cover
Contact Name
Dirasatul Ibtidaiyah
Contact Email
dirasatulibtidaiyah@uinsyahada.ac.id
Phone
+6285261307293
Journal Mail Official
dirasatulibtidaiyah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/IBTIDAIYAH/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Dirasatul Ibtidaiyah
ISSN : 27974588     EISSN : 27972410     DOI : https://doi.org/10.24952/ibtidaiyah/
Core Subject : Education,
DIRASATUL IBTIDAIYAH adalah jurnal yang berfokus pada studi kritis tentang pendidikan dasar. Menyelidiki dinamika pembelajaran siswa di jenjang pendidikan dasar / madrasah ibtidaiyah (sekolah dasar islam). Selain fokus pada pengembangan pengajaran di pendidikan dasar. Fokus dan ruang lingkup DIRASATUL IBTIDAIYAH dapat dilihat secara detail di sini DIRASATUL IBTIDAIYAH diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu Edisi 1 pada bulan Juni dan edisi 2 pada bulan November Tahun 2021. Jurnal Dirasatul Ibtidaiyah telah memiliki nomor registrasi p-ISSN: 2797-4588 dan e-ISSN:2797-2410 diterbitkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 117 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS IV Savira, Unisha Risna; Tisngati, Urip; Purnamasari, Mega Isvandiana
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.16920

Abstract

This study aims to determine and describe the feasibility and effectiveness of mathematical puzzle media on whole number material to improve the arithmetic ability of fourth grade students. The study used the Research Development (RD) method with the ADDIE development model. The research subjects consisted of 1 teacher and 10 fourth grade students of Sukoharjo Public Elementary School. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, documentation, and arithmetic ability tests. Data analysis conducted included the level of product validity from media and material experts, analysis of teacher and student response questionnaire data on media use, and analysis of product effectiveness test data. The results showed that the puzzle media was declared very valid by media experts with an average assessment of 4.86, and an average of 4.83 by material experts. In addition, the results of the teacher response questionnaire were 100% and the results of the student response questionnaire were 97.33% with a very feasible category. The mathematical puzzle media was said to be quite effective with an average N-Gain score of 0.7 and an effectiveness percentage of 72.8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan timgkat kelayakan dan keefektivitas media puzzle matematika pada materi bilangan cacah untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas IV. Penelitian menggunakan metode Reseacrh Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri 1 guru dan 10 siswa kelas IV SD Negeri Sukoharjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes kemampuan berhitung. Analisis data yang dilakukan meliputi tingkat kevalidan produk dari ahli media dan materi, analisa data angket respon guru dan siswa terhadap penggunaan media, serta analisa data uji efektivitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle dinyatakan sangat valid oleh ahli media dengan rata-rata penilaian adalah 4,86, dan rata-rata 4,83 oleh ahli materi. Selain itu, hasil angket respon guru sebesar 100% dan hasil angket respon siswa sebesar 97,33% dengan kategori sangat layak. Media puzzle matematika dikatakan cukup efektif dengan rata-rata skor  N-Gain sebesar 0,7 dan presentase efektivitas 72,8%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MEDIA LINGKAR CUACA AJAIB DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI CUACA KELAS III SDN 2 BULANGO TIMUR Lawani, Nur Ain; Damopolii, Mujahid; Hiola, Zohrawaty
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17597

Abstract

AbstractThis study aims to improve learning outcomes through the application of the magic weather circle media to improve learning outcomes in science learning on weather material in class III of SDN 2 Bulango Timur. The type of research used is classroom action research. The subjects in this study were 1 class teacher and 17 class III students and the object in this study was the application of the android-based magic weather circle media to improve learning activities. The results of the study showed an increase in student understanding through the magic weather circle learning media. Pre-cycle data, initially showed the percentage of students whose understanding was only 33.35% increasing to 67.38% in cycle I increasing again in cycle II by 86.72% thus the difference in comparison from pre-cycle - cycle I is 40.33% the difference in comparison from cycle I - cycle II is 31.67% then from pre-cycle - cycle II has a difference comparison of 40.33%. Understanding is increased through the magic weather circle learning media by carrying out 2 actions in each cycle, namely cycle I as many as 2 meetings. The implementation of this learning begins with safe preparation including preparation of the media used for the lesson accompanied by researcher observations.Keywords: Learning Outcomes, Magic Weather Circle Media, Science, Weather Material AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui Penerapan media lingkar cuaca ajaib untuk meningkatkan hasil Belajar pada  pembelajaran IPAS  materi cuaca di kelas III SDN 2 Bulango Timur. Jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 17 orang siswa kelas III dan objek dalam penelitian ini adalah Penerapan media lingkar cuaca ajaib berbasis android untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan Terjadi peningkatan pada pemahaman peserta didik melalui media pembelajaran lingkar cuaca ajaib. Data prasiklus, awalnya menujukan presentase peserta didik yang pemahamnya hanya 33,35% meningkat menjadi 67,38% pada siklus I meningkat lagi pada siklus II sebanyak 86,72% dengan demikian selisih perbandingan dari prasiklus – siklus I yakni 40,33% selisih perbandingan siklus I –siklus II 31,67% kemudian dari prasiklus – siklus II memiliki perbandingan selisih 40,33%. Pemahaman ditingkatkan melalaui media pembelajaran lingkar cuaca ajaib dengan melakukan 2 kali tindakan pada setiap siklus, yakni siklus I sebanyak 2 kali pertemuan. Pelaksaan pembelajaran ini diawali dengan persiapan yang diaman meliputi persiapan media yang diapakai untuk pelajaran yang disertakan dengan pengamatan peneliti. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Lingkar Cuaca Ajaib, IPAS, Materi Cuaca
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT SISWA KELAS 5 SDN 11 LIMBOTO BARAT B. Kasamo, Nur Afni; Nurwati, Andi; Iskandar, Suhendra
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.16973

Abstract

Abstract This study aims to improve students' understanding of the material on changes in state of matter through the application of the inquiry learning model in grade V of SDN 11 Limboto Barat. The main problem faced is the low level of student understanding due to the use of conventional learning models that are less interesting, so students tend to be passive. To overcome this, the inquiry learning model is applied because it is able to encourage student activeness in discovering concepts through an exploratory process. The method used is Classroom Action Research (CAR) which is implemented in two cycles. Each cycle consists of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research instruments include observation, testing, and documentation. Data validity is tested by triangulation and checking by key informants. The results of the study show that in the pre-cycle stage, only 16% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). After the application of the inquiry model, the average score of students in cycle I increased to 80, but did not reach the overall completion target. In cycle II, with an experimental strategy, the average score increased significantly to 90 with all students achieving the KKM. These results show that the inquiry learning model is effective in improving students' understanding of the material on changes in the state of matter.Keywords: Inquiry Learning Model, Changes in the State of Matter, Concept Understanding Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat melalui penerapan model pembelajaran inkuiri di kelas V SDN 11 Limboto Barat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa akibat penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang menarik, sehingga siswa cenderung pasif. Untuk mengatasi hal ini, model pembelajaran inkuiri diterapkan karena mampu mendorong keaktifan siswa dalam menemukan konsep melalui proses eksploratif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Validitas data diuji dengan triangulasi dan pemeriksaan oleh informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus, hanya 16% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah penerapan model inkuiri, nilai rata-rata siswa pada siklus I meningkat menjadi 80, namun belum mencapai target ketuntasan secara keseluruhan. Pada siklus II, dengan strategi eksperimen, nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 90 dengan seluruh siswa mencapai KKM. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat.KataKunci:Model Pembelajaran inquiri, Perubahan Wujud zat, Pemahaman Konsep 
PENGGUNAAN MEDIA KINCIR PERKALIAN PADA MATERI KONSEP PERKALIAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS III SDN 21 LIMBOTO Tutisna, Tutisna; Anwar, Herson; Susanti Kalaka, Febry Rizki
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17941

Abstract

AbstractThis study aims to determine the use of multiplication wheel media in improving mathematics learning outcomes of third-grade students of SDN 21 Limboto on the concept of multiplication. The type of research used is classroom action research. The subjects in this study were 1 class teacher and 25 third-grade students and the object of this study was the use of multiplication wheel media to improve mathematics learning outcomes. The results of the study showed an increase before the action was carried out, student learning outcomes only reached 28%, after being given the first cycle action it increased to 52%. After the action was carried out in the first cycle, there was an increase in student learning outcomes to 52%, although there were still some students who had not reached the KKM. This increase shows that the use of multiplication wheel media began to have a positive impact on student understanding. Then in the second cycle, after improvements were made in the learning process, student learning outcomes increased significantly to 96%, with only 1 student who had not reached the KKM. These results indicate that the use of multiplication wheel media is able to improve students' understanding of the concept of multiplication in a concrete, interesting, and fun way.Keywords: Learning Outcomes, Multiplication Wheel Media, Mathematics, Multiplication Concept MaterialAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kincir perkalian dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SDN 21 Limboto pada materi konsep perkalian. Jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas dan 25 orang siswa kelas III dan objek Objek dalam penelitian ini adalah Penggunaan kincir perkalian untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan sebelum dilakukan tindakan, hasil belajar peserta didik hanya mencapai 28%, setelah diberikan tindakan siklus I meningkat menjadi 52%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi 52%, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum mencapai KKM. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media kincir perkalian mulai memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa. Kemudian pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, hasil belajar peserta didik meningkat secara signifikan menjadi 96%, dengan hanya 1 orang siswa yang belum mencapai KKM. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media kincir perkalian mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian secara konkret, menarik, dan menyenangkan. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Kincir Perkalian, Matematika, Materi Konsep Perkalian
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MULTISENSORIK BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS MATERI KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS V SDN 7 LIMBOTO Paputungan, Patresia; Hasan, Jhems Richard; Akolo, Ingka Rizkyani
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17315

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of the use of multisensory methods assisted by digital flash card media on the ability to write descriptive essays of fifth-grade students of SD 7 Limboto. The type of research used is quantitative with the One Group Pre-test Post-test Design experimental method. The population in this study were all fifth-grade students of SDN 7 Limboto, totaling 10 people. The results showed that the ability to write descriptive essays of fifth-grade students of SDN 7 Limboto in the initial test (Pretest) was below the Minimum Completion Criteria (KKM) of Indonesian Language, namely 75, with an average score of 57.80. This shows that students' initial ability in writing descriptive essays is still classified as low to moderate. After the application of the multisensory method assisted by digital flash card media, the final test score (Posttest) showed a significant increase with an average of 75.40, where 70% of students reached or exceeded the KKM. This increase was accompanied by a more even distribution of scores, which reflects improvements in students' writing skills. Based on the results of the Paired Sample t-Test, the value obtained | thitung | = | -2.850| = 2.850 ttable value = 2.262 and p 0.001 ( 0.05), so H₀ is rejected and H₁ is accepted. This proves that the multisensory method assisted by digital flash card media has a significant effect on improving the ability to write descriptive essays for fifth grade students of SDN 7 Limboto.Keywords: Multisensory Method, Assisted by Digital Flash Card Media, Descriptive Essay.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode multisensorik barbantuan media flash card digital terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD 7 Limboto. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode eksperimen OneGroupPre-testPost-test Design. Populasipadapenelitianiniadalahseluruhsiswa kelas V SDN 7 Limboto yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis materi karangan deskripsi siswa kelas V SDN 7 Limboto pada tes awal (Pretest) berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Bahasa Indonesia yaitu 75, dengan rata-rata nilai sebesar 57,80. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam menulis karangan deskripsi masih tergolong rendah hingga sedang. Setelah diterapkan metode multisensorik berbantuan media flash card digital, nilai tes akhir (Posttest) menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata sebesar 75,40, dimana 70% siswa mencapai atau melampaui KKM. Peningkatan ini disertai dengan sebaran nilai yang lebih merata, yang mencerminkan perbaikan keterampilan menulis siswa. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai | thitung | = | -2,850| = 2,850  nilai ttabel = 2,262 dan p 0,001 ( 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini membuktikan bahwa metode multisensorik berbantuan media flash card digital berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis materi karangan deskripsi siswa kelas V SDN 7 Limboto.KataKunci:Metode Multisensorik, Berbantuan Media Flash Card Digital, Karangan Deskripsi
RELEVANSI FILSAFAT PENDIDIKAN DALAM TRANSFORMASI KURIKULUM DAN PEMBENTUKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL Iskandar, Iskandar; Sekar Sudesmi, Ni Nyoman; Sandriani, Pipit; Zulfikar, Zulfikar
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.17769

Abstract

AbstractPhilosophy of education plays a fundamental role in shaping the direction and quality of national education. This study aims to analyze the influence of educational philosophy on curriculum development, teaching practices, and character formation in the Indonesian context. Using a qualitative approach through a literature review, the study examines major philosophical perspectives, educational theories, and scholarly sources related to curriculum design and character education. The findings indicate that educational philosophy functions as a normative foundation for formulating holistic educational goals that integrate cognitive, affective, and psychomotor domains. Furthermore, philosophical principles significantly influence the development of curricula that are aligned with Indonesia’s sociocultural context, particularly those grounded in Pancasila values. In teaching practice, philosophical foundations encourage reflective, participatory, and learner-centered approaches, as exemplified in the implementation of the Merdeka Curriculum. Educational philosophy also contributes to strengthening character education through the internalization of moral, ethical, and social responsibility values. Despite its substantial contribution, limited philosophical understanding among educators remains a challenge in its practical application. This study concludes that strengthening educators' understanding of educational philosophy is essential for improving teaching quality and ensuring the relevance of curricula, enabling education to produce intelligent, ethical, and adaptable future generations.Keywords: Philosophy Of Education, Curriculum, Character, Teaching PracticesAbstrakFilsafat pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk arah dan kualitas pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh filsafat pendidikan terhadap pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah teori-teori filsafat pendidikan, aliran filsafat, serta dokumen ilmiah terkait pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan berperan sebagai landasan normatif dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, filsafat berpengaruh signifikan terhadap desain kurikulum yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia, khususnya melalui nilai-nilai Pancasila. Dalam praktik pembelajaran, filsafat pendidikan mendorong penerapan metode yang reflektif, partisipatif, dan berpusat pada peserta didik, sebagaimana dicontohkan dalam Kurikulum Merdeka. Filsafat juga berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter melalui internalisasi nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial. Meski memberikan kontribusi besar, pemahaman guru yang masih terbatas mengenai prinsip-prinsip filosofis menjadi tantangan dalam implementasi di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pemahaman filsafat pendidikan sangat penting guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi kurikulum di Indonesia, sehingga pendidikan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Kata Kunci: Filsafat Pendidikan, Kurikulum, Karakter, Pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS 2 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MATERI EMPAT KATA AJAIB SDN 7 LIMBOTO Tutoli, Sulasmin; Pateda, Lamsike; Talango, Sitti Rahmawati
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.16944

Abstract

AbstractThis study aims to improve early reading skills through picture storybooks (BCB) in grade 2 of SDN 7 Limboto, using classroom action research (CAR). Learning is carried out in 2 cycles, each cycle has stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 26 students of grade 2 of SDN 7 Limboto. Data collection techniques were carried out using observation and documentation techniques. Data analysis in the study used a descriptive percentage formula for teacher activity and early reading skills. This can be seen from the increase in each cycle, namely cycle I obtained 61.3% teacher activity, and 50% initial reading test results, and an increase in cycle II obtained 86.6% teacher activity results, and 92.3% initial reading test results. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the application of picture storybooks (BCB) can improve the early reading skills of grade 2 students of SDN 7 Limboto in Indonesian language learning.Keywords: Beginning Reading, Picture Storybook Media, Indonesian Language Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media buku cerita bergambar (BCB), di kelas 2 SDN 7 Limboto, dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pembelajaran dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus memiliki tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN 7 Limboto yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian menggunakan rumus deskriptif presentase untuk aktivitas guru, dan kemampuan membaca permulaan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan tiap siklus, yakni siklus I memperoleh aktivas guru 61,3%, dan hasil tes membaca permulaan 50%, dan terjadi peningkatan pada siklus II memperoleh hasil aktivitas guru 86,6%, dan hasil tes membaca permulaan 92,3%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media buku cerita bergambar (BCB) dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SDN 7 Limboto pada pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci: Membaca Permulaan, Media Buku cerita Bergambar, Bahasa Indonesia 

Page 12 of 12 | Total Record : 117