cover
Contact Name
Wiwiek Fatmawati
Contact Email
wiwiek@unissula.ac.id
Phone
+628122857551
Journal Mail Official
jurti@unissula.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung Jl Kaligawe KM 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURTI Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20897561     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURTI (Jurnal Teknik Industri UNISSULA) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah dibidang teknik industri yang mecakup manufaktur, manajemen industri dan sistem infromasi manajemen industri. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. JURTI menerima artikel ilmiah dari penelitian yang berkualitas baik dari peneliti, dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template yang jurnal JURTI.
Articles 49 Documents
Analisis Kinerja Rantai Pasok Pengiriman BBM Rute Lhokseumawe dan Aceh Besar Menggunakan Metode SCOR hamzah, saiful; Ernawati, Rieska
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.2.94-105

Abstract

PT. Pertamina FT Medan Group sebagai salah satu perusahaan vital dalam distribusi BBM di wilayah Sumatera memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan BBM bagi konsumen di berbagai daerah profinsi Aceh. Peningkatannya konsumsi kebutuhan kebutuhan BBM mencapai angka 3,01 % (Data Forcasting Kenaikan BBM Profinsi, 2022). Dalam mendistribusikan BBM ke konsumen menggunakan mobil tangki IT Lhokseumawedan FT Krueng Raya saat ini mendapatkan pasokaan BBM melalui kapal Tanker dari lokasi IT Tanjung Uban yang lokasiya berada di Kecamatan Bintan PT. Pertamina FT Medan Group sebagai salah satu perusahaan vital dalam distribusi BBM di wilayah Sumatera memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan BBM bagi konsumen di berbagai daerah profinsi Aceh. Peningkatannya konsumsi kebutuhan kebutuhan BBM mencapai angka 3,01 % (Data Forcasting Kenaikan BBM Profinsi, 2022). Dalam mendistribusikan BBM ke konsumen menggunakan mobil tangki IT Lhokseumawedan FT Krueng Raya saat ini mendapatkan pasokaan BBM melalui kapal Tanker dari lokasi IT Tanjung Uban yang lokasiya berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau dengan jarak pengiriman mencapai 553,84 miles laut menuju ke IT Lhokseumaweatau sekitar dua hari dan jarak 1.013,08 miles laut menuju ke FT Krueng Raya atau sekitar tiga hari perjalanan kapal tanker mengacu kondisi cuaca di laut. Dengan road time hour yang berkisar antara 2-3 hari ini tentunya di butuhkan penyimpanan yang besar di dua lokasi Terminal tersebut sampai dengan kapal tiba. Kondisi cover days BBM artinya jumlah volume BBM yang dapat mencukupi kebutuhan masyarakan minimal selama 3 hari, untuk 3 BBM prioritas tersebut rata-rata di lokasi IT Lhokseumawea dalah 3 – 4 hari dan FT Krueng Raya mencapai 4-8 hari. Kondisi kritis artinya jumlah volume BBM yang tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dengan Batasan di bawah 3 hari. Untuk memenuhi kebutuhan supply BBM dibutuhkan soluasi alternatif dalam perubahan kemungkinan-kemungkinan adanya lokasi loading port yang lebih dekat dengan lokasi terminal discharge port. Sebagai panduan dalam menentukan langkah alternatif akan di gunakan analisis menggunakan metode SCOR (Supply Chain Operation Reference) yang mengkategorikan proses rantai pasokan menjadi empat proses inti Plan, Source, Make dan Deliver.Kata kunci: BBM, Cover Days, Road Time Hour Thruput, SCOR, Supply
Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Dengan Menggunakan Metode Block Layout Overview with Layout Planning (BLOCPLAN) Restu Ibunda, Chindy; Syakhroni, Akhmad
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.2.48-55

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas pada sebuah pabrik merupakan salah satu hal yang paling penting untuk meningkatkan efesiensi supaya proses pada setiap kegiatan di pabrik berjalan dengan lancar dan memiliki waktu yang efesien. Penelitian dilakukan di UMKM Morococo, seuah perusahaan di bidang minuman yang memproduksi nata de coco, UMKM Morococo memiliki 10 ruangan terdiri dari gudang bahan baku, area material bahan baku, ruang cutting, ruang packing produk mentah, gudang barang jadi, area penerimaan barang, ruang produksi, kantor, mushola, dan toilet. Dengan demikian tata letak fasilitas UMKM Morococo ini memerlukan perbaikan, sehingga dapat memperbaiki tata letak pada perusahaan dan dapat mendekatkan jarak antar ruangan satu ke ruangan lainnya. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, usulan tata letak fasilitas yang baik digunakan agar proses produksi berjalan dengan lancar dan efesien adalah pada layout usulan 4 dari hasil pengolahan software blocplan karena layout tersebut memiliki total jarak material handling yang lebih pendek sebesar 456,1 meter dibandingkan layout awal sebesar 1.309,6 meter. Sehingga mengalami pengurangan total jarak material handling sebesar 853,5 meter. Total ongkos material handling permeter layout usulan sebesar Rp. 130.403,54 meter perhari lebih kecil dibandingkan layout awal sebesar Rp. 374.427,74 meter perhari. Sehingga perusahaan dapat menghemat ongkos material handling permeter sebesar Rp. 244.024,2.Kata kunci: Blocplan, Ongkos Material Handling, Tata Letak Fasilitas 
Pengukuran Beban Kerja Mental pada Pekerja Kurir dengan Metode NASA-TLX Hasanah, Witri; Amrullah, Ezar; Saputra, Wahyu Sidiq; Dewi, Adhisty Kartika
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.29-35

Abstract

Online shopping behaviour is increasingly having significant implications for businesses in the freight forwarding sector. The convenience offered by the marketplace also encourages increased consumer demand for goods. Good handling of consumer goods is the key to the success of shipping companies such as PT ABX Limpung. However, the balance of worker workload is essential to study to create an ergonomic work atmosphere. This study aims to measure the level of mental workload for courier workers at PT ABX Limpung using the NASA-TLX method. The results of the workload measurement revealed that the cognitive workload of courier workers was at a very high level. The measurement indicator that has the highest value is task-related. Therefore, this research underscores the urgent need to improve courier workers' tasks. These improvements are crucial for maintaining a healthy work environment and ensuring the well-being of the workers. The practical implications of these findings for management are significant, as they can guide the development of methods and the expansion of the study's scope, address the limitations of this research, and contribute to the logistics and freight forwarding field.
Analisis Kelayakan Usaha Produk Panel Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN) Ditinjau dari Aspek Pasar dan Pemasaran Na'imah, Bunga Zahrotun; Fatmawati, Wiwiek
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.36-40

Abstract

CV Ningsri Readymix adalah perusahaan yang bergerak di bidang ready mix dan stone crusher, memutuskan untuk melakukan diversifikasi dengan mendirikan unit usaha baru bernama NS RUSPIN yang fokus pada produksi panel Rumah Unggul Sistem Panel Instan atau yang biasa dikenal dengan RUSPIN. Jika dilihat dari segi pasar dan pemasaran, usaha ini masih belum dikenal secara luas oleh masyarakat dan belum memiliki persaingan pasar yang ketat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan analisis kelayakan berdasarkan aspek pasar dan pemasaran untuk meninjau kelayakan usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek pasar dapat dikatakan layak karena mampu menargetkan segmen dengan tepat, mengukur permintaan, serta menetapkan posisi produk yang jelas. Harga yang sebanding dengan kualitas melalui inspeksi, lokasi strategis, dan promosi yang luas semakin mendukung prospek usahanya. Dengan harga kompetitif, kualitas terjamin, dan strategi pemasaran yang efektif, NS RUSPIN berpotensi memenuhi permintaan pasar dan berkembang.
Optimasi Komposisi Crude Oil pada Crude Distillation Unit (CDU) II Sebagai Evaluasi Margin Menggunakan Metode Linear Programming Rahmawati, Berty Dwi; Afifah, Salsabilla Zahra
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.1-5

Abstract

PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap merupakan salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional. Salah satu unit utamanya adalah Crude Distillation Unit (CDU) II yang mengolah campuran berbagai jenis crude oil. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan komposisi crude oil dengan menggunakan metode Linear programming berdasarkan pendekatan Gross product worth (GPW), untuk memaksimalkan margin operasional kilang dan sebagai evaluasi terhadap margin aktual. Penelitian dilakukan menggunakan data yield produk, harga jual produk, dan batasan pengolahan dari masing-masing jenis crude oil untuk bulan November dan Desember 2024. Hasil menunjukkan bahwa optimasi dengan model LP memberikan komposisi yang lebih efisien dan menghasilkan margin yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Komposisi optimal yang memaksimalkan margin pada bulan November terdiri dari crude Banyu Urip, Quaiboe, WTI, Katapa, dan Saharan. Sementara pada bulan Desember terdiri dari crude Egina, Quaiboe, Banyu Urip, Saharan, dan Katapa.
Analisis Lean Manufacturing Menggunakan Waste Assessment Model (WARM) Dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk Meminimalisasi Waste Pada Proses Produksi Untsa, Um Fitrotil; Deva Bernadhi, Brav
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.41-50

Abstract

Perkembangan industri dan teknologi yang semakin maju menyebabkan persaingan yang sangat ketat dalam dunia industri, baik manufaktur maupun jasa. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus melakukan perbaikan secara terus menerus dan menerapkan strategi yang tepat untuk menghindari pemborosan dalam proses produksi. Penelitian ini berfokus pada penerapan Waste Assessment Model (WAM) dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk meminimalisasi waste dalam proses produksi di Printex Semarang. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis waste kritis, yaitu defect sebesar 30,34%, waiting sebesar 17,16%, dan Inventory sebesar 14,66%. Akar permasalahan diidentifikasi menggunakan fishbone diagram dan rekomendasi perbaikan dengan 5W+1H, setelah adanya rekomendasi perbaikan terjadi pengurangan lead time dari 17428,56 detik menjadi 11.215,6 detik.
Analisis Tata Letak Fasilitas untuk Meminimasi Ongkos Material Handling Menggunakan Metode Computerized Allocation Of Facilities Techniques (CRAFT) Azhar, Dicky Maulana; Fatmawati, Wiwiek; Sagaf, Muhammad; Syakhroni, Akhmad
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.6-12

Abstract

CV. Cita Nasional merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu sapi murni menjadi susu segar melalui proses Pasteurisasi dan Homogenisasi, produk tersebut dikemas dalam bentuk cup dan purepack (plastik) dengan merek dagang "SUSU SEGAR NASIONAL". Permasalahannya di lantai produksi berupa banyaknya penumpukan bahan material in process di ruang mixing sehingga bisa mengganggu jalanya produksi. Adanya departemen yang saling memiliki hubungan kedekatan erat serta rangkaian proses kerja ditempatkan secara berjauhan seperti dari gudang flavor ke ruang mixing. Alat angkut yang digunakan untuk memindahkan hasil produksi antar departemen yaitu berupa Handpallet, dan pipa namun terdapat juga perpindahan yang dilakukan secara manual seperti perpindahan dari gudang flavour ke ruang mixing. Permasalahan tersebut menyebabkan proses produksi menjadi semakin lama. Maka untuk mengatasi hal tersebut, diperlukannya pengoptimalan tata letak fasilitas guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Metode Computerized Allocation of Facilities Techniques (CRAFT) dapat menghasilkan rancangan tata letak yang lebih efektif dan efisien. Setelah dilakukanya pengolahan data didapatkan hasil layout usulan terpilih dari software Winqsb. jarak perpindahan material pada layout awal yaitu sebesar 1.333 m/hari. Sementara itu, pada layout usulan total jarak perpindahan didapatkan angka sebesar 1.243,68 m/hari. Sehingga, terdapat selisih jarak perpindahan material sebesar 89,32 m/hari. Selanjutnya OMH pada layout awal yakni sebesar Rp 55.861,65/hari. Sementara itu, pada layout usulan total OMH didapatkan angka sebesar Rp 50.196,73/hari. Sehingga, terdapat selisih total ongkos material handling yakni sebesar Rp 5.664,92/hari yang menunjukkan adanya efisiensi perpindahan material pada layout usulan dibandingkan dengan layout awal sebesar 10,14%.
Penentuan Rute dan Tarif Pengiriman Katering Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Menggunakan Pendekatan Vehicle Routing Problem Afifah, Tasya; Astanti, Yuli Dwi; Soepardi, Apriani
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.13-20

Abstract

Dalam aktivitas distribusi, terutama bagi UMKM seperti Nara Katering, penentuan rute merupakan aspek krusial yang memengaruhi biaya operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan hybrid heuristic yang terdiri dari empat tahapan: pengklasteran, pengurutan rute, perbaikan rute, dan penentuan biaya operasional kendaraan. Tahap pengklasteran menggunakan algoritma sweep, sedangkan pengurutan rute menggunakan nearest insertion heuristic, dan perbaikan rute menggunakan algoritma 2-opt dengan dukungan MATLAB. Biaya operasional kendaraan dihitung berdasarkan standar Departemen Pekerjaan Umum 2005. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi rute distribusi, dengan jarak tempuh yang lebih pendek sebesar 12,20% dibandingkan dengan rute aktual. Meskipun pengurutan rute berdasarkan algoritma nearest insertion heuristic sedikit lebih panjang dibandingkan dengan rute aktual, total biaya operasional kendaraan menunjukkan penghematan yang signifikan. Dua model sistem pengupahan dipertimbangkan: sistem pengupahan per titik dan sistem pengupahan dengan Upah Minimum Regional (UMR) per bulan. Sistem pengupahan per titik direkomendasikan karena memberikan keuntungan yang lebih besar bagi UMKM Nara Katering, dengan biaya operasional kendaraan sebesar Rp204.667,01/hari dan keuntungan Rp85.322,99/hari. Sementara itu, sistem pengupahan berdasarkan UMR per bulan menghasilkan total biaya operasional kendaraan sebesar Rp251.446,01/hari dengan keuntungan Rp38.553,99/hari. Rekomendasi ini didasarkan pada keuntungan yang lebih besar yang dapat diperoleh dengan sistem pengupahan per titik.
Perancangan Penjadwalan Perawatan dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) pada Mesin DZM-350 Asyari, Muhammad Akhid Alwi; Syakhroni, Akhmad
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.21-28

Abstract

UD. Ambyar Snack menghadapi tantangan berupa kerusakan pada mesin DZM-350 akibat kurangnya perencanaan perawatan yang sistematis. Hal ini berdampak pada tingginya waktu henti operasional, meningkatnya biaya pemeliharaan, dan menurunnya produktivitas. Penelitian ini berfokus pada perancangan jadwal perawatan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk meningkatkan keandalan mesin, mengurangi kerusakan, dan menekan biaya perawatan. Melalui analisis FMEA, Fishbone Diagram, serta perhitungan MTTF dan MTTR, penelitian ini mengidentifikasi penyebab kerusakan utama dan menyusun jadwal perawatan yang optimal. Dengan melibatkan karyawan dalam proses perawatan, penelitian ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran kolektif yang mendukung keberlanjutan operasional dan meningkatkan efisiensi serta produktivitas UD. Ambyar Snack secara keseluruhan.