cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
+6282279491880
Journal Mail Official
lp3mkil2021@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/pkml/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982459     EISSN : 27982440     DOI : https://doi.org/10.55526/pkml.v2i2
Linggau PKM Jurnal (Journal of Community Service and Empowerment) is an OJS journal in the field of Community Service and Empowerment. The Linggau PKM Journal emphasizes on written works of the results of community service and empowerment activities. PKM Linggau is a forum for writing community service and empowerment in the fields of education, social, politics, economy, culture, religion, law, agriculture and other fields of science related to community service and empowerment activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN BERCERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA ANAK DI DESA SUMBER URIP KABUPATEN REJANG LEBONG Nyayu Masnon; Sri Murti; Dian Ramadan Lazuardi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i1.488

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil obeservasi yaang dilakukan pada anak-anak yang berada di Desa Sumber Urip Kabupaten Rejang Lebong diperoleh data bahwa nilai-nilai karakter pada anak sudah mulai menunjukkan penurunan. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor diantaranya: perkembangan teknologi dan media sosial dapat menyebabkan anak-anak lebih banyak terpapar pada konten yang tidak selalu mendukung pendidikan karakter. Isu-isu negatif seperti kekerasan, perilaku tidak sopan, dan ketidakhormatan sering kali tersaji secara eksplisit atau implisit di media, dan dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak. Hal lainya yang menyebabkan menurunnya nilai pendidikan karakter adalah ketidaksadaran orang tua dan pendidik: Beberapa orang tua dan pendidik mungkin kurang menyadari pentingnya pendidikan karakter atau mungkin tidak tahu cara mengajarkannya dengan efektif. Akibatnya, aspek ini bisa terabaikan dalam pendidikan anak. Permasalahan yang terjadi di masyarakat Desa Sumber Urip Kabupaten Rejang Lebong adalah belum adanya kegiatan-kegiatan yang dapat menanamkan nilai pendidikan karakter pada anak. Kegiatan seperti ini seharusnya bisa menjadi wadah yang membantu measyarakat dalam meningkatkan nilai pendidikan karakter kepada anak terlebih dengan kondisi yang saat ini dapat melunturkan nilai karakter tersebut. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada pada mitra adalah melakukan penanaman nilai pendidikan karakter melalui kegiatan bercerita pada anak di Desa Sumber Urip Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini berbentuk pelatihan pengembangan diri bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kreativitas, dan inisiatif dapat membantu anak-anak dan remaja untuk membangun karakter yang kuat dan mandiri. kegiatan ini dirancang untuk membantu individu mengembangkan nilai-nilai, sikap, dan kepribadian yang positif. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter yang kuat, berintegritas, dan bertanggung jawab.
SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT PEMANFAATAN TIK (TEKNOLOGI INFORMASI KOMPUTER) MENDUKUNG PENGGUNAAN PERTANIAN YAYASAN KARUNIA INSANI MUSI RAWAS DI ERA 4.0 Dina Dalilah; Raniyah Ayu Lestari; Apridona Surizka; Mardiansyah Putra
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i1.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendesripsikan salah satu model pemberdayaan TIK masyarakat petani melalui tingkat komunitas antara lain melalui Pusat Informasi dan Komunikasi Masyarakat Pusat Informasi dan Komunikasi Masyarakat merupakan community training dan learning center bagi masyarakat. Agen pemberdayaan untuk mendukung pengembangan adalah penyuluh dan kelompok tani Rekomendasi Salah satu permasalahan dalam pengembangan usaha petani adalah keterbatasan akses informasi dan komunikasi. Melalui kajian ini, dapat direkomendasikan beberapa hal dalam upaya mendorong pemanfaatan TIK bagi pengembangan usaha.
SOSIALISASI ZONASI KKPD RANDAYAN DAN JENIS-JENIS IKAN DILINDUNGI DI PULAU LEMUKUTAN, KALIMANTAN BARAT Widadi Padmarsari; Sri Rahayu; Fitra Wira Hadinata; Bambang Kurniadi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.482

Abstract

Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Pulau Randayan terletak di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Kawasan terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Randayan, Lemukutan, Kabung, Penata Besar, Penata Kecil, Semesak , Baru dan Pulau Seluas. Sejauh ini, sebagian besar masyarakat telah memanfaatkan potensi perairan di wilayah KKPD untuk kegiatan penangkapan ikan dan wisata. Tren berwisata di KKPD Randayan juga semakin diminati masyarakat luas, potensi tersebut mendorong masyarakat untuk turut serta mengambil peran sebagai pelaku wisata seperti sebagai pengelola home stay, tour guide, kapal wisata, rumah makan, dan sebagai penyedia jasa paket wisata. Hal ini jika tidak ada pemahaman yang benar dari masyarakat tentang zonasi KKP Randayan akan menimbulkan potensi penyalahgunaan peruntukan kawasan tersebut. Berdasarkan perkembangan pemanfaatan potensi KKPD Randayan tersebut maka ada 2 permasalahan yaitu masih terbatasnya pemahaman pengetahuan dan wawasan dari masyarakat tentang jenis-jenis ikan yang dilindungi dan zonasi KKPD Randayan. Mitra kegiatan dalam PKM ini adalah masyarakat Desa Pulau Lemukutan terutama nelayan dan pelaku pariwisata. Terkait dengan permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusinya adalah sosialisasi tentang jeni-jenis ikan dilindung dan zonasi KKPD Randayan. Target luaran dari kegiatan PKM ini adalah mitra meningkat pengetahuan dan wawasannya tentang jenis-jenis ikan dilindungi dan zonasi KKPD Randayan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan terdiri dari 3 tahap yaitu tahap satu adalah orientasi dan koordinasi, tahap kedua adalah pelaksanaan sosialisasi dan tahap ketiga adalah monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan PKM adalah semua peserta sosialisasi bertambah pengetahuannya tentang keberadaan dari zonasi KKPD Randayan dan jenis-jenis ikan yang dilindungi berdasarkan undang-undang yang ada.
PELATIHAN MENTAL TOUGHNESS TERHADAP ATLET BOLA VOLI DUDUK DISABILITAS LUBUKLINGGAU Niku Saputra; Doni Atmanegara; Suparman
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.542

Abstract

Atlet disabilitas merupakan suatu profesi yang dilakukan seseorang dengan keterbatasan fisik, mental, sensorik, atau intelektual yang secara persisten ikut serta dalam kompetisi dan berprestasi pada bidang olahraga. Tujuan dibentuknya pelatihan Mental Toughness untuk atlet voli disabilitas adalah mengembalikan rasa percaya diri mereka. Karena atlet disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan dapat berprestasi pada bidang olahraga. Beberapa atlet voli disabilitas lubuklinggau yang ditemui menceritakan bahwa sebelum pertandingan dimulai mereka sering merasa gugup dan cemas dengan hasil yang akan diraih. Ditambah lagi apabila lingkungan disekitarnya bising, atlet akan dengan mudah kehilangan konsentrasinya. Ketika pelatih memberikan tekanan yang cukup keras pada atlet untuk mengukur kekuatan dan melatih strategi pertandingan, justru atlet tersebut mengalami perubahan perilaku dan kesulitan beradaptasi dalam pertandingan. Banyak sekali atlet voli duduk disabilitas yang mengalami competitive anxiety seperti gugup dan gemetaran sebelum melakukan pertandingan. Metode yang dilaksanakan menggunakan metode verbal dan non verbal bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan melakukan pelatihan Mental Toughness dan penerapan materi tentang Mental Toughness. Maka sangat perlu pelatihan mental untuk seorang atlet voli duduk disabilitas agar meningkatkan fungsi berpikirnya agar dan dapat mengendalikan tubuh saat melakukan tindakan. Pelatihan mental merupakan latihan yang dilakukan untuk memperoleh ketahanan mental, sehingga dapat mencapai prestasi yang prima dalam setiap pertandingan.
PENDAMPINGAN PERMAINAN TRADISIONAL DI SD NEGERI 40 KOTA LUBUKLINGGAU Hengky Remora; Wawan Syafutra; Tamri
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.543

Abstract

Berdasarkan analisis situasi, bahwa permasalahan yang dihadapi adalah karena banyak kalangan anak-anak dan remaja tidak paham tentang permainan tradisional asli Batu Urip. Mengingat perkembangan zaman yang sudah termodernisasi sehingga takutnya apabila tidak ada pendampingan praktek secara langsung permainan tradisonal Batu Urip secara jelas maka lama kelamaan akan terlupakan. Oleh karena itu melalui lembaga pendidikan Universitas PGRI Silampari Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi Olahraga akan turut serta pendampingan praktek permainan tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
SOSIALISASI BAGI MASYARAKAT PRODUKTIF DESA JAJARAN BARU DI ERA GLOBALISASI Rudi Erwandi; Agus Susilo; R. Angga Bagus Kusnanto
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.544

Abstract

Di era globalisasi seperti saat ini peran masyarakat dalam mengenalkan kemajuan zaman yang lebih familiar sangat penting sekali. Desa Jajaran Baru II merupakan Desa yang jauh dari pusat Kota. Meskipun demikian, Desa Jajaran Baru II terbilang sangat mumpuni dalam kepemudaan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan diskusi bersama melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian didukung dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menambah wawasan bagi masyarakatnya. Hasil dan pembahasan yaitu generasi produktif adalah masyarakat umur Sekolah yang harus dibina dengan bijaksana. Seiring berkembangnya zaman yang serba canggih masyarakat membutuhkan kemajuan aspek-aspek yang positif. Kegiatan masyarakat diharapkan dapat mengangkat generasi muda semakin maju. Kriteria sasaran yang akan mengikuti sosialisasi pendidikan berorganisasi dan pendidikan karakter di Desa Jajaran Baru II Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas merupakan para generasi muda dan tua yang terdiri dari para masyarakat biasa, perangkat Desa, Karang Taruna, dan mahasiswa. bahwa seluruh kegiatan menunjang peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam yang mumpuni.
PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU DISMP NEGERI 4 KOTA LUBUKLINGGAU M. Nejatullah Sidqi; Shinta Aprilisa; Rani Oktafelani; M. Rusni Eka Putra
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.549

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat memberikan manfaat pada bidang pendidikan. Saat ini pengembangan media pembelajaran pada suatu pendidikan semakin pesat mulai dari pemanfaatan aplikasi canva. Aplikasi canva merupakan suatu platform desain berbasis online dengan memberikan suatu fitur-fitur yang sangat baik, berupa template, gambar serta kategori-kategori desain yang menarik sesuai dengan harapan, sehingga membuat sebuah proses pembelajaran yang tidak membosankan. Penggunaan aplikasi canva sebagai media pembelajaran, guru dapat memberikan dan menyampaikan materi serta mengajarkan ilmu pengetahuan, keterampilan yang akan diperloleh peserta didik atau siswa. Aplikasi canva dapat meningkatkan suatu motivasi dan literasi sains, sebagai media penunjang yang baik serta layak saat aktivitas belajar. Penggunaan aplikasi canva dilakukan saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap guru SMP Negeri 4 kota lubuklinggau. Sedangkan metode pelaksanan kegiatan tersebut dilakukan mulai dari presentasi dan diskusi, mengenai apa saja yang akan dilakukan pada pelatihan tersebut. Kemudian melakukan pelatihan dan demostrasi secara langsung kepada guru SMP Negeri 4 Lubuklinggau. Selain itu juga mempersiapkan sarana dan prasana penunjang kelancaran kegiatan pengabdian. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi guru melalui canva. Hal ini telihat dari keaktifan peserta dalam mengikutin kegiatan, sehingga menghasilkan suatu kreativitas saat pembuatan bahan ajar serta meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi, pada aplikasi canva untuk media pembelajaran
PELATIHAN PENINGKATAN KBI BIDANG PARAGRAF TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH Didi Yulistio; Agung Nugroho
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.622

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia bidang Paragraf bagi Tenaga Administrasi Sekolah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilaksanakan di Aula Hotel Balai Sindu Bengkulu Tenga pada hari Kamis, 06 April 2023, Pukul 08.00 – 15.00 WIB. Peserta kegiatan sebanyak 50 orang yang berasal dari 50 sekolah. Kegiatan dilakukan narasumber menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi terpimpin secara interaktif serta presentasi materi paragraf dan dilanjutkan latihan menulis paragraf bahasa Indonesia. Target pencapaian, terjadinya perubahan pola pikir (mindset) sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam menyusun paragraf bahasa Indonesia peserta tenaga adminstrasi sekolah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Hasil kegiatan PkM bahwa terjadi peningkatan, khususnya perubahan mindset sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam Kemahiran Berbahasa Indonesia bidang paragraf pada tenaga administrasi sekolah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Hal ini dapat dilihat dari (1) perubahan pola pikir (mindset) sikap tenaga administrasi sekolah dalam mengikuti kegiatan, (2) perubahan pengetahuan dalam memahami konsep paragraf yang benar, khususnya unsur persyaratan paragraf; tema, kalimat utama, kalimat penjelas, dan penanda kebahasaan dan (3) perubahan keterampilan dalam mempraktikkan cara menulis paragraf sesuai ketentuan hingga dapat mewujudkan paragraf bahasa Indonesia yang benar, dan (4) perubahan aktivitas peserta secara lebih baik. Aktivitas peserta menunjukkan semangat antusiasme, bermotivasi baik, dan bekerjasama serta mewujudkan paragraf melalui berdiskusi dan bertanya kepada narasumber melalui partisipasi aktif. Hasil PkM ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan pelatihan menulis surat resmi bagi tenaga administrasi sekolah
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KREATIF PUISI ANAK BAGI CALON GURU SEKOLAH DASAR Susetyo; Fitri Jamilah; Dian Eka Candra Wardana; Primasari Wahyuni
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.623

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis puisi sastra anak bagi calon guru SD di Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan ini diikuti oleh 32 calon guru sekolah dasar yang tinggal di Kabupaten Bantul yang dilaksanakan pada tanggal 22 dan 29 Mei 2024 di FKIP Universitas PGRI Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis puisi anak bagi calon guru sekolah dasar di Kabupaten Bantul setelah dilaksanakan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Para peserta pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias, semangat, serius, dan selalu hadir dalam pelatihan. Peserta giat bertanya dan bertukar pendapat dengan peserta lain dalam kegiatan pelatihan keterampilan menulis puisi anak. Keterampilan calon guru SD mengalami peningkatan dalam menulis kreatif puisi anak dari skor rata-rata 63,00 menjadi skor rata-rata 83,00 dan mereka sudah lebih memahami hakikat, cara-cara, struktur, dan langkah-langkah menulis kreatif puisi anak.
MENINGKATKAN PERANAN KARANGTARUNA DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI PADA KELURAHAN AIR KUTI KOTA LUBUKLINGGAU M.Rusni Eka Putra; Agung Nugroho; Inda Puspita Sari; Donni Pestalozi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.625

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Peran Karangtaruna dalam Pendidikan di Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan sosialisasi. PKM ini adalah kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan di masyarakat pada karangtaruna Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau. Hal ini menjadi perhatian penulis karena di masa globalisasi pendidikan menjadi permasalahan yang rizkan. Kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan pada karangtaruna di Kelurahan Air Kuti akan memberikan dampak positif dalam hal pendidikan. Hasil dari kegiatan PKM (Pengabdian pada Masyarakat) pada karangtaruna Kelurahan Air Kuti, di antaranya: 1) Terlaksananya koordinasi penulis, Pemerintah Kelurahan Air Kuti dengan ketua karangtaruna Kelurahan Air Kuti, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pentingnya pendidikan, 3) Ketua dan anggota karangtaruna sangat antusias berkaitan dengan kegiatan sosialisasi, 4) Ketua karangtaruna berharap kegiatan tidak terbatas kegiatan sosialisasi akan tetapi lebih kepada pelatihan-pelatihan keterampilan khusus. Secara umum hasil PKM ini adalah terciptanya karangtaruna Kelurahan Air Kuti yang memahami dan peduli terhadap pendidikan saat ini