cover
Contact Name
Linardita Ferial
Contact Email
linarditaferial@unbaja.ac.id
Phone
+6287884906664
Journal Mail Official
adkes@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani Kp. Boru Kecamatan Curug, Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Baja Health Science
ISSN : 27753859     EISSN : 27753840     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Health,
Journal of Baja Health Science (JOUBAHS) is an open-access journal published by Health Administration Department, Faculty of Economic and Business, Universitas Banten Jaya as scientific journal to accommodate current topics related to preventive and promotive measures to enhance the health of the public through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety. The journal employs a peer-review mechanism where each submitted article should be anonymously reviewed by expert peers appointed by the editor. Articles published in this journal could be in form of the original article and invited article (brief reports, case reports, opinion articles, commentaries, editorials, and correspondence).
Articles 106 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI OBAT PADA PASIEN  HIPERTENSI DI DESA LIMBANGAN WETAN KECAMATAN BREBES,  KABUPATEN BREBES Ummi Asila; Eko Retnowati; Bintari Tri Sukoharjanti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4802

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Kepatuhan dalam menjalani terapi obat sangat penting untuk mencapai pengendalian tekanan darah yang optimal. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan terapi adalah persepsi pasien terhadap penyakit yang dideritanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi penyakit dengan tingkat kepatuhan terapi obat pada pasien hipertensi di Desa Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 150 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Persepsi penyakit diukur menggunakan Brief Illness Perception Questionnaire, sedangkan kepatuhan terapi obat diukur menggunakan Medication Adherence Report Scale. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit kategori kurang (70,0%) dan tingkat kepatuhan terapi obat kategori tidak patuh (88,0%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p sebesar 0,742 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi penyakit dengan tingkat kepatuhan terapi obat. Disimpulkan bahwa persepsi penyakit bukan merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terapi obat pada pasien hipertensi. Edukasi dan intervensi yang mempertimbangkan faktor lain perlu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI KECELAKAAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN  Wiwik Eko Pertiwi; Adevia Diva Saputri; Ela Nurdiawati
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4814

Abstract

Kecelakaan di lingkungan sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menjadi perhatian serius karena tingginya risiko yang dihadapi siswa saat menjalankan kegiatan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kecelakaan pada siswa SMKN 1 Ciruas tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 296 responden dipilih dari total 824 siswa menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan siswa (p=0,023) dan paparan informasi K3 (p=0,002) dengan kejadian kecelakaan di sekolah. Faktor lain seperti ketersediaan prosedur keselamatan dan safety sign tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan serta penyebaran informasi K3 yang efektif dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah disarankan untuk meningkatkan sarana-prasarana yang mendukung keselamatan kerja, Selain itu, pelibatan siswa sebagai agen informasi K3, seperti melalui siaran keselamatan saat istirahat atau video edukatif di media sosial sekolah, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran secara lebih menyeluruh dan mudah diterima antar sesama siswa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG OBAT TANPA IZIN EDAR DENGAN SIKAP PEMBELIAN OBAT SECARA ONLINE PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH KUDUS Fitria Maulina; Zaenal Fanani; Bintari Tri Sukoharjanti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4846

Abstract

The development of digital technology has increased online drug purchasing behavior among adolescents, including the risk of purchasing drugs without distribution permits. Knowledge is considered an important factor influencing attitudes toward online drug purchasing. This study aimed to determine the relationship between knowledge about drugs without distribution permits and attitudes toward online drug purchasing among students of SMA Muhammadiyah Kudus. This research used an analytic observational method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 65 students selected using purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires measuring knowledge and attitudes. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. The results showed that most respondents had high knowledge and positive attitudes toward online drug purchasing. Statistical analysis showed a significance value of 0.138 (p>0.05) with a correlation coefficient of 0.186. These results indicate that there was no significant relationship between knowledge about drugs without distribution permits and attitudes toward online drug purchasing among students of SMA Muhammadiyah Kudus, although the relationship direction was positive and very weak.
ANALISIS KESIAPAN  MANAJEMEN RUMAH SAKIT SARI ASIH KARAWACI DALAM PENERAPAN KLASIFIKASI LAYANAN RUMAH SAKIT BERBASIS KEMAMPUAN PELAYANAN Andriyanto; Nia Kurniatillah; Linardita Ferial
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4899

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan manajemen Rumah Sakit Sari Asih Karawaci dalam mengimplementasikan kebijakan klasifikasi layanan berbasis kemampuan pelayanan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang mengklasifikasikan rumah sakit berdasarkan strata kompetensi: Dasar, Madya, Utama, dan Paripurna. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan metode Grounded Theory dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 19 informan kunci (jajaran manajemen dan kepala unit), observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding, dikombinasikan dengan reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Sari Asih Karawaci berada pada kondisi siap bersyarat (conditionally ready). Kesiapan regulasi internal ditopang oleh instruksi top-down dari direktur dan mekanisme koordinasi lintas bidang yang organik. Kesiapan SDM dinilai bersyarat: sertifikasi klinis staf eksisting terpenuhi, namun masih terdapat kelangkaan dokter subspesialis, dengan catatan bahwa layanan perinatologi-NICU yang ditopang dokter anak fellowship perinatologi tetap merupakan pelayanan unggulan strategis (centre of excellence). Kesiapan sarana prasarana dinilai memadai melalui skema pengadaan bottom-up yang dipantau melalui ASPAK dan RS Online. Hambatan utama meliputi keterbatasan ruangan serta inkonsistensi nomenklatur alat kesehatan antara kondisi lapangan dan sistem digital. Strata kompetensi maksimal yang mampu dilaksanakan saat ini adalah strata Madya, dengan potensi peningkatan pada layanan rehabilitasi medik, hemodialisis, laboratorium, dan radiologi.
PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TUNJUNG TEJA KABUPATEN SERANG Putri Anjani; Nia Kurniatillah; Adi Supryatno; Fauzul Hayat
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4924

Abstract

Penurunan jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Tunjung Teja terjadi secara signifikan dari 62.220 jiwa pada tahun 2024, menjadi 28.293 jiwa pada tahun 2025. Sehingga menimbulkan kebutuhan untuk menganalisis faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mutu pelayanan terhadap minat kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Tunjung Teja berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas Tunjung Teja selama tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling jenis consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik (p=0,005), kehandalan (p=0,005), daya tanggap (p=0,002), dan empati (p=0,038) memiliki hubungan signifikan dengan minat kunjungan pasien rawat jalan, sedangkan dimensi jaminan (p=0,071) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa bukti fisik (OR=3,568) merupakan faktor paling dominan, diikuti oleh kehandalan (OR=3,485), yang memengaruhi minat kunjungan pasien rawat jalan. Puskesmas Tunjung Teja disarankan memprioritaskan perbaikan sarana prasarana dan konsistensi pelayanan guna meningkatkan minat kunjungan ulang pasien rawat jalan secara berkelanjutan dan optimal. .
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PENGGUNAAN MOBILE JKN DI RUMAH SAKIT OTIKA MEDIKA KABUPATEN SERANG   Iim Zaelani; Fida Asfia; Nia Kurniatillah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol. 6 No. 02 (2026): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v6i02.4928

Abstract

Di Rumah Sakit Otika Medika Kabupaten Serang masih dijumpai peserta JKN yang belum memanfaatkan aplikasi Mobile JKN secara maksimal, khususnya dalam proses pendaftaran dan antrean pelayanan, sehingga menunjukkan adanya perbedaan tingkat penggunaan aplikasi di kalangan peserta JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan aplikasi Mobile JKN di Rumah Sakit Otika Medika Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan kurang mayoritas memiliki penggunaan Mobile JKN yang kurang (54,3%), sedangkan responden dengan pengetahuan baik mayoritas memiliki penggunaan Mobile JKN yang baik (72,3%). Hasil uji Chi-Square memperoleh nilai p = 0,009 (p < 0,05) dengan nilai POR 3,101. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan Mobile JKN. Responden dengan pengetahuan kurang berpeluang 3,1 kali memiliki penggunaan Mobile JKN yang kurang dibandingkan responden berpengetahuan baik. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan edukasi dan sosialisasi penggunaan Mobile JKN, serta penelitian selanjutnya mengkaji faktor lain dengan cakupan responden yang lebih luas

Page 11 of 11 | Total Record : 106