cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 665 Documents
Pemberdayaan Remaja Melalui Peer Educator Untuk Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko di SMKN 1 Pariaman Zayani, Nofri; Prasetyaningsih, Prasetyaningsih; Muzzaki, Muhammad Fakhri Rahmat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.952

Abstract

Masa remaja merupakan periode rentan terhadap perilaku seksual beresiko. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah edukasi teman sebaaya. Tujuan kegiatan untuk memberdayakan remaja SMKN 1 Pariaman dalam pembentukan dan pelatihan peer educator untuk upaya pencegahan perilaku seksual berisiko. Metode yang digunakan yaitu kuis digital, edukasi dengan video dan ceramah, pelatihan, role play, pendampingan, dan praktik edukasi sebaya, dan evaluasi. Pendekatan yang dilakukan yaitu pemberdayaan remaja berbasis partisipatif. Instrumen yang digunakan adalah video animasi, leaflet, serta kuis digital dalam google form. Sasaaran utama kegiatan adalah siswa SMKN 1 Pariaman sebanyak 30 orang. Kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan dan ditargetkan. Hasil analisis pada jawaban kuis peserta menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari awalnya rendah (60.00%) menjadi baik (66.67%) dan sikap yang dari negatif (76.67%) menjadi positif (93.33%). Hasil observasi dan evaluasi proses menunjukkan bahwa peer educator mengalami peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal dan konseling dasar yang ditandai dengan peningkatan kemampuan teknis dan transformasi kemampuan sosial. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberdayaan remaja di SMKN 1 Pariaman melalui pembentukan dan pelatihan peer educator terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta keterampilan komunikasi dan konseling dasar remaja dalam edukasi kesehatan reproduksi serta seksual sebagai upaya pencegahan perilaku seksual berisiko.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Alternatif Berbasis Bungkil Sawit untuk Budidaya Bandeng di Desa Pendamaran Jaya Nabilah, Erlita Syifa; Zahra, Putri Aulia; Patra, Syahtiawan; Irsani, Muhammad; Pahrudin, Gusti; Ghifari, Ahmad Ridho; Padela, Annisa Noor; Nisa, Lathifatun; Amalia, Riska; Ashari, Firda; Nur, Muhamad Andi Putra; Qodariah, Qodariah; Umam, Hairul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.953

Abstract

Desa Pendamaran Jaya, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, salah satu sentra budidaya ikan bandeng di Kalimantan Selatan. Meskipun potensi budidaya sangat besar, tingginya biaya pupuk menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Untuk mengatasinya, dilakukan sosialisasi pembuatan pakan alternatif berbahan bungkil sawit sebagai sumber protein yang ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan ini melibatkan 25 peserta, termasuk kepala desa, perangkat desa, penyuluh perikanan, dan kelompok pembudidaya ikan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan pembuatan pakan, serta sesi tanya jawab guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam proses produksi dan pemberian pakan alternatif yang efektif dan efisien. Pemanfaatan bungkil sawit sebagai pakan alternatif dinilai dapat menekan biaya produksi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budidaya.
Pelatihan Pengolahan Minuman Kesehatan Bahan Dasar Air Kelapa Kelompok Ibu – Ibu PKK Desa Pinamorongan Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan Pinatik, Herry F; Tooy, Dedie; Kaunang, Rine; Saroinsong, Denny; Koapaha, Teltje; Umboh, Riel J J; Prahmawati, Endah; Lamaega, Jolanda Ch E; Sari, Meci Nilam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.954

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi kelapa yang besar, namun pemanfaatan air kelapa tua masih sangat terbatas dan umumnya terbuang sebagai limbah pada sentra pengolahan kopra. Padahal, air kelapa mengandung berbagai zat gizi penting dan berpotensi dikembangkan menjadi produk minuman kesehatan bernilai ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi wirausaha kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesehatan Keluarga (PKK) Desa Pinamorongan, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan melalui pengolahan air kelapa tua menjadi minuman kesehatan berbentuk jelly. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan langsung, yang mencakup pengenalan potensi dan manfaat air kelapa, proses pengolahan minuman jelly air kelapa, serta tahapan pengemasan dan pelabelan produk. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–November 2025 dan diikuti oleh 20 orang anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai kandungan gizi dan manfaat kesehatan air kelapa, serta peningkatan keterampilan praktis dalam diversifikasi pangan berupa olahan air kelapa tua menjadi produk minuman kesehatan dengan nilai jual. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan minat berwirausaha berbasis sumber daya lokal dan mengurangi potensi limbah air kelapa di lingkungan pengolahan kopra. Luaran kegiatan juga dipublikasikan melalui media massa lokal dan video dokumentasi sebagai bentuk diseminasi. Secara keseluruhan, program kemitraan ini berkontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan nilai tambah komoditas kelapa
Pendampingan Ibu Hamil dalam Mencegah Anemia Melalui Pemberian Edukasi Gizi Dan Tablet FE Husnah, Ridni; Fitriani, Fitriani; Ferzianda, Nasqilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.955

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui pendampingan ibu hamil dengan pemberian edukasi gizi dan konsumsi Tablet Fe secara teratur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan ibu hamil dalam mencegah anemia melalui edukasi gizi seimbang serta pendampingan konsumsi Tablet Fe. Metode Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia, Pemberian Tablet Fe, Pendampingan individu, pemantauan dan tindak lanjut temuan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di PMB Bidan Atlantika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil tentang anemia, pentingnya asupan gizi kaya zat besi, serta manfaat dan cara konsumsi Tablet Fe yang benar. Selain itu, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mendorong peningkatan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi Tablet Fe. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Diharapkan program pendampingan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ibu untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan janin.
Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Perimenopause pada Perempuan Usia di Atas 40 Tahun di Posbindu Ngudi Waras Jaten Karanganyar Suwarnisih, Suwarnisih; Pramana, Cipta; Hadi, Selasih Putri Isnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.960

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta melakukan deteksi dini kesehatan pada perempuan usia ≥40 tahun dalam menghadapi masa perimenopause dan menopause. Kegiatan dilaksanakan di Posbindu Ngudi Waras Jaten, Karanganyar, pada 29 November 2025 dengan jumlah peserta 55 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet perimenopause dan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan peserta serta survei kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar peserta mengalami kelebihan berat badan, tekanan darah di atas normal, serta kadar kolesterol dan asam urat yang meningkat. Tingkat pengetahuan peserta tentang perimenopause meningkat secara signifikan setelah penyuluhan, dengan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini dan pengelolaan kesehatan selama masa perimenopause dan menopause
Implementasi Program PPLP di SMK Negeri 1 Tenggarong sebagai Sarana Pengembangan Kompetensi Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Alim, Refandi; Alfarizi, Mirza; Alvan, Raifhannisa Adiibah; Aprilliana, Devi; Janah, Laily Nur; Hidayatullah, M Nor; Raharja, Andri Tria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.963

Abstract

Program Pengabdian Pengenalan Lapangan Persekolahan (PPLP) di SMK Negeri 1 Tenggarong dirancang guna membekali mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan terjun langsung di dunia pendidikan kejuruan. Aktivitas ini menambah peluang mahasiswa guna memakai teori yang dipelajari selama kuliah di situasi nyata, menaikan keterampilan mengajar, serta paham hambatan di dunia pendidikan kejuruan. Selama 84 hari (sekitar 3 bulan), mahasiswa dari program studi Pendidikan Olahraga dan Pendidikan Bahasa Inggris melakukan bermacam aktivitas dari pengelolaan kelas, kolaborasi dengan guru pamong, praktik mengajar, serta refleksi bersama kelompok. Program ini tak hanya mendorong pengembangan keterampilan profesional, namun juga membuat sikap dan etika kerja yang dibutuhkan pendidik kejuruan. Kolaborasi antar dua program studi pendidikan olahraga dan bahasa inggris yang memperkaya pengalaman pembelajaran dan menunjukkan pentingnya kerja sama lintas disiplin ilmu dalam pendidikan.
Pelayanan Publik Bakti Sosial dan Pendampingan Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata Anyer Desa Tambang Ayam Al-Ra’zie, Zakaria Habib; Gustin, Nindi Riyan; Chrisdiana, Yulvia; Irfansyah, Irfansyah; Apriyanto, Apriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.964

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik bakti sosial dan pendampingan ekonomi kreatif di Kampung Wisata Anyer, Desa Tambang Ayam, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi lokal serta keterlibatan aktif warga dalam setiap tahap programnya, diharapkan tercipta keberlanjutan dan kemandirian yang lebih baik dari warga desa. Pada kegiatan ini warga tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk lebih mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Desa Tambang Ayam merupakan destinasi wisata yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun masyarakat setempat masih menghadapi berbagai permasalahan seperti kurang maksimalnya pengetahuan dalam pengelolaan usaha, minimnya akses terhadap informasi dan pelatihan, serta membutuhkan penguatan dalam pembangunan mental keluarga khususnya terhadap anak-anak. Untuk mengatasi permasalahan ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui dua metode utama yaitu pelayanan publik bakti sosial dan pendampingan ekonomi kreatif. Pelayanan publik bakti sosial berfokus pada sosialisasi perlindungan dan penguatan mental anak, pemeriksaan kesehatan gratis warga, pembinaan mental keagamaan, sementara pendampingan ekonomi kreatif akan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai stakeholder dan bekerjasama dengan Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Provinsi Banten.
Pelatihan Pengemasan Menggunakan Zipper Lock Guna Meningkatkan Pemahaman Branding Equity Wulandari, Catur; Sari, Andira; Harjono, La
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.965

Abstract

Kegiatan pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga pelaku usaha mikro dan penjual ikan busuko melalui pelatihan pengemasan menggunakan zipper lock serta pembuatan logo kemasan sebagai upaya penguatan brand equity produk lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Lalembue dengan sasaran utama pelaku usaha mikro yang masih memasarkan produknya secara sederhana dan belum menerapkan pengemasan yang higienis serta beridentitas usaha yang jelas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi mengenai pentingnya pengemasan dan branding, demonstrasi penggunaan kemasan zipper lock, bimbingan pembuatan logo kemasan sederhana, serta praktik langsung pengemasan ikan busuko dan produk usaha mikro lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peran kemasan dan logo dalam meningkatkan nilai jual produk. Peserta mampu menghasilkan contoh kemasan ikan busuko yang lebih rapi, higienis, dan memiliki identitas usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesiapan usaha mikro untuk bersaing di pasar serta mendukung penguatan ekonomi keluarga. Dengan demikian, pelatihan pengemasan dan pembuatan logo kemasan di Desa Lalembue diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha mikro yang berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Penerapan Teknologi Google Maps Dalam Digitalisasi Taman Gizi Di Desa Perkebunan Membang Muda, Kabupaten Labuhanbatu Utara Zahara, Nabila; Pitaloka, Sekar Widyamada; Pradana, Wahyu Yuda; Andika, Bima; Sampurna, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.975

Abstract

Digitalisasi desa menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan program berbasis masyarakat, termasuk pengelolaan taman gizi desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pemanfaatan Google Maps dalam mendukung digitalisasi taman gizi di Desa Perkebunan Membang Muda, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Sumatera Utara tahun 2025 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan perangkat desa dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemetaan lokasi taman gizi, pencatatan titik koordinat, dokumentasi visual, serta penyusunan informasi lahan yang dapat diakses secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan Google Maps mampu mengalihkan sistem pendataan taman gizi dari manual ke digital sehingga data menjadi lebih tertata, transparan, dan mudah diakses. Selain meningkatkan efisiensi pelaporan dan pemantauan, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan dan pembaruan data. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital dan akses jaringan internet, pendampingan dan pelatihan secara bertahap terbukti membantu masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital tersebut.
Pendampingan Sertifikasi Halal Self Declare dalam Program SEHATI Bagi Pelaku UMKM Kelurahan Keputran di Surabaya Kurniawati, Ruly; Pertiwi, Tri Kartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.977

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengevaluasi efektivitas implementasi program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) melalui jalur self-declare pada 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) makanan dan minuman di Kelurahan Keputran, Surabaya. Kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku penuh pada Oktober 2024 menjadi dasar urgensi kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah kombinasi survei minat awal, sosialisasi mendalam, dan pendampingan teknis hands-on untuk pendaftaran melalui sistem SiHalal, guna mengatasi kendala non-finansial seperti literasi digital dan pemahaman prosedur Sistem Jaminan Halal (SJH). Partisipasi UMKM dalam kegiatan tercatat sebesar 67%. Angka ini terbilang rendah meskipun motivasi mereka tinggi. Penghambat utama adalah literasi digital yang masih rendah dan prosedur yang dipersepsikan berbelit-belit oleh para pelaku UMKM. Kesimpulan ini menekankan bahwa keberhasilan sertifikasi self-declare sangat ditentukan oleh peran aktif pendamping sebagai fasilitator administrasi sekaligus edukator teknis. Oleh karena itu, perlu diupayakan peningkatan intensitas pendampingan, penyederhanaan prosedur administratif, dan percepatan verifikasi BPJPH guna menjamin keberlanjutan dan efektivitas program SEHATI di tingkat lokal.