Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2022): November"
:
8 Documents
clear
Peningkatan Peran Masyarakat Sebagai Pengelola Objek Wisata di Desa Ameth Kabupaten Maluku Tengah
Yosevita Theodora Latupapua;
Agustinus Kastanya;
B Latuamury;
Gun Mardiatmoko
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.246 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6438
Desa ameth merupakan salah satu desa dari 7 desa di Negeri Nusa laut kabupaten Maluku Tengah, yang dikenal sebagai desa pesisir dengan potensi daya tarik alam bahari dan pesisirnya yang mampu menarik minat kunjungan pengunjung dalam melakukan aktifitas wisata di negeri tersebut. Namun pengunjung objek yang datang di negeri Ameth belum memberikan nilai yang signifikan bagi masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, indepth interview dan kuisioner. Kegiatan dilakukan selama 10 hari. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat selaku pengelola objek yang dalam hal ini adalah kepala soa, dan saniri negeri sebanyak 15 orang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan adanya pre test, penyuluhan, observasi kawasan objek, setelah itu post test. Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari peserta, dan terjadi perubahan tingkat pemahaman masyarakat yang terukur melalui hasil pre test dan post test sebesar 100%.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Pada Desa Hanura Untuk Budidaya Tanaman MPTS Pala (Myristica fragrans)
Surnayanti Surnayanti;
Indriyanto Indriyanto;
Ceng Asmarahman;
Inggar Damayanti;
Machya Kartika Tsani;
Melya Riniarti;
Duryat Duryat;
Trio Santoso;
Afif Bintoro
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (727.056 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6433
Desa Hanura Terletak di Kecamatan Teluk Pandang Kabupaten Pesawaran yang merupakan Desa transmigran yang berada di provinsi Lampung, lahan pekarangan yang dimiliki masyakarat masih sangat luas sehingga bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman dengan pola agroforestri dengan harapan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, salah satunya dengan tanaman pala, pala yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena dapat dimanfaatkan dari biji buah dan fulinya yang digunakan sebagai bahan industri minuman, makanan, farmasi dan kosmetik tujuan dari pengabdian ini memberikan wawasan tetang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal khususnya kombinasi dengan tanaman pala. Beradsarkan hasil pengabdian pada masyarakat desa hanura pengetahuan masyakarakat tentang peng optimalan lahan pekarangan semakin meningkat selain antara 15 % hingga 50 % selain itu masyakat Desa Hanura yang selama ini hanya tau manfaat buah pala dari buah bagian dalam dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyakarat makin banyak mengetahui kompon-komponen yang bisa dimanfaatkan dari pohon pala
Pelatihan Teknik Budidaya Pohon Ketapang Kencana pada Kelompok Masyarakat RT/RW Kelurahan Ngade
Aqshan Shadikin Nurdin;
Laswi Irmayanti;
Nurhikmah Nurhikmah
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1082.89 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6437
Pesatnya pembangunan perumahan di kota ternate membuat kondisi lingkungan mengalami perubahan, Sebagian besar lahan di wilayah Kelurahan Ngade digunakan untuk perumahan. Lahan ini merupakan titik pokok perhatian dihubungkan dengan masalah pengendalian erosi disebabkan kondisi lahannya, letaknya pada lereng-lereng yang curam sampai sangat curam akan tetapi masih memiliki peluang untuk dilakukan kegiatan pengkayaan tanaman (enrichment planting). Pohon Ketapang Kencana (Terminalia mantaly.) memiliki tajuk yang rindang serta indah sehingga baik untuk ditanam di halaman rumah, di daerah berlereng atau di sepanjang tepi jalan. Salah satu konsep yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan diatas, yaitu dengan penerapan konsep hutan kota dalam perencanaan tata ruang kota. Penerapan konsep hutan kota dalam perencanaan tata kota merupakan cara yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah menurunnya kualitas lingkungan hidup perkotaan. Sasaran dari Program kemitraan Masyarakat adalah masyarakat di sekitar wilayah kelurahan Ngade Kota Ternate. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program ini yaitu masyarakat yang tergabung dalam RT dan RW di kelurahan Ngade. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan Budidaya tanaman ketapang kencana memberikan kontribusi postif dalam pelestarian lingkungan khususnya di kelurahan Ngade. Sebagian besar warga yang terlibat dalam kegiatan ini merasakan pengalaman baru dalam membudidayakan tanaman ketapang kencana.
Pelatihan Penguatan Kapasitas Sumberdaya Manusia Dalam Menanggulangi Dampak Sosial Ekonomi Petani Perhutanan Sosial Akibat Pandemi Covid-19 di KPH Pesawaran, Lampung
Christine Wulandari;
Samsul Bakri;
Rahmat Safe'i;
Rudi Hilmanto;
Jacky Michael Pah;
Putra Pangestu
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.294 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6241
Pengelolaan hutan tingkat tapak merupakan peran kunci pemerintah dalam mengatasi gangguan dan kendala yang mengancam keberadaan atau kelestarian hutan. Kendala tersebut terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pembentukan organisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang kuat. Secara spesifik dalam rentang waktu 3 tahun ini penting untuk juga menyikapi dampak negatif pandemi COVID-19 terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan SDM dalam pengelolaan hutan dan memperkuat sistem kelembagaan petani pengelola hutan. Metode penyuluhan yang digunakan adalah diskusi interaktif yang dipimpin oleh tim dosen dari Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penilaian hasil pre-test dan post-test didasarkan pada hasil yang dihitung dengan menggunakan metode scoring untuk menilai keberhasilan pembinaan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom. Hasil post test menunjukkan bahwa hasil pengabdian kepada masyarakat (PKM) berhasil memberikan pengetahuan dan wawasan tentang optimalisasi dan penguatan sistem kelembagaan termasuk kapasitas SDM KPH yang diharapkan mampu menanggulangi dampak negatif situasi sosial dan ekonomi petani hutan sosial dalam pengelolaan KPH akibat pandemi COVID-19. Hal ini penting karena pandemi COVID-19 sangat berdampak pada aspek sosial ekonomi di berbagai aktivitas petani sekitar hutan. Kegiatan PKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan staf KPH Pesawaran dalam mengatasi dampak sosial ekonomi petani perhutanan sosial akibat pandemi Covid-19.Pengelolaan hutan tingkat tapak merupakan peran kunci pemerintah dalam mengatasi gangguan dan kendala yang mengancam keberadaan atau kelestarian hutan. Kendala tersebut terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pembentukan organisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang kuat. Secara spesifik dalam rentang waktu 3 tahun ini penting untuk juga menyikapi dampak negatif pandemi COVID-19 terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan SDM dalam pengelolaan hutan dan memperkuat sistem kelembagaan petani pengelola hutan. Metode penyuluhan yang digunakan adalah diskusi interaktif yang dipimpin oleh tim dosen dari Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penilaian hasil pre-test dan post-test didasarkan pada hasil yang dihitung dengan menggunakan metode scoring untuk menilai keberhasilan pembinaan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom. Hasil post test menunjukkan bahwa hasil pengabdian kepada masyarakat (PKM) berhasil memberikan pengetahuan dan wawasan tentang optimalisasi dan penguatan sistem kelembagaan termasuk kapasitas SDM KPH yang diharapkan mampu menanggulangi dampak negatif situasi sosial dan ekonomi petani hutan sosial dalam pengelolaan KPH akibat pandemi COVID-19. Hal ini penting karena pandemi COVID-19 sangat berdampak pada aspek sosial ekonomi di berbagai aktivitas petani sekitar hutan. Kegiatan PKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan staf KPH Pesawaran dalam mengatasi dampak sosial ekonomi petani perhutanan sosial akibat pandemi Covid-19.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Porang (Amorphophallus muelleri) di Desa Hanura Kabupaten Pesawaran Lampung
Gunardi Djoko Winarno;
Irwan Effendi;
Farida Fathul;
Lestari Wibowo
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (457.999 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6430
Pemberdayaan bagi masyarakat pedesaan sangat penting dilakukan untuk membangkitkan motivasi, meningkatkan ilmu pengetahuan, ketrampilan, membuka peluang kerja dan kesejahteraan. Salah satu kegiatannya melalui budidaya porang yang selama ini sedang dikembangkan di Desa Hanura, Propinsi Lampung. Metode yang digunakan dengan FGD dan penyebaran kuisioner. Responden sebanyak 15 orang yang merupakan kelompok tani Sistem Hutan Kerakyatan Lestari. Mereka pada umumnya telah mengenal tanaman porang tetepi tidak mengetahui manfaat porang. Semua responden termotivasi akan menanam porang karena yakin usaha tanaman ini menguntungkan. Kendala yang dihadapi berupa kurangnya permodalan dan pengetahuan budidaya yang masih sedikit sehingga perlu adanya kerjasama dengan pemerintah daerah, Bumdes, dan perguruan tinggi.
Workshop Manajemen Pemanfaatan Vegetasi Untuk Mendukung Pengelolaan Lingkungan Lestari Untuk Produk Ecoprint
Bejo Slamet;
Iwan Risnasari;
Samsuri Samsuri;
Anita Zaitunah;
Muhdi Muhdi;
Novita Anggraini;
Siti Latifah;
O K Hasnanda Syahputra;
Agus Purwoko;
Oding Affandi;
Rahmawaty Rahmawaty
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (987.734 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6067
Dusun 6 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang mempunyai Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang anggotanya mempunyai keahlian menjahit namun variasi produk kain yang dipergunakan masih terbatas. Sumberdaya alam terutama vegetasi di lingkungan desa sangat banyak dijumpai. Berdasarkan kondisi ini maka perlu adanya Edukasi Dan Workshop Manajemen Pemanfatan Vegetasi Untuk Mendukung Pengelolaan Lingkungan Lestari Menjadi Produk Ecoprint. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 28 November 2020 bertempat di Dusun 6 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang. Pengabdian secara umum dibagi menjadi dua sesi yaitu penanaman pohon buah-buahan yang bisa dimanfaatkan bagian tanamannya untuk ecoprint dan workshop ecoprint. Bibit tanaman yang ditanam berfungsi untuk menunjang ketersediaan bahan pewarna alami dan menghasilkan buah serta mampu menjaga kelestarian lingkungan. Jenis tanaman buah yang disukai oleh masyarakat setempat adalah alpukat, manggis dan duren. Workshop ecoprint ini mempraktekkan tiga metode pada kain dan satu pada kertas. Hasil dari pengabdian ini tampak pada perubahan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan bagian tanaman untuk produk ecoprint baik pada kain maupun kertas. Perlu ada workshop pemasaran untuk memasarkan hasil-hasil produk ecoprint yang akan dikerjakan oleh ibu-ibu PKK selepas workshop ini.
Iptek Penguatan Ketahanan Pangan dengan Program Food Estate Sistim Agrosilvopastural di Humbang Hasundutan
OK Hasnanda Syahputra;
Rudi Hartono;
Harisyah Manurung;
Luthfi Hakim;
Tito Sucipto;
Apri Heri Iswanto;
Jajang Sutiawan;
Samsuri Samsuri;
Anita Zaitunah;
Agus Purwoko;
Hafizah Arinah;
Moehar Maraghiy Harahap;
Mariah Ulfa;
Ridahati Rambey;
Suri Fadhilla;
Arida Susilowati;
Deni Elfiati;
Ahmad Baiquni Rangkuti
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.084 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.5994
Desa Ria-Ria Kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas, dipilih dan dipersiapkan sebagai lokasi dosen wajib mengabdi dari Universitas Sumatera Utara dalam program food estate dengan menerapkan sistem agroforestry melalui pola agrosilvopastural (ternak, kehutanan, dan pertanian). Humbang Hasundutan berpotensi karena terletak didataran tinggi yang memiliki curah hujan yang sangat tinggi dan agroklimat yang sesuai untuk budidaya holtikultura, oleh sebab itu agrosilvopastur cocok diterapkan. Sistem agrosilvopastur diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan secara keseluruhan dan berkelanjutan yang dapat menjamin dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat petani. PKM ini dilaksanakan tanggal 20 November 2021 yang bertempat di kantor kepala desa Riaria Kecamatan Pollung, yang dihadiri anggota kelompok tani agrosilvopastur maju karya sebanyak 24 orang angggota kelompok. Hasil bersama mitra nantinya selain dapat memasarkan produksi rumput sebagai hijauan pakan ternak juga akan mampu memasarkan daging seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar daging dalam negeri. Dari kegiatan dosen wajib mengabdi, dapat memberdayakan petani dalam bidang agrosivopastural, peningkatan pendapatan, dan sekaligus kesejahteraannya
Pelatihan Produksi Pupuk Organik Menggunakan Gulma Untuk Masyarakat Desa Penyangga Rawa Bunder
Rahmat Safe'i;
Irwan Sukri Banuwa;
Slamet Budi Yuwono;
Gunardi Djoko Winarno;
Bainah Sari Dewi;
Melya Riniarti;
Nindya Tria Puspita;
Imawan Abdul Qohar
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.384 KB)
|
DOI: 10.23960/rdj.v1i2.6429
Pupuk menjadi kebutuhan petani dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pupuk organik merupakan pupuk yang terbentuk dari bahan bahan yang bersifat organik, baik itu dari tanaman dan hewan. Pupuk organik dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa menimbulkan epek samping pada tanaman. Desa penyangga Taman Nasional Way Kambas memiliki potensi sektor pertanian yang tinggi, sehingga perlu dilakukan pendampingan. Mayoritas dari kelompok Tani Hutan Rabala one adalah petani, kegiatan pengabdian dalam mendukung pertanian berkelanjutan dapat meingkatkan sosial ekonomi masyarakat. Pendampingan mengenai produksi pembuatan pupuk organik dari gulma perlu dilakukan guna meningkatkan kondisi aspek sosial ekonomi masyarakat. Kegiata. Sasaran kegiatan ini adalah anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Labala one yang berlokasi di Desa Raja basa lama satu, kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. Analisis tingkat pemahaman peserta dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman dengan membandingkan tahap penilaian awal (pre-test) dan tahap penilaian akhir (posttest) dan menggunakan observasi untuk mengetahui kondisi dan situasi masyarakat. Hasil pendampingan terjadi peningkatan pemahaman dan praktik sebesar 21%. Dengan demikian, pemahaman mengenai produksi pupuk organik dapat memudahkan dalam dalam peningkatan sosial ekonomi masyarakat hususnya pada sektor pertanian.