cover
Contact Name
Arif Ridha
Contact Email
rumahjurnalstitahlussunnah@gmail.com
Phone
+6281228123477
Journal Mail Official
rumahjurnalstitahlussunnah@gmail.com
Editorial Address
STIT Ahlussunnah Bukittinggi, Jl. Diponegoro No. 8 Aur Kuning Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
El-Rusyd
ISSN : 24427950     EISSN : 25800256     DOI : 10.58485
This journal contains scientific papers which are the result of research and community service, with the scope of Education, Arabic and Islamic studies
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
STUDY KOMPARATIF PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIZH PADA RUMAH TAHFIZH DI KECAMATAN AMPEK ANGKEK KAB. AGAM Nelly Izmi
El-Rusyd Vol. 7 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.697 KB) | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i1.102

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana pelaksanaan program tahfizh antara satu rumah tahfizh dibandingkan dengan rumah tahfizh yang lain di Kecamatan Ampek Angkek Kab. Agam. Adapun batasan masalahnya adalah: pilihan program Tahfizh, Metode yang digunakan, media yang digunakan, pelaksanaan evaluasi dan problematika yang dihadapi oleh rumah tahfizh. Metode penelitian adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif, sumberdata penelitian adalah unsur pimpinan, para guru yang mengajar tahfizh dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Study Komparatif paket program bahwa kedua Rumah Tahfizh tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Rumah Tahfizh Mardhiana Ibrahim hanya punya satu program Yaitu Program Tahfizh saja, sedangkan pada Rumah Tahfizh MTQM ada tiga Program yaitu Program Tahfizh, program Tahmidy dan Program Abata. Study Komparatif penggunaan metode pada kedua Rumah Tahfizh dapat diambil kesimpulan bahwa pada Rumah Tahfizh Mardhiana Ibrahim hanya ada satu metode yaitu metode Sima’I, sedang pada MTQM ada tiga yaitu Metode Tikrar, metode Talkin dan metode talakki. Study Komparatif penggunaan media, bahwa kedua Rumah Tahfizh, dapet diambil kesimpulan bahwa media yang digunakan pada Rumah Tahfizh Mardiana Ibrahim adalah Video dan atau Video Call, sedangkan pada MTQM, disamping menggunakan video rekaman dan video call, juga menggunakan buku penghubung anatara guru dengan santri dan antara Guru dengan wali santri. Study Komparatif evaluasi program, bahwa kedua rumah tahfizh sama melaksanakan evaluasi mingguan, semesteran dan tahunan. Problematika yang dihadapi pada Rumah-rumah Tahfizh, bahwa kedua Rumah Tahfizh dapat disimpulkan bahwa problematika yang dihadapi Rumah Tahfizh berasal dari masalah santri yang kurang serius, lemah bacaan, banyak beban tugas di sekolah formal dan kurangnya dukungan dari wali santri.
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DI ERA DIGITAL Elvi Rahmi
El-Rusyd Vol. 7 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.4 KB) | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i1.103

Abstract

Guru mempunyai komponen penting dalam proses pembelajaran, fungsi utama guru dalam pembelajaran yaitu merancang, mengelola, melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran. Untuk mencapai tujuan Pendidikan maka dalam proses pembelajaran guru dapat menggunakan media pembelajaran dengan baik. Adanya media pembelajaran yang digunakan akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan peserta didik juga lebih mudah memahami pelajaran tersebut. Macam-macam media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi media audio, media visual dan media audio visual. Penggunaan media ini perlu diperhatikan situasi dan kondisi lingkungan sekolah dan karakteristik yang dimiliki oleh peserta didik sehingga dalam proses pembelajaran diharapkan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka (library research) yang dikumpulkan dari beberapa referensi dari buku dan jurnal. Dengan pengembangan inovasi media audio visual, diharapkan peserta didik dapat memahami materi Pendidikan Agama Islam dan memberikan suasana baru dalam proses pembelajaran. Hasil dari penelitian ini dengan adanya perkembangan teknologi, pengaksesan media audivisual dalam pembelajaran yang semakin mudah maka media permbelajaran dapat membentuk efektifitas belajar peserta didik meningkat kearah yang lebih baik.
KERJASAMA DALAM PAHAM KEAGAMAAN Anita Indria; Hendrisab
El-Rusyd Vol. 7 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.248 KB) | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i1.104

Abstract

Kerjasama dalam paham keagamaan akan membawa pada rasa peduli dan saling tolong menolong. Bahkan Kerjasama dalam paham keagamaan ini akan membawa pada kebaikan pendidikan yang dilakukan secara kompak, searah, dan sejalan. Apalagi Kerjasama dalam paham keagamaan ini dilakukan dalam berorganisasi seperti berpolitik. Politik saat ini lebih cenderung mengarah pada nilai negatif, tidak bersih, korupsi, dan lain-lain. Tetapi tidak semuanya partai-partai yang berpolitik mengarah pada hal yang negatif seperti salah satu partai Islam yang ada di Indonesia terutama di Kota Bukittinggi. Partai Islam yang memperhatikan pendidikan dan kebersamaan sehingga ukhuwwah Islamiyah tercipta dengan kuat. Pendidikan disini terdapat dilingkungan Sekolah Dasar Islam Terpadu yang mengelola Pendidikan Islam sehingga sekolah ini tergolong bagus dan berkualitas. Berdasarkan hal ini peneliti tertarik untuk menggali paham keagamaan yang terbentuk sehingga tercipta kerjasama dari dalam lingkungan sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah kualititatif dengan fokus pada pengamatan secara mendalam dan mampu dipahami melalui penjelasan-penjelasan yang diuraikan. Data-data yang ditemukan dianalisis sehingga diperoleh sebuah kesimpulan dari pertanyaan-pertanyaan yang dipermasalahkan. Maka dapat disimpulkan bahwa Kerjasama dalam paham keagamaan yang berasal dari partai Islam membawa pada kemajuan Pendidikan dan tolong menolong dengan sesama. Tradisi yang dikembangkan dalam lingkungan partai ini menciptakan hablun minannaas dengan ukhuwwah Islamiyah yang kuat. Inilah tujuan dari Pendidikan Agama Islam yang sebenarnya.
KERJASAMA ORANGTUA DAN PENGELOLA DALAM PENYELENGGARAAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH (MDTA) AISYIYAH TAROK DIPO KOTA BUKITTINGGI Wirman Hanizon
El-Rusyd Vol. 7 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.142 KB) | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i1.106

Abstract

Kecendrungan masyarakat melanjutkan pendidikan anak di MDTA atau TPA sebagai langkah awal dalam mendidik anak untuk mengenal dan mengerti tentang kandungan isi al Qur‟an tidak lagi menjadi fokus orang tua dalam membangun karakter dan spiritual. Untuk masalah pendidikan, orang tua mencari pendidikan di MDTA pilihan dan menjadi kegiatan yang menunjang pada pembelajaran di sekolah sebagai prioritas. Sebut saja perhatian lebih tercurah terhadap pendidikan luar sekolah seperti les bahasa Inggris, matematika, dan lainnya. Dari sekian banyak MDTA yang ada dikota Bukittinggi maka penulis meneliti MDTA Aisyiyah Tarok Dipo Kota Bukittinggi.
ANALISIS KEBIJAKAN PERDA KABUPATEN PASAMAN TENTANG BACA TULIS AL-QUR’AN (Studi Implementasi di SLTA se-Kabupaten Pasaman) Arif Ridha
El-Rusyd Vol. 7 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.313 KB) | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i1.107

Abstract

Berangkat dari kebijakan desentralisasi pendidikan, maka Kabupaten Pasaman merasa perlu menetapkan sebuah Peraturan Daerah yang mengatur kemampuan baca tulis Al-Qur’an yang tertuang dalam Perda Nomor 21 Tahun 2003. Latar belakang masalah penelitian ini berawal dari ditemukannya siswa-siswa tingkat SLTA di Kabupaten Pasaman yang masih belum bisa baca tulis Al-Qur’an dengan baik dan benar, padahal implementasi Perda ini sudah berjalan selama sembilan tahun, ditambah keadaan masyarakat Kabupaten Pasaman yang mayoritas berpenduduk muslim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alasan-alasan yang melatarbelakangi Pemda Kab. Pasaman mengeluarkan Perda nomor 21 tahun 2003, menjelaskan kebijakan-kebijakan kepala SLTA se-Kabupaten Pasaman, strategi yang digunakan dalam mengimplementasikan Perda, serta mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung terlaksananya Perda nomor 21 tahun 2003 di SLTA se-Kabupaten Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sebagai ciri khas kualitatif, penelitian difokuskan untuk memahami kebijakan Pemda Kabupaten Pasaman tentang pandai baca tulis Al-Qur’an serta melihat implementasi Perda di SLTA se-Kabupaten Pasaman dengan menggunakan pendekatan kebijakan publik sebagai alat untuk meng-analisis kebijakan. Sedangkan untuk mengetahui sejauh mana implementasi kebijakan Perda ini di SLTA, penulis menggunakan teori implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi Kab. Pasaman mengeluarkan Perda nomor 21 tahun 2003, pertama untuk membumikan Al-Qur’an di Kab. Pasaman, Kedua untuk memacu prestasi dalam bidang MTQ, dan ketiga untuk menghapuskan buta tulis Al-Qur’an di Kab. Pasaman. (2) Kebijakan-kebijakan yang diambil kepala sekolah terkait dikeluarkannya Perda ini adalah: pertama, melaksanakan tes baca tulis Al-Qur’an sebagai syarat masuk sekolah. Kedua, membuat ayat-ayat Al-Qur’an semarak di dalam dan di luar lingkungan sekolah dan ketiga menjadikan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sebagai syarat kelulusan. Sedangkan strategi yang digunakan SLTA se-Kabupaten Pasaman untuk mengimplementasikan Perda baca tulis Al-Qur’an adalah: Pertama, mengadakan lomba-lomba bertemakan Al-Qur’an. Kedua, membentuk tim safari Ramadhan bagi siswa, Ketiga, melaksanakan kegiatan baca tulis Al-Qur’an setiap pagi. Keempat, membuat sistem setoran ayat dan kelima, mewajibkan membeli buku Iqra’ bagi siswa yang belum bisa baca tulis Al-Qur’an. Di samping itu, terdapat beberapa faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan Perda, yaitu faktor internal dan eksternal. Untuk itu dibutuhkan seluruh kekuatan yang ada, sehingga Perda ini dapat berjalan sesuai dengan target yang diinginkan.
ANALISIS INOVASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN PADA MADRASAH ALIYAH SWASTA DI KOTA PADANG PANJANG Asrizallis; M Yemmardotillah
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.130

Abstract

This study aims to analyze curriculum innovation and learning at private Madrasah Aliyah in Padang Panjang City in an effort to improve the quality of graduates, through madrasa programs in order to develop mental, moral and intellectual as well as improve students' soft skills and hard skills in dealing with life in society and continue on to higher education. Private Madrasah Aliyah needs to continue to make reforms in the education system, even though currently the quality of private Madrasah Aliyah still needs a lot of innovation, so that graduates of private madrasas are able to compete with madrasas or public schools. This research is a descriptive qualitative research, data obtained through observation, interviews and documentation. The results of research on curriculum innovation and learning at private Madrasah Aliyah in Padang Panjang City include developing curriculum innovation plans, curriculum innovation foundations, curriculum goal innovations that combine madrasah goals and national goals, teaching material innovations and evaluation system development, extracurricular innovations and innovations local content.
KEBIASAAN KECIL BERDAMPAK POSITIF TERHADAP KARAKTER (STUDI PUSTAKA DARI NOVEL ATOMIC HABBIT KARYA JAMES CLEAR)) Hendrisab
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.131

Abstract

[Small Habits that Have a Positive Impact on Character (Library Study of James Clear's Atomic Habbit Novel)] Purpose This paper presents the importance of forming good habits by doing small things. In the book Atomic Habit, by James Clear published by Gramedia. Reveal how very small changes can grow into extraordinary, life-changing results. Methodology or Approach - used in this paper using a library research method or approach, while data collection is carried out by reviewing and/or exploring several journals, books, and documents (both printed and electronic) as well as sources data and or other information deemed relevant to the study. The finding in this study is that eliminating bad habits and forming good habits is not an instant process. Even so, there are always ways that we can choose to create a better life with positive habits. The conclusion that can be drawn from the Atomic Habbit book is that habit forms include; thinking, recording, repetition 1, storage 1, repetition 2, storage 2, is done repeatedly until it is embedded in the subconscious and accustomed to behavior. While tips from good habits that can be applied in everyday life, are contained in the form of several provisions, including; The first rule, make it visible, the second rule, make it interesting, the third rule, make it easy, and the fourth rule, make it satisfying. How to stop bad habits is; Make it invisible, make it uninteresting, make it difficult, and make it disheartening.  
TRADISI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DALAM KURIKULUM PESANTREN Nelly Izmi
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.132

Abstract

The Yellow Book (also known as “Kitab Kuning”) is an important factor that characterizes Pondok Pesantren (Islamic boarding schools). The Yellow Book is functioned by Pondok Pesantren as a reference whichits content is unquestionable. The fact that the Yellow Book was written a long time ago and continues to be used from time to time shows that the Yellow Book has been tested for its truth in a long history. This study aims to reveal the Yellow Book learning method, skills in the Yellow Book teaching, and assessment in the Yellow Book learning book. The research method used is qualitative with the type of library research. The results of this study indicate that the Yellow Book learning method used is Wetonan/Bandongan, Sorogan, memorization, mudzakarah, majelis taklim, bahtsul kutub, fathul kutub, muqoronah. The skills in teaching the Yellow Book are: reading skills, translation skills, and understanding skills. Assessment of the Yellow Book is by: a. Testing the reading skills by asking students to read one by one. b. Testing the translation skills by asking students to read and translate before group discussions. c. Testingthe comprehension skills by asking students to explain the contents of the Yellow Book in front of the audience directly, if necessary, holding questions and answers.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA MADRASAH DI ERA DIGITAL Elvi Rahmi; Moh. Muslim; Yusnia Binti Kholifah
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.134

Abstract

ABSTRACT. This scientific article uses library research. Data is collected through text review and relevant research results. then the data were examined qualitatively by using content analysis. based on the results of the analysis and interpretation of the data, conclusions are drawn which are complemented by suggestions. Besides that, a literature study was carried out by examining various scientific journals and reading books that have a relationship with the visionary leadership of madrasa heads in the digital era. Visionary leadership emphasizes the importance of vision for the organization in realizing an effective and competitive organization. The power of leadership results in various policies and operationalization of work that are guided by the vision of the organization. A visionary leader is highly required to have clear goals and vision in the Institution he leads so that it becomes an advanced and competitive Institution. Thus, a visionary leader must be able to meet the progress that can be realized with full optimism even though there are many obstacles and obstacles. Effective Islamic education leadership can create many indications of achievement in Islamic education institutions, even at the same time the willingness of leaders who make changes and reforms using effective leadership patterns triggers reforms in a better direction. Keywords: Visionary Leadership, Madrasa Head, Digital Era.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN THE LEARNING CELL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADIS PESERTA DIDIK DI MAS NURUL HUDA KECAMATAN GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMAN BARAT Lutfiyani; Amul Husni Fadlan
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.135

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran the learning cell yang dilakukan di kelas XI pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MAS Nurul Huda Kecamatan Gunung Tuleh dapat memberi motivasi dan keaktifan dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, sehingga penulis merasa tertarik dan ingin mengkaji bagaimana proses nyata dalam pembelajaran dan penggunaan metode pembelajaran the learning cell untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MAS Nurul Huda Kecamatan Gunung Tuleh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Serta sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber data primer yaitu guru Al-Qur’an Hadis kelas XI dan peserta didik, dan sumber data sekunder terdiri dari, kepala sekolah dan wakil kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka penulis mengambil kesimpulan bahwa penerapan metode pembelajaran the learning cell pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis peserta didik di MAS Nurul Huda dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, di antaranya: satu, persiapan yang matang sebelum pelaksanaan pembelajaran, dua, pelaksanaan metode pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran the learning cell, tiga, kemampuan guru dan disertai dengan antusias peserta didik yang tinggi. Faktor pendukung implementasi metode pembelajaran the learning cell adalah guru, media atau alat peraga, dan peserta didik itu sendiri. Faktor penghambat atau kendala yang dihadapi oleh guru Al-Qur’an Hadis dalam penerapan metode the learning cell di MAS Nurul Huda yaitu : perbedaan individu siswa, kesulitan guru dalam menentukan metode, materi dan media pembelajaran, dan kesulitan guru dalam mengatur waktu

Page 8 of 13 | Total Record : 122