Bandung Conference Series: Business and Management
Bandung Conference Series Business and Management (BCSBM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen dan Bisnis dengan ruang lingkup Adjusted Exponential Smoothing, Bauran Produk, Capital Adequacy Ratio, Crash Program, Critical Path Method (CPM), Diagram Preventive, Diferensiasi Produk, Economic Order Quantity (EOQ), Harga, Internet Banking, Ishikawa, Kepuasan Kerja, Keputusan Pembelian, Keuntungan Maksimal, kualitas pelayanan, Lingkungan Kerja, Loan to Deposit Ratio, loyalty consumers, manajemen proyek, Manajemen Rantai Pasok, Matriks SCOR, Metode Hungarian Peramalan, metode lintasan kritis (CPM) brand image, metode Service quality, Metode Simpleks, Mixed-Product Proyek, model Kano network planning, Non Performing Loan Pelayanan Jasa, Pemeliharaan, perputaran persediaan dan piutang, Production Process, Profit, proyek pembangunan, Purchase Of Raw Materials, Rantai Pasok, return on investment, SCOR Kinerja, Service Quality, Simplex Method, Turnover Intention Kinerja, Waktu dan Biaya, Optimal Penugasan Kerja. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"915-924"
:
1 Documents
clear
Pengaruh Motivasi dan Kompetensi terhadap Kinerja ASN pada BKPSDM Kota Bandung
Khansa Saffana Zahra Kamilah Prabowo;
Allya Roosallyn Assyofa;
Aditia Wirayudha
Bandung Conference Series: Business and Management 915-924
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.24066
Abstract. Employee performance is an important aspect in supporting the achievement of organizational goals, particularly in government institutions that are required to provide optimal services. Improving employee performance is influenced by various factors, including motivation and competence. This study aims to determine the levels of motivation, competence, and employee performance, as well as to analyze the effect of motivation and competence on employee performance at BKPSDM of Bandung City. This research employed a quantitative approach using descriptive and verification methods. The population consisted of 84 employees, all of whom were selected as the sample using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using IBM SPSS Statistics 25 through instrument testing, classical assumption testing, and hypothesis testing. The results showed that motivation and competence were categorized as high, with percentages of 79.34% and 79.36%, respectively, while employee performance was categorized as very high at 86.10%. Hypothesis testing indicated that motivation and competence, both partially and simultaneously, had a positive and significant effect on employee performance. Abstrak. Kinerja pegawai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, khususnya pada instansi pemerintahan yang dituntut memberikan pelayanan optimal. Peningkatan kinerja pegawai dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya motivasi dan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi, kompetensi, dan kinerja pegawai serta menganalisis pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di BKPSDM Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 84 pegawai yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan kompetensi berada pada kategori tinggi dengan persentase masing-masing sebesar 79,34% dan 79,36%, sedangkan kinerja pegawai berada pada kategori sangat tinggi sebesar 86,10%. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa motivasi dan kompetensi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.