cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
jipsi199@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Perumahan Lorong Asri , Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, 7946
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial
Published by CV putra publisher
ISSN : 28292723     EISSN : 28292723     DOI : -
he focus of this JIPSI journal is based on the results of educational research that contributes to the understanding, improvement, development of scientific theories and concepts and their application to education in Indonesia. The scope of education includes educational administration, guidance, counseling, educational technology, primary school teacher education, early childhood teacher education, Islamic religious education, non-formal education, special education, and psychology. Meanwhile, the scope of the study specifically for social issues is to publish the results of studies in the following fields; Anthropology, Sociology, History, Politics, Economics, Education, Culture, Psychology, Management, Arts, Linguistics, and Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
Samatha Bhāvanā sebagai Praktik Meditatif untuk Meningkatkan Kesadaran dalam Kehidupan Sehari-hari Tonny Wijono; Lauw Acep; Edi Priyono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1520

Abstract

Kehidupan modern yang serba cepat sering membuat individu berjalan dalam “mode otomatis” sehingga pikiran dan perasaan batin kurang disadari. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana praktik meditasi Samatha Bhāvanā dapat meningkatkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari pada umat Buddha perkotaan di Surabaya serta keterkaitannya dengan nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 praktisi yang telah berlatih Samatha minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan harian pribadi, kemudian dianalisis secara tematik dengan dukungan statistik deskriptif sederhana. Analisis menghasilkan lima tema utama: peningkatan konsentrasi, pengendalian emosi yang lebih baik, kesadaran dalam aktivitas harian, reduksi distraksi mental, dan penguatan empati sosial. Secara kuantitatif, latihan rutin berkaitan dengan penurunan mind-wandering dari 42% menjadi 19% serta peningkatan skor mindfulness harian sebesar 29%. Temuan ini menunjukkan bahwa Samatha Bhāvanā bukan hanya praktik spiritual, tetapi juga keterampilan hidup yang berakar pada budaya lokal dan relevan untuk membantu individu menghadapi tantangan modern.
Mangulosi Sebagai Simbolisme Keagamaan, Integrasi Sosial, Dan Konstruksi Identitas Kolektif Dalam Masyarakat Batak Toba Dan Pakpak Di Kecamatan Siempat Nempu Hulu Swiamanto Sihombing; Harisan Boni Firmando; Tio R J Nadeak
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik, fungsi sosial, serta konstruksi identitas kolektif yang terdapat dalam tradisi mangulosi pada masyarakat Batak Toba dan tradisi pemberian oles pada masyarakat Pakpak dalam upacara pernikahan adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, yang merupakan wilayah dengan masyarakat yang didominasi oleh etnis Batak Toba dan Pakpak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat yang memahami tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mangulosi dan pemberian oles memiliki makna sebagai simbol doa, berkat, kasih, serta penerimaan sosial kepada pasangan pengantin. Selain itu, tradisi tersebut juga berfungsi sebagai sarana memperkuat hubungan kekerabatan dan solidaritas sosial dalam masyarakat. Tradisi ini juga menjadi sarana pembentukan identitas kolektif masyarakat Batak yang memadukan nilai adat, sosial, dan religius dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Model Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Pelajaran IPAS Nico Thomas Sitohang; Emelda Thesalonika; Aprido Bernando Simamora
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1525

Abstract

This study aims to determine the effect of the Problem Solving model on the learning outcomes of Year 5 pupils at SD Negeri 091567 BAH JAMBI. The study was conducted in Year 5 at SD Negeri 091567 BAH JAMBI with a sample of 20 pupils, comprising 11 girls and 9 boys. Based on the results of the tests and data analysis carried out, calculations using the t-test yielded a t-value of 24.508, which was then compared with the critical t-value of 1.725, with df=39 and a significance level of 0.05. The difference is considered significant if ????ℎi???????????????? > ????????????????????????. If ????ℎi???????????????? > ????????????????????????, then ???????? is rejected and ???????? is accepted, and if ????ℎi???????????????? < ???????????????????????? then ???????? is accepted and ???????? is rejected. Based on the data obtained from the pre-test, the pupils achieved an average score of 56.20, which did not meet the minimum passing mark of 70; however, after being taught using the Problem Solving model, they achieved a post-test score of 85.60. This indicates that the Problem Solving model has an impact on the learning outcomes of Year 5 pupils at State Primary School 091567 BAH JAMBI.
Efektivitas Psikoedukasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Regulasi Emosi Shadow Teacher di Sekolah X Samarinda Nadia Ardana; Rahmawati Pratiwi; Desti Purnamasari
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi shadow teacher yang mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sekolah X Samarinda. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 orang shadow teacher yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi psikoedukasi dilaksanakan dalam 11 sesi selama 2 kali pertemuan, mencakup pemberian materi regulasi emosi, diskusi, latihan emotional check-in, teknik pernapasan, relaksasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z = -2,805; p = 0,005 < 0,05), dengan peningkatan rata-rata skor sebesar 54 poin. Dengan demikian, psikoedukasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi shadow teacher di Sekolah X Samarinda.
Implementasi Pembelajaran Muhadatsah Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Santri di Madrasah Aliyah PPMTI Batang Kabung Supriadi Ansyah Putra; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran muhadatsah serta efektivitasnya dalam meningkatkan maharah kalam (keterampilan berbicara bahasa Arab) santri di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya paradoks pedagogis yang sering ditemukan di lingkungan pesantren salaf, yaitu dominannya penguasaan aspek gramatikal bahasa Arab (nahwu dan sharaf) yang belum diikuti oleh kemampuan komunikasi lisan yang memadai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan pada April–Juni 2026 melalui observasi partisipan pasif sebanyak tujuh siklus pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, perencanaan pembelajaran disusun secara kontekstual melalui modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka yang relevan dengan kehidupan santri. Kedua, seluruh komponen CTL, yaitu konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik, terimplementasi secara terpadu melalui aktivitas role-play dan praktik komunikasi. Ketiga, penerapan CTL terbukti meningkatkan kelancaran berbicara, kemampuan menyimak (istima’), motivasi belajar, serta mengurangi kecemasan berbicara bahasa Arab. Keempat, keberhasilan implementasi didukung oleh komitmen pimpinan pesantren dan program bi’ah arabiyah, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, variasi motivasi santri, dan minimnya infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa CTL merupakan pendekatan yang efektif untuk mengembangkan pedagogi bahasa Arab yang kontekstual dan komunikatif di lingkungan pesantren salaf.
Pengembangan Literasi Bahasa Arab Anak Usia Dini Berbasis Kesadaran Fonemik Kosakata dan Kesadaran Cetak Triani; Slamet Riyadi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1964

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena masih terbatasnya integrasi literasi bahasa Arab pada anak usia dini yang mencakup kesadaran fonemik, penguasaan kosakata, dan kesadaran cetak di lembaga PAUD, padahal teori literasi awal (emergent literacy) menegaskan bahwa kemampuan membaca berkembang melalui keterpaduan antara bunyi, makna, dan simbol tulisan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi literasi bahasa Arab berbasis kesadaran fonemik, kosakata, dan kesadaran cetak di PAUD  Ash Sholihin Klego. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi pembelajaran, wawancara guru, dan dokumentasi kegiatan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu mengenali bunyi huruf hijaiyah melalui aktivitas bermain, memahami kosakata dasar bahasa Arab melalui media visual, serta menunjukkan kesadaran awal terhadap fungsi dan arah tulisan Arab. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi ketiga aspek literasi tersebut mampu memperkuat kemampuan literasi awal anak secara lebih holistik. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran literasi bahasa Arab berbasis integratif efektif diterapkan pada pendidikan anak usia dini dan direkomendasikan menggunakan pendekatan bermain serta media visual dalam proses pembelajaran.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion di STKIP Pangeran Antasari Tri Utari Ismayuni; Mariska Sisilia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat berwirausaha mahasiswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion di STKIP Pangeran Antasari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat berwirausaha mahasiswa berada pada kategori tinggi. Sebanyak 31 mahasiswa atau 44,9% termasuk dalam kategori tinggi dan 24 mahasiswa atau 34,8% berada pada kategori sangat tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa meliputi kreativitas, pendidikan kewirausahaan, penggunaan media sosial, motivasi pribadi, serta lingkungan keluarga. Dari seluruh faktor tersebut, kreativitas menjadi faktor yang paling dominan dengan persentase sebesar 88,4%, kemudian diikuti oleh pendidikan kewirausahaan sebesar 84,1%, penggunaan media sosial sebesar 79,7%, motivasi pribadi sebesar 75,4%, dan lingkungan keluarga sebesar 68,1%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kreativitas memberikan pengaruh paling besar terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Kemampuan mahasiswa dalam menciptakan desain fashion yang inovatif serta mengikuti perkembangan tren pasar menjadi modal penting dalam membangun usaha fashion. Selain itu, pendidikan kewirausahaan dan pemanfaatan media sosial juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda di bidang fashion. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion di STKIP Pangeran Antasari memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan usaha di bidang fashion. Potensi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui pengembangan kreativitas, penguatan pendidikan kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung usaha fashion.
Developing Resilience and Independence Among Female Students In A Pesantren-Based University: A Qualitative Case Study Siti Yulia Rahmah; Putri Roofi Salikin; Haliza Nur Azkia; Syarifah; Ihwan Mahmudi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2180

Abstract

This study explores the development of resilience and independence among female students at Universitas Darussalam Gontor, a pesantren-based higher education institution. A qualitative case study approach was employed involving 18 participants, including institutional leaders, lecturers, dormitory supervisors, and female students. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and document analysis and were analyzed using reflexive thematic analysis. The findings indicate that resilience and independence are developed through five interconnected dimensions: spirituality, discipline, organizational engagement, dormitory life, and social support. Spirituality and discipline strengthen emotional regulation, perseverance, and adaptive coping, which support students' resilience. Meanwhile, organizational participation and dormitory life foster independence by enhancing responsibility, leadership, communication, and decision-making skills. Supportive relationships among lecturers, dormitory supervisors, and peers further create a psychologically safe learning environment that reinforces both resilience and independence. The findings suggest that, within the context of Universitas Darussalam Gontor, the integration of Islamic values, character education, and communal living contributes to the development of female students' resilience and independence.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Dengan Pendekatan Deep Learning Berbantuan LKPD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Peluang Kelas XII Ratnasari Manik; Rani Farida Sinaga; Lolyta Damora Simbolon
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Inkuiri Terbimbing dengan Pendekatan Deep Learning berbantuan LKPD terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi peluang kelas XII SMA Negeri 11 Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan Pre-Test Post-Test Control Group Design. Populasi seluruh kelas XII Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang terdiri dari 4 kelas dan sampel ditentukan melalui Cluster Sampling, menghasilkan kelas XII-8 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII-10 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan observasi. Analisis data menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test pada kedua kelas, dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan t_hitung=13,743>t_tabel=2,000 pada taraf signifikan 5%. Perhitungan Effect Size (Cohen’n D), diperoleh nilai sebesar 4,5303301 dengan kategori sangat besar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Inkuiri Terbimbing dengan Pendekatan Deep Learning berbantuan LKPD memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Analisis Deskriptif Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VII SMP IT Budi Mulia Padang Tahun Ajaran 2025/2026 Muhammad Haris Geanzev; Kamal Firdaus; Sepriadi; Aldo Naza Putra
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP IT Budi Mulia Padang Tahun Ajaran 2025/2026. Rendahnya aktivitas fisik anak dan remaja Indonesia, sebagaimana dilaporkan dalam Indonesia Report Card 2022 dengan nilai "F", menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 28 orang (16 putra, 12 putri) yang diambil menggunakan teknik total sampling untuk memberikan gambaran menyeluruh pada tingkatan kelas tersebut. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase D (koordinasi mata-tangan, sit-up, standing broad jump, T-test, dan bleep test) serta pengukuran Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) sebagai data penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kebugaran jasmani siswa secara keseluruhan adalah 12,36 dari skor maksimal 25, yang tergolong dalam kategori kurang. Secara rinci, 57,14% siswa berada pada kategori kurang, 28,57% kategori sedang, dan 14,29% kategori kurang sekali, tanpa ada siswa yang mencapai kategori baik atau baik sekali. Rata-rata skor siswa putra (13,56) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan siswa putri (10,75). Komponen terlemah adalah kelincahan (T-test) dan daya ledak otot tungkai (standing broad jump), sedangkan daya tahan kardiorespirasi (bleep test) relatif lebih baik. Gambaran status gizi menunjukkan variasi dari sangat kurus hingga obesitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori kurang, sehingga berimplikasi pada pentingnya penyusunan program pemeliharaan dan peningkatan kebugaran jasmani yang lebih terstruktur di sekolah.