan Substitusi Semen Pada Beton Liberty Juniasy Somalinggi; Phengkarsa, Frans; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/tr67q005

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah karbit sebagai pengganti sebagian semen dalam pembuatan beon yang bertujuan untuk mengetahui nilai optimum penambahan limbah karbit yang berfungsi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton. Variasi limbah karbit sebesar 0%, 4%, 6%, dan 8%. Sampel yang digunakan adalah silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 72 sampel. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari, dan kekuatan tarik belah dan modulus elastisitas diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian bahan limbah karbit 0% menunjukkan kuat tekan 35,47 MPa, kuat tarik belah 2,59 MPa, dan modulus elastisitas 16957,76 MPa. Variasi 4% limbah karbit, kuat tekan 37.64 MPa, kuat tarik belah 2,66 MPa, dan modulus elastisitas 17180,87 MPa. Variasi 6% limbah karbit, kuat tekan 33.60 MPa, kuat tarik belah 2,50 MPa, dan modulus elastisitas 16635,53 MPa. Variasi 8% limbah karbit, kuat tekan 35.48 MPa, kuat tarik belah 2,50 MPa, dan modulus elastisitas 16429,19 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan 4% limbah karbit mendapatkan hasil uji paling optimum untuk semua pengujian.
Pengaruh Penggunaan Bottom Ash Sebagai Pengganti Semen Dengan Perendaman NaCl Terhadap Sifat Mekanik Beton Stefanny; Tanijaya, Jonie; Tonapa, Suryanti Rapang
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/rd6j3135

Abstract

Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 101 tahun 2014 bottom ash dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Oleh karena, itu penulis memanfaatkan limbah bottom ash sebagai substitusi alternatif material campuran beton untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Sebagian besar permukaan bumi merupakan wilayah laut, unsur garam yang paling dominan terkandung dalam air laut adalah NaCl yang diketahui bersifat agresif terhadap beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh persentase bottom ash pada campuran beton. Persentase penggunaan subtitusi bottom ash sebagai semen sebesar 5%, 10% dan 15%. Dalam pembuatan benda uji dengan ukuran 15 cm x 30 cm dan 60 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 45 sampel, menggunakan metode American Concrete Institute (ACI). Pengujian yang akan dilakukan yaitu pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas beton dengan kuat tekan rencana sebesar 23 MPa. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan 28 hariberturut-turut sebesar 26,031 MPa, 25,182 MPa, dan 23,201 MPa. Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa campuran beton dengan subtitusi bottom ash ini mengakibatkan beton mengalami penurunan kekuatan seiring bertambahnya persentase subtitusi bottom ash
Pengaruh Fly Ash Dan Bottom Ash Sebagai Bahan Substitusi Pada Beton Marlyana Antika Pagau; Tanijaya, Jonie; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/1vba5c16

Abstract

Pada umumnya limbah pabrik tidak dapat dibuang langsung karena dapat mencemari lingkungan. Di kota Makassar, Sulawesi Selatan tepatnya di PT. Makassar Tene menggunakan batu bara sebagai bahan bakar pabrik, dimana sisa pembakaran batu bara tersebut menghasilkan limbah fly ash dan bottom ash yang memerlukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur beton serta untuk mengetahui pengaruh persentase substitusi fly ash dan bottom ash pada campuran beton. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode American Concrete Institute (ACI) dengan mutu rencana sebesar 23 MPa. Dari hasil penelitian dengan substitusi fly ash sebagai semen sebesar 15% dan substitusi bottom ash sebagai agregat halus dengan persentase 0%, 5%, 10% dan 15%, diperoleh nilai kuat tekan beton umur 28 hari sebesar 26,031 MPa, 25,088 MPa, 24,239 MPa dan 23,107 MPa, nilai kuat tarik belah beton sebesar 2,146 MPa, 2,075 MPa, 2,028 MPa dan 1,981 MPa serta nilai kuat lentur beton sebesar 3,274 MPa, 3,173 MPa, 3,022 MPa dan 2,921 MPa. Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa campuran beton dengan substitusi fly ash dan bottom ash ini mengakibatkan beton mengalami penurunan kekuatan seiring bertambahnya persentase substitusi bottom ash
Pemanfaatan Batu Sungai Sa’dan Toraja Utara Sebagai Campuran Stone Matrix Asphalt Halus Riki Adi Jansen; Ali, Nur; Rachman, Rais
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yjqdzj37

Abstract

Sungai Sa’dan di Pangli Kecamatan Sesean, adalah salah satu Sungai di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki sumber batu yang dapat digunakan sebagai bahan perkerasan jalan. Namun, material belum pernah diuji secara labotarium sebagai salah satu persyaratan untuk dapat digunakan sebagai material untuk perkerasan jalan utamanya campuran Stone Matrix Asphalt (SMA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan batu sungai Sa’dan sebagai campuran Stone Matrix Asphalt Halus menggunakan variasi kadar aspal 6.00%, 6.25%, 6.50%, 6.75% dan 7.00%. Spesifikasi yang digunakan adalah Spsifikasi Bina Marga 2018 Divisi 6 Revis1 1. Berdasarkan hasil pengujian Batu dari sungai Sa’dan kelurahan Pangli Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) halus. Kadar aspal yang dapat digunakan pada pencampuran ini, dapat menggunakan kadar aspal antara 6% sampai dengan 7% namun untuk mendapatkan campuran yang lebih kedap air dapat menggunakan kadar aspal 7%. Hasil uji marshall immersion dengan menggunakan kadar aspal 7% adalah 96,30%, hal ini menunjukkan campuran tersebut akan tahan terhadap perendaman selama 24 jam.
Analisis Stabilitas Lereng Disposal Menggunakan Metode Bishop, Janbu, dan Ordinary Daniel Pasole; Patanduk, John; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/zwzwje95

Abstract

Kestabilan lereng disposal atau penimbunan pada tambang terbuka pada PT. Vale Indonesia Tbk telah menjadi masalah yang membutuhkan perhatian yang lebih bagi kelangsungan kegiatan penambangan dan menjadi hal yang penting untuk melakukan studi teknis. Faktor yang sering mengakibatkan keruntuhan atau kelongsoran ditinjau dari pengaruh geometri lereng seperti sudut kemiringan timbunan lereng dan susunan lapisan material serta akibat beban yang bekerja pada puncak (crest) lereng disposal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stabil atau tidaknya suatu lereng yang ditampilkan dalam bentuk nilai faktor keamanan. Tahapan dari proses analisis kestabilan lereng ini dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu Bishop, Janbu dan Ordinary yang dalam proses analisisnya menggunakan software Geoslope/W 2012. Parameter yang digunakan yaitu sudut geser dalam, kohesi, dan berat jenis tanah. Dimana didapatkan faktor keamanan dari tiga metode yaitu sebelum perubahan, hasil analisis lereng dapat dilihat bahwa faktor aman lereng dengan menggunakan software Geoslope/W 2012 dalam kondisi tidak aman. Sedangkan hasil analisis stabilitas lereng dengan mengubah geometri lereng dan susunan lapisan material akibat beban di crest/puncak lereng, yang dimana mengubah sudut kemiringan lereng dari 35° menjadi 25° serta mengubah lapisan susunan material mampu meningkatkan kestabilan lereng, faktor keamanan yang diperoleh masing-masing tiga metode yaitu, Janbu 1,763; Bishop 1608 dan Ordinary 1,758
Kinerja Tenaga Kerja Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Tol Layang AP.Pettarani Makassar Juslam Tamba; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Tangdialla, Lintje Tammu
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ev4vv415

Abstract

Pertumbuhan pekerjaan konstruksi membutuhkan sumber daya manusia sebagai faktor yang menentukan baik segi kualitas pekerjaan. Dari sedi kualitas pekerjaan sangat tergantung pada keterampilan dari tenaga kerja, sehingga tenaga kerja menjadi faktor utama dalam pelaksanaan suatu pekerjaan guna mencapai hasil yang maksimal. produtivitas tenaga kerja yang baik sangat berpengaruh untuk tingkat keberhasilan suatu proyek konstruksi yang berkualitas sesuai dengan mutu yang direncanakan. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Adapun data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pegamatan kinerja tenaga kerja dilakukan pada pekerjaan pile capyang terdiri tadi item pekerjaan pemasaangan bekisting dan pembesian. Penentuan sampel menggunakan rumus slovin jadi jumlah sampel yang diambil adalah 9 pile cap. Untuk mengetahui kinerja tenaga kerja adalah dengan melihat produktivitasnya. Pengamatan dilakukan langsung dengan melihat volume dan jumlah tenaga kerja setiap hari sampai pekerjaan selesai. Dimana dikatakan berkinerja dengan baik jika indeks produktivitasnya >1. Dari hasil perhitungan analisa data maka indeks produktivitas pekerjaan pile cap PAF1= 1,59 ; PAF2= 1,59 ; PAF3= 1,59 ; PAF4= 1,59 ; P34= 1,57 ; P35= 1,57 ; P36= 1,57 ; P37= 1,57 ; P39= 1,57 dan pekerjaan pembesian pile cap PAF1=1,51 ; PAF2=1,51 ; PAF3= 1,51 ; PAF4= 1,51 ; P34= 1,27 ; P35= 1,27 ; P36= 1,29 ; P37= 1,29 ; P39= 1,29. Kondisi ini menunjukkan bahwa indeks produktivitas setiap item pekerjaan pile cap berkinerja dengan baik. 
Perancangan Pemecah Gelombang di Pantai Auki Kabupaten Biak Numfor Papua Ixsus Alexander Sappetau; Tanan, Benyamin; Bungin, Erni Rante
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3724t058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pencegahan abrasi dengan pemecah gelombang di Pantai Auki. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pembangunan gelombang pecah di sekitar pantai. Terlalu besarnya gelombang yang ada di Pantai Auki menyebabkan mundurnya garis pantai akibat abrasi yang mengancam keselamatan jiwa penduduk di daerah tersebut. Data angin dianalisis dengan aplikasi Wind Rose untuk mengetahui arah datang angin dominan. Peramalan gelombang berdasarkan angin dominan dan panjang fetch mengacu pada Shore Protection Manual (SPM) 1984. Penentuan gelombang rencana digunakan metode distribusi gumbell (Fisher Tipped Type I) dengan periode ulang 2 – 100 tahun dan untuk perencanaan pemecah gelombang (Breakwater) mengacu pada persamaan – persamaan dalam buku Perencanaan Bangunan Pantai. Hasil penelitian menunjukkan arah angin dominan berasal dari arah Barat Daya dengan kecepatan 18 knot. Tinggi gelombang rencana pada periode ulang 50 tahun adalah 2,464 m. Pemecah gelombang direncakan pada jarak 152,5 m dari garis pantai dengan kedalaman -3,195 m. Tipe pemecah gelombang yang digunakan adalah pemecah gelombang sisi miring dengan tinggi 7,186 m dan tebal lapis lindung 4,531 m untuk pencegahan abrasi pantai. 
Pemanfaatan Agregat Sungai Lamasi Kabupaten Luwu Sebagai Campuran Lapisan Aspal Beton AC-WC Inggrid Max Batara; Mangontan, Robert; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/rzd6ba74

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk pengujian karakteristik campuran Laston AC-WC yang menggunakan batu sungai dari Kabupaten Luwu. Metode dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik agregat kasar, halus,dan filler kemudian merancang komposisi campuran Laston AC- WC serta pengujian Marshall untuk mendapatkan katakteristik campuran dan pengujian Marshall immertion untuk memperoleh indeks perendaman (IP) / Indeks kekuatan sisa (IKS)/ durabilitas campuran berkadar aspal optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik bahan perkerasan berupa batu sungai dari Kabupaten Luwu, memenuhi spesifikasi sebagai bahan lapiasan perkerasan jalan. Melalui Uji Marshall diperoleh karakteristik campuran Laston AC-WC dengan kadar aspal 5,50%, 6,00%, 6,50% , 7,00%, 7,50%.Hasil pengujian marshall immertion campuran laston AC-WC dengan kadar aspal optimum 7,50 % diperoleh Indeks Perendaman (IP) / Indeks Kekuatan Sisa ( IKS) 95,37%, memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum 2018 Divisi 6.
Pengaruh Penambahan Abu Batubara Terhadap Hasil Uji Kompaksi (Studi Kasus Tanah Lempung Toraja Utara) Gerwin Kevin Bumbungan; Patanduk, John; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/w91pqf64

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu struktur bangunan. Setiap daerah memiliki karakteristik dan sifat-sifat tanah yang bervariasi.Seringkali terdapat beberapa sifat tanah yang buruk dan kurang menguntungkan untuk suatu konstruksi bangunan.Contoh beberapa sifat tanah yang perlu diperhatikan adalah plastisitas yang tinggi, kekuatan geser yang rendah, kemampatan atau perubahan volume dan kembang susut yang besar. Sangat penting untuk mengetahui permasalahan tanah tersebut, serta memberikan upaya untuk memperbaikinya. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan abu batubara pada tanah,serta mengetahui nilai kadar air tanah dalam pengujian pemadatan tanah (kompaksi proctor) setelah dicampurkan abu batubara. Dari hasil pengujian pemadatan tanah diperoleh, tanah yang di stabilisasi dengan abu batubara pada variasi 0%, 10%, 15%, 20% dan 25% menunjukkan adanya peningkatan nilai kepadatan kering. Pada pengujian pemadatan tanah dengan pencampuran abu batubara nilai kepadatan kering dari variasi 0% sebesar 1,307 terus meningkat hingga 25% sebesar 1,379. 
Pemanfaatan Bottom Ash Sebagai Bahan Substitusi Agregat Halus Terhadap Kekuatan Beton Agnes Claudia Posedung; Phengkarsa, Frans; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/qaf2ge31

Abstract

Bottom ash merupakan hasil sisa pembakaran batu bara yang dapat bermanfaat untuk pemanfaatan penyusun campuran beton. Pada penelitian ini bottom ash digunakan sebagai bahan substitusi agregat halus dalam pembuatan beton. Bottom ash memiliki ukuran butir lebih besar dan lebih berat dengan karakteristik berwarna abu-abu gelap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan beton yang menggunakan bottom ash sebagai bahan substitusi agregat halus. Persentase penggunaan bottom ash sebagai bahan substitusi agregat halus sebesar 0%, 25% dan 35%. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Bahan Universitas Kristen Indonesia Paulus Benda uji yang digunakan berupa silinder ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 36 buah. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan, uji kuat tarik belah dan uji modulus elastisitas dengan mutu beton rencana 30 MPa. Dari hasil penelitian, untuk hasil uji kuat tekan diperoleh variasi bottom ash optimum pada penggunaan bottom ash 35% dengan kuat tekan sebesar 33,764 MPa pada umur 28 hari, pengujian kuat tarik belah diperoleh variasi bottom ash optimum pada penggunaan bottom ash 35% dengan kuat tarik belah sebesar 3,253 MPa pada umur 28 hari sedangkan nilai modulus elastisitas tertinggi diperoleh pada penambahan bottom ash 35% yaitu sebesar 27332.0255 Mpa. Dan diperoleh persentase hubungan kuat tarik belah untuk variasi bottom ash 0%, 25% dan 35% berturut-turut sebesar 8,007%, 8,983% dan 9,635% dari kuat tekan. Nilai tersebut memenuhi atau sesuai dengan yang ditentukan yaitu rata-rata berkisar antara 7% hingga 11% dari kuat tekannya dengan rata-rata berkisar 9 %. Dari variasi bottom ash yaitu 0%, 25% dan 35% pada benda uji silinder , yang mencapai f’c 30 Mpa adalah bottom ash dengan variasi 35% dan dapat digunakan sebagai bahan substitusi agregat halus

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2026): Paulus Civil Engineering Journal, Maret 2026 Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025 Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025 Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025 Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4 Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024 Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024 Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024 Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024 Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023 Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023 Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023 Vol 5 No 3 (2023): Paulus Civil Engineering Journal Volume 5, No.3 Vol 5 No 2 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.2 Vol 5 No 1 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.1 Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022 Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022 Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 No.1, Maret 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022 Vol 4 No 4 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No. 4 Vol 4 No 3 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.3 Vol 4 No 2 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.2 Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021 Vol 3 No 4 (2021): Volume 3 No.4 Desember 2021 Vol 3 No 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, 2021 Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021 Vol 3 No 2 (2021): Paulus Civil Engineering Journal Volume 3, Nomor 2, Juni, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): PCEJ, Vol.3, No.2, June 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021 Vol 3 No 1 (2021): Volume 3, No.1, Maret 2021 Vol 2 No 4 (2020): Volume.2 No.4, Desember 2020 Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020 Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020 Vol 2 No 3 (2020): Volume 2, No.3, September 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020 Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No.2, June 2020 Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 No.1, Maret 2020 Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020 Vol 1 No 2 (2019): Volume 1, No.2, Desember 2019 Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019 Vol 1 No 1 (2019): Volume 1 No.1, September 2019 Vol. 1 No. 1 (2019): PCEJ, Vol.1, No.1, September 2019 More Issue