cover
Contact Name
Izzat Pratama
Contact Email
jurnal.swarna@gmail.com
Phone
+6287843305581
Journal Mail Official
jurnal.swarna@gmail.com
Editorial Address
LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram Jl. Tawak-Tawak Karang Sukun, Mataram - NTB 83121 e-mail: jurnal.swarna@gmail.com or swarna@45mataram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SWARNA
ISSN : 2963184X     EISSN : 2963184X     DOI : https://doi.org/10.55681/swarna
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number E-ISSN 2963-184X. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development. SWARNA is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 466 Documents
PELATIHAN RESILIENSI KELUARGA DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Meilani Rohinsa; Rosida Tiurma Manurung; Irene Prameswari Edwina; Yuspendi Yuspendi; Tesalonika Sembiring; Franxis Jolanda Trisje Hattu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.174

Abstract

Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Maluku, Indonesia. Kabupaten Kepulauan Tanimbartengah mengalami permintaan percepatan pembangunan dari pemerintah daerah. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri bagi segala unitkemasyarakatan, termasuk diantaranya keluarga. Oleh karena itu diperlukan ketahanan keluarga atau resiliensi keluarga untuk menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat dicapai melalui kegiatan Pelatihan Resiliensi Keluarga yang diikuti oleh 35 pendeta Gereja Kristen Maluku Klasis Tanimbar Selatan yang merupakan rohaniawan yang intens berinteraksi dengan mayoritasmasyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Selatan. Pelatihan dilaksanakan dengan metoda ceramah, diskusi dan studi kasus. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada umumnya para pendeta telah memahami pentingnya peran ketahanan keluarga dalammenghadapi tantangan kehidupan maupun perubahan di masyarakat yang dialami oleh masing-masing anggota keluarga. Sebagai implikasi dari pelatihan ini diharapkan para pendeta dapat merancang kegiatan kerohanian yang dapat memfasilitasi terbentuknya resiliensi keluaraga dari jemaatnya.
PENDAMPINGAN KELOMPOK BELAJAR SISWA BERBASIS COLLABORATIVE LEARNING Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.178

Abstract

Masa pandemic menuntut para guru untuk lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Guru dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk pelaksanaan pembelajaran. Berbagai upaya dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan pendidikan terutama di masa pandemic, salah satunya adalah melalui kegiatan pendampingan kelompok belajar yang merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat.Collaborative learning merupakan pembelajaran kolaboratif yang mengutamakan kerja sama antar siswa dalam memahami pelajaran diharapkan dapat menjadikan pembelajaran siswa kelas remedial semakin menarik dengan metode tutor sebaya dan pendekatan personal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran ketika pembelajaran PTM-T mulai dilaksanakan. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan, small group discussion, pendekatan personal dan tutor sebaya. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa peningkatan kemampuan belajar siswa yang mengalami kesulitan belajar.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENINGKATAN KESEHATAN PENANGANAN DAN PENCEGAHAN ANAK DBD Firdaus Firdaus; Wesiana Heris Santy; Ratna Ariesta Dwi Andriani; Annif Munjidah; Mery Susanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.179

Abstract

Demam berdarah dapat menyerang semua golongan umur. Proporsi kasus ini berdasarkan umur di Indonesia menunjukkan bahwa DBD paling banyak terjadi pada anak usia sekolah yaitu pada usia 5-14 tahun. Keberhasilan penatalaksanaan DBD terletak pada kemampuan mendeteksi secara dini fase kritis dan penanganan yang cepat dan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya kader kesehatan terhadap pencegahan penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti serta penanganan secara cepat dan tepat bagi penderita demam berdarah dengue. Metode yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan penyuluhan pencegahan penyebaran nyamuk dan infeksi virus dengue serta demontrasi 3M (menutup, menguras, mengubur) dan proses pembutan spray anti nyamuk dari batang serai. Tingkat pengetahuan dari peserta dilihat dari hasil post test dan pre test penyebaran kuesioner. Hasil pre test pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan dan penanganan demam berdarah dengue pada anak-anak didapatkan sebagian kecil (26,64%) kader memiliki pengetahuan sangat kurang dan kurang serta hampir setengahnya (46,62%) memiliki pengetahuan cukup. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi didapatkan hasil post test pengetahuan kader kesehatan seluruhnya (100%) memiliki pengetahuan sangat baik. Penyuluhan dan demonstrasi yang dilakukan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kader kesehatan terkait penceghaan dan penanganan secara cepat dan tepat terhadap kasus demam berdarah dengue yang banyak menimpa anak-anak.
HEALTH EDUCATION PENGENDALIAN PENULARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PARU DI KELURAHAN KEBONSARI SURABAYA Eppy Setiyowati; Mulyadi Mulyadi; Erika Martining Wardani; Priyo Mukti Winoto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.180

Abstract

Permasalahan yang terjadi terkait dengan peningkatan penyakit tuberculosis paru adalah faktor penyebab penularan penyakit tersebut yaitu faktor lingkungan rumah. Berdasarkan masalah yang ada penulis dan tim pengabdian masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah kelurahan kebonsari Surabaya pada bulan Juli 2022. Terdapat beberapa informasi dari kegiatan tersebut yaitu pengetahuan warga masyarakat terkait dengan penularan tuberkulosis paru dan kondisi rumah sehat yang belum sesuai dengan syarat kesehatan. Terkait dengan hal tersebut, sangat penting untuk dilakukan edukasi terkait dengan pengendalian penukaran penyakit tuberculosis paru dan bakti social penataan rumah sehat bersama warga di kelurahan Kebonsari Surabaya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan masyarakat tersebut adalah kepadatan hunian, pencahayaan, kelembaban rumah dan ventilasi udara bukan menjadi penyebab terjadinya penularan penyakit tuberculosis paru. Warga masyarakat yang mempunyai anggota keluarga menderita penyakit tuberculosis paru selayaknya selalu menjaga kondisi rumah dan lingkungan menjadi rumah sehat.
MENGGAPAI ELIMINASI HEPATITIS VIRUS TAHUN 2030 DENGAN EDUKASI DI BEBERAPA KOTA JAWA TIMUR Ardyarini Dyah Savitri; Diaz Syafrie Abdillah; Andreas Putro Ragil Santoso; Nur Masruroh
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.181

Abstract

Bertepatan dengan hari hepatitis pada 28 Juli, WHO mengingatkan akan target eliminasi hepatitis virus di dunia tahun 2030. Adanya serangan Covid-19 mengakibatkan program eliminasi berjalan lebih lambat dan tidak sesuai rencana. Pada World Hepatitis Day, WHO membawa tema “Bringing hepatitis care closer to you” dengan harapan dapat menggugah kewaspadaan masyarakat terhadap hepatitis. Di sisi lain, masih rendahnya pengetahuan masyarakat awam tentang hepatitis, maka, dirasa perlu adanya edukasi mengenai hepatitis virus yang sering terjadi di Indonesia (Hepatitis A, B dan C). Edukasi diberikan dengan metode seminar offline yang dilakukan di UINSA Surabaya, dan secara online untuk masyarakat Driyorejo, Gresik. Kegiatan seminar offline dihadiri oleh 50 orang, dan seminar online oleh 40 orang. Peserta berasal dari berbagai kalangan profesi. Tingkat pemahaman peserta dinilai dari aktivitas peserta dalam mengajukan pertanyaan serta penilaian kuesioner. Selama kegiatan offline tercatat lebih dari 5 peserta aktif bertanya, sedangkan pada kegiatan online ada 2 peserta yang mengajukan pertanyaan. Hasil kuesioner menunjukkan 81 (90%) peserta berpendapat materi mudah dipahami, 81 (90%) peserta menilai diskusi meningkatkan pemahaman, dan seluruh peserta (100%) menilai pemateri menguasai topik, serta seluruh peserta (100%) menganggap seminar bermanfaat. Kegiatan seminar ini cukup bermanfaat bagi masyarakat untuk dapat mengetahui gejala awal, cara penularan hepatitis serta penanganannya.
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI CARA MENCEGAH NYERI LUTUT KEPADA PENGURUS WILAYAH MUSLIMAT NAHDLATUL ULAMA JAWA TIMUR Rita Vivera Pane; Wiwik Winarningsih; Aisyah Aisyah; Octavianus Hutapea; Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri; Rima Isna Rahmawati; Naufal Putra Pratama
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.182

Abstract

Osteoartritis (OA) lutut merupakan gangguan sendi lutut yang sering terjadi. Berdasarkan kategori usia, ibu-ibu muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berusia minimal di atas 40 tahun, sedangkan prevalensi OA meningkat di atas usia 40 tahun. Pada kesehariannya ibu-ibu Muslimat NU sering mengadakan acara pengajian dengan cara duduk di bawah atau “lesehan” yang membutuhkan energi besar dari gerakan berdiri ke duduk. Pengetahuan mengenai OA lutut yang baik diharapkan dapat menurunkan angka kejadian OA masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Timur mengenai kesehatan lutut yaitu cara mencegah nyeri lutut. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi dengan metode presentasi menggunakan Slideshow PowerPoint dengan materi dan video terkait. Penilaian luaran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test masing-masing 10 soal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata post-test jika dibandingkan nilai pre-test sebanyak 15%. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan (p<0,05). Dengan adanya edukasi ini diharapkan agar peserta dapat mengaplikasikan latihan-latihan sederhana secara mandiri di rumah sebagai upaya pencegahan OA lutut sehingga membantu dalam menurunkan angka kesakitan serta meningkatkan kualitas hidup khususnya bagi ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama.
PENERAPAN KESELAMATAN KERJA MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN) DI UNIVERSITAS X Farhan Fata Hillah; Ryananta Firdaus; Farid Willy Kurnia; Jillian Mauludy Zea; Muslikha Nourma
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.183

Abstract

Kebakaran merupakan suatu bencana yang disebabkan oleh api. Api adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 unsur yaitu: panas, udara, dan baha bakar. Di Universitas X yang memiliki system proteksi kebakaran yang baik seperti sprinkle, smoke detector, APAR, dan Hydrant. Akan tetapi pada penggunaan Universitas X tidak pernah mengadakan sosialisasi dan pelatihan mengenai cara penggunaan APAR dengan benar. Maka dari permasalahan tersebut kami mengadakan sosialisasi jenis-jenis APAR dan pelatihan cara menggunakan APAR dengan benar di Universitas X. Peserta yang mengikuti adalah petugas keamanan dan kebersihan. Metode yang kami gunakan adalah dengan menggunakan metode pemberian Pretest dan Posttest. Soal Pretest akan diberikan saat sosialisasi belum di laksanakan dan soal Posttest akan diberikan setelah sosialisasi dilaksanakan. Kami menganalisis data dari lembar jawaban Pretest dan Posstest apakah peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut mengalami peningkatan yang signifikan atau tidak mengenai cara penggunaan APAR. Hasil data pretest dan posttest yang telah dianalisis oleh kami ditemukan hasil kenaikan yang signifikan karena mengalami kenaikan dari 61% menjadi 73% mengalami kenaikan sebesar 12% setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan.
SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN KONEKTOR MASKER DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI PANTI ASUHAN KUN FAYAKUN SURABAYA Bastiana Bastiana; Notrisia Rachmayanti; Diyan Wahyu Kurniasari; Bakti Wibowo; Bunga An Nur Rahmillah Almah; Ari Azizah; Diana Arum Lisnawati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.184

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Upaya pencegahan yang dilakukan adalah dengan menerapakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. Pencegahan Covid-19 ditujukan pada semua umur salah satunya anak-anak. Hal ini dilakukan karena anak-anak menjadi kelompok risiko terpapar Covid-19. Panti asuhan menjadi salah satu tempat yang mayoritas penghuninya adalah kelompok anak-anak. Oleh sebab itu UNUSA bekerjasama dengan Panti Asuhan Kun Fayakun dalam melakukan pengabdian masyarakat tentang sosialisasi protokol kesehatan. Metode: Sosialisasi protokol kesehatan dilakukan luring berupa presentasi, diskusi, dan praktek. Sasaran dalam kegiatan ini adalah penghuni Panti Asuhan Kun Fayakun berjumlah 20 orang. Peserta diberikan kuisioner sebelum dan sesudah sosialisasi berupa pre dan posttest. Data diolah secara statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil dan Pembahasan: hasil kuesioner pretest dan posttest menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah sosialisasi dengan nilai P< 0.05. Hal ini menunjukkan pengetahuan yang baik membuat peserta menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kesimpulan: Sosialisasi protokol kesehatan memberikan dampak baik, dan menunjukkan hasil yang signifikan pada hasil pretest dan posttest.
IMPLEMENTASI TERAPI BERJEMUR TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA USIA DEWASA DAN LANSIA DI DESA NGEPUNG KABUPATEN GRESIK Ary Andini; Endah Prayekti; Gilang Nugraha; Rizki Nurmalya Kardina; Ardyarini Dyah Savitri; Siti Husnul Khotimah; Arsya Tazkiya; Salman Firmansyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.185

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolic yang tiap tahun mengalami peningkatan tidak hanya diperkotaan, namun juga di pedesaan seperti desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Tujuan dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk mengimplemetasikan terapi berjemur di pagi hari secara rutin guna menurunkan resiko diabetes melitus dan memberikan alternatif bagi masyarakat terutama lansia untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai pencegahan terhadap penyakit diabetes melitus. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi penyuluhan diet sehat dan manfaat terapi berjemur di pagi hari dan pemeriksaan kadar glukosa darah pada hari ke-1 sebelum terapi berjemur dan ke-7 setelah melakukan terapi berjemur. Kegiatan penyuluhan diikuti 29 warga dengan target usia usia 40 tahun keatas. Implementasi berjemur di pagi hari dilakukan selama 10 menit selama 7 hari. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat untuk hidup sehat. Namun, untuk implementasi kegiatan terapi berjemur hanya diikuti 16 peserta pada hari ke-1 namun hari ke-7 sejumlah 9 orang.
EDUKASI PENGGUNAAN MASKER PADA MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP INFEKSI PERNAPASAN SEBAGAI AKIBAT ADANYA PAPARAN CO DI WILAYAH GRESIK Ersalina Nidianti; Yauwan Tobing Lukiyono
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.186

Abstract

Kabupaten Gresik terbagi dalam 18 kecamatan, 330 desa, dan 26 kelurahan. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat yaitu Kecamatan Driyorejo memiliki 16 Desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2020 berjumlah 122.743 jiwa dengan kepadatan penduduk 2.393,12 per km2.Kabupaten Gresik sebagai kawasan Industri, dampak dari kegiatan industri mempengaruhi kualitas udara di Kabupaten Gresik. Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik pada 2019, berdasar indeks kualitas udara (IKU) yang diukur Badan Lingkungan Hidup Pemprov Jatim, Gresik memiliki IKU terburuk se-Jawa Timur. Yakni, berada di angka 65,81. Nilai indeks kualitas udara (IKU) pada tahun 2021 meningkat menjadi 70. Salah satu zat yang dapat menyebabkan pencemaran udara yaitu Karbon monoksida (CO). Kualitas udara yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya masalah gangguan pernapasan. Oleh karena itu, kami tim pengabdian masyarakat dari prodi D-IV Analis Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melakukan kegiatan “Edukasi Penggunaan Masker Pada Masyarakat Sebagai Upaya Preventif Terhadap Infeksi Pernapasan Sebagai Akibat Adanya Paparan CO Di Wilayah Gresik”. Metode yang dilakukan survey lokasi Mitra Pengabdian; Persiapan Alat, Bahan, Kuisioner, dan Poster; Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat sosialisasi dan edukasi penggunaan masker pada masyarakat desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat. Hasil 96 % peserta mengetahui kegunaan masker dan 4 % tidak mengetahui kegunaan masker. Kesimpulan adanya pemahaman mengenai penggunaan masker yang tepat sebagai upaya preventif terhadap infeksi pernapasan sebagai akibat adanya paparan CO di Desa Sumput, Wilayah Gresik.

Page 7 of 47 | Total Record : 466


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026 Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026 Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026 Vol. 4 No. 12 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025 Vol. 4 No. 11 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November, 2025 Vol. 4 No. 10 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2025 Vol. 4 No. 9 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2025 Vol. 4 No. 8 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2025 Vol. 3 No. 12 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023 Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023 Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023 Vol. 2 No. 9 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2023 Vol. 2 No. 8 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2023 Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023 Vol. 2 No. 6 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023 Vol. 2 No. 5 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2023 Vol. 2 No. 4 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2023 Vol. 2 No. 3 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2023 Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023 Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023 Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022 Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022 Vol. 1 No. 2 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2022 Vol. 1 No. 1 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2022 More Issue