Articles
161 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 5 (2022)"
:
161 Documents
clear
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Naratif Eksperensial untuk Meningkatkan Karakter di Sekolah Dasar
Akbar, Wawan;
Setiawan, Deny;
Yus, Anita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3585
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran naratif eksperensial untuk meningkatkan karakter di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SDN Kota Medan. Subjek penelitian adalah 3 orang siswa dan 1 orang guru kelas yang menerapkan metode pembelajaran naratif eksperensial. Hasil penelitian ini adalah : 1) karakter yang tampak melalui pembelajaran naratif eksperensial adalah karakter jujur, berani, tegas, nasionalisme dan peduli sosial. 2) pembelajaran naratif eksperensial mampu meningkatkan karakter siswa di SDN Kota Medan.
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Media Video terhadap Minat dan Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas V
Zaky, Naufal;
Setiawan, Deny;
Sriadhi, Sriadhi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3586
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap minat belajar PPKn siswa kelas V; (2) Pengaruh signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V; (3) Pengaruh signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap minat dan hasil belajar PPKn siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Teladan Guppi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi yang berjumlah 44 siswa, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V-A yang berjumlah 22 siswa sebagai kelompok eksperimen dan Kelas V-B yang berjumlah 22 siswa sebagai kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Anava dua jalur yang dapat dilihat pada hasil Test of Between-Subjects Effects menggunakan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada pengaruh yang signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap minat belajar PPKn siswa kelas V di MI Teladan Guppi. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan nilai ð¹hð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” = 12,420 > ð¹ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ = 2,144; (2) Ada pengaruh yang signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V di MI Teladan Guppi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilaisignifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai ð¹hð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” sebesar 78,871> ð¹ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ = 2,144; (3) Ada pengaruh yang signifikan metode demonstrasi berbantuan video terhadap minat belajar dan hasil belajar PPKn siswa kelas V MI Teladan Guppi. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga ð»0 ditolak dan ð»1 diterima. Terdapat interaksi sertaa pengaruh antara model pembelajaran Demonstrasi berbantuan video dan minat belajar siswa dalam mempengaruhi hasil belajar PPKn pada siswa kelas V
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Kreativitas terhadap Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar
Hidayat, Dedi;
Tanjung, Samsidar;
Sutopo, Adi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3587
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran kooperatif dan kreativitas terhadap hasil belajar IPS di SDN Meunuang Kinco. Metode penelitian ini adalah eksperimen quasi dengan desain level 2 x 2. Hasil penelitiannya : 1) Dalam penelitian ini diperoleh perhitungan anava dimana Fh = 3,01 dan Ft = 2,72 (signifikan = 0,05) dimana Fh > Ft, sehingga kesimpulannya terdapat pengaruh model kooperatif STAD dan Jigsaw terhadap hasil belajar IPS. 2) Dalam penelitian ini diperoleh perhitungan uji tukey dimana Qh = 5,75 dan Qt = 3,23 artinya Qh > Qt sehingga kesimpulannya terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan model kooperatif STAD lebih baik daripada siswa yang diberi perlakuan model kooperatif jigsaw. 3) Diperoleh perhitungan uji tukey dimana Qh = 10,75 dan Qt = 3,23 artinya Qh > Qt sehingga terdapat perbedaan hasil belajar, dimana siswa yang diberi perlakuan model kooperatif jigsaw yang memiliki kreativitas rendah lebih baik daripada siswa yang diberi perlakuan model kooperatif STAD yang memiliki kreativitas rendah. 4) Diperoleh perhitungan uji tukey dimana Fh = 32,84 dan Qt = 2,72 artinya Qh > Qt jadi kesimpulannya, terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan kreativitas terhadap hasil belajar IPS di SD.adisutopo@unimed.ac.id
Analisis Model Pembelajaran SAVI pada Era Society 5.0 di Madrasah Tsanawiyah
Suri, Farida;
Saragi, Daulat;
Perangin-angin, Reh Bungana Br
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3588
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran savi pada era society 5.0. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil belajar ini merupakan permasalahan utama yang harus diselesaikan karena pembelajaran PPKn sangat penting untuk menumbuhkan sikap kewarganegaraan generasi penerus bangsa. Tentunya studi ini sangat mendukung untuk membentuk mental dan kepribadian siswa menjadi mental yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Berangkat dari permasalahan tersebut, diperlukan model dan media pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran SAVI (somatic, auditory, visual, intellectual) dengan bantuan media yang inovatif. Pada era society 5.0. perubahan yang dibuat bukan hanya cara mengajar, namun yang terpenting adalah perubahan dalam perspektif konsep pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum untuk saat ini dan masa depan harus melengkapi kemampuan peserta didik dalam dimensi pedagogik, keterampilan hidup, kemampuan untuk hidup bersama (kolaborasi) dan berpikir kritis dan kreatif. Mengembangkan soft skill dan transversal skill, serta keterampilan tidak terlihat yang berguna dalam banyak situasi kerja seperti keterampilan interpersonal, hidup bersama, kemampuan menjadi warga negara yang berpikiran global, serta literasi media dan informasi.
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa melalui Hybrid Learning
Aini, Kurratul;
Yasid, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3589
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran hybrid learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa semester IV Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumenep. Instrumen penelitian ini berupa tes uraian dengan level HOTS. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji independent sample t test setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar  yang artinya model pembelajaran hybrid learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.
Kesiapan Sekolah dalam Menghadapi Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100% Berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan PTMT di Jenjang Pendidikan Dasar
Raraswati, Palupi;
Meliyanti, Meliyanti;
Aryanto, Sani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3592
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai keterlaksanaan PTMT pada jenjang Pendidikan Dasar di seluruh Indonesia yang diuraikan menjadi tiga tujuan spesifik, diantaranya: (1) mengetahui tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%; (2) mengetahui efektivitas pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan guru pembelajaran di masa Pandemi Covid-19; (3) mengetahui perubahan perilaku peserta didik terhadap penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan Pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan melibatkan 51.851 responden yang berasal dari berbagai pihak, diantaranya: guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, pengawas, dan pihak-pihak lainnya di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa secara umum pelaksanaan PTMT sudah dikategorikan baik dengan rata-rata persentase berada di rentang 47-99% serta perolehan skor 4 dan 5 dengan gambaran lebih dari 70-100% sudah terpenuhi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menjadi upaya replektif dalam mengakomodasi berbagai masukan, saran, dan rekomendasi kebijakan PTMT sebagai Upaya replektif dan strategis dalam menyelenggarakan PTM 100% pada jenjang Pendidikan dasar di Indonesia
Pengalaman Para Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran Setelah Berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Mulyatno, Carolus Borromeus
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3594
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman para guru dalam melaksanakan proses pembelajaran setelah berakhirnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru yang berkarya di bawah naungan Yayasan Dinamika Edukasi Dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) atas data yang dihasilan melalui metode wawancara mendalam. Penelitian menghasilkan tiga data penting. Pertama adalah pengalaman baru yang ditemukan dalam interaksi para guru dengan para siswa di Minggu pertama pertama dilaksanakannya pembelajaran luring atau tatap muka. Kedua adalah pengalamaan para guru dalam mengeksplorasi dan mengimplementasikan metode-metode belajar yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan para siswa untuk mengembangkan. Ketiga adalah pemaknaan terhadap pengalaman melaksanakan proses pembelajaran. Para guru mengalami kedekatan relasi dengan para siswa selama proses belajar.
Peran Pendidikan dalam Menangkal Penyebab Radikalisme dan Ciri Radikalisme
Purwati, Purwati;
Suryadi, Ace;
Hakam, Kama Abdul;
Rakhmat, Cece
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3595
Radikalisme adalah masalah sosial yang sedang ramai dibahas pada abad ke 21 ini. Paham tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan mengancam persatuan bangsa Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengumpulkan hasil kajian teoritis dari berbagai ahli terkait masalah radikalisme dalam rangka memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research atau yang dikenal dengan nama studi pustaka. Data sekunder berupa informasi yang tertuang dalam berbagai buku dan artikel jurnal. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 10 ciri seseorang terkena paham radikalisme, 12 faktor yang menyebabkan seseorang menjadi radikal, dan proses radikalsime yang dimulai dari kondisi sebelum mengenal, sedang mendalami, setelah mengenal radikalisme, dan setelah bergaul langsung dengan individu atau kelompok radikal. Manfaat teoritis dari hasil penelitian ini yaitu untuk menguatkan atau menambah pengetahuan baru mengenai kajian radikalisme, dan manfaat praktisnya yaitu untuk memberi kemudahan bagi para peneliti atau pihak lain di lapangan dalam mengkaji, mencegah, atau mengatasi fenomena radikalisme.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Sekolah Dasar
Nurrachmawati, Reza;
Istaryatiningtias, Istaryatiningtias
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3597
Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran yang saat ini digunakan yaitu jauh dari model pembelajaran modern sesuai tuntutan pembelajaran abad 21. Akibat pembelajaran daring hasil belajar PPKn siswa banyak yang belum tuntas sesuai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuktikan dan menganalisis apakah terdapat pengaruh langsung pada pemberian model pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas III di SDN Susukan 07 Pagi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kuasi Eksperimen. Populasi penelitian terdiri dari 60 siswa dengan teknik sampling total. Teknik analisis data untuk uji normalitas dengan rumus Liliefors dan pengujian homogenitas dengan rumus Fisher. Untuk pembuktian hipotesis, pada penelitian ini memakai uji t separated varian diperoleh hasil menunjukkan thitung > ttabel, 7,844 > 2,054 sehingga H0 tidak diterima dan H1 dapat diterima. Dari data hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada penggunaan model pembelajaran mind mapping terdapat pengaruh pada hasil belajar PPKn siswa di kelas III di SDN Susukan 07 Pagi.
Efektivitas Pemberian Kuis Menggunakan Aplikasi Google Form pada Pembelajaran Biologi terhadap Hasil Belajar Siswa
Wahyuni, Selvi Sinta;
Tambunan, Efrida Pima Sari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3599
Kurangnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran dapat menjadikan peserta didik tidak mengerti, dan kehilangan daya tarik dan tidak diminati oleh siswa yang pada akhirnya akan berdampak terhadap hasil belajar peserta didik. Adapun salah satu cara yang dapat digunakan oleh guru pada saat berlangsungnya proses pembelajaran di masa pandemi sekarang ini yaitu dengan menggunakan media pemberian kuis berupa google form. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas pemberian kuis dengan google form dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi. Waktu penelitian ini berlangsung pada bulan februari-april 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan pretest posttest nonequivalent control group design. Penelitian ini memiliki sampel yang diperoleh dari teknik purposive sampling dan sampel yang didapat kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Efektivitas pemberian kuis menggunakan aplikasi google form ditunjukkan dengan perbedaan rata-rata n-Gain hasil belajar siswa yang sangat signifikan antara kelas eksperimen dan kelas control yaitu kelas eksperimen sebesar 7.02 berkategori “tinggi†dan kelas control sebesar i2.02 berkategoriâ€rendahâ€. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pemberian kuis menggunakan aplikasi google form efektif dan memiliki ukuran pengaruh yang cukup besar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi