cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
+6282279491880
Journal Mail Official
lp3mkil2021@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/pkml/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982459     EISSN : 27982440     DOI : https://doi.org/10.55526/pkml.v2i2
Linggau PKM Jurnal (Journal of Community Service and Empowerment) is an OJS journal in the field of Community Service and Empowerment. The Linggau PKM Journal emphasizes on written works of the results of community service and empowerment activities. PKM Linggau is a forum for writing community service and empowerment in the fields of education, social, politics, economy, culture, religion, law, agriculture and other fields of science related to community service and empowerment activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Pendampingan Akses Penguatan Kelembagaan di Kelurahan Muara Enim dan Mesat Seni Muhamad Fadli; Rizka Aulia; Widya Analisa
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.627

Abstract

Reforma agrarian adalah tahap untuk memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan fasilitasi dari OPD dan Stakeholder Terkait, pada kegiatan ini dilaksanakan pendampingan mulai dari fasilitasi pembentukan dan penguatan kelompok masyarakat, pendampingan akses umkm dan permodalan yang memanfaatkan banyak metode seperti cooperative farming dan CSR yang memungkinan bisa dilaksanakan pada reforma agraria 2024, kelurahan yang terpilih adalah kelurahan Muara Enim dan Mesat Seni, kelurahan ini dipilih karena paling cocok sesuai dengan petunjuk dari OPD terkait yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem. Kelurahan Muara Enim dan Mesat seni masuk dalam 15 kelurahan dengan kemiskinan Ekstrem di kota lubuklinggau sehingga perlu dilakukan reforma agrarian pada 2 kelurahan ini yang berbentuk akses.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN PLATFORM SISTEM INFORMASI CLOUD COMPUTING SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN DATA M. Nejatullah Sidqi; Rio; Ahmad Marsehan
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.629

Abstract

Pengetahuan tentang teknologi sistem informasi cloud computing dapat memberikan informasi ketahui lebih lanjut tentang cloud computing dapat membantu Anda memahami definisi, arsitektur, dan model pengiriman layanan yang dimilikinya. Cloud computing saat ini menghadapi masalah dengan efisiensi dan kelincahan sistem. Oleh karena itu, penggunaan komputasi awan sangat penting, terutama untuk menyimpan informasi yang sangat penting dengan kemananan yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajar guru tentang manfaat dasar teknologi cloud computing dan tentang pentingnya teknologi ini dalam pekerjaan sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil menggunakan cloud computing dalam pembelajaran kelas dengan melihat dan terus memantau. Hingga saat ini, guru telah terbiasa dengan penggunaan cloud dan tidak menghadapi masalah.
PELATIHAN GURU DALAM MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) DI SMP NEGERI 4 KOTA LUBUKLINGGAU Shinta Aprilisa; Rani Okta Felani; M. Nejatullah Sidqi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.630

Abstract

Platform Merdeka Mengajar (PMM) merupakan platform yang mengakomodasi guru dalam mendapatkan acuan, inspirasi dan pemahaman tentang kurikulum merdeka. Platform Merdeka Mengajar membantu guru dalam mengembangkan kreativitas dikarenakan platform ini memberikan fasilitas pelatihan mandiri dengan akses yang tidak terbatas. Tujuan yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri 4 Lubuklinggau dalam melaksanakan pembelajaran dengan media berbasis IT dengan mamanfaatkan Platform Merdeka Mengajar yang sesuai kebutuhan dalam peningkatan kualitas pembelajaran siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan pengisian angket. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di SMP Negeri 4 Lubuklinggau dengan metode pelaksanaan kegiatan dimulai dari penyampaian materi dengan metode ceramah, diskusi dan praktik langsung. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelatihan dalam penggunaan aplikasi PMM, dan tahap evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa guru mendapatkan pemahaman tentang kurikulum merdeka serta pelatihan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar ini memiliki manfaat besar dalam pembelajaran yang dirasakan oleh guru sebesar 94%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALIPADANG DALAM PENGOLAHAN SAYUR ORGANIK MENJADI CAMILAN SEHAT DAN BERGIZI Yunita Wardianti; Yuni Krisnawati
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.640

Abstract

Desa Kalipadang merupakan salah satu desa yang menjadi sentra penghasil sayur terbesar di Kecamatan Selupu Rejang. Pertanian sayur di Desa Kalipadang sangat maju. Beberapa masyarakat petani di desa ini telah mengenal istilah pertanian organik. Dengan mengkonsumsi pangan organik termasuk sayuran organik diharapkan konsumen akan jauh lebih sehat daripada menkonsumi sayuran anorganik yang mengandung bahan-bahan kimia yang mungkin berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun, pemasaran sayur organik untuk daerah-daerah kecil masih sangat sulit dan kurang mendapat minat dari masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan kegiatan pelatihan pengolahan sayur organik menjadi camilan sehat guna untuk meningkatkan nilai gizi makanan yang sekaligus menjadi peluang usaha oleh masyarakat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu sosialisasi, pelatihan, unjuk krtja, diskusi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan mitra dengan nilai N-gain sebesar 0,5 dan termasuk dalam kategori sedang. Mitra memiliki keterampilan dalam pengolahan sayur organik menjadi camilan sehat dengan angka 77,5 yang termasuk dalam kategori baik.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LABA PENJUALAN DALAM BERWIRAUSAHA BAGI TEMAN DISABILITAS KOTA LUBUK LINGGAU Endar Pradesa; Metha Aditya Putri; Susyanto
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.657

Abstract

Digital Marketing adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan di berbagai media seperti blog, website, media sosial, dan lain-lain yang tujuannya untuk mendapatkan data, target marketing, dan konsumen atau pelanggan. Berdasarkan UU No.8 Tahun 2016, disabilitas adalah keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama. Merujuk pada data SUSENAS 2020, jumlah insan disabilitas Indonesia mencapai 28,05 juta orang, dan 22% diantaranya berada pada kelompok usia produktif. Usia produktif ini diukur dari rentang umur 15 hingga 64 tahun. Salah satu masalah utama yang dialami penyandang disabilitas adalah kesulitan mendapat pekerjaan. Hal ini mengingat belum banyak lapangan pekerjaan yang menerima pekerja disabilitas karena keterbatasannya. Oleh sebab itu, tak sedikit insan disabilitas yang beralih ke sektor informal dan berwirausaha. Tercatat 72 persen insan disabilitas bekerja pada sektor informal (Indeks Kesejahteraan Sosial 2020). Pengembangan kewirausahaan memiliki manfaat bagi penyandang disabilitas diantaranya adalah pencapaian kemandirian finansial, perolehan hak untuk berusaha, berdaya dan tidak bergantung pada bantuan sosial serta pengakuan akan kontribusinya. Manfaat ini tidak hanya bagi penyandang disabilitas namun sebagai penguatan keberagamaan dalam dunia usaha.
PELATIHAN STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN DALAM BERWIRAUSAHA BAGI PENYANDANG DISABILITAS KOTA LUBUKLINGGAU Fatma Oktarendah; Ratih Eka Sakti
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.658

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia pada 2020 adalah 22,5 juta. Sementara Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2020 mencatat ada 28,05 juta penyandang disabilitas. Sekitar 15% dari penduduk dunia adalah penyandang disabilitas, di Indonesia penyandang disabilitas mencapai 12,15% dari penduduk secara keseluruhan. Kesamaan hak penyandang disabilitas yang terkandung dalam UU No. 8 pasal 5 tahun 2016 sama seperti hak dengan orang normal. Penyandang disabilitas mempunyai kebutuhan kemandirian dari sisi pribadi dan ekonomi. Dari sisi ekonomi penyandang disabilitas juga mempunyai kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan bahkan beberapa dari mereka merupakankepala keluarga yang mempunyai kewajiban untukmemberi nafkah. Penyandang disabilitas harus berkarya dan berwirausaha agar dapat menopang perekonomiannya. Namun kegiatan wirausaha bukanlah sesuatu hal yang mudah, banyak kendala yang harus dihadapi oleh penyandang disabilitas dimulai dari aspek pemodalan, ketrampilan untuk meproduksi suatu produk, dan pemasaran ditengah keterbatasan fisik yang mereka miliki. Namun demikian beberapa penyandang disabilitas mempunyai keahlian meskipun keahlian tersebut belum optimal. Keahlian tersebutlah yang dapat dikembangkan sehingga penyandang disabile dapat berproduktif dan menghasilkan karya untuk itulah kami melakukan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan Pelatihan Strategi Peningkatan Penjualan dalam Berwirausaha bagi Penyandang Disabilitas Kota Lubuklinggau. Pengembangan kewirausahaan memiliki manfaat bagi penyandang disabilitas diantaranya adalah pencapaian kemandirian finansial, perolehan hak untuk berusaha, berdaya dan tidak bergantung pada bantuan sosial serta pengakuan akan kontribusinya. Manfaat ini tidak hanya bagi penyandang disabilitas namun sebagai penguatan keberagamaan dalam dunia usaha.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK JALANAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG Sri Murti; Dian Ramadan Lazuardi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.664

Abstract

ABSTRAK Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk mensosialisasikan pentingnya pendidikan bagi anak jalanan di Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan di dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu melalui tahapan: perencanaan dan persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil PKM diketahui bahwa masyarakat mulai memahami bahwa setiap anak, termasuk anak jalanan, berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Keterlibatan aparat pemerintahan dalam kegiatan sosialisasi memberikan dampak positif yang signifikan. Melalui sesi konseling individu dan kunjungan ke rumah, banyak anak jalanan dan keluarga mendapatkan informasi yang lebih personal dan spesifik tentang manfaat pendidikan. Kegiatan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan bagi anak jalanan di Kabupaten Rejang Lebong telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pendidikan. Kata kunci: sosialisasi, anak jalanan, Rejang Lebong
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN YOGURT SUSU KEDELAI DI DESA KARANG JAYA KECAMATAN SELUPU REJANG Ria Dwi Jayati; Nur Fitriyana; Ovilia Putri Utami Gumay; Meinia Wika Delwista
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.685

Abstract

Kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, terdiri dari ibu-ibu non produktif secara ekonomi yang mayoritas menghabiskan waktunya untuk mengurus rumah tangga dan keluarga. Kelompok IRT ini memiliki potensi untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi, terutama dalam bidang pangan olahan fermentasi, seperti yogurt dari susu kedelai. Kelompok ini dapat memanfaatkan peluang usaha dalam bidang makanan fermentasi yang semakin diminati oleh masyarakat yang ingin hidup sehat. Yogurt yang dihasilkan dari proses fermentasi oleh bakteri asam laktat memiliki nilai jual yang tinggi. Keterampilan pembuatan dan pemasaran sangat dibutuhkan oleh kelompok IRT di Desa Karang Jaya tersebut, sehingga kegiatan pelatihan terkait pembuatan dan pemasaran juga diperlukan untuk membantu kelompok IRT memanfaatkan potensi ini. Produk yoghurt susu kedelai yang dihasilkan dapat menjadi ciri khas kuliner dari Desa Karang Jaya dan meningkatkan pendapatan kelompok IRT serta memajukan kelompok IRT tersebut, selain itu juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara tidak langsung. Hasil dari kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah: 1) mitra memiliki pengetahuan tentang cara pengolahan kedelai menjadi minuman fermentasi, 2) mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang cara membuat yogurt susu kedelai, dan 3) dihasilkan produk berupa yogurt susu kedelai yang bisa dikinsumsi sendiri maupun dipasarkan untuk menambah pemasukan perekonomian keluarga.
PENTINGNYA EDUKASI KONSERVASI DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SMP ALAM PRABUMULIH Yuliany, Eka Haryati
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i2.681

Abstract

Permasalahan lingkungan seringkali terjadi karena adanya interaksi antara manusia dan lingkungan yang disertai pengabaian terhadap ekosistem akibat aktivitas manusia. Edukasi mengenai konservasi kepada Siswa/i dapat dimanfaatkan sebagai langkah membangun spirit kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian Siswa/i dalam menjaga lingkungan di berbagai ekosistem. Metode yang digunakan untuk kegiatan ini adalah observasi, eksplorasi dan Focus Group Discuss (FGD). Hasil dan pembahasan serta temuan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini Siswa/i mulai memiliki rasa kepedulian yang lebih terhadap lingkungan, hal ini terlihat dari meningkatnya peran serta mereka dalam proses diskusi dan antusias rasa ingin tahu terhadap langkah menjaga lingkungan.
Gerakan Hidup Bersih dan Sehat Bebas Sampah di Desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Mukharomah, Ervina; Samsilayurni; Wardhani, Sri; Yanti, Sri; Aryati, Ani; Antoni; Saputri, Kurnia; Fitria , Primasari
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i2.753

Abstract

Desa Tanjung Batu seberang adalah desa yang pempunyai masalah dalam pengelolaan sampah. Sehingga menyebabkan beberapa warga desa Tanjung Batu seberang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Adapun tujuan dari pengabdian ini untuk menemukan solusi terhadap pengelolaan sampah. Pelaksanaan kegiatan terbagi beberapa tahapan; pertama menganalisa kebutuhan mitra, kedua Menyusun rancangan, ketinga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, ke empat evaluasi proses dan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Metode yang digunakan sebagai pendekatan adalah metode konstruktivisme. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pemberian meteri dengan metode cerama, diskusi, pemberian contoh. Subjek pengabdian ini adalah Masyarakat Desa Tanjung Batu. Instrumen yang digunakan adalah angket pemahaman Masyarakat tentang Pengelolaan sampah. Hasil yang di peroleh dalam kegiatan ini sebanyak 86,50% peserta termotivasi terhadap pelatihan yang dilakukan karena mendapat pemahaman dan wawasan tentang pengelolaan sampah, 92,54% peserta menyatakan materi yang disajikan dapat dipahami/jelas. dan 91,51% peserta menyatakan puas terhadap penjelasan dilakukan secara sistematika dengan bahasa yang baik. Kesimpulan pelatihan yang diberikan dapat menjadi Solusi serta motivasi dalam pengelolaan sampah, dan mengurangi terjangkit penyakit demam berdarah Dengue.

Page 7 of 10 | Total Record : 94