cover
Contact Name
Melky Pangemanan
Contact Email
olympus.unima@gmail.com
Phone
+6285256654010
Journal Mail Official
olympus.unima@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kampus UNIMA, Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan. Kode Pos 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi
ISSN : 27746917     EISSN : 27746917     DOI : https://doi.org/10.53682/
Core Subject : Health, Education,
Journal contains research theme or conceptual articles about physical education, sports, health, and recreation. The journal can be use by people, especially professionals and who concern about physical education, sports, health, and recreation. Manuscript journal contains research theme or conceptual articles about physical education, sports, health, and recreation. The journal can be utilized by a wide audience, especially professionals and observers of physical education, sports, health, and recreation.
Articles 346 Documents
TINGKAT iKESEGARAN iJASMANI iSISWA iSMA iNEGERI iI iGURU iLOMBOK iKALAWAT Wulur, Friska Angelica; Mandagi, Hendrik S.; Kumenap, Eduard E.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Atas Negeri Guru Lombok Kalawat sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berada di Kabupaten Minahasa Utara sebagaimana sekolah-sekolah yang berada di daerah lain yang telah melaksanakan kurikulum 2013 sejak tahun pelajaran 2013/2014 tentu menerapkan kebijakan yang bersifat nasional berupa pelaksanaan kurikulum pendidikan yang terbaru adalah kurikulum Merdeka Belajar yang terkait dengan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, yang dalam implementasinya melakukan pembelajaran praktek berupa aktivitas fisik berdasarkan isi materi kurikulum yang dilakukan oleh siswa setiap minggu (satu kali dalam seminggu) dengan durasi waktu 2 jam pelajaran yang bertujuan antara lain adalah agar siswa memiliki keterampilan, pengetahuan dan kualitas fisik atau kesegaran jasmani yang baik. Sebagai pribadi maupun kelompok masyarakat (masyarakat sekolah), maka siswa SMA yang sedang menuntut ilmu idealnya tetap memiliki kesegaran jasmani yang tinggi karena banyak menghadapi tugas-tugas akademik maupun dan non akademik serta kegiatan-kegiatan fisik lain seperti kegiatan sesudah selesai kegiatan intrakurikuler itu kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan pada sore hari. Seleksi masuk di sekolah SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat tidak menempatkan tes kemampuan fisik dalam hal ini tes kesegaran jasmani sebagai salah satu prasyarat penerimaan siswa baru sehingga kondisi tingkat kesegaran jasmani siswa tidak diketahui dengan jelas. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif. Variable yang menjadi variabel penelitian adalah Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa-siswa. Populasi adalah seluruh siswa SMA Negeri Guru Lombok Kecamatan Kalawat kelas 12 tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 85 orang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 orang yang terdiri atas 29 siswa putri dan 23 siswa putra.
PENGARUH GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR MENENDANG BOLA DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PADAPERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SMP NEGERI 1 MOTOLING BARAT Kawengian, Gabriel; Lengkong , Jan; Sunkudon, Dj. A.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi apakah penerapan gaya mengajar latihan dapat meningkatkan kemampuan menendang bola menggunakan kaki bagian dalam dalam sepak bola. Metode eksperimen diterapkan dengan menggunakan sampel siswa dari SMP Negeri 1 Motoling Barat, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (mendapatkan gaya mengajar latihan) dan kelompok kontrol (tanpa perlakuan). Penelitian dilaksanakan selama satu bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu, menggunakan desain penelitian "Randomized Control Group Pre-Test and Post-Test Design." Instrumen yang digunakan adalah tes menendang bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola, dan tes akhir kemampuan menendang bola dengan kaki bagian dalam untuk kedua kelompok. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa penerapan gaya mengajar latihan memiliki dampak positif terhadap peningkatan kemampuan menendang bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola siswa SMP Negeri 1 Motoling Barat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 6.70, yang melebihi nilai ttabel (2.101) pada tingkat signifikansi ∝ = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2-2 = 18. Oleh karena itu, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulannya, rata-rata peningkatan kemampuan menendang bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola kelompok eksperimen (yang mendapat gaya mengajar latihan) lebih unggul dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan.
Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII dan kelas IX SMP Negeri 4 Tondano. Mandagi, H.S; Sengkey, A.R.J; Hanafi, Sulistiawati A
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kebugaran fisik siswa. Melalui pembelajaran PJOK, diharapkan siswa dapat terlibat aktif dalam berolahraga sehingga tercipta generasi yang sehat dan kuat. Program ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengalami berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, permainan, dan olahraga secara sistematis, terarah, dan terencana, yang pada akhirnya membentuk gaya hidup sehat dan aktif. Namun, di SMP Negeri 4 Tondano, terdapat kendala karena kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, sehingga menghambat pengembangan minat dan bakat olahraga siswa.Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa kelas VII dan IX tentang kebugaran jasmani, yang seharusnya menjadi aspek utama yang harus dimiliki. Hal ini dapat mendukung peningkatan kemampuan dan keterampilan olahraga siswa, terutama bagi mereka yang memiliki bakat dalam bidang olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kebugaran jasmani yang sangat kurang. Dari 62 siswa yang diuji, sebanyak 53 siswa (85,4%) berada dalam kategori kebugaran jasmani yang sangat kurang, sementara sisanya berada dalam kategori kurang, sedang, atau baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 4 Tondano berada dalam kategori sangat kurang.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Komando Terhadap Gerak Dasar Dalam Menggiring Bola Dengan Punggung Kaki Pada Permainan Sepak Bola Siswa SMP Kristen Senduk Sattu, Yuliana; Pinangkaan, Edita; Sumendap, Abrindo
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : “ Apakah terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar komando dalam peningkatan gerak dasar menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola pada siswa SMP Kristen Senduk. Penelitian ini menggunakan Metode experimen dengan rancangan penelitian Pre- test and post test randomized control group design dengan menggunakan 20 sampel yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan masing masing kelompok terdapat 10 sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan gerak dasar menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola. Hipotesa penelitian ini adalah Penerapan gaya mengajar komando memberikan pengaruh terhadap penguasaan gerak dasar menggiring bola dengan punggung kaki dalam permainan sepak bola pada siswa SMP Kristen Senduk. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis statistik uji-t,sebelum uji- t seblumnya dilakukan terlebih dahulu uji homogenitas varians data dan uji normalitas. Hipotesa penelitian ini adalah penerapan gaya mengajar komando memberikan pengaruh terhadap penguasaan gerak dasar menggiring bola dengan punggung kaki pada siswa SMP Kristen Senduk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar komando terhadap kemampuan gerak dasar menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola siswa SMP Kristen Senduk ,ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang diperoleh thitung lebih besar dari ttabel yakni thitung = 4,891> ttabel = 2.101.
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Passing Bawah Dalam Permainan Bola Voli Pada Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat Tutkey, Vlisaruso; Lengkong, Jan; Sunkudon, Djoni
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan bola voli adalah salah satu topik yang dipelajari dalam kursus penjasorkes. Salah satu cara untuk menerima servis bola dari pemain lawan yang memulai serangan adalah dengan pasing bawah. Peneliti di SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat menemukan bahwa penjasorkes menghadapi masalah dalam pembelajaran bola voli, terutama kemampuan pasing bawah. Banyak peserta didik tidak melakukan gerakan pasing bawah ketika diberikan kesempatan oleh guru untuk melakukannya. Selain itu, beberapa peserta didik bercanda dengan temannya saat guru menyampaikan materi pembelajaran bola voli, sehingga mereka tidak mendengarkan apa yang disampaikan guru dan akhirnya tidak melakukan gerakan pasing bawah. Selain itu, ada masalah tambahan seperti fasilitas olahraga yang tidak memadai dan sedikit bola voli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan penelitian menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian diperoleh thitung senilai 8.38. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101 Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 8.38 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel ) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Hasil Keterampilan Gerak Dasar Dalam Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw Siswa SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado Rahel, David; Lengkong, Jan; Mangindaan, Jemmy
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya mengajar latihan ini sangat di perlukan dalam pembelajaran sepak takraw khususnya dalam pembelajaran gerak dasar sepak sila. Karena gerak dasar sepak sila merupakan cara kerja yang penting dalam permainan sepak takraw, sebab poin atau angka dapat diperoleh jika regu bisa melakukan gerak dasar sepak sila dengan baik dan benar. Berdasarkan pengamatan sebagian besar siswa di SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado belum terampil melakukan sepak sila dalam permainan sepak takraw, dan ada juga yang mampu melakukan sepak sila tetapi belum baik dan benar. Gerak dasar sepak sila dalam permainan sepak takraw akan terlaksana secara efektif ketika siswa bersunggu-sungguh dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Sekolah juga memberikan pengaruh yang besar terhadap jalanya suatu proses pembelajaran misalnya mengadakan alat dan fasilitas olahraga yang digunakan dalam mendukung proses pelaksanaan pembelajaraan agar berjalan sesuai dengan harapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pre-test and Post-test Randomized control group design”. Analisis yang digunakan adalah uji t. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung senilai 875. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 5.21 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.
KAPASITAS VO2MAX PESERTA DIDIK SMP NEGERI 3 TONDANO Arsana, Juli; Podung, Beatrix J.; Rambitan, Mesak.A.S.F
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tahan kardiorespirasi mengacu pada kapasitas tubuh untuk melakukan aktivitas multi otot yang dinamis dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam waktu yang lama. Di mana salah satu faktor penting yang dapat digunakan untuk menilai tingkat kebugaran seseorang adalah daya tahan kardiorespirasinya. Terlalu sering, siswa menggunakan produk dari kemajuan teknologi yang membuat mereka lebih mudah untuk bergerak, sehingga mereka kurang melakukan aktivitas fisik. Sebagai contoh, daripada melakukan aktivitas fisik saat istirahat di sekolah, banyak siswa yang bermain dengan alat elektronik mereka. Karena SMP Negeri 3 Tondano merupakan sekolah perkotaan dan mayoritas siswanya tinggal di sekitar sekolah, akses menuju sekolah cukup mudah, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum, atau berjalan kaki. Di sisi lain, berdasarkan pengalaman sehari-hari anak-anak di SMP Negeri 3 Tondano, beberapa dari mereka bahkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, sementara beberapa dari mereka diantar dan dijemput oleh orang tua mereka. Metode deskriptif, yang merupakan pendekatan penelitian kuantitatif, digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian adalah dengan tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari 50 peserta didik sebagi sampel penelitian, diketahui nilai maksimal yang diperoleh pesrta didik dari perhitungan VO2max diatas sebesar 40,1 dan nilai minimal yang diperoleh peserta didik sebesar 11,2 dengan nilai rerata sebesar 20,3. Maka disimpulkan rerata nilai VO2max dari 50 peserta didik SMP Negeri 3 Tondano sebagai sampel penelitian yakni (sangat kurang).
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Gerak Dasar Pada Pukulan Forehand Push Dalam Permainan Tenis Meja Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Tondano Hosy; Pandaleke, Tony; Kumenap, Eduard E.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani terutama pada materi gerak dasar pukulan forehand push yang ada di sekolah menengah pertama itu memiliki harapan agar peseta didik memiliki tingkat kemampuan gerak dasar yang baik dalam melakukan pukulan forehand push baik itu dari segi gerak lokomotor, gerak nonlokomotor, maupun gerak manipulatif. Namun berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMP Negeri 3 Tondano, peserta didik kurang mendapatkan pengulangan gerakan dan latihan gerak dasar pukulan forehand khususnya pada pukulan forehand push, di karenakan waktu yang tidak mencukupi dan fasilitas yang kurang memadai. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi yaitu karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan dalam melakukan gerakan pukulan forehand khususnya pukulan forehand push serta peserta didik yang kurang minat dalam olahraga tenis meja ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dan rancangan dalam penelitian ini adalah “Pre-test And Post-test Control Grup Design. Nilai thitung sebesar 3,71 diperoleh melalui analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t. Nilai ttabel adalah 2,101 berdasarkan tabel distribusi t pada ∤0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2-2 = 10 +10 -2 = 18. Oleh karena itu, thitung > ttabel, yaitu thitung = 3,71 > ttabel = 2,101. Menurut kriteria pengujian, HA diterima jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sedangkan Ho ditolak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Tondano, terdapat pengaruh gaya mengajar latihan terhadap gerak fundamental pada pukulan forehand push dalam permainan tenis meja, berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan statistik uji t.
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Gerak Dasar Pada Menggiring Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Peserta Didik SMP Negeri 1 Pusomaen Goni, Andar J L; Rambitan, Mesak A.S.F.; Sengkey, A. R. J.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh peneliti terhadap siswa SMP Negeri 1 Pusomaen. Lapangan yang tidak rata dan beberapa lubang kecil yang dapat mencederai siswa hanyalah dua dari sekian banyak hambatan yang menghalangi pembelajaran penjasorkes selama pertandingan sepak bola di SMP Negeri 1 Pusomaen. Masalah-masalah ini membutuhkan perhatian dari pihak sekolah. Fakta bahwa sebagian besar siswa hanya bermain ketika guru mereka menjelaskan topik dan memberi mereka latihan, serta fakta bahwa beberapa siswa tidak terlalu tertarik pada sepak bola, berarti bahwa pengetahuan mereka tentang gerakan dasar yang terlibat dalam menggiring bola dengan kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola masih terbatas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Sebelum uji-t dilakukan, didahului dengan uji persyaratan analisis, yaitu: uji homogenitas varians dengan menggunakan uji beda besar vs beda kecil dan uji normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 1,734. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =6,98 > ttabel = 1,734. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Dengan Punggung Kaki Pada Permainan Sepak Bola Peserta Didik SMA Negeri 2 Tondano Wedo, Debrylman; Rambitan, Mesak.A.S.F.; Sunkudon, Djoni.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode mengajar latihan saat mengajar siswa, menggiring bola dengan punggung kaki saat bermain sepak bola, guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan instruksi guru. Meskipun demikian, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa peserta didik Kelas XI SMA Negeri 2 Tondano tidak memiliki kemampuan untuk menggiring bola dengan punggung kaki saat bermain sepak bola. Permasalahan lain yang dihadapi adalah belum diketahuinya gaya mengajar yang dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola, kurangnya penguasaan peserta didik terhadap keterampilan teknik menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola. Selain itu, ada masalah dengan pengulangan kemampuan menggiring bola dengan punggung kaki. Hal ini disebabkan oleh jumlah waktu yang terbatas yang dihabiskan untuk mempelajari materi sepak bola dan kurangnya inovasi dalam cara mengajar menggiring bola dengan punggung kaki pada permainan sepak bola seperti latihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “randomized control group pre-test and post test design”. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian tersebut diperoleh thitung senilai 6,426. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18, maka diperoleh nilai t tabel = 2,101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu thitung = 6,426 > ttabel = 2,101. Sesuai kriteria pengujian jika thitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima.